Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Profesi

Warung Madura Bahagia Kantongi Omzet 90 Juta per Bulan: Penjaganya Hidup Bahagia Banyak Duit Sementara Pekerja Jogja Merana Sampai Kiamat

Prabu Yudianto oleh Prabu Yudianto
25 Juni 2025
A A
Gaji Pekerja Jogja Sepele di Depan Gaji Penjaga Warung Madura (Unsplash)

Gaji Pekerja Jogja Sepele di Depan Gaji Penjaga Warung Madura (Unsplash)

Share on FacebookShare on Twitter

Tengah malam di Jogja dan Anda baru ingat kalau rokok habis. Akhirnya Anda menuju Warung Madura, warung yang hanya buka setengah hari saat kiamat. 

Sembari menunjuk rokok di etalase, Anda merenungi takdir. Si penjaga yang terkantuk-kantuk harus siaga 24 jam demi mencari nafkah. Situasi yang memuakkan bagi Anda yang kerja 9-5. “Kasihan betul,” pikir Anda. 

Iya, memang kasihan. Tapi bukan penjaga Warung Madura. Melainkan gaji Anda yang bekerja sangat keras di Jogja.

Anda mungkin melihat penjaga Warung Madura dengan iba. Padahal mereka sedang iba dengan pilihan pekerjaan Anda yang mentereng di luar. Di balik kaus oblong dan smartphone yang selalu menyalak, penghasilan mereka luar biasa. Memecundangi lanyard dan yel-yel kantor kalian.

Apakah sudah merasa salah langkah dalam memilih karier? Mari kita bedah dulu sumber dana motor sport dan rumah mentereng di kampung penjaga Warung Madura.

Bagi hasil yang menggiurkan buat semua pekerja Jogja

Apa yang terlintas pertama kali ketika mendengar “Warung Madura?” Pasti buka 24 jam. Memang ini daya tarik paling besar. Bahkan legenda berkata kalau Warung Madura akan selalu buka sampai akhir zaman. Paling hanya buka setengah hari saat sangkakala ditiup malaikat.

Warung yang buka 24/7 pasti perlu penjaga yang siap siaga sepanjang masa. Maka, tawaran yang diberikan pada si penjaga warung juga luar biasa. Bukan upah, tapi bagi hasil. Nah, skema bagi hasil ini bervariasi dan pasti mengejutkan slip gaji dengan angka nggak seberapa milik pekerja Jogja. 

Soal bagi hasil, ya tergantung kesepakatan pemilik modal dan penjaga Warung Madura. Tidak ada angka pasti. 

Baca Juga:

Setahun Hidup di Jogja Bikin Saya Rindu Jalan Berlubang di Bekasi

Di Sumenep Tidak Terjadi Invasi Barbershop, Diinjak-injak Sama Pangkas Rambut Tradisional

Salah satu penjaga warung bilang dia mendapat 10% dari omzet. Sedangkan ada yang bilang bagi hasil 50:50 dengan pemilik. Tentu sistem menggiurkan ini disepakati karena si penjaga bertanggung jawab pada manajemen Warung Madura. Dari jual beli sampai pengadaan logistik.

Ini yang sering jadi isu dan keresahan bagi banyak budak korporat, khususnya di Jogja. Ketakutan pada penjaga yang curang jelas mengganggu pikiran pemilik modal. Tapi dengan memilih orang yang tepat, Warung Madura bukan lagi bisnis sepele.

Omzet Warung Madura tidak pernah sepele

Siapa yang menyangka Warung Madura bisa memiliki omzet Rp90 juta setiap bulan? Saya sendiri tidak menyangka sampai membaca berbagai liputan tentang warung ini. Jika saya rangkum, omzet rata-rata per hari bisa tembus Rp5 juta. Tentu tergantung lokasi serta kapasitas usaha. 

Saya akan coba sedikit realistis dengan melihat potensi omzet di wilayah Jogja. Di hari jelek, omzet Warung Madura di Jogja sekitar Rp3 juta per hari. Maka dalam sebulan, omzet yang diterima sekitar Rp90 juta. Lumayan, kan? Inilah efek bisnis serba ada dan buka 24 jam. Sudah terbayang pendapatan seorang penjaga Warung Madura?

