Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Gaya Hidup Kesehatan

Yang Kalian Perlu Tahu tentang Kateter dan Kenapa Hal Tersebut Nggak Sepele

Prima Ardiansah Surya oleh Prima Ardiansah Surya
3 Juni 2022
A A
Yang Kalian Perlu Tahu tentang Kateter dan Kenapa Hal Tersebut Nggak Sepele

Yang Kalian Perlu Tahu tentang Kateter dan Kenapa Hal Tersebut Nggak Sepele (Shutterstock.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Kateter itu prosedur yang nggak pernah sepele.

Gara-gara nila setitik, rusak susu sebelanga. Kira-kira begitulah efek dari konten TikTok mahasiswi perawat magang yang viral kemarin. Padahal, selama pandemi, tenaga medis dihajar bertubi-tubi gara-gara disinformasi dan tuduhan tak jelas, masih ditambah kelakuan taek oknum yang nggak bisa dinalar ini.

Ya gimana bisa dinalar, konten tersebut sudah termasuk pelecehan seksual. Detil kontennya saya kira nggak perlu kita bahas. Saya nggak mau merusak sel otak kalian. Kalau penasaran, cek sendiri saja.

Tapi, jujur saja, selain heran karena bisa-bisanya ngelantur dan pede saja mengunggahnya ke medsos, saya takjub bisa banget itu orang “menikmati” dan bikin candaan tentang hal itu. Padahal, jujur saja, kateter itu nggak bisa dibilang sepele. Serius ini.

Namun, bagi kalian yang nggak tahu apa itu kateter, dan kenapa itu nggak sepele, saya kasih tahu dulu sedikit. Dimulai dari bagaimana rasa memasang kateter.

Untuk menjawab pertanyaan netizen mengenai bagaimana rasa memasang kateter, dan sensasi-sensasinya. Coba saya jawab lewat dua hal. Pertama tentang penyakit-penyakit yang perlu dipasang kateter, kedua terkait prosedur. 

Lewat pertanyaan mengapa seseorang harus dipasang kateter, tentu prosedur tersebut dilakukan pada pasien tertentu dengan pertimbangan-pertimbangan tertentu. 

Beberapa pasien yang menurut pengalaman saya sering dipasang kateter, pertama pada pasien dengan retensi urin akibat saluran yang mengalami pembuntuan, misalnya pasien dengan pembesaran prostat atau penyempitan saluran. Kedua pada pasien dengan trauma kepala atau trauma saraf tulang belakang, serta pasien dengan stroke. Karena ada masalah dengan sistem saraf, gangguannya bisa bermanifestasi hingga retensi urin. 

Baca Juga:

5 Alur Cerita Drama China Pendek di TikTok yang Monoton, tapi Sering Bikin Jam Tidur Saya Berantakan

Suka Duka Pengusaha Kecil Jualan Live di TikTok: Nggak Ada yang Nonton, Sekalinya Ada yang Nonton Malah PHP

Maksud dari retensi urin, adalah kencingnya tidak bisa keluar secara otomatis. Kencingnya akan tertahan di kandung kemih, yang dikhawatirkan jika kondisi tersebut terus berlanjut, ginjal lama-lama akan kena dampaknya. Ingat kan kalau proses pembentukan urin itu berawal dari ginjal, cairan kemudian dilanjutkan ke ureter, lalu ke kandung kemih, kemudian ke lubang kencing lewat uretra. 

Jadi, apa Anda bisa bayangkan pasien-pasien seperti apa yang sering dipasang kateter? Tentu mereka merupakan orang yang kesusahan dan biasanya cukup berumur. Apalagi pasien pembesaran prostat dan stroke, biasanya berumur 60 tahun ke atas. 

Sebagai penolong, sudahlah, Anda pasti tidak punya pikiran aneh-aneh ketika memasang kateter ke mereka. Fokus saja memasang, sudah.

Kedua, tentang prosedur. Pemasangan  diharuskan melalui prosedur yang steril mengingat kandung kemih yang menjadi target kateter adalah organ yang seharusnya steril. Makanya pemasang harus hati-hati betul, menggunakan sarung tangan steril dengan tata cara memasukan yang juga steril. Karena resikonya bisa malah bikin infeksi. 

Setelah memakai sarung tangan steril dan alat yang lain siap, operator akan melumasi ujung kateter. Bahan kateter yang dari lateks tentu perlu dilumasi supaya bisa lancar masuk ke saluran kemih. Anda tidak perlu bayangkan, tentu prosedur tersebut membuat pasien tidak nyaman.

Nah, lubang di kateter itu ada dua jika tampak dari luar. Lubang pertama adalah tempat keluarnya kencing, lubang kedua adalah tempat memasukan air steril sebagai pengunci. Lewat lubang kedua ini nanti, air dimasukan dan diteruskan ke ujung lain sehingga membentuk balon, penggelembungan ini akan membuat ujung kateter tertahan di kandung kemih. Membuatnya tidak lepas ketika pasien tidak sengaja menariknya. 

Prosedur yang harus dilakukan hati-hati dan kurang nyaman tersebut tentu membuat proses pemasangan kateter harus konsentrasi penuh, bukan? Apalagi kalau pasiennya terlihat nyeri gara-gara ada pembuntuan seperti pembesaran prostat atau malah penyempitan saluran. Belum lagi kalau pasien perlu dipasang kateter gara-gara sehabis kecelakan yang melibatkan otak dan saraf tulang belakang. Tambah ngeri.

