Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Otomotif

Wuling Air EV, Mobil Listrik yang Jadi Musuh Bersama para Pengendara Mobil di Parkiran

Iqbal AR oleh Iqbal AR
27 September 2025
A A
Wuling Air EV, Musuh Bersama para Pengendara Mobil di Parkiran

Wuling Air EV, Musuh Bersama para Pengendara Mobil di Parkiran (Zotyefan via Wikimedia Commons)

Share on FacebookShare on Twitter

Wuling Air EV ini kecil-kecil meresahkan. Mobil listrik yang menipu banyak pengendara!

Kalau bicara soal mobil yang meresahkan, mobil yang menjadi musuh para pengendara lain di jalan, pasti pikiran kita langsung tertuju pada beberapa merek mobil. Merek-merek mobil tersebut adalah Sigra dan Calya, atau Pajero dan Fortuner. Kita semua mungkin sepakat bahwa mobil-mobil ini kerap meresahkan dan jadi musuh banyak orang di jalan.

ADVERTISEMENT

Sigra dan Calya kerap dianggap meresahkan karena pengendaranya kerap ugal-ugalan di jalan. Mereka kerap berkendara dengan kencang dan melakukan manuver yang membahayakan. Saya pernah menulis soal betapa meresahkannya mobil Sigra dan Calya. Kalau Pajero dan Fortuner sudah jelas, dan kayak sudah jadi rahasia umum soal kelakuan pengendaranya. Pengendaranya arogan, kerap semaunya sendiri di jalan.

Namun, ada satu mobil yang secara look nggak menyebalkan, tapi eksistensinya di beberapa tempat sangat menyebalkan, bahkan jadi musuh para pengendara lain. Iya, mobil tersebut adalah Wuling Air EV.

Sekilas kayak nggak ada yang salah dengan mobil kecil ini. Tampilannya kayak nggak pantas untuk diresahkan, bahkan sampai dijadikan musuh. Tapi percayalah, keberadaan mobil ini emang meresahkan, apalagi kalau di parkiran.

Bodinya yang terlalu kecil, sampai dikira ada spot parkir kosong

Selayaknya mobil kecil lainnya, Wuling Air EV ini kalau mencari parkiran cenderung lebih mudah. Nggak perlu ruang besar untuk memarkirkan mobil yang bodinya kecil ini. Tapi justru ini yang menjadikannya menyebalkan di parkiran. Justru karena bodinya yang terlalu kecil, kadang mobil ini kayak sembunyi di parkiran. Banyak yang kecele mengira ada spot parkir kosong, lalu setelah didekati ternyata ada mobil ini.

Paling banyak kejadiannya di parkiran model lurus kayak parkiran mall. Kalau ke mall, kalian pasti pernah merasakan betapa susahnya cari parkir, apalagi saat high season. Melihat parkiran mobil yang agak penuh saja sudah pusing. Makanya kalau bisa nemu satu spot (yang kelihatan) kosong itu leganya bukan main.

Akan tetapi rasa lega itu berubah jadi jengkel ketika mendapati spot parkir yang kelihatan kosong dari luar ternyata terparkir Wuling Air EV. Mobil listrik mini ini ketutupan mobil yang ada di sebelahnya. Terpaksa kita harus muter-muter cari parkiran lagi. Rasanya kayak ditipu, nggak enak banget. Saya saja yang nggak punya mobil dan nggak bisa mengendarai mobil, tahu betul rasa sakit di situasi seperti itu.

Baca Juga:

Wuling Aira EV, mobil yang bikin pabrikan merinding karena saking murahnya, LCGC kudu waspada dan wajib ketar-ketir

Orang desa paham prioritas, nggak tergoda beli mobil murah seharga motor, lebih pilih motor mahal dan bagus karena kebutuhan

Pengalaman ditipu Wuling Air EV

Saya pernah ke salah satu mall di Malang, rame-rame naik mobil teman saya. Parkiran valet penuh, terpaksa parkir di dalam. Parkiran di dalam juga agak penuh.

Kami muter-muter cari spot parkir, dan di salah satu sektor, kelihatan ada spot parkir kosong. Setelah didekati, ternyata ada si kecil Wuling Air EV di sebelah mobil Innova Reborn. Sontak kami semua misuh-misuh dan terpaksa keliling cari spot parkir lain.

Situasi ini nggak enak banget. Apalagi kalau Wuling Air EV ini parkirnya ada di antara dua mobil MPV atau bahkan SUV. Ya semakin nggak kelihatan. Maka nggak heran kalau ada sebagian orang yang sebel banget dengan mobil ini, apalagi ketika di parkiran. Ya emang nyebelin, kok. Saya sepakat.

Makanya buat pengendara Wuling Air EV, kalau sedang parkir di parkiran model lurus begini, tolong agak dimajukan ke depan biar kelihatan. Ini mau parkir mobil, bukan petak umpet.

Mentang-mentang bodinya kecil jadi suka manuver sembarangan di jalan

Kalau dipikir-pikir, Wuling Air EV ini menyebalkannya nggak cuma di parkiran saja. Di jalanan, ada kalanya mobil kecil ini bertingkah menyebalkan. Mentang-mentang bodinya kecil, seakan-akan mobil ini bisa melakukan apa saja di jalan. Hal yang paling sering terjadi adalah manuver sembarangan dan seringnya ambil lajur kiri ketika agak macet.

