Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Hiburan Serial

Villain Bunuh Diri Jadi Ending Drama Korea Paling Menyebalkan bagi Penggemar Drakor

Noor Annisa Falachul Firdausi oleh Noor Annisa Falachul Firdausi
17 Maret 2023
A A
Villain Bunuh Diri Jadi Ending Drama Korea Paling Menyebalkan Bagi Penggemar Drakor

Villain Bunuh Diri Jadi Ending Drama Korea Paling Menyebalkan Bagi Penggemar Drakor (Shutterstock.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Villain yang bunuh diri jelang ending drama Korea itu bikin emosi penonton, lho. Harusnya penulis naskah membiarkan para tokoh jahat ini mencicipi siksa pedih di dunia dulu, dong.

Entah apa yang merasuki benak para penulis naskah drama Korea akhir-akhir ini. Namun yang jelas, drakor lagi sering dihujat penggemarnya sendiri.

Hujatan ini dilatarbelakangi oleh banyaknya drakor yang menampilkan premis cerita dan eksekusi yang sempurna di awal cerita. Tapi mulai pertengahan dan jelang akhir cerita, drama Korea tersebut justru tampak sekali nggak matang naskahnya. Banyak drama yang berakhir dengan ending yang disebut penonton sebagai yang sangat buruk.

Salah satu modelan ending yang dipermasalahkan oleh para pemirsa, termasuk saya juga sebetulnya, adalah villain yang bunuh diri. Alih-alih mendapatkan hukuman setimpal atas kejahatannya, yang biasanya berupa pembunuhan, mereka justru mendapatkan akhir yang terlalu enteng. Diskusi soal ini pertama kali dipantik oleh sender anonim di menfess @kdrama_menfess di Twitter.

•kdm• kalian setuju ga guys? sender soalnya sebel banget udah dibikin emosi sepanjang nonton eh ujung-ujungnya malah bundir kayak harusnya mereka menderita dulu😭😭 pic.twitter.com/QxRSQ3P4Cy

— K-Drama Menfess (@kdrama_menfess) March 9, 2023

Oke, mungkin kedengarannya agak janggal. Kok bisa villain bunuh diri jadi ending yang menyebalkan buat para penggemar drakor? Bukannya villain yang bunuh diri sudah mendapatkan akhir yang tragis?

Dalam jagat per-drakor-an selalu ada tokoh hero dan villain

Di drama Korea, pasti ada tokoh yang bertindak sebagai hero, ada juga yang memerankan villain. Drama dengan semua genre, baik itu crime, thriller, maupun romance, hampir dapat dipastikan ada hero dan villain. Mudahnya, peran hero ini berkarakter baik hati sementara villain adalah si jahat.

Hero biasanya memiliki tujuan yang berkaitan dengan villain-nya. Misalnya dengan melakukan balas dendam atau memastikan bahwa kejahatan si villain terkuak. Dalam mencapai tujuannya itu, sudah pasti si hero akan melakukan banyak usaha dan pengorbanan. Penonton yang menyaksikan setiap prosesnya juga akan merasa bersimpati dan berharap si hero bisa mewujudkan cita-citanya.

Baca Juga:

Saya Meninggalkan Drakor Sejak Kenal Dracin yang Ceritanya Lebih Seru

4 Alasan Drama Korea Zaman Sekarang “Kalah” dengan Zaman Dahulu Menurut Saya yang Sudah 15 Tahun Jadi Penggemar

Drama Korea biasanya dikemas dalam 16-20 episode, terkadang ada yang lebih dan kurang. Bayangkan jika selama belasan episode itu penonton benar-benar mendukung usaha yang dilakukan si hero, tapi akhirnya pupus karena si villain bunuh diri. Tujuan hero jadi nggak tercapai dan pengorbanannya jadi sia-sia. Penonton sudah harap-harap cemas, berharap kekejaman villain terbalas, tapi ending-nya bikin malas dan nggak puas.

Tercatat sudah banyak sekali villain yang sudah mati di tangannya sendiri lebih dulu sebelum hancur berkeping-keping. Terbaru ada Ji Dong Hee (Shin Jae Ha) di Crash Course in Romance dan Ibu Suri (Kim Hae Sook) di Under The Queen’s Umbrella. Sebelum-sebelumnya ada Nam Gyu Man (Namgoong Min) di Remember, Cho Tae Sub (Lee Geung Young) di Again My Life, dan Park Kwang Soo (Kim Kap Soo) di K2.

