Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Balbalan

Aldi Taher dan Ibrahimovic: Kamu Boleh Cringe Asal Jago dan ‘Sing Penting Yakin’

Yamadipati Seno oleh Yamadipati Seno
3 Maret 2021
A A
Aldi Taher dan Ibrahimovic: Kamu Boleh Cringe Asal Jago dan ‘Sing Penting Yakin’

Aldi Taher dan Ibrahimovic: Kamu Boleh Cringe Asal Jago dan ‘Sing Penting Yakin’

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Pada titik tertentu, Aldi Taher dan Zlatan Ibrahimovic sudah sukses besar. Cringe, bahkan munafik itu boleh, asal jago dan yakin.

Dalam satu malam, Aldi Taher sukses berubah dari “ustaz-wannabe” menjadi bucin garing dan merenggut atensi publik. Video dukungannya untuk Nissa Sabyan viral. Nggak cuma mendukung, Aldi Taher bahkan siap menikahi Nissa jika Ayus Sabyan tidak bersedia.

Video Aldi Taher yang garing, norak, dan “oportunis” itu langsung jadi bahan ledekan. Namun, meski videonya “nggak banget”, Aldi Taher sukses membuat kamu semua menoleh lalu membicarakan namanya dalam periode yang lama. Sebuah gambaran bahwa dia adalah sosok yang jago membuat kontroversi menjadi semacam capital gain, dalam hal ini atensi publik yang bakal awet.

Nama Aldi Taher sendiri, pada titik tertentu, ada komedi itu sendiri. Sejak duo KingKong bersama Bachan, lalu trio Ubur-Ubur bersama Ucup Nirin dan Bobby Maulana, Aldi sudah sukses menciptakan citra bucin garing plus cringe. Lagu-lagunya aneh, liriknya receh. Namun, akui saja, lirik dan nada lagu-lagu aneh itu menancap begitu dalam di dalam otakmu itu.

Citra tersebut sukses membuat namanya awet berada dalam ingatan emak-emak dan kamu sendiri yang jengkel sama lagu-lagunya. Kini, yang perlu dia lakukan adalah memproduksi konten baru. Citra diri dan rasa ingin memaki netizen bakal membuat namanya tetap awet dalam jagat komedi, ah maaf, dunia artis Indonesia.

Nggak dapat Nissa Sabyan ya nggak masalah, asal dapat atensi sekali lagi. Dari atensi bakal muncul kesempatan untuk membuat namanya awet di panggung kepalsuan itu.

Apakah Aldi Taher orang bodoh? Jelas tidak! Dia jago memanfaatkan momentum dan status. Cringe nggak masalah, asal kamu jago dan yakin. Kemiripan itu bisa kamu temui dalam sosok Zlatan Ibrahimovic. Cringe, bahkan munafik itu bukan masalah, yang penting kamu punya nama besar untuk meresonansikan segala tuturan.

Kamu tahu, ontran-ontran antara Ibrahimovic dan LeBron James masih berlanjut. LeBron James sudah membalas pernyataan Ibrahimovic soal atlet yang fokus saja jadi atlet, nggak usah bahas politik. LeBron menegaskan bahwa dirinya nggak sembarangan berjuang. Dia sudah melengkapi dirinya dengan ilmu dan sangat memahami latar belakang perjuangannya.

Ibrahimovic membalas LeBron James dengan bilang, “Atlet menyatukan dunia, sementara politik memecah belah. Tugas kita adalah menyatukan dunia dengan melakukan apa yang kita jago. Atlet ya jadi atlet saja dan politikus bahas politik.”

Jujur saya sudah nggak heran lagi. Kini saya takjub betapa Ibrahimovic seperti enggan melihat latar belakang perjuangan LeBron. Ibrahimovic seperti menutup mata dari kasus rasis, kekerasan aparat, dan ketidakadilan yang menimpa kaum kulit berwarna di Amerika. Terdengar aneh nggak masalah asal yakin kayak Aldi Taher.

Kalimat Ibrahimovic memang terdengar indah. Atlet jadi atlet saja. Nggak perlu bawa politik ke dunia olahraga. Apakah Ibrahimovic nggak sadar bahwa olahraga dan politik itu tidak mungkin dipisahkan? Ingat, politik bukan soal jabatan semata, tetapi bisa berupa aksi, sebuah resistensi untuk melawan opresi.

Marcus Rashford berjuang supaya anak-anak sekolah tetap dapat jatah makan siang dan asupan gizi seimbang selama pandemi. Berkat perjuangannya itu, Rashford mendapat gelar MBE (Member of the Most Excellent Order of the British Empire). Apakah aksi politik Rashford membawa perpecahan?

Suatu kali, Ibrahimovic pernah bilang bahwa salah satu idolanya adalah Muhammad Ali, petinju legendaris. Sepanjang hidupnya, Ali sangat aktif memerangi rasisme dan fobia Islam di Amerika Serikat.

Bagaimana bisa sekarang Ibrahimovic bilang atlet nggak usah bahas politik kalau dia mengagumi Ali? Bukankah perjuangan Ali dan LeBron James tidak jauh berbeda? Keduanya sama-sama memerangi rasisme. Munafik betul.

Namun, kini kita tahu, sekarang ini, seonggok manusia lebih mudah diingat dunia ketika memproduksi kebodohan. Aldi Taher, terlepas dari segala intensi yang kita tidak tahu, sukses merebut atensi publik. Joget bucin garing itu akan selalu membekas. Meski tidak ada keindahan dari jogetnya. Tarian belalang sembah pun masih lebih artistik ketimbang jogetan Aldi Taher.

