Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Otomotif

Yamaha Aerox 155 Connected Nggak Cocok Jadi Motor Ojol, Cuma Bikin Resah Penumpang

Handri Setiadi oleh Handri Setiadi
24 Juni 2024
A A
Yamaha Aerox 155 Connected Nggak Cocok Dijadikan Motor Ojol, Bikin Resah Penumpang Mojok.co

Yamaha Aerox 155 Connected Nggak Cocok Dijadikan Motor Ojol, Bikin Resah Penumpang (www.yamaha-motor.co.id)

Share on FacebookShare on Twitter

Beberapa waktu lalu, istri saya terpaksa naik ojek online (ojol) karena kebetulan saya tidak bisa mengantar. Saat itu istri saya memesan ojol dari Kabupaten Bandung Barat menuju Bandung, jaraknya sekitar 15 kilometer, cukup jauh memang. Jarak belasan kilometer itu ditempuh bersama ojol dengan motor Yamaha Aerox 155 Connected keluaran 2020. 

Perjalanan ini terasa begitu panjang bagi istri saya. Bukan sekadar jaraknya yang cukup jauh, dari sisi penumpang, Yamaha Aerox 155 Connected sangat nggak nyaman. Secara sekilas, tampilan motor ini terlihat begitu elegan. Namun, sebagai penumpang, motor itu lebih banyak bikin was-was. 

Sekadar kilas balik saja, seri Yamaha Aerox masuk di 2016 sebagai Aerox 125 LC yang desain awalnya yang kurang diminati. Kemudian, permintaan akan kendaraan ini membludak setelah melakukan terobosan menjadi Aerox 155 VVA dengan tampilan yang gembrot tapi tetap menjadi motor matic sporty yang masuk ke dalam jajaran Maxi seperti Nmax. Hingga pada 2020 sampai sekarang, seri ini mengeluarkan generasi kelimanya berupa Yamaha Aerox 155 Connected dengan sedikit perubahan tampilan dan mesin yang membuat motor ini begitu elegan.

Jika dilihat lebih detail, seri yang paling baru memiliki body yang lebih ramping 25 mm dari versi sebelumnya. Desain lampunya tampak lebih besar dan dihadirkan juga Daytime Running Light (DRL) agar memberikan kesan lebih elegan pada body kendaraan. Selain itu, ia dapat mengeluarkan torsi puncak 13,9 Nm pada 6.250 rpm dan tenaga 15,15 hp pada 8.000 rpm. Benar-benar elegan di luar dan di dalam. 

Sayangnya, dari pengalaman istri saya, motor Yamaha Aerox 155 Connected sama sekali nggak cocok kalau jadi motor ojol. Kendaraan satu ini hanya bikin resah penumpang. 

#1 Yamaha Aerox 155 Connected  nggak punya behel, kenyamanan jadi berkurang

Sebagaimana yang disebutkan di atas, desain motor Yamaha Aerox 155 Connected lebih ramping sehingga tampak sporty. Itu mengapa behel di bagian belakang sebenarnya kurang cocok. Motor yang diciptakan untuk mencapai power weight ratio secara maksimal ketika dipasang behel mungkin akan dirasa mengganggu. Behel motor itu semacam pegangan yang biasanya ada di bagian belakang jok penumpang.

Desain semacam ini memang elegan, tapi agak kurang cocok jadi motor ojek online. Penumpang biasanya terbiasa menggenggam behel di belakang motor. Walau fungsi aslinya memang bukan untuk pegangan, ketiadaan behel akan mengurangi rasa kenyamanan. Hal inilah yang dialami istri saya ketika naik ojol dengan kendaraan Yamaha Aerox 155 Connected ini. 

Baca halaman selanjutnya: #2 Jok tinggi dan …

Baca Juga:

Penyesalan “Membuang” Yamaha F1ZR Marlboro yang Kini Harganya Naik Lebih dari 10 Kali Lipat

4 Keistimewaan Jadi Driver Ojol yang Saya Yakin Nggak Dirasakan Pekerja Lain

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 25 Juni 2024 oleh

Tags: motor ojolojolyamahayamaha aeroxYamaha Aerox 155 Connected
Handri Setiadi

Handri Setiadi

Kadang guru, kadang suka baca buku, anggap saja teman baikmu.

