Arsip Artikel: Agung Purwandono
260 ArtikelJurnalis dengan pengalaman lebih dari dua dekade yang menekuni penulisan feature dan jurnalisme naratif. Punya ketertarikan pada kisah-kisah manusia yang jarang mendapat sorotan.
Dari Obrolan Ikan Arapaima yang Akan Jadi Menu Mauludan, Gus Muwafiq Buat Lomba Baca Puisi
MOJOK.CO – KH. Ahmad Muwafiq atau Gus Muwafiq tiba-tiba memberi gagasan ke santri-santrinya untuk membuat lomba baca puisi. Ia bahkan meminta acara itu dibuat tahunan. Tahun ini lomba baca puisi berlangsung, Sabtu 7 Oktober 2023. Gagasan untuk membuat lomba baca puisi itu terkesan mendadak. Salah satu santri Gus Muwafiq, Nanang Hadi Sudibyo mengungkapkan ide lomba […]
Tragedi Open BO Kos Tengah Sawah di Godean: Indonesia Darurat Prostitusi Online
“Aku di kamar nggak sampai 5 menit. Sumpah!” Sebuah cerita konyol pelaku open BO di Jogja. Dari kos di tengah sawah hingga balita di kamar.
Ingkung Mbah Kentol dan Honda Mega Pro yang Jadi Saksi Larisnya Warisan Leluhur
Kisah Mbah Dalijan ini seperti Kolonel Sanders, pencipta KFC. Ia membuka usaha kuliner di usianya yang tidak muda. Saksinya, Honda Mega Pro.
Pawang Hujan yang Diminta Menghentikan Sunset dan Permintaan-permintaan Aneh Pengguna Jasanya
Seorang pawang hujan diminta menghentikan sunset atau matahari tenggelam. Ada banyak permintaan aneh lain yang diminta pengguna jasanya.
Gudeg Koyor Mbak Tum Membuktikan, Kuliner Malam di Semarang Itu Enak
Lembutnya otot sapi di Gudeg Koyor Mbak Tum membuktikan kuliner malam di Semarang itu enak. Cita rasa gudegnya berbeda dengan gudeg Jogja.
Sego Welut Mbak Surani Godean, Langganan Sultan HB IX yang Dulu Libur Tiap Purnama
Sego Welut Mbak Surani Godean ini masuk dalam list sebagai kuliner legendaris di Jogja. Jadi langganan Sri Sultan HB IX. Dulu tutup tiap bulan purnama.
Penjual Peti Mati Cerita Tanda-tanda di Luar Nalar Sebelum Dagangannya Laku
Mitosnya sebelum sebuah peti mati laku terjual, penjualnya akan mendapatkan tanda terlebih dulu. Benarkah?
Wedang Tahu Bu Kardi: Resep dari Malaysia yang Sukses di Jogja
Wedang Tahu Bu Kardi jadi pionir minuman berbahan kembang tahu di Yogyakarta. Berawal dari resep yang dikirim anaknya yang kerja di Malaysia.