Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Pojok Tubir

Pengalaman Saya Ikut War Tiket Kereta Api 3 Hari Berturut-turut: Lebih Susah daripada Menang Giveaway

Raden Fathria Dian Ahmad oleh Raden Fathria Dian Ahmad
30 Agustus 2023
A A
Pengalaman Saya Ikut War Tiket Kereta Api 3 Hari Berturut-turut: Lebih Susah daripada Menang Giveaway

Pengalaman Saya Ikut War Tiket Kereta Api 3 Hari Berturut-turut: Lebih Susah daripada Menang Giveaway (Unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Gimana mau menang war tiket kereta api, aplikasinya aja sempet eror.

Selama ini saya memiliki track record yang baik setiap kali mengikuti giveaway. Dari sekian giveaway yang pernah saya ikuti, saya sudah mendapat beraneka ragam hadiah. Sebut saja buku dari Big Bad Wolf (BBW), tas, produk kecantikan, kemeja Sovlo, cardigan rajut, hingga voucher makan gratis di Marugame Udon saya dapatkan dari menang giveaway. Makanya keluarga, teman-teman, dan orang sekitar menyebut saya sebagai ahlinya giveaway.

ADVERTISEMENT

Mengingat nasib yang selalu mujur ketika mengikuti giveaway, saya pun pengin mencoba peruntungan dengan ikutan war tiket kereta api. Iya, beberapa waktu lalu PT KAI menghadirkan promo spesial Satset alias Saatnya Merdeka dari Macet untuk HUT RI ke-78. Promo ini terbagi menjadi dua.

Pertama, promo reguler berupa diskon harga tiket kereta api sebesar 78 persen untuk kereta kelas eksekutif, bisnis, dan ekonomi. Untuk promo ini pihak KAI menyediakan 13.140 tiket. Misalnya, harga tiket termurah KA Argo Dwipangga relasi Gambir-Solo Balapan adalah Rp420.000, dengan potongan 78 persen, masyarakat cukup membayar Rp325.000 saja. Jumlah yang lumayan untuk menghemat, bukan?

Sedangkan promo yang kedua adalah promo flash sale tiket kereta api kelas eksekutif seharga Rp78.000 saja. Promo flash sale ini tersedia untuk 6.920 tiket dengan 38 kereta untuk berbagai tujuan dari dan menuju Jakarta, Bandung, Semarang, Yogyakarta, dan kota-kota lainnya. Saya ulangi, tiket Rp78.000 untuk kelas eksekutif PP ke berbagai kota. Ya ampun, siapa yang nggak tergiur untuk bepergian dengan harga tiket murah meriah tersebut?

Nah, kedua promo tersebut berlangsung selama 3 hari, mulai dari tanggal 16 sampai 18 Agustus 2023 untuk keberangkat kereta tanggal 17 sampai 26 Agustus 2023. Adapun challenge dari promo ini adalah pembeli hanya dapat melakukan pembelian melalui aplikasi KAI Access dengan jam-jam tertentu, yakni pukul 12.00-13.00 dan 19.00-20.00 WIB.

Begini pengalaman saya war tiket kereta api edisi spesial HUT RI ke-78.

Pengalaman war tiket kereta api hari pertama: aplikasinya eror

Di hari pertama mengikuti war tiket kereta api, saya sudah stand by 15 menit sebelum waktu war dimulai. Sejujurnya, ini adalah pengalaman pertama saya berlomba dengan ribuan pengguna lainnya memperebutkan tiket kereta. Jadi, selama 15 menit sebelum war dimulai, saya mulai mengobservasi aplikasi KAI Access.

Baca Juga:

4 Alasan yang Bikin User Kereta Api Berpaling ke Bus AKAP, Gratis Makan dan Lebih Aman

Salatiga Tidak Punya Stasiun, Cukup Merepotkan bagi Orang yang Terbiasa Bepergian dengan Kereta Api

Dalam waktu singkat itu, saya nggak menemukan banner/laman informasi terkait promo tiket, pun tiket kereta yang saya cari tujuan Jakarta-Yogyakarta tertulis kosong. Akhirnya saya memutuskan untuk keluar dari aplikasi dan menunggu waktu war tiket dimulai.

Ketika tepat pukul 12.00 WIB, saya mencoba masuk ke dalam aplikasi dan stuck pada halaman utama aplikasi selama 10 menit lebih untuk login ulang dengan kode OTP. Setelah masuk kembali ternyata aplikasi KAI Access saya full berwarna putih, zonk, nggak bisa diakses. Benar-benar gatot.

Hari kedua: tiket habis pada menit pertama

Setelah sebelumnya gagal dua kali war tiket kereta api di hari pertama, saya coba lagi dengan persiapan yang lebih baik, yakni stand by beberapa saat sebelum war tiket dimulai. Di hari kedua semua tampak baik, aplikasi KAI Access mudah diakses tanpa ada gangguan layar putih seperti kemarin.

Namun sayangnya, ternyata keberuntungan nggak berpihak pada saya. Tepat pukul 12.00 WIB, saya secepat kilat mengeklik tiket pada aplikasi dan di menit pertama itu juga tiket ludes terjual. Mencoba berpikir positif, saya mengganti tanggal keberangkatan di hari-hari terakhir, tapi tetap hasilnya nihil. Tiket kereta seharga Rp78.000 itu sudah habis.