Berkat hal ini kita juga bisa menebak bahwa Ibrahimovic sedang mengamankan atensi dunia kepadanya, seorang boomer berusia 40 tahun yang menyebut dirinya “seekor singa”.

Dunia tidak akan pernah ingat bahwa Ibrahimovic pernah sampai di puncak kejayaan. Namun, dunia akan tetap mengingat namanya berkat citra diri yang cringe, munafik, dan tidak tahu tempat itu. Yah, pada titik tertentu, Aldi Taher dan Ibrahimovic sudah sukses. Cringe, bahkan munafik itu boleh, asal jago dan yakin.

BACA JUGA Ibrahimovic Mencapai Level Arogansi Tertinggi ketika Menyerang LeBron James dan tulisan Yamadipati Seno lainnya.

Terakhir diperbarui pada 3 Maret 2021 oleh

Tags: AC Milanaldi taheribrahimovicliga italianissa sabyanSerie A
Yamadipati Seno

Yamadipati Seno

Redaktur Mojok. Koki di @arsenalskitchen.

Artikel Terkait

Burger Aldi Taher Juicy Lucy Mahalini Rizky Febian DUAR CUAN! MOJOK.CO

Memahami Bagaimana Aldi Taher dan Jualan Burgernya yang Cuan Mampus dan Berhasil Menampar Ilmu Marketing Ndakik-Ndakik

17 Maret 2026
Kegilaan Cinta Sejati di Napoli: Antara Sepak Bola dan Maradona MOJOK.CO

Menyaksikan Kegilaan Cinta Sejati di Kota Napoli: Antara Copet, Kota Bau Pesing, Sepak Bola, dan Maradona

31 Desember 2024
Rokok Ilegal identik dengan Liga Inggris, yang Legal Liga Italia MOJOK.CO

Kenapa, ya, Rokok Legal Identik dengan klub Liga Italia, sementara Rokok Ilegal Lebih Dekat dengan klub Liga Inggris?

9 November 2024
Kaesang Pangarep Gabung PSI

Kaesang Pangarep Gabung PSI dan Aldi Taher Bikin Grup WA Mantan Istri Hebohkan Netizen

30 September 2023
Aldi Taher Bakal Maju DPR RI Lewat Perindo di Dapil Jabar VII MOJOK.CO

Aldi Taher Bakal Nyaleg dari Perindo untuk Jabar VII, Warga Bekasi dan Sekitarnya Bersiaplah

25 Agustus 2023
Gebrakan Aldi Taher Dalam Dunia Politik Sangat Genius

Gebrakan Aldi Taher dalam Dunia Politik Sangat Genius

15 Juni 2023
Muat Lebih Banyak


Terpopuler Sepekan

Mengenal konsep Green al-Maun dan jihad ekologi dari masjid untuk menjaga lingkungan MOJOK.CO

Dakwah Tauhid Lingkungan dari Masjid, Mempertanyakan Keimanan dari Kesadaran Menjaga Alam

26 Agustus 2026
Perempuan pakai tas cantel di Kota Medan dicap centil karena tingkat kriminalitas yang tinggi. MOJOK.CO

Saya Bersaksi Kota Medan Tak Ramah Perempuan: Pakai Tas Centel Lebih “Hina” dibanding Pelaku Kriminal

27 Agustus 2026
Saya dan Istri Sama-sama Lulusan S2, tapi Sama-sama Tak Punya Pekerjaan Tetap MOJOK.CO

Saya dan Istri Sama-sama Lulusan S2, tapi Sama-sama Tak Punya Pekerjaan Tetap

21 Agustus 2026
Kebiasaan sederhana penjaga warung madura yang bikin respek pembeli MOJOK.CO

Kebiasaan Sederhana Penjaga Warung Madura tapi Bikin Saya Respek Besar

27 Agustus 2026
Dosen Penguji Bilang Tesis Saya Nggak Layak, Sejak Itu Saya Mengalami Trauma Akademik MOJOK.CO

Dosen Penguji Bilang Tesis Saya Nggak Layak, Sejak Itu Saya Mengalami Trauma Akademik

26 Agustus 2026
Gus Yahya dalam sambutan pembukaan Muktamar ke-35 NU: Nahdlatul Ulama harus bersinergi dengan pemerintah untuk kemaslahatan rakyat MOJOK.CO

Gus Yahya: NU Tidak Punya Jalan Lain Selain Kerja Sama dengan Pemerintah jika Ingin Hadirkan Manfaat Nyata

27 Agustus 2026

Video Terbaru

Menjadi Manusia Bersama Habib Jafar: Konsisten, Kehilangan, dan Syukur

Menjadi Manusia Bersama Habib Jafar: Konsisten, Kehilangan, dan Bersyukur

20 Agustus 2026
Abdur Arsyad: Dari Matematika sampai Memikirkan Masa Depan Negara

Abdur Arsyad: Dari Matematika sampai Memikirkan Masa Depan Negara

8 Agustus 2026
Menguatkan Ketahanan Pangan Keluarga dari Kebun di Klaten

Menguatkan Ketahanan Pangan Keluarga dari Kebun di Klaten

7 Agustus 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

🤖 PRAYIT AI ×
Salam dari Mojok! Aku Prayit AI. Ada yang bisa dibantu hari ini, Rek?
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.