Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

3 Spot Terbaik Melihat Kesenjangan Kota Jakarta dari Ketinggian

Muhammad Arifuddin Tanjung oleh Muhammad Arifuddin Tanjung
29 Maret 2024
A A
3 Spot Terbaik Melihat Kesenjangan Kota Jakarta dari Ketinggian Mojok.co

3 Spot Terbaik Melihat Kesenjangan Kota Jakarta dari Ketinggian (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Melihat Kota Jakarta dari ketinggian adalah cara lain menikmati kota ini. 

Berbicara mengenai wisata di Jakarta memang tidak ada habisnya. Banyak sekali pilihannya, mulai dari wisata kuliner, sejarah, hingga kebudayaan. Semua wisata itu memang menarik, tapi pernahkah kalian menikmati Kota Jakarta dari ketinggian? 

Banyak spot-spot untuk menikmati ibu kota negara yang padat ini dari ketinggian. Mengingat, banyak sekali gedung-gedung tinggi di Jakarta. Sesekali kalian mesti mencobanya, apalagi untuk menikmatinya nggak perlu merogoh kocek yang dalam.  Paling hanya bayar tiket masuk dan parkir saja. Nah, di bawah ini beberapa spot terbaik untuk melihat pemandangan Kota Jakarta: 

#1 Melihat Jakarta dari Lantai 24 Gedung Perpustakaan Nasional

Tempat pertama yang saya rekomendasikan adalah Lantai 24 Perpustakaan Nasional (Perpusnas). Asal tahu saja, lantai 24 adalah tingkat paling atas dari Perpusnas. Di sana terdapat  balkon yang memungkinkan kita untuk melihat kota Jakarta dari atas. Menariknya, terdapat dua balkon di lantai 24 yakni yang mengarah ke sisi utara dan sisi selatan. 

Kalau cuaca lagi cerah tanpa awan atau kabut polusi, kalian sampai bisa melihat Teluk Jakarta di balkon sisi utara. Selain itu, kalian juga bisa melihat Masjid Istiqlal, Stasiun Gambir, beberapa apartemen, dan permukiman penduduk. Sementara itu, di balkon sisi selatan kalian akan melihat gedung-gedung pencakar langit di Jalan MH Thamrin dan rumah-rumah mewah di kawasan Menteng dari kejauhan. 

Saking terkenalnya pemandangan dari lantai 24, dapat dipastikan orang-orang ke perpusnas antara dua hal yakni memang ingin membaca  atau menikmati pemandangannya saja. Kalau kalian juga berminat, Perpusnas sangat mudah diakses karena letaknya di pusat kota. Lokasinya di Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, di seberang Monumen Nasional (Monas). Oh ya, masuk ke Gedung Perpusnas ini gratis lho!

#2 Monumen Nasional (Monas) yang murah meriah

Menikmati Kota Jakarta dari ketinggian juga bisa dilakukan di Monumen Nasional (Monas). Di Monas kalian bisa mengakses bagian cawan yang memungkinkan untuk melihat pemandangan Jakarta secara 360 derajat. Kalian bisa melihat gedung pencakar langit yang terkonsentrasi di bagian selatan, Gedung Pasar Tanah Abang di sebelah tenggara, dan permukiman padat penduduk di seluruh penjuru. 

Puncak Monas beberapa meter lebih tinggi dibandingkan lantai 24 Perpusnas. Itu mengapa, jangkauan pandangannya lebih tinggi dan luas. Namun, itu akan terjadi kalau cuaca lagi cerah, minim awan, dan minim polusi saja. Kalau cuacanya lagi mendung dan berawan, mending nggak usah naik ke atas daripada kecewa nantinya.

Baca Juga:

Orang Jakarta Baperan: ‘Aku-Kamu’ Dikira PDKT, padahal Itu Panggilan dalam Bahasa Indonesia yang Baik dan Benar

Tinggal di Rusunawa Rp800 Ribu di Jakarta Ternyata Nggak Buruk-Buruk Amat, Lebih Layak Dibanding Hidup di Kos-kosan dengan Sewa Jutaan

Masuk ke dalam area Monas memang gratis, tapi kalian harus membayar kalau mau masuk ke bangunan Monas. Tenang saja harganya murah kok. Selain bisa mengakses bagian cawan, dengan tiket masuk itu kalian juga bisa menikmati puluhan diorama tentang sejarah Indonesia. 

#3 Berkeliling Jalan Jenderal Sudirman-MH Thamrin

Menikmati Jakarta dari ketinggian sebenarnya juga bisa dilakukan dari gedung-gedung di sepanjang Jalan Sudirman-MH Thamrin. Namun, gedung-gedung itu yang kebanyakan merupakan perkantoran dan hotel itu nggak dibuka untuk umum. Hanya karyawan kantor atau pengunjung hotel saja setempat saja yang bisa menikmati pemandangan Jakarta dari ketinggian dari gedung-gedung setempat. 

Nah, daripada menikmati Kota Jakarta dari ketinggian, saya lebih menyarankan menikmati gedung-gedung pencakar langit itu dari jalanan. Caranya mudah dan gratis kok, kalian tinggal naik bus wisata Transjakarta (rute BW 4: Jakarta Skyscraper). Bus tingkat ini akan  mengajak kalian berkeliling. Rutenya mulai dari kawasan Monas, lalu melewati jejeran gedung-gedung pencakar langit di Sudirman-Thamrin. Kalian juga akan dibawa ke kawasan Bundaran Senayan, ujung selatan dari Jenderal Sudirman yang letaknya dekat dengan Blok M, dan kawasan bisnis SCBD.

