Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Wonosobo Nggak Mungkin Ada Klitih, Geng Anak Muda Melempem dan Udara Malam Terlalu Dingin

Yoga Aditya L oleh Yoga Aditya L
22 April 2024
A A
Wonosobo Nggak Mungkin Ada Klitih, Geng Anak Muda Melempem dan Udara Malam Terlalu Dingin Mojok.co

Wonosobo Nggak Mungkin Ada Klitih, Geng Anak Muda Melempem dan Udara Malam Terlalu Dingin (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Wonosobo terlalu dingin untuk melakukan klitih

Wonosobo adalah salah satu kabupaten terdingin di pulau Jawa, untuk keluar pada malam hari membutuhkan niatan yang lumayan tinggi. Selain karena faktor udara yang begitu dingin, para anak sekolah di Wonosobo juga lebih menghabiskan waktu dengan kegiatan keagamaan yang cukup intens pada malam hari, hampir tidak ada anak Wonosobo memiliki riwayat untuk tidak mengikuti keagamaan pada malam hari. Faktor kegiatan kegiatan agama pada malam hari menjadi kunci untuk mengurangi aktivitas anak sekolah pada malam untuk sekedar nongkrong atau berpergian di malam hari.

Apabila tidak ada aktivitas keagamaan pada malam hari, maka para anak muda biasanya akan menghabiskan waktu dirumah atau sekadar nongkrong di warung-warung yang buka ketika malam hari sembari mengobrol hingga terserang rasa kantuk. Tidak pernah ada obrolan untuk melakukan perbuatan kriminal di jalan, anak-anak sekolah itu sadar bahwa konsekuensi besar akan menghampiri bila melakukan itu, belum lagi nama mereka akan menjadi jelek di sekolah apabila melakukan perbuatan klitih di malam hari.

Fokus masuk dunia kerja, nggak ada waktu main-main

Faktor lain yang perlu dilihat adalah bagaimana anak sekolah di Wonosobo melihat masa depan mereka. Saya pernah beberapa kali bertanya kepada anak sekolah tentang apa yang mereka pikirkan tentang masa depan. Beberapa menjawab akan langsung menikah karena sudah memiliki pacar. Ada juga yang menjawab, mereka akan bekerja serabutan untuk menyambung kehidupan. 

Jawaban itu bukan berarti bahwa anak sekolah Wonosobo tidak berminat kuliah. Bagi masyarakat setempat, dunia perkuliahan hanya bagi mereka yang diberkati oleh kecerdasan atau anak-anak dari keluarga kaya. Sehingga, bekerja serabutan bagi anak sekolah di Wonosobo adalah pilihan yang paling realistis. 

Tentu pilihan jalan hidup itu membuat anak muda di sana berpikir berkali-kali kalau mau melakukan tindakan yang aneh-aneh. Mereka akan berusaha sebaik mungkin untuk menjaga nama baik. Jangan sampai kegiatan semasa muda bisa mencoreng kesempatan kerja di masa mendatang, 

Di atas beberapa hal yang membuat saya berpikir Wonosobo tidak memungkinkan untuk terjadi klitih. Saya nggak ingin membandingkan apalagi menyarankan solusi untuk klitih di Jogja,. Saya tahu kondisi masyarakat di sana berbeda. Selain itu, akar permasalahan klitih begitu rumit dan panjang. Namun, bagaimanapun, saya berharap Jogja seperti Wonosobo yang bebas klitih. 

Penulis: Yoga Aditya L
Editor: Kenia Intan 

BACA JUGA Banyak Kota di Indonesia Harus Belajar dari Keberhasilan Wonosobo Menata Alun-Alun sebagai Ruang Terbuka Hijau Sekaligus Memanusiakan PKL.

Baca Juga:

Bekas Pasar Burung dan Hal-hal Lain yang Jarang Dibicarakan Soal Pasar Ngasem, Tempat Sarapan Paling Kalcer di Jogja

Kopi Klotok: Kuliner Wajib bagi Wisatawan, tapi Semakin Banyak Warga Lokal Jogja yang Memilih Menjauh dan Mencari Tempat Lain

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 24 April 2024 oleh

Tags: geng sekolahJogjaklitihwonosobo
Yoga Aditya L

Yoga Aditya L

ArtikelTerkait

5 Tipe Penumpang Menyebalkan di KRL Jogja-Solo Mojok.co

5 Tipe Penumpang Menyebalkan di KRL Jogja-Solo

30 September 2024
Sandiaga Uno Betul, Jogja Butuh Sushi Salmon Mentai, Bukan Kesejahteraan (Unsplash)

Sandiaga Uno Betul, Jogja Butuh Sushi Salmon Mentai, Bukan Kesejahteraan

15 Januari 2023
Apakah Malioboro Masih Istimewa Tanpa PKL di Emperan Toko? terminal mojok.co

Apakah Malioboro Masih Istimewa Tanpa PKL di Emperan Toko?

20 Januari 2022
Pengalaman Pertama Naik Bus Ekonomi 14 Jam: Murah sih, tapi Banyak Huru-hara, Sopir Nggak Ramah!

Pengalaman Pertama Naik Bus Ekonomi 14 Jam: Murah sih, tapi Banyak Huru-hara, Sopir Nggak Ramah!

17 Juli 2025
UMR Jogja Harus Naik Drastis, Tidak Bisa Tidak! upah minimum yogyakarta

Kalau UMR Jogja Memang Serendah Itu, Kenapa Masih Banyak yang Bekerja di Jogja?

17 Agustus 2023
Warmindo di Pekalongan (Unsplash.com)

Beberapa Warmindo di Pekalongan Bukan Tempat yang Menyenangkan

19 Juni 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Terima Kasih PO Sudiro Tungga Jaya Rute Surabaya Ngawi Sudah Banyak Berjasa di Rumah Tangga Saya Mojok.co

Terima Kasih PO Sudiro Tungga Jaya Rute Surabaya-Ngawi Sudah Banyak Berjasa di Rumah Tangga Saya

4 Juni 2026
Mengurai Inflasi IPK: Dosen Makin Dermawan atau Mahasiswa Makin Pintar?  

Mengurai Inflasi IPK: Dosen Makin Dermawan atau Mahasiswa Makin Pintar?  

3 Juni 2026
Karyawan Indomaret Pekerja Paling Underrated di Indonesia (Unsplash)

Karyawan Indomaret adalah Pekerja Paling Underrated di Indonesia

2 Juni 2026
5 Kuliner Semarang yang Namanya Nyeleneh dan Kerap Mengecoh Wisatawan Mojok.co

5 Kuliner Semarang yang Namanya Nyeleneh dan Kerap Mengecoh Wisatawan 

4 Juni 2026
Bekas Pasar Burung dan Hal-hal Lain yang Jarang Dibicarakan Soal Pasar Ngasem, Tempat Sarapan Paling Kalcer di Jogja Mojok.co

Bekas Pasar Burung dan Hal-hal Lain yang Jarang Dibicarakan Soal Pasar Ngasem, Tempat Sarapan Paling Kalcer di Jogja

7 Juni 2026
Andai Suzuki Burgman Street 125 Ganti Logo Jadi Honda, Pasti Laris di Indonesia

Suzuki Burgman 150 Terbaru yang Rilis di Kolombia Jadi Bukti Bahwa Suzuki Makin Persetan dengan Penjualan dan Tampilan. Desainnya Jelek Banget!

5 Juni 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.