Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
    • Bidikan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
    • Bidikan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Esai

10 Tanda Kamu Harus Berani Nekat Meninggalkan Jakarta dan Bye-bye for Good

Ajeng Rizka oleh Ajeng Rizka
30 Mei 2024
A A
10 Tanda Kamu Harus Berani Nekat Meninggalkan Jakarta MOJOK.CO

10 Tanda Kamu Harus Berani Nekat Meninggalkan Jakarta MOJOK.CO

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

#6 Nggak kuat bersaing penghasilan sama ani-ani

Seseorang yang sudah pasti tidak bijak pernah berkata: rugi kalau di Jakarta lo nggak jadi ani-ani.

Mungkin benar, bisnis yang mudah dan profitable di Jakarta tinggal bisnis lembap. Tanpa perlu baca novel Jakarta Undercover, tinggal pergi ke kawasan GI dan Sarinah, kamu akan memahami betapa basah lahan ini.

Kalau nggak pernah berniat jadi ani-ani atau “kucing” mungkin kamu bakal stres setengah mati memikirkan kenapa orang-orang tertentu terlihat nggak kerja tapi duitnya mengalir deras kayak pakai pipa rucika.

#7 Suara bising knalpot racing di Sudirman jelang tengah malam

Saya mau minta maaf dulu, tapi saking emosinya kalau dengar knalpot racing lagi balap di Jalan Sudirman, saya latah berdoa jelek, minimal kesrempet. Jelang tengah malam sekelompok pemuda yang nggak tahu arahnya dari mana selalu saja flexing kendaraan cum knalpot berisik mereka. Sesekali berlalu lalang sambil balap.

Ini bukan masalah receh, tapi sudah dikeluhkan bertahun-tahun. Beberapa wisatawan yang menginap di hotel-hotel kawasan Sudirman agaknya juga sudah bosan mendengar polusi suara yang nggak pernah serius ditangani ini.

#8 Kamu terlalu cinta sama kendaraan pribadi

Jakarta, mungkin satu-satunya kota besar di Indonesia, yang punya moda transportasi. Kota lain cuma punya kendaraan umum buat nganterin kamu dari titik A ke B. Di kota lain, transportasi umum tidak menjadi budaya.

Oleh sebab itu, kalau terlalu mengandalkan kendaraan pribadi di kota ini, kamu bakal capek sendiri. Kemacetan itu cuma bisa kamu hindari pas Lebaran doang. Selebihnya, saran saya, adaptasi deh ke transportasi umum.

#9 Macet bikin perut kamu mulas

Kalau kamu terlalu cinta kendaraan pribadi tapi perut langsung mulas kalau lihat kemacetan, mending segera angkat kaki dari Jakarta. Sumpah, ketimbang kamu kena mental dan tua di jalan, asam lambung naik karena stres, dan emosi tak terkontrol melawan “transformer” di Jakarta, mari pindah saja. 

#10 Jakarta is not for everyone

Sok bijak memang, tapi 100% benar. Betah nggak betah di Jakarta bukan perkara kuat nggak kuat, bagus nggak bagus, atau keren nggak keren. Jakarta memang bukan untuk semua orang. 

Meninggalkan kota ini bukan selamanya hal buruk. Meskipun imajinasi manismu tentang jenjang karier dan independensi Jakarta itu tampak menggiurkan, nggak selama Jakarta menyehatkan jiwamu. Siapa tahu meski tinggal di kabupaten dengan penghasilan minimalis, “rezeki” akan datang dari nikmatnya slow living.

Jika kamu mencoba bertanya kepada orang-orang yang telah bergumul dengan kehidupan Jakarta tentang masa pensiun mereka, hampir semua akan menjawab mereka ingin pindah ke Jogja. Ya, mungkin mereka belum terpapar info klitih dan UMR yang nominalnya bikin merinding itu. Kalau mereka sudah tahu sisi gelap Jogja, mereka bakal nulis opini tentang 20 Tanda Kamu Harus Nekat Meninggalkan Jogja.

