Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

Vlog Barbie dan Kanal YouTubenya Lebih Berfaedah Dibanding Vlog Para Manusia

Amalia Salsabila oleh Amalia Salsabila
14 Oktober 2020
A A
Vlog Barbie dan Kanal YouTubenya Lebih Berfaedah Dibanding Vlog Para Manusia terminal mojok.co

Vlog Barbie dan Kanal YouTubenya Lebih Berfaedah Dibanding Vlog Para Manusia terminal mojok.co

Share on FacebookShare on Twitter

Saya mengikuti beberapa YouTuber yang memiliki konten bermanfaat dan menghibur, salah satunya adalah Barbie Vlog di kanal YouTube Barbie Official. Konten dari kanal ini bisa dibilang jauh lebih baik dari kebanyakan vlogger di Indonesia. Walau sejatinya, Barbie bahkan bukan manusia.

Benar, Barbie suka buat vlog layaknya vlogger profesional. Saya baru mengetahuinya tahun lalu, saat secara nggak sengaja YouTube algoritma membawa saya ke vlog Barbie. Begitu saya iseng coba menonton, saya langsung jatuh hati! Nggak perlu video sensasional dan kontroversial untuk eksis di YouTube, Barbie tetap jadi favorit banyak orang dengan videonya yang inspiratif dan sederhana. Terbukti dengan subscriber-nya yang terus meningkat belakangan.

Setidaknya saya punya alasan kenapa vlog Barbie lebih baik dari kebanyakan vlog seleb YouTube yang kontennya itu-itu aja dan kadang dibumbui gimik nggak penting. Menarik atensi memang nggak selamanya harus bikin konten ndakik-ndakik dengan kontroversi di sana-sini.

Menebar pesan positif

Tentu saja alasan paling utama kenapa saya senang menonton vlog Barbie adalah karena kontennya yang bermanfaat. Barbie suka mengutarakan isi hati dan pikirannya di kanal vlognya. Biasanya dia mengangkat masalah yang umumnya dihadapi banyak orang atau isu terkini yang masih bisa dengan mudah dicerna anak-anak.

Meskipun target utamanya anak-anak, menurut saya pesan yang Barbie sampaikan juga relatable dan penting diketahui untuk orang dewasa. Mungkin karena Barbie sudah dewasa jadi wawasannya luas dan argumennya masuk akal (Barbie sudah ada sejak tahun 1959, meskipun sampai sekarang nggak keriput juga).

Saya juga senang mendengar komentar-komentar dari temannya Barbie yang nggak kalah bijaknya. Ketika membicarakan suatu masalah, nggak jarang Barbie mengundang teman-temannya yang dirasa memiliki wawasan lebih soal topik tersebut. Tindakan ini juga merupakan bukti nyata bahwa Barbie adalah orang yang open-minded karena dia senang memberikan perspektif baru baik untuk penontonnya maupun dirinya sendiri. Dia juga orang yang peduli karena memberikan ruang bicara untuk teman-temannya, tanpa bermaksud meraih popularitas karena isunya sedang viral seperti beberapa YouTuber yang banyak ngasih panggung sama isu-isu viral dan urgensinya nggak ada.

Video jenis ini menjadi favorit saya dalam kanalnya Barbie karena pesannya yang bagus dan juga durasinya yang pendek. Meski rata-rata videonya hanya berdurasi 2-4 menit, namun durasi itu menurut saya cukup. Barbie dengan jelas menyampaikan pendapat dan pesannya. Nggak bertele-tele terus menghabiskan kuota penontonnya. Vlog Barbie memang pro rakyat!

Nggak ada prank aneh

Salah satu alasan kenapa saya malas mengikuti beberapa YouTuber terkenal adalah karena banyak di antara mereka yang membuat video prank nggak berbobot. Merusak alat kosmetik milik pacar contohnya atau membuat pesanan fiksi yang bikin ojol jantungan. Di dalam kanal YouTube Barbie, nggak ada perbuatan bodoh semacam itu.

