Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Balbalan

Mendoakan Liverpool Gagal Juara Liga Inggris Biar Fansnya Nggak Sombong

Yamadipati Seno oleh Yamadipati Seno
9 Desember 2019
A A
Mendoakan Liverpool Gagal Juara Liga Inggris Biar Fansnya Nggak Sombong MOJOK.CO
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Apakah doa fans-fans sengit dan teraniaya sudah cukup untuk menjegal lari Liverpool menjadi juara Liga Inggris setelah puasa berabad-abad?

Setelah Manchester United mengalahkan Manchester City, lini massa saya malah ramai oleh celotehan fans Liverpool. Apa pasal?

Iklan

Berkat kekalahan dari United, saat ini City sudah tertinggal 14 poin dari Liverpool. Semakin memprihatinkan lantaran mereka harus turun ke posisi tiga, disalip Leicester City. Sementara itu, sudah terbentang jarak antara delapan poin antara Leicester dengan Liverpool. Bukan jarak yang pendek, tetapi sulit untuk disalip jika mempertimbangkan banyak aspek.

Salah satu celotehan fans Liverpool yang kebetulan lewat bunyinya, kira-kira, demikian: “Makasih ya MU. Kalian udah bantuin ngepel jalan Liverpool menuju juara.” Kalimat yang sangat sengit.

Namun, fans MU membalas tak kalah sengit. Kira-kira begini: “Jangan sombong, lu. Mau juara aja masih dibantuin. Gue doain nggak jadi juara lu. Biar nggak bisa sombong nanti.” Balasan yang tidak kalah sengit.

Balasan fans Manchester United disambut riuh rendah fans klub lain. Banyak yang tumben setuju dengan fans MU karena biasanya mereka yang menjadi musuh bersama. Banyak fans Chelsea, City, Arsenal, bahkan fans klub dari negara lain yang ikut nimbrung mendoakan Liverpool gagal juara. Tapi maaf, fans Tottenham nggak kelihatan. Mereka lagi sibuk menghitung recehan medioker yang sudah ditabung berdekade-dekade.

Apakah doa fans yang sengit itu akan terkabul? Mareka sih yakin Liverpool akan gagal. Jiwa dan DNA terpeleset seperti sudah terpatri di dalam sel-sel mereka. Ya pemain, ya klub. Selama dua abad lebih hanya sekadar “nyaris” dan “tahun depan akan menjadi milik kita”. Ini saya nggak ikutan sengit ya. Cuma memaparkan fakta aja. Kecuali soal dua abad. Itu namanya pemanis kalimat. Heuheuheu….

Apakah doa itu akan berhasil? Seperti yang saya sampaikan di atas, kemungkinan Liverpool tersusul oleh Leicester atau City jelas ada. Namun, persentasenya sangat kecil. Ada beberapa aspek yang mungkin membuat Tuhan sulit mengabulkan doa sekumpulan fans sengit itu.

Konsistensi Liverpool itu dasar banget

Tidak ada tim juara yang tidak konsisten. Rumus sederhana untuk memenangi kompetisi panjang adalah konsisten. Tidak ada yang lain. Setidaknya, selama lima musim melatih Liverpool, Jurgen Klopp sudah menemukan titik konsistensi itu.

Konsisten klub dibangun oleh konsisten para pemain. Sebagai contoh bisa kamu perhatikan betul performa dua bek sayap mereka, Trent Alexander-Arnold dan Andrew Robertson. Bagi saya, mereka adalah duet bek sayap terbaik di dunia saat ini. Menggeser Dani Carvajal dan Marcelo, dua bek sayap milik Real Madrid.

Konsisten Alenxander-Arnold dan Robertson juga terlihat dari banyaknya asis yang mereka buat. Trent sudah membuat enam asis, sementara Robertson lima buah. Keduanya cuma kalah dari Kevin De Bruyne, Son Heung-Min, dan David Silva. Tiga pemain yang bermain di lini tengah dan depan.

Satu pertanyaan penting untuk mengawal poin ini: “Bisakah mereka konsisten sampai akhir musim?”

Salah satu cara menjawab pertanyaan di atas adalah dengan menonton kembali laga Liverpool vs Everton. Bermain dengan beberapa pemain cadangan, The Reds bisa mempertahankan level tinggi. Divock Origi, Adam Lallana, dan Xherdan Shaqiri dipuji Klopp habis-habisan. Ketiganya bisa memenuhi tanggung jawab ketika mendapatkan kesempatan bermain.

The Reds membutuhkan semua pemain untuk tampil prima. Pun ketika nanti jika mereka berbelanja di Januari 2020. Pemain baru yang datang perlu tahu standar untuk menjadi juara: cepat beradaptasi dan konsisten.

Iklan

Liverpool punya solusi

Seperti kepompong menjadi kupu-kupu, Liverpool sudah melewati fase metamorfosis. Mereka menjadi semacam alat pressing terbaik di Liga Inggris. Namun, sekarang ini, mereka nggak cuma bisa pressing saja. The Reds sudah berubah menjadi tim yang berani “bermain dalam kubangan lumpur”.

Mereka boleh bermain jelek, tapi selalu menang. Mereka bisa menanggalkan usaha bermain cantik demi sebuah kemenangan. Tidak bisa dimungkiri, di sepak bola, sebuah tim harus punya cara untuk bermain lebih pragmatis. Tanpa kemampuan itu, mereka tidak akan punya solusi ketika menemui lawan-lawan tertentu.

