Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Pojokan

Lawak di Tengah Kacaunya Lini Masa adalah Oase. Terima Kasih, Komika

Ajeng Rizka oleh Ajeng Rizka
23 Maret 2020
A A
terima kasih komika bintang emon arditerwanda abdurrahim arsyad arie kriting yudha keling fico fahriza lawakannobita shizuka stand up comedy naruto jiraiya #DPO9 mojok.co

terima kasih komika bintang emon arditerwanda abdurrahim arsyad arie kriting yudha keling fico fahriza lawakannobita shizuka stand up comedy naruto jiraiya #DPO9 mojok.co

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Kita merasakan pesimisme dan ketakutan yang sama kala melihat lini masa media sosial. Tapi terima kasih, komika. Berkat candaan kalian suasana mencair.

Kabar tentang virus corona selalu menampar-nampar logika kita dengan begitu bangsatnya. Masyarakat yang meremehkan virus corona dengan dalih agama, politisasi atas sikap pemerintah, seteru penanganan corona, hingga berita yang bikin terenyuh tentang tenaga medis. Bercampur aduk dalam otak kita yang hampir nggak muat menampung semua.

Di saat bersamaan, kita semua harus menahan hasrat dolan-dolan, menekan kebutuhan hiburan, dan sebisa mungkin melakukan pembatasan sosial. Mohon maaf kalau media sosial adalah salah satu dari alternatif hiburan yang aman di tengah kondisi demikian, tapi justru isinya keributan, wajar banyak orang menyerah.

Teman-teman saya sudah berpikir kalau jangan-jangan mereka memang bisa selamat dari corona, tapi disatroni gangguan kecemasan karena keadaan yang begitu depresif.

Terlebih lagi, kita yang anak muda punya tanggung jawab luar biasa. Ngasih tahu ke orang tua dan sanak saudara di desa agar sadar dengan isu corona tanpa membuat mereka panik dan gagal paham. Sulit? Banget.

Tapi suasana keruh seakan dijernihkan oleh beberapa komika tanah air yang omelannya beneran bikin tertawa. Lawakan kalian itu oase tauk! Kami dari kemarin haus tawa.

Saya begitu menikmati komedi tunggal yang diunggah oleh Bintang Emon dengan tajuk #DPO, jauh sebelum virus corona jadi keresahan bersama begini. Lawakan tentang jamaah salat jumat saya ulang berkali-kali sampai bosan, padahal saya sendiri cewek dan nggak pernah jumatan. Tapi kok ngakak ya? Mungkin karena kita sama-sama punya pantat.

Setelah komika Bintang, setidaknya saya juga menonton lawakan yang diunggah oleh Fico Fahriza, Ardit Erwanda, dan Yudha Keling. Konten ngomel-ngomel begini memang menggemaskan, selalu menyentil dan memaksa kita menertawai keadaan.

Saat sedang sambat sama virus corona dan sejuta problematikanya, saya tidak sengaja melihat unggahan video Fico Fahriza pakai wig Frozen, tapi mengaku sebagai Jiriaya yang habis dibangkitkan pakai Edo Tensei. Ternyata konten ini adalah balasan buat Yudha Keling yang ngaku sebagai Naruto dan Ardit Erwanda yang mengaku sebagai Sasuke.

Saya terpaksa nonton video mereka satu per satu, ngakak sampai heran sejak kapan ya bentukan karakter Masashi Kisimoto bisa kawin sama kearifan lokal begini. Impersonate yang mereka lakukan sukses bikin geli.

Ternyata tema soal Naruto belum ada apa-apanya. Perseteruan keluarga Nobita justru lebih gokil. Lawakan ini pecah banget dan bikin banyak komika lain saling berbalas. “Nobita”sempat menjadi trending topic di Twitter tanpa adanya selipan giveaway dan bantuan buzzer.

Buat kalian yang belum lihat dan kesusahan mencari, ini udah ada yang ngumpulin. Coba disimak dan difollow mas dan mbak komika di situ. Sampaikanlah terima kasih kalian secara langsung pada komika ini.

Doraemon (New Episode)

~~ ☸️ | A Thread | ⚛️ ~~

— Mamu (@mamusiabiasa) March 22, 2020

Saya nggak ingin mendikte selera humor kalian. Tapi sekali lagi terima kasih, Komika. Berkatnya saya jadi punya secercah harapan. Mungkin memang benar, orang Indonesia itu punya potensi buat kompak dan bersatu dalam tawa. Di masa-masa seperti ini kita nggak boleh lengah. Kita butuh mood biar tetap berpikir logis.

Iklan

Bahkan konten ngomel-ngomel yang cenderung lawak ini juga bisa digunakan buat nyentil orang-orang bandel di tengah usaha kita menurunkan kurva corona di Indonesia. Misalnya saja Abdur dan lagi-lagi Bintang Emon. Sumpah, kalian berdua harus masuk televisi biar semua orang di pelosok sekalipun bisa nonton dan tersentil.

