Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Pojok Tubir

Wisdom Park UGM Nyatanya Tak Seindah di Media Sosial

Cindy Gunawan oleh Cindy Gunawan
10 September 2024
A A
Wisdom Park UGM Nyatanya Tak Seindah di Media Sosial

Wisdom Park UGM Nyatanya Tak Seindah di Media Sosial (Unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Sebagai alumnus UGM, saya cukup sering dihadapkan dengan pertanyaan mengenai Taman Kearifan UGM atau yang lebih akrab dikenal sebagai Wisdom Park. Saya bingung mau menjawab pertanyaan tersebut seperti apa. Sebab kenyataannya, Wisdom Park bagi mahasiswa UGM memang tidaklah seindah yang muncul di media sosial.

Sebagai gambaran, Wisdom Park UGM ini sangat luas dengan beberapa area yang terpisah. Mulai dari danau, spot untuk duduk-duduk santai di kursi taman, hingga area olahraga tenis dan Gelanggang Olahraga (GOR) Lembah UGM yang letaknya berseberangan dengan kampus UNY.

Nah, Wisdom Park yang sampai ke mata orang luar, yang dibayangkan seperti taman asri, banyak bunga dan bisa dipakai untuk piknik itu letaknya di belakang, dekat GOR Lembah UGM. Sedangkan area depannya yang lebih dekat dengan jalanan kampus UGM itu justru menawarkan sisi lain yang bikin saya dan teman-teman nggak akan ke sini kalau nggak kepepet banget!

Menolak ke Wisdom Park UGM karena banyak nyamuk!

Mahasiswa UGM biasanya malah jarang ada yang mau berlama-lama berada di Wisdom Park. Hal ini disebabkan oleh banyaknya nyamuk. Terlebih kalau saya nggak sengaja harus ke Wisdom Park dan hari itu memakai pakaian warna gelap, duh, jelas akan menjadi sasaran empuk para nyamuk! Biasanya saya dan teman-teman menyebut nyamuk yang berkeliaran di sini sebagai nyamuk raksasa atau nyamuk purba, sebab ukurannya memang sebesar itu!

Kerap jadi spot mancing

Mungkin yang nggak banyak orang tahu adalah Wisdom Park menjadi salah satu destinasi mancing bapak-bapak. Adanya aliran air yang cukup deras di Wisdom Park menjadi daya tarik untuk melakukan aktivitas memancing.

Karena kerap dijadikan spot memancing, saya jadi memiliki pandangan yang berbeda terkait Wisdom Park UGM. Taman ini bukan lagi seperti taman yang dibayangkan banyak orang, tetapi malah terkadang terbayang seperti Selokan Mataram!

Selama saya berkunjung ke Wisdom Park dapat dipastikan bahwa akan menjumpai bapak-bapak yang duduk di pinggiran aliran sungai sambil membawa peralatan pancing. Meski saya dan teman-teman selalu membatin, memang di situ ada ikannya, ya?

Minim penerangan dan jembatan yang menakutkan

Wisdom Park UGM sebaiknya memang dikunjungi ketika pagi hingga siang hari saja. Sebab, semakin sore, penerangan di sini sangat minim. Warung makan di sekitar yang kerap menjadi tempat berkumpul mahasiswa UGM juga satu per satu mulai tutup. Akibatnya tempat ini terlihat semakin sepi serta menyeramkan.

Baca Juga:

SGPC Bu Wiryo Tempat Makan Alumni UGM Sukses, Mahasiswa Nggak Sanggup Makan di Sana karena Mahal

Jurusan Teknologi Hasil Perikanan UGM: Masuk dan Lulusnya Gampang, tapi Sulit Dapat Kerja

Bagi kalian yang memiliki ketakutan akan tempat tinggi, saya jelas nggak menyarankan untuk naik ke jembatan besi yang ada di taman ini. Masalahnya, jembatan besi ini tidak dibekali dengan alas yang menutup pandangan kita ke bawah.

Iya, kita masih bisa melihat tanah yang ada di bawah lewat rongga-rongga besi yang menjadi alas pijakan. Sehingga ketika melalui jembatan ini, saya seringkali dibuat merinding karena takut tiba-tiba terjatuh.

Ya, Wisdom Park UGM memang kerap menjadi perbincangan banyak orang, baik dari kalangan civitas akademika maupun orang luar. Kesan berkunjungnya bisa berbeda-beda, tapi kalau saya pribadi, nggak menempatkan Wisdom Park UGM di urutan pertama tempat untuk dikunjungi di UGM. Meski, kalau ada teman saya dari luar UGM yang ingin berkunjung ke sini tetap saya antar juga, sih.

Sebagai rekomendasi lain, masih banyak tempat di UGM yang bisa jadi lokasi untuk mengabadikan momen, kok! Misalnya, Grha Sabha Pramana (GSP) atau juga Menara Masjid Kampus UGM. Jadi, Jamaah Mojokiyah sudah pernah berkunjung ke mana saja saat ke UGM?

