Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Wonosobo Bukan Destinasi Wisata Ramah buat Kaum Mendang-Mending, Turunkan Ekspektasi dan Perbanyak Isi Dompet sebelum ke Sini

Ahmad Soleh oleh Ahmad Soleh
4 Juni 2025
A A
Wonosobo Bukan Destinasi Wisata Ramah buat Kaum Mendang-Mending, Turunkan Ekspektasi dan Perbanyak Isi Dompet sebelum ke Sini

Wonosobo Bukan Destinasi Wisata Ramah buat Kaum Mendang-Mending, Turunkan Ekspektasi dan Perbanyak Isi Dompet sebelum ke Sini (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Selain UMR yang minim, jalanan di Wonosobo juga minim perbaikan dan pelebaran

Jika kalian pernah datang ke Wonosobo, mungkin kalian bertanya-tanya dalam hati. “Jalannya sempit, nggak halus, tapi kenapa nggak diperbaiki?” Hal itulah yang kerap kami pertanyakan sebagai warga lokal. Jika dibandingkan dengan Kabupaten Banjarnegara yang menjadi tetangga Wonosobo, saya masih melihat kesenjangan jalan di sini. Yang saya maksud jalan provinsi, ya.

Kalau kalian datang dari arah Temanggung, kalian akan menikmati jalanan dengan turunan panjang begitu memasuki Kabupaten Wonosobo sampai Pasar Kertek. Di jalan ini sering sekali terjadi kecelakaan. Selanjutnya sepanjang jalan dari Pasar Kertek sampai Alun-Alun Wonosobo kalian akan menemui jalan provinsi yang sempit dan banyak tambalan aspal. Jika tambalannya halus sih nggak jadi masalah. Masalahnya tambalan ini kayak bantal di tengah jalan.

Tentu masih banyak jalan di Wonosobo yang kualitasnya sama atau bahkan lebih jelek lagi. Sekali lagi, yang saya maksud jalan provinsi, ya. Termasuk jalan menuju Dieng. Jalan sempit ini yang menjadi salah satu penyebab Wonosobo macet, khususnya di musim liburan.

Ayolah Pemkab, realisasikan pengembangan dan perbaikan kualitas jalan yang ada. Selain bisa meningkatkan pendapatan daerah secara tak langsung, pelebaran dan perbaikan jalan menjadi bentuk pelayanan bagi para wisatawan yang berkunjung ke sini.

Penginapan yang mahal bagi kaum mendang-mending

Selayaknya tempat wisata lain, warga lokal yang berada di daerah wisata turut menawarkan berbagai fasilitas yang mereka miliki untuk menyambut wisatawan yang datang. Misalnya dengan membuka hotel, homestay, hingga sewa Jeep.

Jika kalian scrolling media sosial dan melihat konten soal harga penginapan yang ada di Wonosobo, banyak netizen mengeluhkan harga penginapan yang terlalu mahal. Katanya sih harganya nggak sebanding dengan fasilitas yang mereka dapatkan, terutama dalam hal luas kamar dan fasilitasnya. Apalagi di musim liburan panjang, harga penginapan bisa melonjak dua sampai tiga kali lipat.

Harga makanan di Wonosobo tak cocok buat wisatawan mendang-mending

Kebanyakan pelancong biasanya memilih makanan dari warung yang sudah familier untuk mengisi perut. Misalnya beli nasi Padang karena dianggap harganya masih ramah di kantong. Apalagi sekarang ini banyak RM Padang yang menawarkan nasi Padang dengan harga terjangkau, yakni Rp10 ribu.

Akan tetapi kalian nggak akan menemukan RM Padang yang menjual nasi Padang seharga Rp10 ribu di Wonosobo. Saya sudah berkeliling Wonosobo dan belum menemukannya. Beda jika kita melakukan perjalanan dari Banjarnegara sampai Purwokerto, di sepanjang jalan kita bakal menemukan RM Padang dengan tulisan “Nasi Padang Rp10 ribu”.

Baca Juga:

Wonosobo, Kota Asri yang Jalanannya Ngeri, kalau Nggak Berlubang, ya Remuk!

Nasi Megono Wonosobo, Olahan Nasi Terbaik yang Pernah Saya Cicipi dan Layak Dikenal Lebih Banyak Orang

Tak hanya nasi Padang, makanan khas Wonosobo dan oleh-olehnya juga tak murah. Kalau kalian pernah makan mie ongklok Longkrang, apakah murah? Silakan jawab berdasarkan kondisi dompet masing-masing.

Jadi saya tegaskan sekali lagi, berwisata ke Wonosobo artinya kalian harus menurunkan ekspektasi karena ada beberapa hal yang tak sesuai dengan yang beredar di media sosial. Selain itu, kalian juga harus memperbanyak isi dompet. Soalnya meski Wonosobo kota kecil, tempat ini nggak kalah mahal dari kota besar. 

Penulis: Ahmad Soleh
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA 3 Aturan Tidak Tertulis di Unpad, Jangan Dilanggar biar Nggak Menyesal!