Demikian halnya dengan kakak saya yang ikut membantu war tiket ini. Sudah beda device, kota, dan beda jaringan provider pun kami tetap nggak berhasil. Saya jadi berpikir, itu yang berhasil check out tiket pakai sistem atau joki, sih?

Hari ketiga: gagal check out lagi

Empat kali gagal dalam dua hari terakhir membuat saya berpikir keras. Masa iya dari 6.000 lebih tiket kereta yang tersedia nggak ada satu tiket pun yang berhasil saya dapatkan? Bukan tiket PP pun nggak masalah, satu tiket aja kok yo uangel pol rasanya.

Akhirnya saya mencari info di Twitter dan ternyata ada juga beberapa orang yang berhasil mendapatkan tiket kereta api murah dari promo KAI. Kemudian saya menyontek beberapa tips dari mereka, mulai dari menggunakan data jaringan bukan WiFi, berada di tempat terbuka demi sinyal bagus, dan sebagainya.

Hasilnya saya memang berhasil mendapatkan satu tiket. Namun ketika akan mengeklik selanjutnya untuk memilih tempat duduk, seketika langsung ada notifikasi bahwa tiket telah habis. Wes, gagal maning, gagal maning.

Dengan demikian saya pasrah dan menyadari mungkin hoki saya hanya di dunia giveaway, bukan untuk war tiket kereta api. Oh ya, jika nanti kereta cepat Jakarta-Bandung ada tiket gratis lagi dengan senang hati saya akan mencoba war tiket lagi. Doakan semoga berhasil, ya Ges ya.

Penulis: Raden Fathria Dian Ahmad
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA Anak Rantau Mari Menangis, Harga Tiket Kereta Sekarang Setara Tiket Pesawat.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 30 Agustus 2023 oleh

Tags: kereta apitiket keretatiket kereta apiwar tiket
Raden Fathria Dian Ahmad

Raden Fathria Dian Ahmad

Seorang perempuan Sunda-Mandar yang sedang belajar menulis, merajut, dan bermain catur. Penggemar berat minuman matcha.

ArtikelTerkait

Mudik Lebaran Naik Kereta Api Kahuripan: Harga Tiket Memang Bersahabat, tapi Menderita Sepanjang Jalan

Pengalaman Mudik Lebaran Naik Kereta Api Kahuripan: Harga Tiket Memang Bersahabat, tapi Deritanya Sepanjang Jalan

10 April 2024
KA Majapahit New Generation: Kereta Ekonomi Rasa Eksekutif yang Paling Worth It Mojok.co

KA Majapahit New Generation: Kereta Ekonomi Rasa Eksekutif yang Paling Worth It

12 Mei 2024
Mobil Travel yang Selalu Bisa Memuaskan (Unsplash) sopir travel

Mobil Travel, Moda Transportasi Terbaik yang Selalu Bisa Memuaskan

19 Maret 2023
Madura Justru Amat Butuh Kereta Api!

Madura Justru Amat Butuh Kereta Api!

28 Juni 2023
Sudah Saatnya KAI Menyediakan Gerbong Khusus Pekerja Remote karena Tidak Semua Orang Bisa Kerja Sambil Desak-Desakan

Sudah Saatnya KAI Menyediakan Gerbong Khusus Pekerja Remote karena Tidak Semua Orang Bisa Kerja Sambil Desak-Desakan

23 November 2025
kereta api MOJOK.CO

Mengamati Perilaku Penumpang Kereta Api

5 Juli 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

TransJatim Dibenci, tapi Ia Penyelamat Mahasiswa Surabaya (Wikimedia Commons)

Ugal-ugalan Sopir TransJatim Menyelamatkan Masa Depan Mahasiswa Mojokerto yang Kuliah di Surabaya

22 Juni 2026
Pengalaman Berdagang Selama Kuliah di Unila Lampung, Sering Dikira Anak Kos hingga Seolah Punya Utang Budi kepada Pembeli

Pengalaman Berdagang Selama Kuliah di Unila Lampung, Sering Dikira Anak Kos hingga Seolah Punya Utang Budi kepada Pembeli

27 Juni 2026
Dosa Indomie Ayam Bawang: Nggak Ada Bawang Goreng sebagai Pelengkap

Orang yang Bilang Indomie Warkop Lebih Enak Itu Aneh, Beneran

22 Juni 2026
Dianggap Nggak Kompeten, Pengalaman Pahit Ibu Rumah Tangga yang Career Gap dan Ingin Kembali ke Dunia Kerja Mojok.co

Dianggap Nggak Kompeten, Pengalaman Pahit Ibu Rumah Tangga yang Career Gap dan Ingin Kembali ke Dunia Kerja

25 Juni 2026
Palembang Bikin Pangling, Banyak Berubah padahal Baru Ditinggal Merantau Setahun Mojok.co sumatera selatan

Kalau Orang Sumatera Selatan Terus-terusan Ngaku dari Kota Palembang, Daerah Lain Kapan Dikenalnya?

21 Juni 2026
Sebagai Warga Jember, Saya Sudah (Amat) Muak dengan Warna Pink!

Sebagai Warga Jember, Saya Sudah (Amat) Muak dengan Warna Pink!

24 Juni 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.