Berbeda dengan toko sembako, Warung Madura punya margin cukup lebar. Alasannya, banyak jenis item yang dijual. 

Jika margin toko sembako sekitar 1-5%, maka Warung Madura bisa sampai 10-15%. Misal margin 10%, maka laba bersih Warung Madura adalah Rp9 juta per hari.

Setelah bagi hasil, pendapatan penjaga Warung Madura di Jogja adalah Rp4.5 juta/bulan. Ini baru Jogja, lho. Belum kota besar lain. Bagaimana, mulai meratapi nasib kalian? Tapi gaji ini belum cukup. Karena ada banyak fasilitas yang diperoleh penjaga Warung Madura.

KPI? Politik kantor? Apa itu

Salah satu kemewahan penjaga mereka adalah dunia kerja yang damai. Tidak ada drama kantor selain salah hitung karton air mineral. Tidak ada KPI dan laporan berbelit. Semua beres dalam satu buku besar bermotif batik. 

Outfit? Bebas mau pakai jersey atau kaos partai. Peraturan perusahaan yang mengekang? Mereka bisa kerja sambil video call. Batasan usia kerja? Asal masih sehat, bisa baca hitung, teliti, dan bisa naik motor, lamaran kerja pasti diterima.

Tapi kemewahan terbaik adalah perkara akomodasi. Umumnya Warung Madura menyediakan kamar untuk penjaga. Atau jika keluarga si penjaga cukup besar, bisa memanfaatkan sela-sela warung. Tapi semua gratis. 

Bahkan urusan makan juga bisa memanfaatkan barang dagangan yang ada di warung. Transportasi juga bisa “ditanggung” warung, dengan kendaraan untuk kulakan. Kalian mulai meratapi biaya kos yang mahal untuk kamar berjamur tanpa isi di Jogja?

Bagi hasil yang diterima penjaga Warung Madura sudah bersih. Jadi tidak kaget kalau Anda melihat penjaga punya motor sport full modifikasi. Uang mereka bisa dialokasikan untuk hobi sampai membangun rumah megah di kampung. Ini tentu harga yang pantas ketika ada yang harus dikorbankan.

Tantangan penjaga Warung Madura

Penjaga punya kehidupan kerja yang berbeda dari kalian para budak startup di Jogja. Pertama, mereka harus jaga warung 24 jam. Maka yang menjaga biasanya keluarga kecil atau kakak beradik. Nah, pendapatan tadi akhirnya harus dibagi dua. Tidak terlalu terasa karena masih tinggal di satu atap dan gratis.

Tantangan kedua adalah keamanan. Dari pembeli rese dan mabuk sampai perampok. Belum lagi kalau berurusan dengan pembeli cerewet yang banyak mau. Ada kesehatan mental yang tergadai. Tapi kalian yang kerja kantoran di Jogja juga sama kan?

Tantangan paling besar adalah menggadaikan hidup. Jaga warung 24/7 berarti tidak ada kesempatan hangout dan outing ala pekerja kantoran. Karena cuti penjaga warung berarti turunnya omzet. Jadi bisa dimaklumi jika penjaga selalu telpon atau video call. Itulah hiburan terbaik mereka sambal duduk di antara kardus mie instan dan rentengan kopi instan.

Tapi semua tantangan itu dibayar besar dan bersih. Hidup yang tergadai di warung akan menjadi motor sport, rumah megah, dan Pendidikan tinggi bagi anak. 

Jadi, untuk budak korporat di Jogja, apakah kalian siap resign dan jadi penjaga Warung Madura?

Penulis: Prabu Yudianto

Editor: Yamadipati Seno

BACA JUGA Tinggalkan Skripsi demi Jadi Penjaga Warung Madura, Cuannya bikin Gelar Sarjana Terasa Tak Guna

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 26 Juni 2025 oleh

Tags: gaji penjaga Warung MaduraJogjamaduraomzet Warung Madurapenjaga Warung Madurawarung maduraWarung Madura di Jogja
Prabu Yudianto

Prabu Yudianto

Penulis kelahiran Yogyakarta. Bekerja sebagai manajer marketing. Founder Academy of BUG. Co-Founder Kelas Menulis Bahagia. Fans PSIM dan West Ham United!