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 4 Juni 2025 oleh

Tags: dieng wonosobokabupaten wonosobowonosobo
Ahmad Soleh

Ahmad Soleh

Sekadar pencinta One Piece

ArtikelTerkait

Pergi ke Dieng Saat Weekend Adalah Ide yang Buruk, Niat Healing Berakhir Sinting wonosobo

Pergi ke Dieng Saat Weekend Adalah Ide yang Buruk, Niat Healing Berakhir Sinting

10 Juli 2024
Nasi Megono Wonosobo, Olahan Nasi Terbaik yang Pernah Saya Cicipi dan Tidak Pernah Mengecewakan Mojok.co

Nasi Megono Wonosobo, Olahan Nasi Terbaik yang Pernah Saya Cicipi dan Layak Dikenal Lebih Banyak Orang

11 Maret 2026
Sudah Saatnya Wonosobo Punya Kampus Negeri Supaya Anak Mudanya Nggak Perlu Repot-repot Merantau Mojok.co

Sudah Saatnya Wonosobo Punya Kampus Negeri Supaya Anak Mudanya Nggak Perlu Repot-repot Merantau

26 April 2024
Culture Shock yang Saya Rasakan Sewaktu Makan Mie Ongklok, Makanan Khas Dieng, Wonosobo: Katanya Seenak Itu, tapi kok Rasanya Gimana Gitu

Culture Shock Pertama Kali Coba Mie Ongklok, Makanan Khas Dieng, Wonosobo: Katanya Seenak Itu, tapi kok Rasanya Gimana Gitu

22 Oktober 2023
Tanjakan Munggang, Tanjakan Ekstrem di Pelosok Wonosobo yang Menguji Nyali Pengendara

Tanjakan Munggang, Tanjakan Ekstrem di Pelosok Wonosobo yang Menguji Nyali Pengendara

20 September 2024
Jalan Wonosobo-Banjarnegara Lebih Cocok Jadi Wahana Uji Nyali daripada Jalur Antarkabupaten Mojok.co

Jalan Wonosobo-Banjarnegara Lebih Cocok Jadi Wahana Uji Nyali daripada Jalur Antarkabupaten

23 Februari 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Motor Bagus Sebanyak Itu di Pasaran dan Kalian Masih Memilih Beli Motor Honda BeAT? Ya Tuhan, Seleramu lho yamaha mio m3

Setia Bersama Honda Beat Biru 2013: Motor yang Dibeli Mertua dan Masih Nyaman Sampai Sekarang, Motor Lain Mana Bisa?

17 April 2026
Kuliah S2 Itu Wajib Caper kalau Tidak, Kalian Cuma Buang-buang Uang dan Melewatkan Banyak Kesempatan Mojok.co

Kuliah S2 Itu Ternyata Mahal: SPP-nya Bisa Jadi Murah, tapi Akan Ada Biaya Tambahan yang Menghantam!

23 April 2026
Harga Plastik Naik Bikin Kebiasaan Bawa Wadah Sendiri Diapresiasi Pedagang Pasar, padahal Dulu Sempat Dianggap Aneh

Harga Plastik Naik Bikin Kebiasaan Bawa Wadah Sendiri Diapresiasi Pedagang Pasar, padahal Dulu Sempat Dianggap Aneh

21 April 2026
Slow Living di Magelang Adalah Keputusan Orang Kota yang Paling Bijak Mojok.co

Slow Living di Magelang Adalah Keputusan Orang Kota yang Paling Bijak

17 April 2026
4 Pertanyaan yang Paling Sering Ditanyakan ke Mahasiswa Universitas Terbuka mahasiswa UT kuliah di UT

Saya Sempat Meremehkan Universitas Terbuka, Sampai Akhirnya Saya Menjalaninya Sendiri sambil Kerja

20 April 2026
Bangkalan dan Sampang Memang Bertetangga, tapi Warga Bangkalan Jauh Lebih Sejahtera dan Bahagia Mojok

Bangkalan Madura dan Sampang Memang Bertetangga, tapi Warga Bangkalan Jauh Lebih Sejahtera dan Bahagia

21 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

  • Nongkrong Makin Membosankan dan Toksik Semenjak Teman Cuma Sibuk Main Game, Saya Dibilang Spaneng dan “Nggak Asyik” karena Tak Ikut Mabar
  • Ironi WNI Jadi Guru di Luar Negeri: Dapat Gaji 2 Digit demi Mengajari Anak PMI, Pulang ke Indonesia Tak Dihargai dan Sulit Sejahtera
  • Tongkrongan Gen Z Meresahkan, Mengganggu Kenyamanan dari Yang Bisik-bisik sampai Berisik
  • Mahasiswa Gen Z Bukan Tak Bisa Membaca, tapi “Brain Rot” karena Sering Disuapi dan Kecanduan AI
  • Kena Mental Punya Kebun di Desa: Hasil Berkebun Tak Bisa Dinikmati Sendiri, Sudah Dirampok dan Dirusuhi Masih Digalaki
  • “Solo Date” Menjelang Usia 25: Meski Tampak Menyedihkan, Nyatanya Lebih Bermanfaat daripada Nongkrong Bersama

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.