Begini. Wuling Air EV memang bukan mobil yang kencang. Mobil ini nggak didesain untuk melaju kencang. Tapi, ada beberapa pengendaranya yang kayak maksa buat berkendara agak kencang, plus kadang manuvernya sembarangan. Asal nyalip sini, nyalip sana. Kayak nggak bisa lihat ada celah sedikit aja.

Belum lagi kalau macet, mobil ini bener-bener jadi kayak musuh bersama. Aturan kalau macet di jalan yang nggak lebar itu simpel. Mobil tetap di lajur kanan, sementara lajur kiri biarkan untuk motor.

Akan tetapi aturan ini kayak nggak berlaku buat pengendara Wuling Air EV. Saya masih sering lihat ada mobil Wuling Air EV yang maksa ambil lajur kiri ketika jalanan sedang macet. Imbasnya, jalanan malah lebih macet. Maksudnya, jangan mentang-mentang bodinya kecil, terus bisa semaunya sendiri, lah.

Peribahasa don’t judge the book by its cover memang benar adanya. Siapa yang menyangka mobil listrik imut ini bisa dicap menyebalkan bahkan dijadikan musuh banyak pengendara, baik itu di jalanan maupun di parkiran. Nggak salah mobilnya juga, sih, pengendaranya saja yang emang menyebalkan.

Penulis: Iqbal AR
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA Ragam Mobil yang Dijual Terlalu Mahal di Indonesia

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 27 September 2025 oleh

Tags: mobilmobil listrikmobil listrik cinaparkiranpengendara mobilWulingwuling air ev
Iqbal AR

Iqbal AR

Penulis lepas lulusan Sastra Indonesia UM. Menulis apa saja, dan masih tinggal di Kota Batu.

ArtikelTerkait

Kenapa Mobil Mahal kayak Pajero Fortuner Jarang Menempelkan Stiker Happy Family? Apa Keluarga Mereka Nggak Bahagia?

Kenapa Mobil Mahal kayak Pajero Fortuner Jarang Tempel Stiker Happy Family? Apa Keluarga Mereka Nggak Bahagia?

7 Februari 2025
isi bahan bakar kendaraan mojok

Menggoyang Kendaraan Saat Isi Bahan Bakar Itu Berbahaya dan Nggak Berguna, Bos!

20 Oktober 2020
5 Kelakuan Pengendara Mobil yang Bikin Emosi Pengendara Motor Terminal Mojok

Gara-gara Ikut Kursus Mobil, Saya Paham Kenapa Orang Indonesia Lebih Memilih Motor

23 Juni 2023
BYD Kini Menjadi Pemimpin Mobil Listrik Dunia (Pexels)

BYD: Menjadi Pemimpin Mobil Listrik Dunia, Menandai Era Baru Industri Otomotif Globa

14 Februari 2025
Sisi Mobil Hyundai yang Jarang Diketahui: Berteknologi Tinggi, Inovatif, Ramah Keluarga mojok.co

Sisi Mobil Hyundai yang Jarang Diketahui: Berteknologi Tinggi, Inovatif, Ramah Keluarga

27 Oktober 2021
Ngiris Tempe_ Cara Belok Model Pengecut yang Bikin Emosi dan Membahayakan terminal mojok

Ngiris Tempe: Cara Belok Model Pengecut yang Bikin Emosi dan Membahayakan

26 Juli 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Mahasiswa UIN Nggak Wajib Nyantri, tapi kalau Nggak Nyantri ya Kebangetan lulusan UIN

Niat ikut organisasi mahasiswa di UIN cuma mau cari teman, malah jadi terpaksa ikut pengkaderan yang rumit

31 Juli 2026
Saya pernah mengira orang miskin itu kurang berusaha, dan saya salah besar

Saya pernah mengira orang miskin itu kurang berusaha, dan saya salah besar

30 Juli 2026
Cipatat, kecamatan di Bandung Barat yang kontribusinya sering luput dari perhatian orang-orang Mojok.co

Kasihan Kecamatan Cipatat lebih sering diingat buruknya, padahal punya banyak kontribusi lain bagi Bandung Barat

31 Juli 2026
Jatim Park, Tempat Wisata Mainstream di Malang Raya yang Anehnya Tetap Asyik walau Sudah Dikunjungi Berkali-kali Mojok.co

Jatim Park memang bukan tempat wisata termurah, tapi Jatim Park jelas adalah tempat wisata terbaik, paling worth it, dan masih affordable, kok

30 Juli 2026
Nostalgia masa kecil, majalah Bobo dan Bee Magazine adalah bacaan terbaik Mojok.co

Nostalgia masa kecil, majalah Bobo dan Bee Magazine adalah bacaan terbaik

28 Juli 2026
Akulah pengunjung kafe yang terganggu itu gara-gara musik yang disetel keras-keras, bikin tenaga terkuras dan harus adu volume saat ngobrol

Akulah pengunjung kafe yang terganggu itu gara-gara musik yang disetel keras-keras, bikin tenaga terkuras dan harus adu volume saat ngobrol

1 Agustus 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=76Rp5owBnpc


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.