Maka dari itu, saya merasa bingung dengan konten mbak itu. Kok ya bisaaa mikir gituan dan berpendapat gituan waktu melakukan prosedur tersebut. Namun, yang saya lebih heran itu satu, kok ya nggak mikir sebelum bikin konten, mengingat ada kode etik yang harus dijaga?

Kalau kode etik dilanggar, yang jadi taruhan karier, kan? Udah kuliah mahal-mahal, eh malah kebanyakan atraksi. Kadang, saya heran sama orang yang dengan sadar mematikan jalan rezekinya sendiri. Uangel, Dab.

Buat kalian yang menemukan konten serupa lagi di kemudian hari, pegang ini: kalau memang ada yang berpendapat waktu pasang kateter bisa mikir aneh-aneh. Tentu saya berkesimpulan bahwa yang berpendapat itu belum pernah pasang kateter. Coba deh pasang sekali, sirna sudah pikiran kotor itu. 

Penulis: Prima Ardiansah Surya
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Rodrygo, The Starboy

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Anda penulis Terminal Mojok? Silakan bergabung dengan Forum Mojok di sini.

Terakhir diperbarui pada 3 Juni 2022 oleh

Tags: kateternakestiktok
Prima Ardiansah Surya

Prima Ardiansah Surya

Dokter internship di RSU Aisyiah Ponorogo dan Puskesmas Jenangan Ponorogo.

ArtikelTerkait

tren tiktok welcome to indonesia mojok

Tren ‘Welcome to Indonesia’ dan Latah yang Bermasalah

7 Juli 2021
8 Kesalahan Saat Keramas dan Merawat Rambut ala Dok Fin TikTok Terminal Mojok

8 Kesalahan Saat Keramas dan Merawat Rambut ala Dok Fin TikTok

13 Oktober 2022
Beli Skincare karena Racun TikTok Adalah Hal Bodoh terminal mojok.co

Beli Skincare karena Racun TikTok Adalah Hal Bodoh

7 Oktober 2021
Penjual Hape KW di TikTok Harus Dibasmi, Menyesatkan dan Bikin Orang Awam Tergiur dengan Kalimat Palsu yang Menipu

Penjual Hape KW di TikTok Harus Dibasmi, Menyesatkan dan Bikin Orang Awam Tergiur dengan Kalimat Palsu yang Menipu

24 September 2024
Suka Duka Pengusaha Kecil Jualan Live di TikTok: Nggak Ada yang Nonton, Sekalinya Ada yang Nonton Malah PHP

Suka Duka Pengusaha Kecil Jualan Live di TikTok: Nggak Ada yang Nonton, Sekalinya Ada yang Nonton Malah PHP

3 Desember 2025
Sisi Seleb Tiktok Sisca Kohl yang Patut Kita Teladani terminal mojok

Jangan Melihat dari Satu Sisi Saja, Ada Juga kok Hal-hal yang Bisa Kita Teladani dari Seorang Sisca Kohl

5 April 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Dear Produser Film “Aku Harus Mati”, Taktik Promosi Kalian Itu Ngawur Bikin Resah Pengguna Jalan Mojok.co

Dear Produser Film “Aku Harus Mati”, Taktik Promosi Kalian Itu Ngawur Bikin Resah Pengguna Jalan

5 April 2026
Dilema Warga Brebes Perbatasan: Ngaku Sunda Muka Tak Mendukung, Ngaku Jawa Susah karena Nggak Bisa Bahasa Jawa

Brebes Punya Tol, tapi Tetap Jadi Kabupaten Termiskin di Jawa Tengah

10 April 2026
Mobil Honda Mobilio, Mobil Murah Underrated Melebihi Avanza (Unsplash)

Kaki-kaki Mobil Honda Tidak Ringkih, Jalanan Indonesia Saja yang Kelewat Kejam!

5 April 2026
Toyota Hiace, Mobil Toyota yang Nyamannya kayak Bawa LCGC (Unsplash)

Derita Pemilik Hiace, Kerap Menghadapi “Seni” Menawar Harga yang Melampaui Batas Nalar

8 April 2026
4 Dosa Pedagang Sate Maranggi yang Bikin Pembeli Kapok (Wikimedia Commons)

4 Dosa Pedagang Sate Maranggi yang Bikin Pembeli Kapok

11 April 2026
Jangan Bilang Kudus Kota Sempurna kalau Tiap Lampu Merah Masih Dikuasai Badut dan Manusia Silver

Jangan Bilang Kudus Kota Sempurna kalau Tiap Lampu Merah Masih Dikuasai Badut dan Manusia Silver

8 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ONHNlaDcbak

Liputan dan Esai

  • Bangun Rumah Tingkat 2 di Desa demi Tiru Sinetron, Berujung Menyesal karena Ternyata Merepotkan
  • Resign Kerja di Jakarta untuk Rehat di Jogja, Menyesal karena Hidup Tak Sesuai Ekspektasi dan Malah Kena Mental
  • Nasi Padang Rp13 Ribu di Jogja Lebih Nikmat dan Otentik daripada Yang Menang Mahal, tapi Rasanya Manis
  • Tinggalkan Pekerjaan Gaji Puluhan Juta demi Merawat Ibu di Desa, Dihina Tetangga tapi Tetap Bahagia
  • #NgobroldiMeta: Upaya AMSI dan Meta Bekali Media untuk Produksi Jurnalisme Berkualitas di Era AI
  • Meminta Dosen-Mahasiswa Jalan Kaki ke Kampus ala Eropa: Antara Visi Elite dan Realitas yang Sulit

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.