Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Balbalan

Arsenal dan AC Milan Mengajarkan Bahwa Kemenangan yang Buruk Tetap Harus Dirayakan

Yamadipati Seno oleh Yamadipati Seno
2 Oktober 2020
A A
Arsenal dan AC Milan Mengajarkan Bahwa Kemenangan yang Buruk Tetap Harus Dirayakan MOJOK.CO

Arsenal dan AC Milan Mengajarkan Bahwa Kemenangan yang Buruk Tetap Harus Dirayakan MOJOK.CO

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Kemenangan buruk Arsenal dan AC Milan boleh dirayakan dengan penuh rasa suka cita. Kemenangan ini juga proses berpikir dan berjuang dari para profesional.

Carabao Cup. Arsenal sangat beruntung bisa menahan skor tetap 0-0 ketika dijamu Liverpool. Pemenang laga ini ditentukan lewat adu penalti. Bernd Leno menjadi superman dengan dua penyelamatan. Arsenal, yang tidak bermain baik di laga itu, keluar sebagai pemenang. Mikel Arteta merayakan kemenangan buruk itu dengan penuh suka cita.

Iklan

Kualifikasi Europa League. AC Milan dijamu Rio Ave di Portugal. Skor akhir sama kuat, 2-2. Pertandingan dilanjutkan ke penentuan adu penalti. Adu penalti AC Milan dan Rio Ave berjalan seru. Butuh 24 tendangan untuk menentukan pemenang. Hingga pada akhirnya, Milan pulang ke Italia dengan kepastian lolos ke fase grup Europa League. Donnarumma, kapten Milan, merayakan kemenangan ini dengan raut wajah penuh kepuasan.

Baik Arsenal maupun AC Milan tidak tampil dengan level permainan terbaik. The Gunners bahkan seharusnya kalah dari Liverpool. Sementara itu, Milan sempat tertinggal 2-1 sampai menit ke-120! Nasib Setan Merah Italia itu diselamatkan oleh penalti di menit akhir. Jika bola tidak menyentuh tangan pemain Rio Ave, Milan bakal pulang dengan penuh rasa nestapa.

Baik Mikel Arteta, pelatih Arsenal, dan Donnarumma, kiper Milan, dicibir karena merayakan kemenangan dengan penuh suka cita. Kemenangan yang mereka raih dianggap sepele saja. Arteta hanya menang di Carabao Cup, “kompetisi kasta ketiga”, sementara Donnarumma hanya lolos ke fase grup Europa League.

Saya tidak tahu siapa yang mengawali kegoblokan ini. Banyak fans sepak bola yang menyebut Carabao Cup sebagai Piala Ciki KW. Sungguh konyol dan tidak menunjukkan respect kepada sebuah proses. Jenis banter yang tidak bermartabat. Bahkan malah mengesankan ketertinggalan dalam pola pikir.

Sementara itu, Europa League juga sering menjadi sasaran ledekan. Kompetisi ini dianggap liga kelas dua di Eropa. Gengsi dan besar hadiah memang kalah jauh dari Liga Champions. Namun, fans perlu melihat kompetisi yang dianggap “kelas kedua” ini dengan sudut pandang berbeda.

Carabao Cup dan Europa League isinya tidak berbeda dengan Liga Inggris dan Liga Champions. Isinya juga pertandingan, di mana semua pelatih menyiapkan skuatnya secara serius. Memang, terkadang, pelatih menggunakan ajang ini sebagai alat ukur kepantasan pemain lapis kedua atau mereka yang baru saja dibeli.

Namun, kenyataan itu tidak menghapus jejak-jejak pemikiran pelatih. Kita tahu, kerja otak bisa sangat melelahkan melebihi kerja otot. Sudah begitu, para pemain yang mendapat jatah menit juga berusaha memberikan yang terbaik. Jadi, setidaknya, ada dua aspek yang patut dihargai dari proses tampil di Carabao Cup dan Europa League.

Saya mencoba memosisikan diri sebagai Mikel Arteta, pelatih Arsenal. Baginya, segala kemenangan patut untuk dirayakan. Sebagai “pemula” di dunia kepelatihan, kemenangan bermakna besar, bahkan kemenangan yang terlihat sangat buruk. Meskipun buruk, kemenangan tetap terasa manis.

Kemenangan ini menjadi bukti bahwa kerja keras memikirkan skema dan pemilihan pemain berakhir positif. Efeknya sangat besar kepada mental pelatih dan pemain. Ada semacam keyakinan yang tumbuh setelah sukses berhasil diraih. Menjadi semacam modal bahwa untuk ke depan, mereka bisa mengandalkan kemampuan diri.

