Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kampus Loker

Testimoni Mahasiswa yang Kerja Part Time di Restoran, Dunia Dapur Itu Keras!

Raihan Dafa Achmada oleh Raihan Dafa Achmada
5 November 2023
A A
Share on FacebookShare on Twitter

Saya pernah kerja part time alias kerja sambilan di salah satu restoran besar di Kota Malang. Sebenarnya hanya iseng saja, saya mencoba mendaftar karena melihat lowongan pekerjaan itu berseliweran di Instagram. Kuliah sambil bekerja tidak pernah dalam rencana hidup saya sebetulnya. 

Selang beberapa hari setelah mendaftar, email dari untuk melakukan tahapan wawancara datang. Tentu saja saya deg-degan bukan main. Namun, semua proses seleksi mampu saya hadapi dengan baik. Singkat cerita saya diterima dan ditempatkan di divisi steward. Bahasa lebih mudahnya, tukang cuci yang bertanggung jawab terhadap segala perataan dapur. 

Dunia perdapuran yang keras

Saya benar-benar tidak tahu apa-apa terkait bisnis restoran. Apalagi situasi dan tanggung jawab kerjanya. Setelah benar-benar terjun kerja part time di dapur, baru saya tahu dunia dapur itu begitu keras. 

Hari pertama kerja jatuh pada akhir pekan. Sudah pasti restoran akan lebih ramai daripada hari-hari biasa. Saya sudah bersiap untuk menghadapi banyak pekerjaan. Namun, tidak saya sangka piring yang akan saya cuci sebanyak itu. Piring kotor datang silih berganti, seolah-olah tidak kenal berhenti. Capeknya bukan main. 

Keterkejutan kedua muncul ketika saat salah satu chef marah karena ada pegawai yang ketahuan minum dengan santai di bagian dapur. Segala macam umpatan keluar dari mulutnya. Walau bukan yang  dimarahi, mental saya langsung ciut mendengarnya. 

Sebenarnya saya juga sempat kena omelan sih, tapi tidak separah cerita di atas. Salah satu chef meminta saya untuk mengambil keju di salah satu ruangan, kami menyebutnya ruangan prepare. Mereka terheran-heran ketika melihat apa yang saya bawa ternyata bukan bukan keju, melainkan mentega mentega. Di mata saya yang baru beberapa hari kerja part time bentuknya mirip sih. Akhirnya saya minta maaf.  

Kerja part time di restoran besar bikin banyak belajar

Memang sih, pengalaman-pengalaman buruk di dapur tidak bisa menguap begitu saja. Namun, saya berupaya mengambil hal-hal baik dari pengalaman kerja part time di restoran besar. Intinya, saya benar-benar belajar banyak dari pengalaman itu. 

Kerja part time di restoran itu bikin capek dan tekanan batin memang. Namun, sisi baiknya, pesanan dobel atau pesanan yang salah masak tidak dibuang begitu saja. Kami dapat memakannya sesuka hati. Tentu ini kesempatan emas bagi anak kos seperti saya. Makan di tempat kerja bisa menghemat pengeluaran, di sisi lain makanannya enak-enak.Hanya saja, tetap perlu sadar diri ya, jangan rakus. 

Baca Juga:

Nasib apes mahasiswa tanggung, susah dapat beasiswa karena kebanyakan untuk mahasiswa kurang mampu

Stop bilang orang Sunda pemalas, kami cuma tahu cara menikmati hidup tanpa harus burnout

Selain itu, karyawan-karyawan restoran menyambut baik keinginan saya mencari ilmu di sana. Tidak hanya di dapur, saya pernah mencoba merambah bagian bar. Mereka dengan sabar mengajarkan membuat secangkir kopi dengan mesin yang mahal, seharga mobil Avanza. Saya langsung takut kalau salah pencet. 