Penulis: Cindy Gunawan
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA Wisdom Park UGM Dianggap Aman padahal Rawan.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 10 September 2024 oleh

Tags: UGMwisdom parkwisdom park ugm
Cindy Gunawan

Cindy Gunawan

Mbak-mbak medioker Bantul. Gemar menulis keresahan personal, ketimpangan unik dan hal serba nyentrik yang hadir di Jogja Selatan.

ArtikelTerkait

Fakultas Ushuluddin dan Dakwah IAIN Kediri UGM Fakultas Filsafat MOJOK.CO

UGM Punya Fakultas Filsafat, IAIN Kediri Punya Fakultas Ushuluddin dan Dakwah yang Lulusannya Sukses di Segala Bidang

23 Juli 2020
Faktanya, Kuliah S2 Bukan Berarti Bakal Lancar Dapat Kerjaan, Dunia Kerja Beneran Nggak Peduli Ijazah! lulusan s2 ugm lulusan ugm

Lulusan S2 UGM atau Tidak, Semua Bakal Kesulitan Bertahan Hidup di Jogja kalau Tidak Punya Strateginya

18 Januari 2025
Membayangkan Betapa Nelangsa Jogja kalau UGM Tidak Pernah Berdiri Mojok.co

Alasan Saya Memilih UGM sebagai Tempat Kuliah S1 meski di Awal Sempat Ingin Merantau

29 September 2025
UIN Sunan Kalijaga Tepati Janji, Maba Tak Menderita Lagi (uin-suka.ac.id) UIN SUKA, UGM, UNY, Jogja

Bangga sih Bangga, tapi kalau Bilang UIN SUKA Lebih Unggul ketimbang UGM, Itu mah Bukan Bangga, tapi Halu!

13 Maret 2024
Jalan Colombo Jogja Adalah Neraka, dan Makin Membara Saat Masa Wisuda  

Jalan Colombo Jogja Adalah Neraka, dan Makin Membara Saat Masa Wisuda  

22 Januari 2026
UNY Lebih Unggul dari UGM Soal Legalisasi Ijazah, Sat-Set dan Nggak Ribet  Mojok.co

UNY Lebih Unggul dari UGM Soal Legalisasi Ijazah, Sat-Set dan Nggak Ribet 

5 Oktober 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Outfit Kabupaten, Hinaan Orang Kota pada Pemuda Kabupaten yang Nggak Adil, Mereka Juga Berhak Berekspresi!

Outfit Kabupaten, Hinaan Orang Kota pada Pemuda Kabupaten yang Nggak Adil, Mereka Juga Berhak Berekspresi!

25 April 2026
Kotabaru Jogja, Kawasan Pemukiman Belanda yang Punya Fasilitas Lengkap, yang Sekarang Bersolek Jadi Tempat Wisata

Hidup di Kotabaru Jogja Itu Enak, Sampai Kamu Coba Menyeberang Jalan, Ruwet!

28 April 2026
Bantul Nggak Punya Bioskop, tapi Warlok Nggak Kekurangan Tontonan Menghibur karena Ada Jathilan hingga Lomba Voli Mojok.co

Hidup di Bantul Tanpa Bioskop akan Baik-baik Saja Selama Ada Jathilan hingga Tanding Voli

23 April 2026
3 Hal yang Membuat Warga Kabupaten Bandung, Iri kepada Kota Bandung Mojok.co

3 Hal yang Membuat Warga Kabupaten Bandung Iri pada Kota Bandung

27 April 2026
Gaji ke-13 PNS: Tradisi Musiman yang Dirayakan dengan Sepatu Baru dan Kecemasan Baru

4 Tempat Ngutang Favorit PNS untuk Kebutuhan Hidup dan Membuat Diri Mereka Terlihat Kaya

25 April 2026
Normalisasi Tanya Kebutuhan Pengantin sebelum Memberi Kado Pernikahan daripada Mubazir Mojok.co

Normalisasi Tanya Kebutuhan Pengantin sebelum Memberi Kado Pernikahan daripada Mubazir

25 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

  • Kos Dekat Kampus: Akal-akalan Mahasiswa “Malas” agar Tak Perlu Bangun Pagi dan Bisa Berangkat Mepet
  • Lulusan S2 di Jepang, Pilih Kerja sebagai Koki di Australia daripada Jadi Dosen di Indonesia karena Terlalu Senioritas
  • Basket Campus League 2026: Jadi Pembuktian Kesolidan Tim Timur dan Label Ubaya sebagai “Raja Basket Jawa Timur”
  • Menjadi Guru Honorer di Jakarta Tetap Sama Susahnya dengan di Daerah: Gajinya Cuma Seperempat UMR, Biaya Hidupnya 2 Kali Pendapatan
  • KRL adalah “Arena Perjuangan” Pekerja Jakarta: Tak Semua Orang Sanggup, Hanya Manusia Kuat yang Bisa
  • Belajar Membangun Bisnis dari Pedagang Mie Ayam Bintang, Sekilas Tampak Sederhana tapi Punya 5 Cabang di Jakarta

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.