Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Pojok Tubir

Berkat 1 Logika Ini, Warteg Lebih Nyaman dan Menyenangkan Dibandingkan Warmindo Sebagai Tempat Mengisi Perut dan Mengobati Rindu akan Rumah

Raihan Dafa Achmada oleh Raihan Dafa Achmada
3 Desember 2023
A A
Warmindo Ternyata Bisa Kalah dari Warteg Berkat Logika Ini (Unsplash)

Warmindo Ternyata Bisa Kalah dari Warteg Berkat Logika Ini (Unsplash)

Share on FacebookShare on Twitter

Warmindo ternyata bisa kalah dari warteg berkat logika satu ini.

Mendengar kata warteg, pikiran yang paling umum muncul di kalangan masyarakat adalah warung makan sederhana. Sangat benar, sesederhana itu. Tempat yang tidak membeda-bedakan golongan, segala umur bisa banget mampir kesana. Kelengkapan lauk pauknya tidak perlu dikhawatirkan lagi, sangat lengkap. 

Melihat zaman yang semakin maju, segala rumah makan dari yang modern sampai warmindo tersebar di mana-mana. Namun, eksistensi warteg tidak kalah dengan tempat makan lainnya. Warteg selalu bisa mempertahankan konsep yang membuat mereka bisa bertahan sejauh ini. 

Nah, bagi saya, warteg memang tempat paling nyaman, bahkan melebihi restoran sampai warmindo. Segala fasilitas yang ada dan nuansa rumahan dengan alunan musik membuat nafsu makan meningkat. Penjelasan di bawah ini untuk kamu yang sedang ragu mencari tempat mengisi perut.

Warteg tidak kalah nyaman

Sejauh pengalaman saya, warteg menjadi tempat paling nyaman dan tidak kalah dari restoran hingga warmindo. Di sini, makanan juga diantar sampai ke meja. Sama seperti 2 jenis tempat makan di atas. Konsepnya juga sederhana sehingga cocok untuk siapa saja. Duduk berjam-jam pun tidak masalah.

Bahkan, ada juga warteg yang menyediakan wifi seperti beberapa warmindo, yang sering menjadi tempat mengerjakan skripsi. Selain itu, duduk berlama-lama di sini juga tidak menjadi masalah. Asal sedang tidak ramai dan penuh saja. Saking akrabnya, yang jaga sampai hafal dengan menu favorit pelanggan setia.

Warmindo kalah di 1 hal ini

Ya, warmindo tidak bisa menjadi “tempat pelarian sementara” ketika jauh dari rumah. Sebagai mahasiswa, jauh dari keluarga rasanya sangat berat. Kita harus menabung rasa rindu untuk bertemu lagi suatu saat. 

Itu yang saya alami saat ini, apalagi perihal rindu makanan rumah. Nah, selama merantau, hanya warteg yang bisa menawarkan rasa makanan mirip di rumah. Memang tidak sama persis, tapi setidaknya bisa mengobati rasa rindu. 

Baca Juga:

5 Keanehan Lokal Jogja yang Nggak Pernah Saya Temukan di Semarang tapi Malah Bikin Bahagia

Kenapa Bakmi Jogja Susah Bertahan di Tegal, tapi Gudeg Bisa?

Warmindo tidak bisa menawarkan aspek ini. Maklum, menu mereka “itu-itu saja”. Bukan lantas buruk, tapi konsepnya sudah seperti itu. Kalau ada sayur, ya tetap “itu-itu saja”. Makanya, untuk soal “rindu masakan rumah” warteg adalah juaranya.

Harganya ramah untuk dompet mahasiswa 

Warmindo memang terkenal “murah”. Namun, warteg juga nggak kalah. Mau lagi tanggal muda atau tua, kamu nggak perlu khawatir dengan biaya makan. Asal tidak pilih-pilih makanan, cukup dengan uang Rp10.000 saja kamu sudah bisa mendapatkan sepaket nasi dengan lauk. Kalau mau hemat lagi, minum air putih saja, pasti gratis.

Jangan khawatir atau ragu kalau porsinya kurang karena kamu bisa nambah. Tapi sadar diri saja, jangan kebangetan atau kamu nambah bayaran. 

Tetap saja, segala pilihan bergantung kepada selera masing-masing. Ada yang nyaman, ada juga yang tidak. Namun, di balik itu semua, warteg selalu menjadi pilihan atau pelarian saya untuk mampir mengisi perut dan mengingat rumah. Restoran dan warmindo nanti dulu, lah.