Penulis: Ajeng Rizka

Editor: Yamadipati Seno

BACA JUGA 3 Spot Terbaik Melihat Kesenjangan Kota Jakarta dari Ketinggian dan analisis menarik lainnya di rubrik ESAI.

Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 30 Mei 2024 oleh

Tags: bekasibogordepokGIjakartasarinahTangerang
Ajeng Rizka

Ajeng Rizka

Penulis, penonton, dan buruh media.

Artikel Terkait

Derita perempuan saat naik transportasi umum di Jakarta, baik KRL maupun TransJakarta MOJOK.CO
Ragam

Kengerian Perempuan saat Naik Transportasi Umum di Jakarta, Bikin Trauma tapi Tak Ada Pilihan dan Tak Dipedulikan

17 Januari 2026
alfamart 24 jam.MOJOK.CO
Ragam

Alfamart 24 Jam di Jakarta, Saksi Para Pekerja yang Menolak Tidur demi Bertahan Hidup di Ibu Kota

14 Januari 2026
Mie ayam di Jakarta jadi saksi para pekerja berusaha tetap waras meski penuh beban hidup MOJOK.CO
Kuliner

Mie Ayam di Jakarta, Saksi Pekerja Berusaha Waras setelah Berkali-kali Nyaris Gila karena Kerja dan Beban dari Orang Tua

14 Januari 2026
Resign kerja di Jakarta pilih di Bali. MOJOK.CO
Ragam

Baru Satu Tahun Kerja di BUMN, Pilih Resign karena Nggak Kuat “Ugal-ugalan” di Jakarta sampai Temukan Peluang Karier Lebih Baik di Bali

6 Januari 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Penjual kue putu di Jogja. MOJOK.CO

Kegigihan Gunawan Jualan Kue Putu di Kota-kota Besar selama 51 Tahun agar Keluarga Hidup Sejahtera di Desa

14 Januari 2026
Sisi Gelap Bisnis Es Teh Jumbo, Tak Cuan Bisnis Melayang MOJOK.CO

Dua Kisah Bisnis Cuan, Sisi Gelap Bisnis Es Teh Jumbo yang Membuat Penjualnya Menderita dan Tips Memulai Sebuah Bisnis

15 Januari 2026
Saya Memutuskan Kuliah di Jogja Bukan Hanya untuk Cari Ilmu, tapi Juga Lari dari Rumah

Saya Memutuskan Kuliah di Jogja Bukan Hanya untuk Cari Ilmu, tapi Juga Lari dari Rumah

12 Januari 2026
InJourney salurkan bantuan pascabencana Sumatra. MOJOK.CO

Pascabencana Sumatra, InJourney Kirim 44 Relawan untuk Salurkan Bantuan Logistik, Trauma Healing, hingga Peralatan Usaha UMKM

17 Januari 2026
Gotong royong atasi tumpukan sampah Kota Semarang MOJOK.CO

Gotong Royong, Jalan Atasi Sampah Menumpuk di Banyak Titik Kota Semarang

16 Januari 2026
Kisah Wisudawan Terbaik ITB, Berhasil Selesaikan S2 dari Ketertarikan Menyusuri Kampung Tua di Pulau Jawa. MOJOK.CO

Kisah Wisudawan Terbaik ITB, Berhasil Selesaikan Kuliah S2 dari Ketertarikan Menyusuri Kampung Tua di Pulau Jawa

12 Januari 2026

Video Terbaru

Bob Sadoni dan Hidup yang Terlalu Serius untuk Tidak Ditertawakan

Bob Sadoni dan Hidup yang Terlalu Serius untuk Tidak Ditertawakan

13 Januari 2026
Elang Jawa dan Cerita Panjang Kelestarian yang Dipertaruhkan

Elang Jawa dan Cerita Panjang Kelestarian yang Dipertaruhkan

11 Januari 2026
Serat Centhini: Catatan Panjang tentang Laku dan Pengetahuan

Serat Centhini: Catatan Panjang tentang Laku dan Pengetahuan

8 Januari 2026
Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.