ArtikelTerkait

Kenapa Penjualan Suzuki Nyungsep dan Tak Bisa Bangkit Lagi?

Kekolotan Petinggi Suzuki, Penyebab Pabrikan Ini Terancam Gulung Tikar

29 Agustus 2022
Yamaha Mio J_ Motor Kenangan yang Saking Iritnya Nggak Bisa Diajak Lari Kencang terminal mojok

Yamaha Mio J: Motor Kenangan yang Saking Iritnya Nggak Bisa Diajak Lari Kencang

28 Oktober 2021
kemacetan

Geliat Ojek Online di Tengah Kemacetan

19 September 2019
Pengalaman Saya Naik Ojol Motor Listrik: Senyap, tapi Bikin Badan Pegal-pegal

Pengalaman Saya Naik Ojol Motor Listrik: Senyap, tapi Bikin Badan Pegal-pegal

5 Juli 2024
Jakarta Nggak Ada Keras-kerasnya Buat Orang Cikarang (Unsplash)

Jalanan Jakarta yang Keras dan Tak Ramah Pemula: Naik Ojol Bingung, Naik KRL Tambah Bingung

24 Januari 2024
Solo, Tempatnya Driver Ojol Ramah dan Sopan yang Susah Ditemui di Jakarta

Solo, Tempatnya Driver Ojol Ramah dan Sopan yang Susah Ditemui di Jakarta

2 Mei 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Jalan Nasional Purworejo Kulon Progo Payah, Kondisi yang Normal Cuma Sekitar Bandara YIA Mojok.co

Jalan Nasional Purworejo-Kulon Progo Payah, Kondisi yang Normal Cuma Sekitar Bandara YIA

16 Maret 2026
7 Menu Toko Roti GO Purwokerto Paling Underrated (Unsplash)

7 Menu Toko Roti GO Purwokerto Paling Underrated: Kombinasi Rasa yang Memanjakan Lidah dan Semua Cocok Jadi Buah Tangan

21 Maret 2026
7 Barang Indomaret yang Semakin Laris Manis Saat Mudik Mojok.co

7 Barang Indomaret yang Semakin Laris Manis Saat Mudik

17 Maret 2026
Orang Wonogiri Layak Dinobatkan sebagai Orang Paling Bakoh Se-Jawa Tengah Mojok.co jogja

Tinggal di Wonogiri Menyadarkan Kenapa Saya dan para Perantau yang Lain Memilih Mengadu Nasib di Kota Lain

19 Maret 2026
BEM Unesa Gerombolan Mahasiswa Malas Kerja, Cuma Cari Muka (Ardhan Febriansyah via Wikimedia Commons)

Kuliah di Unesa Surabaya Itu Sangat Menyenangkan, asal Dosennya Betul-betul Ngajar, Bukan Ngebet Jurnal

20 Maret 2026
Kebumen Aneh, Maksa Merantau tapi Bikin Pengin Pulang (Wikimedia Commons)

Kebumen Itu Memang Aneh: Suka Memaksa Anak Muda untuk Segera Merantau, sekaligus Mengajak Kami untuk Segera Pulang

21 Maret 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=1k7EQFkTWIM

Liputan dan Esai

  • Jadi Gembel di Perantauan tapi Berlagak Tajir saat Pulang, Bohongi Ortu biar Tak Kepikiran Anaknya Remuk-remukan
  • Rela Utang Bank buat Beli Mobil Ertiga demi Puaskan Ekspektasi Mertua, Malah Jadi Ribet dan Berujung Sia-sia
  • Ujian Pemudik Lajang: Jadi Sasaran Pinjam Uang karena Belum Nikah dan Dianggap Tak Ada Tanggungan, Giliran Nolak Dicap Pelit
  • Rasa Sanga (8): Lontong dan Kangkung dalam Khazanah Suluk Sunan Bonang, Jalan “Merasakan” Kehadiran Tuhan
  • Memelihara Kucing adalah Patah Hati yang Direncanakan, Tapi 1.000 Kali pun Diulang Saya Akan Tetap Melakukannya
  • Makna Pulang yang Saya Temukan Setelah Mudik Motoran dengan NMAX Tangerang–Magelang

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.