Ciung Wanara, Simbol Perlawanan Rakyat Menghadapi Tirani Tanpa Kekerasan
Ciung Wanara bukan cuma dongeng. Ia adalah simbol perlawanan rakyat melawan tirani yang makin relevan hari ini.
Jurnalis Mojok.co asal Yogyakarta. Pernah belajar di S1 Ilmu Sejarah Universitas Negeri Yogyakarta (UNY). Banyak menulis sejarah, sepak bola, isu urban, budaya pop, dan setiap yang menyangkut kepentingan publik. Kerap menepi di konser band metal, festival film, dan mengasuh anabul.
Ciung Wanara bukan cuma dongeng. Ia adalah simbol perlawanan rakyat melawan tirani yang makin relevan hari ini.
Ada banyak masalah dalam pengangkatan guru besar di Indonesia. Sistemnya punya celah, yang memungkinkan sebuah kecurangan.
Warmindo menjamur di Jogja. Bentuknya bermacam, menunya makin beragam. Namun, kalian harus tahu 3 ciri Warmindo asli agar tak salah...
Kapitalisme Terpimpin ala Prabowo memberi ruang para oligarki untuk mengendalikan sistem ekonomi. Mereka tambah kaya, rakyat makin miskin.
Ratu-Ratu Queens: The Series seperti mengajari penonton bagaimana "membangun rumah" di negeri orang. Bukan soal bangunan, tapi solidaritas.
Ada 7 alasan mengapa stehaun masa kepemimpinan Prabowo-Gibran layak diberi nilai 3/10. Janji palsu kampanye, sampai menteri bapuk.
Begini rasanya tinggal di rumah subsidi seharga Rp150 juta di pinggiran Jogja. Kecil, jauh, tapi jadi tempat membangu mimpi.
Pemerintah mengklaim MBG 99,9 persen berhasil. amun, itu cuma omon-omon buat menutupi berbagai masalah di dalamnya.
Penghasilan tukang parkir kafe estetik di Jogja mencapai 200 ribu sehari atau 5 juta sebulan. Dua kali lipat gaji karyawan...
PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta
55581
[email protected]
+62-851-6282-0147
© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.