Baca Juga:

4 Jasa yang Tidak Saya Sangka Dijual di Medsos X, dari Titip Menfess sampai Jasa Spam Tagih Utang

Drama Cina: Ending Gitu-gitu Aja, tapi Saya Nggak Pernah Skip Menontonnya

Saya heran sih dengan YouTuber yang senang melakukan aksi prank tanpa pikir panjang. Bahkan saya menduga-duga otak mereka sudah nggak ada, dijual buat membeli subscriber. Maksudnya apa coba? Biar viral gitu? Nggak punya kualitas diri banget. Saya suka emosi lihatnya. Tapi, di kanal YouTube dan vlog Barbie ini nggak ada yang bikin emosi semacam itu. Ternyata Barbie yang katanya hanya bermodal makeup ini lebih berakal dibandingkan beberapa manusia. Coba mas, mbak, otaknya di-makeup.

Barbie suka bercanda dengan teman-teman dan saudara-saudaranya dan bercandaan mereka benar-benar menghibur untuk kedua belah pihak. Nggak ada yang merasa dirugikan. Dibandingkan dengan prank, Barbie melakukan challenge yang bisa mengeratkan hubungan antara dirinya dan kawan-kawannya. Biasanya di vlog, Barbie melakukan challenge menarik semacam makeup challenge, yoga challenge, whisper challenge, dan memasak.

DIY dan life hacks yang masuk akal

YouTube adalah tempatnya DIY dan life hacks menarik. Tapi saking out of the box-nya, nggak jarang DIY dan life hacks tersebut malah nggak masuk akal dan bisa dikategorikan sebagai video pembodohan. Tentu saja lain halnya dengan DIY dan life hacks versi vlog Barbie.

Barbie senang membagikan DIY versi dirinya yang biasanya berhubungan dengan makeup dan baju. Nggak jarang juga dia membuat mainan-mainan seru yang mudah dibuat. Meski saya belum pernah coba langsung DIY-nya, saya rasa pasti akan berhasil dan sesuai ekspektasi karena Barbie menggunakan bahan-bahan yang masuk akal. Life hacks Barbie juga nggak macam-macam, pasti bisa sangat membantu subscriber-nya.

Nggak clickbait

Beberapa jenis video di atas diunggah Barbie dengan judul yang sesuai dengan substansinya. Barbie nggak akan nulis, “I Made 1,000$ for Just Staying in Bed for 1 Hour!!!” atau “Ken Ternyata Suka Pakai 5 Produk Kecantikan Ini, Nomor 3 Bikin Tercengang!” Nggak, nggak. Barbie nggak akan nulis judul semacam itu. Dia adalah YouTuber yang jujur dan berkualitas, jadi dia menulis judul video yang sederhana dan sesuai. Nggak akan ada orang yang kecewa ketika menonton vlog Barbie karena judulnya memang apa adanya, sesuai dengan isi video tersebut.

Jelas sekali YouTuber harus berguru kepada Barbie agar kualitas video mereka lebih baik dan bermanfaat. Barbie adalah bukti nyata bahwa kualitas lebih penting di atas segalanya mengabaikan kriteria “jadi manusia” demi “jadi beradab”. Nggak perlu sensasional, dia tetap eksis dan menjadi kesayangan banyak orang. Barbie adalah content creator hebat yang menggunakan platformnya dengan bijak. Popularitasnya selama setengah abad ini nggak membuat dia congkak. Sebaliknya, Barbie adalah sosok yang rendah hati dan peduli akan lingkungannya. Dear “YouTuber terkenal”, cobalah nonton vlog Barbie dan anteng.

Sumber gambar: YouTube Barbie

BACA JUGA Pygmalion Effect: Guru yang Baik adalah Guru yang Memberi Semangat dan tulisan Amalia Salsabila lainnya 

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 13 Oktober 2020 oleh

Tags: Media SosialYoutuber
Amalia Salsabila

Amalia Salsabila

Suka membaca dan menonton ulang film dan buku yang seru.