Jujur saja, melihat dan mengalami kerasnya dunia dapur restoran membuat saya tidak takut dengan dunia kerja mendatang. Saya mengalami hal-hal buruk maupun baik ketika kerja part time dan mampu melaluinya. Semoga ini menjadi bekal yang baik untuk mengahadapi dunia kerja dan kenyataan hidup ke depan. 

Penulis : Raihan Dafa Achmada
Editor : Kenia Intan 

BACA JUGA Kerja Part Time Sebagai Pramusaji Catering Adalah Pekerjaan Paling Cocok untuk Mahasiswa

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 5 November 2023 oleh

Tags: kerjakerja part timekerja sambilanMahasiswarestorantukang cuci piring
Raihan Dafa Achmada

Raihan Dafa Achmada

Penulis adalah seorang pengajar dari Bontang yang gemar membaca dan menyukai lagu pop.

ArtikelTerkait

Divisi Acara Pantas Dinobatkan sebagai Kasta Tertinggi dalam Kepanitiaan organisasi kampus terminal mojok.co

Mahasiswa Mengamen buat Danus Itu Bunuh Rezeki Orang Lain

28 September 2021
Bahasa Mahasiswa Plat AG yang Bikin Orang Malang Bingung Sekaligus Ketawa

Bahasa Mahasiswa Plat AG yang Bikin Orang Malang Bingung Sekaligus Ketawa

7 November 2023
Fresh Graduate Solo Culture Shock Kerja di Jakarta, Cukup Jadi Pengalaman Sekali Seumur Hidup Aja Mojok.co

Fresh Graduate Solo Culture Shock Kerja di Jakarta, Cukup Jadi Pengalaman Sekali Seumur Hidup Aja

30 Maret 2024
kelompok

Dear Maba: Jangan Jadi Temen Kelompok yang Menyebalkan

22 Agustus 2019
Jangan Lakukan 4 Hal Ini Saat Kuliah S2, Sudah Bukan Waktunya Lagi

Jangan Lakukan 4 Hal Ini Saat Kuliah S2, Sudah Bukan Waktunya Lagi

13 Oktober 2025
10 Jurnal Ilmiah Gratisan yang Dibutuhkan Mahasiswa Ilmu Komunikasi Terminal Mojok

10 Jurnal Ilmiah Gratisan yang Dibutuhkan Mahasiswa Ilmu Komunikasi

8 Januari 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Nasib Stasiun Tegalluar, stasiun megah, tapi jauh dari peradaban, kalah ramai dari Padalarang

Nasib Stasiun Tegalluar, stasiun megah, tapi jauh dari peradaban, kalah ramai dari Padalarang

5 Agustus 2026
Stasiun Tambak, stasiun yang hampir tidak ada gunanya bagi warga Tambak Banyumas

Stasiun Tambak, stasiun yang hampir tidak ada gunanya bagi warga Tambak Banyumas

3 Agustus 2026
Anak pertama perempuan, peran yang paling melelahkan di dunia setelah jadi ibu Mojok.co

Anak pertama perempuan, peran yang paling melelahkan di dunia setelah jadi ibu

2 Agustus 2026
Stadion karapan sapi di Bangkalan terlalu bapuk, orang sulit percaya ini ikon budaya Madura Mojok.co

Stadion karapan sapi di Bangkalan terlalu bapuk, orang sulit percaya ini ikon budaya Madura

3 Agustus 2026
Jalan Nasional Purworejo vs Kulon Progo Ketimpangannya Begitu Terasa: Dalam Hitungan Meter, Dunia Begitu Berbeda

Purworejo, kota yang menyambutmu bukan dengan gapura selamat datang, tapi dengan jalan berlubang

5 Agustus 2026
Mobil Suzuki Swift Lama, Mobil Tanpa Musuh dan Bebas Makian di Jalan suzuki sx4

Dari gaya hingga performa, inilah 6 alasan Suzuki Swift ST 2008 cocok jadi mobil pertama

6 Agustus 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=76Rp5owBnpc


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.