Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Hiburan Acara TV

Yusuf Bin Sanusi, Karakter Terbaik dalam Sitkom Bajaj Bajuri

Raden Muhammad Wisnu oleh Raden Muhammad Wisnu
30 November 2021
A A
Yusuf Bin Sanusi, Karakter Terbaik dalam Sitkom Bajaj Bajuri terminal mojok.co
Share on FacebookShare on Twitter

Bisa saya katakan, Bajaj Bajuri merupakan salah satu sitkom terbaik yang pernah dimiliki oleh bangsa ini. Saya setuju dengan tulisan Mas Bayu Kharisma Putra tersebut. Saya juga setuju dengan tulisan Mas Alif yang bilang bahwa Bajaj Bajuri merupakan The Simpsons ala Indonesia karena sering memprediksi dari fenomena sosial yang terjadi saat ini hampir 10 tahun yang lalu.

Sitkom Bajaj Bajuri sangat relate dengan kehidupan masyarakat Indonesia karena menceritakan kehidupan keluarga Bajuri sebagai sopir bajaj yang berpenghasilan pas-pasan. Tidak hanya menceritakan kehidupan keluarga Bajuri, sitkom ini pun menceritakan serba-serbi kehidupan tetangga keluarga Bajuri seperti Yusuf bin Sanusi hingga Mpok Hindun. Oleh karena itu, ia jadi tontonan yang digemari masyarakat, tidak seperti sitkom Friends atau How I Met Your Mother yang nggak terlalu relate untuk masyarakat Indonesia.

Banyak orang yang mengidolakan Bajuri sebagai sosok kepala keluarga yang terus berusaha memenuhi kebutuhan istri dan mertuanya di tengah kehidupan Ibu kota yang kejam. Ada juga yang mengidolakan sosok Oneng dalam sitkom ini karena greget dengan kelakuannya yang oon alias bloon. Namun, menurut saya, Yusuf bin Sanusi adalah karakter underrated terbaik dalam sitkom Bajaj Bajuri yang bisa kita teladani segala lika-liku kehidupannya.

Bagi yang lupa, Yusuf Bin Sanusi atau biasa dipanggil Ucup merupakan tetangga Bajuri yang selalu merepotkan orang-orang di sekitarnya. Mulai dari Keluarga Bajuri, Mpok Minah, Mpok Hindun, Sai’d, sampai Pak RT selalu direpotkannya, terutama dalam urusan finansial. Maklum, Ucup merupakan pengangguran yang belum mendapatkan pekerjaan dan berusaha mengadu nasib di Ibu kota.

Sebagai seorang pengangguran, Ucup sering kali dinyiyirin oleh banyak orang, mulai dari dinyiyirin Emak (mertua Bajuri), dinyiyirin Pak Mpok Minah, dinyiyirin Mpok Hindun, sampai dinyirin Haji Natsir, pemilik kontrakannya. Bahkan, Ucup pun sering kali diyinyirin Sa’id, padahal Sa’id pun sama-sama pengangguran. Alasan Ucup dinyiyirin orang-orang di sekitarnya bukan karena blio pengangguran semata, tapi karena blio kerap kali ngutang pada mereka. Namanya juga pengangguran, nggak ada pemasukan sama sekali.

Tidak sampai di situ, Ucup pun sering kali dipandang sebelah mata oleh para gadis yang blio dekati karena statusnya sebagai pengangguran. Sebagian besar kegagalannya dikarenakan para gadis yang blio dekati langsung ilfeel ketika tahu Ucup hanyalah berstatus sebagai pengangguran. Terlebih, (maaf) Ucup tidak terlalu good looking menurut standar gadis Ibu kota. Untunglah Ucup akhirnya bertemu dengan Parti, asisten rumah tangga Mpok Hindun yang akhirnya menjadi istrinya.

Sampai sudah menikah dengan Parti pun, Ucup sebetulnya masih belum memiliki pekerjaan tetap. Berbagai jenis pekerjaan pernah ia coba kerjakan. Apa pun, deh, untuk menyambung hidup. Mulai dari meminjam bajaj Bang Bajuri untuk narik penumpang, jadi kurir antar beras, sampai jaga toko pernah blio jalani. Sering kali, apa pun yang dikerjaan oleh Ucup, berakhir dengan bencana. Seperti ditilangnya Ucup karena kedapatan tidak memiliki SIM ketika meminjam bajaj Bang Juri, beras yang diantarnya malah bocor, sampai-sampai ketika bekerja sebagai penjaga toko handphone, handphone yang diamanatkan padanya malah hilang.

Momen paling saya ingat dari Ucup adalah saat pernikahannya dengan Parti. Saat itu, alih-alih ngasih amplop, para tamu undangannya hanya memberinya surat yang kurang lebih isinya, “Selamat ya Mas Ucup atas pernikahannya. Saya tidak bisa ngasih uang, tapi anggap saja semua utangmu pada saya lunas!” Ini tentu saja membuat Ucup dan Parti hanya bisa mengelus dada pada malam pertama mereka sebagai pasangan suami istri.

Baca Juga:

Pengalaman Pertama Saya Naik Bajaj di Solo Lewat Aplikasi Maxride: Menyenangkan!