Sementara itu, untuk AC Milan, keberhasilan lolos ke babak fase grup Europa League maknanya sangat besar. Sebagai kapten, Donnarumma pasti paham sekali akan hal ini. Selain soal gengsi, bermain di Eropa punya dampak signifikan dari hak siar. Di tengah pandemi, ketika keuangan klub terdampak, pemasukan dari hak siar akan sangat membantu.

Jadi, kemenangan buruk yang diraih Arsenal dan AC Milan perlu dihargai. Perlu dirayakan dengan penuh rasa suka cita. Setiap kemenangan, apa pun bentuknya, rasanya tetap manis ketimbang pahit kekalahan.

Terkadang, kita menepikan proses dan perjuangan di balik layar dan hanya menggunakan hasil akhir sebagai patokan. Kita tidak menghargai kerja keras, sekecil apa pun yang sudah dilakukan manusia-manusia profesional ini.

BACA JUGA AC Milan Adalah Puisi Paling Sedih di Sejarah Serie A dan tulisan lainnya dari Yamadipati Seno.

Terakhir diperbarui pada 2 Oktober 2020 oleh

Tags: AC MilanArsenalcarabao cupdonnarummaeuropa leagueLiga EuropaLiverpoolmikel artetamilan
Yamadipati Seno

Yamadipati Seno

Redaktur Mojok. Koki di @arsenalskitchen.

Artikel Terkait

Harry Maguire Bek Dungu Manchester United Anti Bullying MOJOK.CO

Harry Maguire, Bek Dungu Milik Manchester United yang Mengajari Kita Makna Ketahanan Mental dan Cara Melawan Bullying

20 Oktober 2025
Untung Mohamed Salah Nggak Jadi Buruh di Indonesia MOJOK.CO

Beda Nasib Mohamed Salah dan Pekerja di Indonesia saat Menyuarakan Hak: Menghasilkan Ketimpangan yang Dinormalisasi

6 Januari 2025
Silvio Berlusconi Abadi Bersama Angka 3 di Universe AC Milan MOJOK.CO

Silvio Berlusconi Abadi Bersama Angka 3 di Universe AC Milan

13 Juni 2023
NGGAK MASUK AKAL! MU KALAH 7-0 DAN ALASAN KENAPA SEKOLAH HARUS JAM 5 PAGI!

Nggak Masuk Akal! MU Kalah 7-0 dan Alasan Kenapa Sekolah Harus Jam 5 Pagi

8 Maret 2023
Klopp Out? Liverpool Nawaitu Ibadah Puasa Gelar Epl 30 Tahun Lagi!

Klopp Out? Liverpool Nawaitu Ibadah Puasa Gelar Epl 30 Tahun Lagi!

25 Agustus 2022
Derby London Utara: Arsenal Atau Tottenham Hotspur, Siapa Lolos Ke UCL?

Derby London Utara: Arsenal Atau Tottenham Hotspur, Siapa Lolos Ke UCL?

12 Mei 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Magang pemerintah, rencana mendirikan Universitas Republik Indonesia (URI) dinilai belum bisa jadi solusi fenomena pengangguran dari lulusan perguruan tinggi (sarjana). Apalagi selama ini kuliah cuma dibekali teori MOJOK.CO

Magang Pemerintah Belum Jadi Solusi Pengangguran dari Lulusan Perguruan Tinggi, Apalagi Kuliah cuma Dibekali Teori

18 Agustus 2026
Saat Kemerdekaan RI Belum Bisa Dirasakan Buruh. MOJOK.CO

Saat Kemerdekaan Belum Bisa Dirasakan Kelompok Buruh dan Pekerja

17 Agustus 2026
Cuaca ekstrem, memanen air hujan.MOJOK.CO

Memanen Air Hujan Seperti Orang Desa Dianggap Budaya Jorok dan Terbelakang, padahal Bisa Menjadi Penyelamat Saat Kekeringan 

17 Agustus 2026
Minus punya rumah di sekitar Jalan Tunjungan, Surabaya Pusat. MOJOK.CO

Jujur Janggal, Saat Orang Lain Bilang Punya Rumah di Pusat Kota Surabaya Itu Menguntungkan

19 Agustus 2026

Sarjana BK Kebingungan Tentukan Arah Masa Depan: Tak Otomatis Jadi Guru BK, Jadi Dosen pun Susah

19 Agustus 2026
Slow living boleh kalau tabunganmu nambah 1 miliar tiap bulan (Unsplash)

Slow living itu sekarang jatuhnya kemewahan tapi gaya hidup, yang hanya bisa dinikmati oleh mereka yang tabungannya nambah 1 miliar tiap bulan

13 Agustus 2026

Video Terbaru

Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.