Arsip Artikel: Ahmad Effendi
1,521 ArtikelJurnalis Mojok.co asal Yogyakarta. Pernah belajar di S1 Ilmu Sejarah Universitas Negeri Yogyakarta (UNY). Banyak menulis sejarah, sepak bola, isu urban, budaya pop, dan setiap yang menyangkut kepentingan publik. Kerap menepi di konser band metal, festival film, dan mengasuh anabul.
10 Tahun Kerja Pakai Honda Supra X 125 Karbu, Masih Jadi yang Terbaik Buat “Menaklukkan” Nasabah meski Motornya Kuno dan Lambat
Honda Supra X 125 Karbu dianggap kuno, lambat, dan penuh getaran. Namun, selama 10 tahun, ia tetap bisa diandalkan untuk bekerja.
Menteng Jakarta Pusat, Saksi Bisu Perantau Miskin “Diinjak-injak” Orang Kaya: Meninggalkan Kota Kecil demi Mengubah Nasib, Malah Diupah Tak Wajar
Menteng Jakarta Pusat adalah saksi bisu perantau diinjak-injak orang kaya. Mereka dipaksa kerja nonstop, tapi diupah kecil.
Mahasiswa UNY Sulit Menjelaskan ke Tetangga soal Kampusnya karena Kurang Populer, Mengaku Kuliah di UGM Biar Mudah Dipahami
UNY memang populer. Tapi bagi masyarakat desa, nama kampus ini kurang begitu dikenal. Makanya, banyak mahasiswa UNY yang ngaku kuliah di UGM.
Nekat Merantau ke Jakarta Bermodal Ijazah S1 Malah Berakhir Apes, Tinggal di Kos Sempit dan Berakhir Jadi Tukang Parkir Blok M
Cari kerja di Jakarta Selatan sulit. Lulusan S1 bahkan berakhir menjadi tukang parkir liar di kawasan perkantoran elite Kebayoran Baru.
Sulitnya Pegawai Pinjol Menjelaskan ke Orang Tua soal Pekerjaannya: Ngaku Kerja di Bank hingga Jadi Sasaran Pinjam Uang Tetangga
Kerja sebagai pegawai pinjol amat menjanjikan. Gajinya besar. Tapi mereka sulit menjelaskan pekerjaannya itu ke teman dan orang tua.
Ironi di Balik Perkantoran Mewah Slipi Jakarta Barat: Ijazah S2 Dianggap Tak Berguna, Pekerjanya Sengsara
Slipi, Jakarta Barat adalah kawasan elite yang menjadi saksi bisu penderitaan pekerja. Para lulusan S2 digaji kecil dan tinggal di kos kumuh.
Mall di Malang Bikin Syok Orang Surabaya karena Ngaca di Toilet Saja Bayar dan Pelit Tisu, Kalah sama Indomaret
Mall di Malang bikin orang Surabaya jengkel. Sebab, bisa-bisanya pakai toilet mall kudu bayar Rp2.000. Seperti pemalakan.
Persiapan Waisak 2025 di Candi Borobudur Sudah 80 Persen, Panitia Sediakan Layanan Kesehatan Gratis
Persiapan Waisak 2025 di Candi Borobudur sudah 80 persen. Panitia menyediakan layanan kesehatan gratis bagi para pengunjung.