Obituari Mat Solar: Menyebar Tawa dari Bajaj Bajuri sampai Tukang Bubur Naik Haji

Sekalipun hidupnya selalu penuh dengan ujian, Ucup tidak pernah patah semangat. Seingat saya, dalam sitkom Bajaj Bajuri, Ucup tidak pernah terlalu lama berlarut-larut dalam kesedihan atas segala kesulitan hidup yang dialaminya. Ia selalu berusaha untuk bangkit dan bangkit lagi meskipun gagal lagi dan gagal lagi. Sebuah sifat yang patut kita teladani sebagai generasi penerus bangsa. Makanya saya berani bilang bahwa Yusuf Bin Sanusi adalah karakter terbaik dalam sitkom Bajaj Bajuri.

Bahkan ketika tim kesayangannya, Manchester United kalah bertanding, Ucup berusaha tegar dan tetap bangga menggunakan jersey Manchester United meskipun diolok-olok Pak RT dan orang-orang di sekitarnya. Ini yang harus ditiru oleh seluruh fans Manchester United, termasuk saya.

Sumber Gambar: Unsplash

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 30 November 2021 oleh

Tags: bajaj bajuriUcup
Raden Muhammad Wisnu

Raden Muhammad Wisnu

Lulusan Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Islam Bandung yang bekerja sebagai copywriter. Asal dari Bandung, bercita-cita menulis buku. Silakan follow akun Twitternya di @wisnu93 atau akun Instagram dan TikToknya di @Rwisnu93

ArtikelTerkait

Sitkom Indonesia yang Harusnya Dibikin Lagi Sessionnya di Masa Pandemi! terminal mojok.co

Sitkom Indonesia yang Harusnya Dibikin Lagi Sessionnya di Masa Pandemi!

9 Juli 2021
Obituari Mat Solar: Menyebar Tawa dari Bajaj Bajuri sampai Tukang Bubur Naik Haji

Obituari Mat Solar: Menyebar Tawa dari Bajaj Bajuri sampai Tukang Bubur Naik Haji

18 Maret 2025
Bajaj Bajuri Masih Merupakan Sitkom Terbaik Hingga Kini terminal mojok

‘Bajaj Bajuri’ Masih Merupakan Sitkom Terbaik Hingga Kini

16 Juni 2021
bajaj bajuri

Melihat Kehidupan Masyarakat Miskin Kota Melalui Sitkom Bajaj Bajuri

27 Mei 2020
bajaj bajuri covid-19 pandemi contoh tulisan parodi nostalgia sitkom lama indonesia mojok.co

Suasana di Dunia ‘Bajaj Bajuri’ selama Pandemi

12 Januari 2021
Bajaj Bajuri Adalah The Simpsons ala Indonesia terminal mojok.co

Bajaj Bajuri Adalah The Simpsons ala Indonesia

12 Desember 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Blok GM Semarang: Ketika Estetika Anak Skena Menumbalkan Hak Pengguna Jalan

Blok GM Semarang: Ketika Estetika Anak Skena Menumbalkan Hak Pengguna Jalan Semarang

11 Maret 2026
ATM Pecahan 20 Ribu Menyelamatkan Saya dari Biaya Jasa Tukar Uang Baru Pinggir Jalan yang Nggak Masuk Akal Mojok.co

ATM Pecahan 20 Ribu Menyelamatkan Saya dari Biaya Jasa Tukar Uang Baru Pinggir Jalan yang Nggak Masuk Akal

10 Maret 2026
Ulukutek Leunca, Makanan Sunda Paling Nggak Normal dan Rasanya Bikin Pusing Pendatang  Mojok.co

Ulukutek Leunca, Makanan Sunda Paling Nggak Normal dan Rasanya Bikin Pusing Pendatang 

13 Maret 2026
Kontrakan di Jogja itu Ribet, Mending Sewa Kos biar Nggak Ruwet, Beneran   pemilik kos

4 Kelakuan Pemilik Kos yang Bikin Jengkel Penyewanya dan Berakhir Angkat Kaki, Tak Lagi Sudi Tinggal di Situ

13 Maret 2026
Lebaran Saatnya Masa Bodoh dengan Ocehan Tetangga (Unssplash)

Refleksi Lebaran Bagi Kepala Rumah Tangga: Tunaikan yang Wajib, Masa Bodo dengan Gengsi dan Ocehan Tetangga

14 Maret 2026
Gudeg Adalah Makanan Khas Jogja Paling Mengecewakan (Unsplash)

Gudeg Adalah Makanan Khas Jogja Paling Mengecewakan, Mending Makan Mangut Lele atau Bakmi Jawa kalau Pertama Kali Kulineran di Jogja

9 Maret 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=1k7EQFkTWIM

Liputan dan Esai

  • Nasib Selalu Kalah kalau Adu Pencapaian: Malu Gini-gini Aja, Sialnya Punya Keluarga Bajingan yang Tak Bakal Apresiasi Usaha
  • Gara-gara Tuntutan, Nekat Jadi Orang Kaya Palsu: “Hambur-hamburkan” Uang demi Cap Sukses padahal Dompet Menjerit
  • Makanan Khas Jawa Timur yang Paling Tidak Bisa Dihindari, Jadi Pelepas Rindu ketika Mudik Setelah “Disiksa” Makanan Jogja
  • Blok M dan Jakarta Selatan Aslinya Banyak Jamet tapi Dianggap Keren, Kalau Orang Kabupaten dan Jawa Eh Dihina-hina
  • Ujian Terberat Laki-laki yang Lebih Kejam dari Menahan Rindu: Dihajar Rute Bus Ekonomi Jogja Jambi hingga Terserang “Man Flu”
  • Kerja Mentereng di SCBD Jakarta tapi Tiap Hari Menangis di KRL, Kini Temukan Kedamaian Usai Resign dan Kerja Remote di Purwokerto

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.