Bermain buruk tapi menang itu tidak selalu berkaitan dengan keberuntungan. Ia adalah hasil kerja keras. Hasil usaha sekuat tenaga untuk mengangkat kaki yang terbenam di dalam lumpur.

Kamu tahu babi? Binatang menggemaskan yang dagingnya begitu luhur lebih enak ketimbang sapi–tentunya bagi kamu semua non-muslim–itu suka betul bermain lumpur. Ia mencintai keburukan, menjadikannya habitatnya.

Namun, di balik kekotoran dan kekacauan, daging babi begitu gurih, bisa dimasak dengan berbagai rupa teknik, dan kandungan kolesterolnya di bawah daging sapi. Di balik kekacauan, ada kenikmatan.

Ketika Liverpool bisa menjadi “babi”–maksud saya bisa beradaptasi dengan buruknya pertandingan berjalan, tidak ada yang bisa menghalangi mereka untuk juara. Ya tentu saja, kecuali, Tuhan YME. Siapa tahu Tuhan “bercanda” dengan bikin van Dijk kepleset kayak Steven G.

Begitulah, mempertimbangkan dua aspek itu saja, saya rasa doa fans yang teraniaya sulit terwujud. Kecuali, ya kita tahu hidup ini penuh dengan kekuatan-kekuatan misterius. Siapa tahu ada yang iseng menjegal langkah Liverpool menjadi juara. Jika kegagalan itu terjadi (lagi), saya tidak bisa membayangkan betapa puasanya wajah-wajah fans United,

BACA JUGA Liverpool x Manchester City: Seperti “Babi”, Liverpool Mulai Menikmati Main Lumpur atau tulisan Yamadipati Seno lainnya.

Terakhir diperbarui pada 6 Januari 2026 oleh

Tags: ArsenalchelseaJurgen Kloppkloppliga inggrisLiverpoolManchester CityManchester UnitedOle Gunnar SolskjaerPep Guardiola
Yamadipati Seno

Yamadipati Seno

Redaktur Mojok. Koki di @arsenalskitchen.

Artikel Terkait

Harry Maguire Bek Dungu Manchester United Anti Bullying MOJOK.CO
Esai

Harry Maguire, Bek Dungu Milik Manchester United yang Mengajari Kita Makna Ketahanan Mental dan Cara Melawan Bullying

20 Oktober 2025
Untung Mohamed Salah Nggak Jadi Buruh di Indonesia MOJOK.CO
Esai

Beda Nasib Mohamed Salah dan Pekerja di Indonesia saat Menyuarakan Hak: Menghasilkan Ketimpangan yang Dinormalisasi

6 Januari 2025
Rokok Ilegal identik dengan Liga Inggris, yang Legal Liga Italia MOJOK.CO
Esai

Kenapa, ya, Rokok Legal Identik dengan klub Liga Italia, sementara Rokok Ilegal Lebih Dekat dengan klub Liga Inggris?

9 November 2024
Vidio vs Rp18 Triliun Live Streaming Ilegal Jelang Liga Inggris MOJOK.CO
Esai

Vidio Wajib Cemas. Menjelang Liga Inggris, Keuntungan Live Streaming Ilegal Mencapai Rp18 Triliun!

9 Agustus 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Sudah Berani Menyapa Teman-temannya, Murid ABK Malah Dianggap Tak Ada meski Berada di Sekolah Inklusif MOJOK.CO

Sudah Berani Menyapa Teman-temannya, Murid ABK Malah Dianggap Tak Ada meski Berada di Sekolah Inklusif

21 Juli 2026
Pengalaman buruk investasi saham habis 50 juta cuma untung 27 ribu MOJOK.CO

Pengalaman menyedihkan investasi saham habis 50 juta cuma untung 27 ribu per bulan bikin saya kapok dan memutuskan pindah ke deposito demi ketenangan hidup

16 Juli 2026
Pom mini warung madura kini jadi solusi di tengah antrean panjang SPBU yang tidak masuk akal MOJOK.CO

Strategi Hindari Antrean SPBU Tak Efektif Lagi, Isi Bensin di Pom Mini Warung Madura Jadi Solusi Asal Tak Pakai Logika Takaran

18 Juli 2026
Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) kerja sama dengan Australia. MOJOK.CO

Satu Dekade Jogja dengan Melbourne Symphony Orchestra: Bukti Orkestra Nggak Melulu Kaku bahkan Bisa Dinikmati Sambil Lesehan

15 Juli 2026
sarjana, ijazah s1, pekerja, gen z, kerja, PNS di desa lebih menyenangkan. MOJOK.CO

Seporsi Kekalahan Sarjana di Sleman: Susah Payah Dapat Ijazah S1, Ujung-ujungnya Kerja Setara Lulusan SMA karena Tak Punya Pilihan

20 Juli 2026
Jaga Momentum Emas di Mandalika, Mario Aji dan Veda Ega Siap Unjuk Gigi di Kandang Sendiri MOJOK.CO

Jaga Momentum Emas di Mandalika, Mario Aji dan Veda Ega Siap Unjuk Gigi di Kandang Sendiri

20 Juli 2026

Video Terbaru

Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.