Di atas adalah 3 spot terbaik untuk melihat Kota Jakarta dari ketinggian. Selain murah meriah, menikmati Jakarta dengan cara seperti akan banyak memberikan perspektif baru. Nyatanya, Jakarta nggak melulu gedung pencakar langit dan perkantoran modern. Jakarta juga terdiri atas pemukiman warga yang padat. Pemandangan yang bakal menyadarkan siapa saja betapa besarnya kesenjangan yang ada di ibu kota negara ini. 

Penulis: Muhammad Arifuddin Tanjung
Editor: Kenia Intan 

BACA JUGA 5 Bioskop Murah di Jakarta yang Harganya Masih di Bawah Rp35 Ribu

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 29 Maret 2024 oleh

Tags: Jakartajalan jenderal sudirmankesenjangan sosialkota jakartaMH Thamrinmonasperpusnas
Muhammad Arifuddin Tanjung

Muhammad Arifuddin Tanjung

Seorang sosialis yang percaya bahwa kemanusiaan hanya bisa tegak jika kita berdiri sama tinggi dan duduk sama rendah. Pemula yang haus akan ilmu.

ArtikelTerkait

Biaya Hidup di Jakarta Itu Nggak Mahal, yang Bikin Mahal Itu Mindset-mu!

Biaya Hidup di Jakarta Itu Nggak Mahal, yang Bikin Mahal Itu Mindset-mu!

9 Maret 2024
Stadion Papua Bangkit pertanyaan yang sering didapat mahasiswa papua di jawa mojok.co

Pemakaian Nama Gubernur sebagai Pengganti Nama Stadion Papua Bangkit Akan Mendapat Reaksi Berbeda Jika Hal Itu Dilakukan di Jakarta

29 Oktober 2020
Jogja, Kota Pelajar yang Tak Belajar dari Kesalahan Jakarta

Jogja, Kota Pelajar yang Tak Belajar dari Kesalahan Jakarta

19 November 2019
clear coffee cisadon kebun kopi biji kopi arabica robusta mojok

Mengenal Cisadon, Daerah Penghasil Kopi yang Tersembunyi

15 November 2020
Alasan Logis Kenapa Siswa Jakarta kalau Piknik Malah ke Jogja terminal mojok

Alasan Logis Siswa Jakarta kalau Piknik Malah ke Jogja

29 November 2021
Naik KRL Jakarta Kota-Nambo, Tua dan Capek di Perjalanan Mojok.co malang

Naik KRL Jakarta Bikin Badan Sehat, tapi Kondisi Mental Saya Jadi Gawat

21 Februari 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Jangan (Pernah) Percaya Kabar Kylian Mbappe (Akhirnya) Pindah ke Real Madrid, Pokoknya Jangan

Ketika 30 Juta Orang Ingin Kylian Mbappe Angkat Kaki dari Real Madrid

8 Mei 2026
6 Pelatihan untuk Awardee LPDP yang Lebih Penting Dibanding Pembekalan dari TNI, Ada Academic Writing hingga Literasi Finansial Mojok.co

6 Pelatihan bagi Awardee LPDP yang Lebih Penting Dibanding Pembekalan dari TNI, Ada Academic Writing hingga Literasi Finansial 

11 Mei 2026
Slow Living di Gamping Itu Nyata, Asal Kamu Tidak Jadi Warga Lokal Mojok.co

Slow Living di Gamping Itu Nyata, Asal Kamu Tidak Jadi Warga Lokalnya

11 Mei 2026
4 Soto Khas Semarang yang Wajib Dicicipi Wisatawan Minimal Sekali Seumur Hidup Mojok.co

4 Soto Khas Semarang yang Wajib Dicicipi Wisatawan Minimal Sekali Seumur Hidup

12 Mei 2026
Liga Indonesia Saat Ini Seperti Mesin Industri Pragmatis Tanpa Ruh (Unsplash)

Liga Indonesia Saat Ini Adalah Panggung Kuasa Modal: Serupa Mesin Industri Pragmatis Tanpa Ruh

10 Mei 2026
Pasar Wilis Malang, Surga Buku Bekas yang Kini Menunggu Mati (Pixabay)

Merindukan Pasar Wilis Malang, Surga Buku Bekas yang Kini Sepi Menunggu Mati

10 Mei 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

    Konten Promosi



    Google News
    Ikuti mojok.co di Google News
    WhatsApp
    Ikuti WA Channel Mojok.co
    WhatsApp
    Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
    Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
    Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

    Tentang
    Kru
    Kirim Tulisan
    Ketentuan Artikel Terminal
    Kontak

    Kerjasama
    F.A.Q.
    Pedoman Media Siber
    Kebijakan Privasi
    Laporan Transparansi

    PT NARASI AKAL JENAKA
    Perum Sukoharjo Indah A8,
    Desa Sukoharjo, Ngaglik,
    Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

    [email protected]
    +62-851-6282-0147

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

    Tidak Ada Hasil
    Lihat Semua Hasil
    • Nusantara
    • Kuliner
    • Kampus
      • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Olahraga
    • Otomotif
    • Hiburan
      • Anime
      • Film
      • Musik
      • Serial
      • Sinetron
    • Gaya Hidup
      • Fesyen
      • Gadget
      • Game
      • Kecantikan
    • Kunjungi MOJOK.CO

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.