Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kuliner

Warung Gunung Semeru Lumajang Ikonik, tapi Nggak Cocok untuk Kalian yang Kesabarannya Setipis Tisu

Akbar Mawlana oleh Akbar Mawlana
5 Januari 2026
A A
Warung Gunung Semeru Lumajang Ikonik, tapi Nggak Cocok untuk Kalian yang Kesabarannya Setipis Tisu Mojok.co

Warung Gunung Semeru Lumajang Ikonik, tapi Nggak Cocok untuk Kalian yang Kesabarannya Setipis Tisu (wikipedia.org)

Share on FacebookShare on Twitter

Warung Gunung Semeru Lumajang tidak cocok untuk orang nggak sabaran 

Warung Gunung Semeru Lumajang tidak cocok buat kalian yang punya sumbu emosi pendek. Di sana, penyajian makanannya lama. Biasanya, saya harus menunggu sekitar 20 menit. Entah apa yang buat penyajiannya lama, perkiraan saya, setiap makanan disajikan dengan hati-hati agar tidak merusak cita rasanya. Belum lagi, tempatnya yang terbatas karena hanya terdapat delapan meja dan setiap meja hanya terdiri enam kursi. 

Jadi, bisa dibayangkan bagaimana capeknya mengantre saat weekend yang jumlah pembelinya tumpah-ruah. Kalau tidak punya kesabaran seluas samudra, alis yang terpisah bisa menyatu. Bibir yang datar, bisa jadi mencucu. Lubang hidung yang mungil bisa mengembang karena tidak sabar. 

ADVERTISEMENT

Sebenarnya saya bingung, dengan banyaknya antrian pembeli saat weekend, kenapa pemilik warung Gunung Semeru tidak memperluas tempat makannya. Padahal, di sisi utara bangunannya masih ada tempat kosong yang bisa digunakan untuk menambah tempat makan sebanyak 4–6 meja lagi. Penambahan meja sebanyak itu, lumayan bisa mengurai antrian pembeli saat weekend. 

Parkir kendaraan pun perlu sabar

Selain sabar untuk mengantre, di sana, kita juga dituntut untuk sabar dalam hal memarkir kendaraan. Lahan parkir warung Gunung Semeru juga tidak luas, kira-kira cuman cukup 5 mobil. 

Itu pun, kalau parkiran sedang banyak mobil, pengendara tidak bisa grusa-grusu. Lahan parkirnya yang sempit, menuntut pengendara menggunakan feeling-nya sebaik mungkin. Jangan sampai mobil menyerempet ke mobil di sebelahnya atau tidak mepet sehingga bisa membuka pintu dengan luas. 

Kesabaran memarkirkan mobil saat sedang ramai belum seberapa kalau parkirannya sudah full. Kalau sudah full, mau tidak mau, harus parkir di pinggir jalan. Masalahnya, mencari parkiran di pinggir jalan yang nyaman dan dekat sama warung Gunung Semeru, bukan perkara mudah. 

Lokasi warungnya berada di antara jalanan yang datar dan menanjak. Kalau rezeki, bisa cepat nyari parkir di jalanan yang datar. Kalau tidak, ya harus berupaya mencari jalan datar meski agak jauh.  

Dengan antrian panjang saat weekend dan sulit mendapat parkir yang nyaman, setiap kali ke sana, saya selalu berharap agar pemilik warungnya merenovasi tempatnya lebih luas lagi. Dengan memperluas tempat, itu jadi salah satu cara untuk menambah jumlah pelanggan setia. 

Baca Juga:

Ironi Lumajang: Dekat dengan Laut, tapi Sulit Menemukan Seafood

Pasar Gedang Lumajang, Pusat Ekonomi Warga Lokal yang Menguji Kesabaran Pengguna Jalan

Bukan tidak mungkin, ada orang yang pertama kali mau mencoba makan di sana, tapi capek antri dan parkir kendaraan, malah ogah duluan. Yang harusnya bisa menambah pelanggan setia, jadi hilang. Bukankah seenak-enaknya cita rasa makanan, juga harus diiringi kenyamanan tempat?