ArtikelTerkait

5 Kerajaan Jin di Jogja Paling Ikonik yang Menyimpan Kisah Unik (Unsplash)

5 Kerajaan Jin Mengepung Jogja, Bukti Provinsi Ini Memang Ikonik dan Menyimpan Banyak Kisah Unik

4 Juni 2024
Kesaktian dan Keunikan Warung Madura di Tengah Gemerlapnya Ibu Kota

Warung Madura di Daerah Lain Buka 24 Jam, tapi Kenapa di Madura Malah Nggak Buka 24 Jam?

18 Februari 2023
nama tempat jogja berakhiran an terminal mojok

Menjawab Pertanyaan Kenapa Nama Daerah di Jogja Kebanyakan Berakhiran -an

8 Maret 2021
Kawasan Surabaya Utara: Dijuluki Mexico-nya Surabaya dan Identik dengan Hal Negatif

Dilema Surabaya Utara: Dijuluki Mexico-nya Surabaya dan Identik dengan Hal Negatif

24 Januari 2024
3 Rekomendasi Coffee Shop di Jogja dengan Jam Buka Pagi Terminal Mojok

3 Rekomendasi Coffee Shop di Jogja dengan Jam Buka Pagi

17 Juni 2022
kebiasaan orang madura logat asli sapi sonok kerapan sapi sate madura pangkas rambut sarung mojok.co

Madura dan Pernak-perniknya yang Orang Sering Salah Sangka

5 April 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Harga Nuthuk di Jogja Saat Liburan Bukan Hanya Milik Wisatawan, Warga Lokal pun Kena Getahnya

Saya Memutuskan Pindah dari Jogja Setelah Belasan Tahun Tinggal, karena Kota Ini Mahalnya Makin Nggak Ngotak

3 Februari 2026
Mie Ayam Bikin Saya Bersyukur Lahir di Malang, bukan Jogja (Unsplash)

Bersyukur Lahir di Malang Ketimbang Jogja, Sebab Jogja Itu Sudah Kalah Soal Bakso, Masih Kalah Juga Soal Mie Ayam: Mengenaskan!

2 Februari 2026
Purworejo Tak Butuh Kemewahan karena Hidup Aja Pas-pasan (Unsplash)

Purworejo Tidak Butuh Kemewahan, Apalagi soal Makanan dan Minuman karena Hidup Aja Pas-pasan

6 Februari 2026
Kelas Menengah, Pemegang Nasib Paling Sial di Indonesia (Unsplash)

Kelas Menengah Indonesia Sedang OTW Menjadi Orang Miskin Baru: Gaji Habis Dipalak Pajak, Bansos Nggak Dapat, Hidup Cuma Jadi Tumbal Defisit Negara.

2 Februari 2026
Sisi Gelap Mahasiswa Timur Tengah- Stempel Suci yang Menyiksa (Unsplash)

Sisi Gelap Menjadi Mahasiswa Timur Tengah: Dianggap Manusia Suci, tapi Jatuhnya Menderita karena Cuma Jadi Simbol

5 Februari 2026
5 Menu Seasonal Indomaret Point Coffee yang Harusnya Jadi Menu Tetap, Bukan Cuma Datang dan Hilang seperti Mantan

Tips Hemat Ngopi di Point Coffee, biar Bisa Beli Rumah kayak Kata Netijen

3 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Ironi Kerja di Luar Negeri: Bangun Rumah Besar di Desa tapi Tak Dihuni, Tak Pulang demi Gengsi dan Standar Sukses yang Terus Berganti
  • Surat Wasiat Siswa di NTT Tak Hanya bikin Trauma Ibu, tapi Dosa Kita Semua yang Gagal Melindungi Korban Kekerasan Anak
  • Tak Menyesal Ikuti Saran dari Guru BK, Berhasil Masuk Fakultas Top Unair Lewat Golden Ticket Tanpa Perlu “War” SNBP
  • Tan Malaka “Hidup Lagi”: Ketika Buku-Bukunya Mulai Digemari dan Jadi Teman Ngopi
  • Self Reward Bikin Dompet Anak Muda Tipis, Tapi Sering Dianggap sebagai Keharusan
  • Gen Z Pilih Merantau dan Tinggalkan Ortu karena Rumah Cuma Menguras Mental dan Finansial

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.