Tanta memasuki twitterland. pic.twitter.com/9mOwvNB6EP

— Abdurrahim Arsyad (@abdurarsyad) March 22, 2020

#DPOCorona
Izin menyampaikan pesan bersama melalui DPO ?? pic.twitter.com/CqzlUREplb

— haduhaduh (@bintangemon) March 22, 2020

Sudah bukan saatnya lagi kita sambat terus sampai bosok. Kritik itu penting, betul, tapi selagi mengkritik, ayolah kita sama-sama melakukan sesuatu yang sekiranya mampu membuat perubahan. Komika bertugas bikin lawakan lucu sekaligus nyindir. Pemuka agama bikin sosialisasi buat jamaah-jamaahnya. Tenaga medis berjuang di garda depan. Pemerintah mengatur, membiayai, mengawasi, dst. dst..

Kita ngapain?

Lakukanlah sesuai porsi masing-masing. Buat yang bisa berdiam di rumah, lakukanlah social distancing. Buat yang punya banyak follower, pengaruhilah audiens kalian dengan kebaikan. Minimal berikanlah pemahaman yang clear soal corona buat kedua orang tua agar mereka nggak ikut merayakan kegilaan.

Terkhusus buat yang bisanya bacot doang, silakan bacot terus karena mohon maaf, kami nggak ada waktu buat dengar karena sudah otw bergerak.

BACA JUGA Sembrononya Muslim Indonesia Menghadapi Corona atau artikel lainnya di POJOKAN.

Terakhir diperbarui pada 23 Maret 2020 oleh

Tags: ardit erwandabintang emonstand up comedy
Ajeng Rizka

Ajeng Rizka

Penulis, penonton, dan buruh media.

Artikel Terkait

tunggu aku sukses nanti.MOJOK.CO
Seni

“Tunggu Aku Sukses Nanti”: Ketika Sandwich Generation Bermimpi, Orang Lain Tak Kehabisan Cara Buat Mencaci

26 Maret 2026
Film Suka Duka Tawa mengangkat panggung stand-up comedy. MOJOK.CO
Ragam

“Suka Duka Tawa”: Getirnya Kehidupan Orang Lucu Mengeksploitasi Cerita Personal di Panggung Komedi demi Mendulang Tawa

13 Januari 2026
Mukti Entut dan Keputusan-keputusan Kecil yang Bikin Hidup Masuk Akal
Video

Mukti Entut dan Keputusan-keputusan Kecil yang Bikin Hidup Masuk Akal

6 Januari 2026
Udin Amstrong: Menertawakan Hidup dengan Cara Paling Jujur
Video

Udin Amstrong: Menertawakan Hidup dengan Cara Paling Jujur

2 Desember 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Stasiun Tugu Jogja lebih buruk dari Stasiun Lempuyangan. MOJOK.CO

Kapok Naik Kereta Eksekutif karena Turun di Stasiun Tugu Jogja, Keluar Stasiun Langsung Disuguhi “Ujian Nyata”

25 Maret 2026
Lolos Unair lewat jalur golden ticket tanpa SNBP. MOJOK.CO

Kisah Penerima Golden Ticket Unair dari Ketua Padus hingga Penghafal Al-Qur’an, Nggak Perlu “Plenger” Ikut SNBP-Mandiri untuk Diterima di Jurusan Bergengsi

30 Maret 2026
Dosa Mahasiswa Interior di Surabaya: Memuja Garis Presisi di Studio, tapi Menyembah Kue Lembek di Dapur MOJOK.CO

Dosa Mahasiswa Interior di Surabaya: Memuja Garis Presisi di Studio, tapi Menyembah Kue Lembek di Dapur

25 Maret 2026
Trauma memelihara kucing sampai meninggal. MOJOK.CO

Trauma Pelihara Kucing: Penuhi Ego di Masa Kecil, Saat Dewasa Malah Merasa Bersalah usai Anabul Kesayangan Mati

26 Maret 2026
Kuliah di Universitas Islam Negeri (UIN) diajar dosen absurd. Mata kuliah (matkul) apa yang diajar apa. Fokus mengharamkan dan mengkafirkan pihak lain MOJOK.CO

Diajar Dosen “Absurd” saat Kuliah UIN: Isi Matkul Paksa Sesatkan dan Mengafirkan, Ujian Akhirnya Praktik Wudu yang Berakhir Nilai C

29 Maret 2026
Menyesal Sarapan Gudeg Jogja setelah Jadi Korban Nuthuk Rega (Unsplash)

Ketika Orang Jogja Dibuat Menyesal Sarapan Gudeg Jogja karena Jadi Korban Nuthuk Rega

25 Maret 2026

Video Terbaru

Serat Centhini dan Asal Usul Jamus Kalimasada dalam Tradisi Jawa

Serat Centhini dan Asal Usul Jamus Kalimasada dalam Tradisi Jawa

29 Maret 2026
Klinik Kopi dan Mitos Slow Living yang Ternyata Cuma Ilusi

Klinik Kopi dan Mitos Slow Living yang Ternyata Cuma Ilusi

28 Maret 2026
Arman Dhani & Lya Fahmi: Kita Dituntut Sukses, Tapi Tidak Pernah Diajarkan Menghadapi Gagal

Arman Dhani & Lya Fahmi: Kita Dituntut Sukses, Tapi Tidak Pernah Diajarkan Menghadapi Gagal

26 Maret 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.