Penulis: Raihan Dafa Achmada

Editor: Yamadipati Seno

BACA JUGA Alasan Logis dari Fenomena Anak Muda Meninggalkan Coffee Shop dan Beralih ke Warmindo kalau Mau Mengerjakan Skripsi

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 3 Desember 2023 oleh

Tags: menu warmindomenu wartegwarmindowarmindo terdekatwartegwarteg terdekat
Raihan Dafa Achmada

Raihan Dafa Achmada

Penulis adalah seorang pengajar dari Bontang yang gemar membaca dan menyukai lagu pop.

ArtikelTerkait

Membandingkan Warteg dengan Warung Makan di Kota Solo

Membandingkan Warteg dengan Warung Makan di Kota Solo

28 Juli 2023
Warmindo Mengalahkan Coffee Shop Bukti Kita Masih Waras (Hammam Izzuddin:Mojok.co)

Alasan Logis dari Fenomena Anak Muda Meninggalkan Coffee Shop dan Beralih ke Warmindo kalau Mau Mengerjakan Skripsi

22 Oktober 2023
Kalau di Kota Padang Nggak Ada Nasi Padang, di Tegal Tetap Ada Warteg, tapi...

Kalau di Kota Padang Nggak Ada Nasi Padang, di Tegal Tetap Ada Warteg, tapi…

15 Januari 2024
Warung Penyetan Jauh Lebih Worth It ketimbang Warmindo, Lebih Segar!

Sebagai Tempat Makan, Warung Penyetan Lebih Worth It daripada Warmindo, Jauh Lebih Segar dan Enak!

27 Juli 2025
Bedanya Warteg dan Warsun dalam Hal Minuman Teh terminal mojok

Bedanya Warteg dan Warsun dalam Hal Minuman Teh

12 Desember 2021
Analisis Rivalitas Warteg VS Rumah Makan Padang dengan Pendekatan Marketing Mix

Analisis Rivalitas Warteg VS Rumah Makan Padang dengan Pendekatan Marketing Mix

22 April 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Derita Jadi Lulusan Pesantren di Kampung: Ekspektasi Warga Ketinggian, Dikira Serbabisa Soal Agama Mojok.co

Derita Jadi Lulusan Pesantren di Kampung: Ekspektasi Warga Ketinggian, Dikira Serbabisa Soal Agama

29 April 2026
Hal-Hal Aneh Bagi Orang Lamongan Ketika Mengunjungi Jakarta (Unsplash)

Hal-Hal Aneh Bagi Orang Lamongan Ketika Mengunjungi Jakarta

30 April 2026
kecamatan pedan klaten tempat tinggal terbaik di jawa tengah (Wikimedia Commons)

Kecamatan Pedan Klaten: Tempat Tinggal Terbaik di Kabupaten Klaten yang Asri, Nyaman, Penuh Toleransi, dan Tidak Jauh dari Kota

29 April 2026
Bioskop Sukabumi Nggak Menarik, Warga Pilih Nonton di Bogor daripada di Kota Sendiri Mojok.co

Bioskop Sukabumi Nggak Menarik, Warga Pilih Nonton di Bogor daripada di Kota Sendiri

5 Mei 2026
4 Ulah Menyebalkan Dosen Penguji Skripsi. Tidak Killer, tapi Bikin Mahasiswanya Repot Mojok.co

4 Ulah Menyebalkan Dosen Penguji Skripsi. Tidak Killer, tapi Bikin Mahasiswanya Repot

1 Mei 2026
Ambigunya Jurusan Agribisnis, Masuk Fakultas Pertanian tapi 80% yang Dipelajari Justru Ilmu Ekonomi jurusan pertanian

5 Alasan Jurusan Pertanian Nggak Akan Pernah Bisa Dihapus, meski Lulusannya Banyak yang Jadi Pegawai Bank

2 Mei 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

  • Ketika Laki-laki Memakai V-neck, Dianggap Tebar Pesona dan Menentang Kodrat padahal Cuma Mau Modis
  • Semester 5 Kuliah: Masa paling Overthinking bagi Mahasiswa karena Kepikiran Ortu dan Masa Depan, Percuma Cari Pelarian
  • Cerita Saya Memulai Usaha Rumahan Kecil-kecilan Tanpa Utang Hingga Raup Omzet Puluhan Juta per Bulan, Kamu Mau Coba?
  • Sarjana Jogja Tanpa Nurani: Fenomena Buang Anabul Setelah Wisuda
  • KRL Jakarta Memang Bikin Stres, tapi Kelakuan Penumpangnya Masih Lebih Manusiawi daripada KRL Jogja
  • Anak Betah Jadi Mahasiswa Abadi karena Sibuk Organisasi dan Ogah Garap Skripsi, Ortu di Rumah Pura-pura Memahami padahal Terbebani

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.