Penulis: Akbar Mawlana
Editor: Kenia Intan

BACA JUGA 3 Peraturan Tidak Tertulis Makan Ramen di Golden Geisha Jogja agar Tidak Kecewa.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

 

Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 7 Januari 2026 oleh

Tags: Gunung Semeru LumajangKuliner LumajangLumajangWarung Gunung SemeruWarung Gunung Semeru LumajangWarung Lumajang
Akbar Mawlana

Akbar Mawlana

Alumni S1 Sosiologi dan sekarang menjadi pegiat literasi. Suka menulis isu sosial.

ArtikelTerkait

Jalan Klakah Lumajang, Jalur Perenggut Masa Muda Pengendara di Kawasan Tapal Kuda

Jalan Klakah Lumajang, Jalur Perenggut Masa Muda Pengendara di Kawasan Tapal Kuda

1 Desember 2023
Romantisnya Rute Jogja-Purworejo-Kebumen yang Penuh Jalan Berlubang Sana-sini terminal mojok.co Lumajang

Keadaan JLT Lumajang yang Memprihatinkan: Pesona Alamnya sih Indah, tapi Lubang Jalannya Bikin Celaka

5 Juli 2023
Cara Saya Jelaskan Letak Kabupaten Lumajang biar Mudah Dipahami

Cara Saya Jelaskan Letak Kabupaten Lumajang biar Mudah Dipahami

19 Februari 2024
Air Terjun Tumpak Sewu Lumajang, Tempat Terbaik bagi Saya Menghilangkan Kesedihan

4 Aturan Tak Tertulis agar Liburan di Lumajang Menjadi Bahagia

17 Desember 2025
Air Terjun Tumpak Sewu Lumajang Memang Indah, tapi Apa-apa Serba Ditarik Retribusi Mojok.co

Air Terjun Tumpak Sewu Lumajang Memang Indah, tapi Apa-apa Serba Bayar

29 Juli 2024
Lumajang Bikin Sinting. Slow Living? Malah Tambah Pusing (Unsplash)

Lumajang Sangat Tidak Cocok Jadi Tempat Slow Living: Niat Ngilangin Pusing dapatnya Malah Sinting

19 Desember 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Kecewa dengan kebiasaan dagel di Lembata NTT, memang bikin guyub, tapi amat membebani secara tenaga dan materi Mojok.co

Kecewa dengan kebiasaan dagel di Lembata NTT, memang bikin guyub, tapi amat membebani secara tenaga dan materi

27 Juli 2026
Jaga ikhtiar Bupati Klaten beresin borok PD BKK Klaten (Pexels)

Yang paling penting adalah jagain ikhtiar Bupati Hamenang menyelesaikan luka lama yang dibikin PD BKK Klaten

29 Juli 2026
Tempe mendol yang endul gusur bakso Malang dari hati saya (Wikimedia Commons)

Bakso Malang minggir dulu, status makanan khas Malang mending kasihin ke tempe mendol yang endul itu

26 Juli 2026
Toyota Veloz 2017, MPV RWD lawas yang perkasa di tanjakan, mobil FWD baru nggak ada apa-apanya

Toyota Veloz 2017, MPV RWD lawas yang perkasa di tanjakan, mobil FWD baru nggak ada apa-apanya

30 Juli 2026
Jambooland Tulungagung, tempat wisata yang perlahan kehilangan pesonanya Mojok.co

Jambooland Tulungagung, tempat wisata yang perlahan kehilangan pesonanya

31 Juli 2026
4 hal yang tidak saya sangka bisa dilakukan driver ojek online selain mengantar penumpang dan makanan Mojok.co

4 hal yang tidak saya sangka bisa dilakukan driver ojek online selain mengantar penumpang dan makanan

1 Agustus 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=76Rp5owBnpc


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.