ArtikelTerkait

Penyalahgunaan Beasiswa KIP-K oleh Koket Girl Viral di Media Sosial. Apa sih Koket Girl Itu?

Penyalahgunaan Beasiswa KIP-K oleh Koket Girl Viral di Media Sosial. Apa sih Koket Girl Itu?

2 Mei 2024
3 Ciri Giveaway Abal-abal yang Bikin Orang Tertipu terminal mojok.co

Maha Benar Netizen dengan Segala Ke-Jancuk-annya

26 Mei 2019
Dear Konten Kreator, Tolong Jangan Buat Prank Amoral Lagi

Dear Konten Kreator, Tolong Jangan Buat Prank Amoral Lagi!

28 November 2019
twitter

Twitter adalah Rumah dari Media Sosial

22 Juni 2019
Twitter, Please Do Your Magic!

Twitter, Please Do Your Magic!

2 Juli 2019
Motivasi Orang Cantumin Gelar Akademik di Medsos Itu Apa sih?

Motivasi Orang Cantumin Gelar Akademik di Medsos Itu Apa sih?

10 Agustus 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Panduan Bertahan Hidup Warga Lokal Jogja agar Tetap Waras dari Invasi 7 Juta Wisatawan

Jogja Waktu Lebaran Tak Pernah Sepi, Ia Disesaki oleh Orang yang Pulang Kampung, Perantau yang Lari, dan Wisatawan Bermodal THR Tebal

13 Maret 2026
Stasiun Klaten Stasiun Legendaris yang Semakin Modern

Stasiun Klaten, Stasiun Berusia Satu Setengah Abad yang Terus Melangkah Menuju Modernisasi

16 Maret 2026
Bisnis Mobil Rental: Keuntungannya Selangit, Risikonya Juga Selangit rental mobil

Rental Mobil demi Gengsi Saat Pulang Kampung Lebaran Adalah Keputusan yang Goblok

12 Maret 2026
Normalisasi Utang Koperasi demi Kucing, Itu Bukan Tindakan Aneh apalagi Anabul Sudah Seperti Keluarga Mojok.co

Normalisasi Utang Koperasi Kantor demi Kucing, Itu Bukan Tindakan Aneh apalagi Anabul Sudah seperti Keluarga

18 Maret 2026
Soto Bandung: Kuliner Khas Bandung yang Rasanya Normal dan Pasti Cocok di Lidah Para Pendatang

Soto Bandung: Kuliner Khas Bandung yang Rasanya Normal dan Pasti Cocok di Lidah para Pendatang

15 Maret 2026
Jalan Nasional Purworejo Kulon Progo Payah, Kondisi yang Normal Cuma Sekitar Bandara YIA Mojok.co

Jalan Nasional Purworejo-Kulon Progo Payah, Kondisi yang Normal Cuma Sekitar Bandara YIA

16 Maret 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=1k7EQFkTWIM

Liputan dan Esai

  • 3 Cara Gen Z Habiskan THR, padahal Belum Tentu Dikasih dan Jumlahnya Tidak Besar tapi Pasti Dibelanjakan
  • Dear KUA, Apa Alasan Terbaik bagi Kami untuk Menikah saat Situasi Dunia Sedang Kacau-Kacaunya?
  • Mudik Gratis BUMN 2026: Hemat Rp600 Ribu dari Jakarta-Solo Tanpa Pusing Dana THR Berkurang
  • Grand Hotel De Djokja, Hotel Tertua di Jogja Hidup Kembali 
  • Mahasiswa UGM Kena DO dan Tinggal Nomaden karena Kendala Ekonomi, Kini Raih Gelar Sarjana Berkat “Menumpang” di Kos Teman
  • Kapok Terlalu Royal ke Teman: Teman Datang karena Ada Butuhnya, Giliran Diri Sendiri Kesusahan Eh Diacuhkan meski Mengiba-iba

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.