Penonton drakor memegang prinsip “mata dibalas mata, gigi dibalas gigi”

Kami sebagai penonton drakor pengin sekali menyaksikan si villain mendapatkan karma atas kejahatannya. Kami juga pengin mereka merasakan rasa sakit yang para korbannya alami dan berakhir membusuk di penjara. Bisa dikatakan sebagian besar penonton drakor memegang prinsip “mata dibalas mata, gigi dibalas gigi”.

Opini yang saya rasa sangat mewakili hati para penonton drakor yang mempermasalahkan ending semacam itu disampaikan oleh akun @rdtk_dj_pfj.

Emang. Dipenjara pun sebenarnya juga cukup ngeselin sih, apalagi kalau dia gak menyesal dan kejahatannya luar biasa. Emang paling bagus itu disiksa pelan-pelan sampai berharap mati, tapi gak sampai dibunuh.

— rdtk (@rdtk_dj_pfj) March 9, 2023

Penulis yang memberikan akhir kematian berupa bunuh diri bagi para villain terkesan seperti sudah ogah-ogahan memikirkan hukuman yang paling pantas buat para villain ini. Sebagian penonton menduga bahwa para penulis memang mengeksekusi naskahnya secara malas-malasan (lazy writing). Namun, bisa jadi para penulis ini nggak bisa menemukan ending yang bisa memuaskan harapan para penonton. Akhirnya dimatiin deh villain-nya, tapi dengan cara bunuh diri.

Padahal menurut saya, ending sebuah drama menentukan apakah drama tersebut bakal jadi memorable atau nggak. Drama yang berkesan akan membuat pemirsa mudah mengingat alur atau momen dari drama yang pernah mereka tonton. Jadi, saat ngobrol dengan teman-teman lain seputar drakor, nggak ada kalimat “Eh, itu drama yang mana, ya?” yang menyatakan keraguan mereka atas ingatannya sendiri.

Ending drama Korea yang mengecewakan dengan villain mati bunuh diri bisa memunculkan dua peluang. Dramanya jadi teringat terus di benak saking kecewanya penonton. Namun bisa juga drama tersebut terlupakan begitu saja karena penonton menganggap ending-nya “yah, gitu doang”.

Ada beberapa drama Korea yang menyajikan ending memuaskan bagi penonton

Lantas, apakah ada drakor yang menyajikan ending memuaskan bagi penontonnya? Ada dong! Drama yang menyiksa para villain-nya agar mencicipi balik kejahatan yang mereka lakukan di akhir adalah Vincenzo dan Little Women. Kedua drama ini menghadirkan villain yang kejamnya membuat status manusia yang mereka sandang pantas diragukan.

Di akhir, para villain dari kedua drama ini merasakan akibatnya, walaupun nggak dilakukan oleh para hero, melainkan oleh anti-hero. Manusia biadab kayak Jang Han Seok (Ok Taecyeon) dibor, pengacara Choi Myung Hee (Kim Yeo Jin) menari dengan api membakar diri, dan Won Sang A (Uhm Ji Won) tenggelam dalam larutan asam. Sebuah ending yang sangat pantas mereka alami mengingat betapa kejinya mereka semasa hidup.

Sebagai penonton drama ongoing yang nggak bisa menduga ending-nya, saya nggak menuntut banyak, kok. Ke depannya saya hanya berharap agar para penulis naskah nggak buru-buru matiin villain-nya dengan cara bunuh diri. Tolong dong biarkan mereka mencicipi siksa pedih di dunia sebelum dijebloskan ke penjara, Chakkanim.

Penulis: Noor Annisa Falachul Firdausi
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA 5 Drama Korea dengan Ending Ter-lucknut yang Bikin Gregetan.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 17 Maret 2023 oleh

Tags: drama koreaendingvillain
Noor Annisa Falachul Firdausi

Noor Annisa Falachul Firdausi

Alumnus UGM asal Yogyakarta yang lagi belajar S2 Sosiologi di Turki

ArtikelTerkait

10 Drama Korea Action Terbaik Sepanjang Masa Terminal Mojok

10 Drama Korea Action Terbaik Sepanjang Masa

17 Juni 2022
5 Drama Korea dengan Adegan Ciuman Terbanyak Terminal Mojok

5 Drama Korea dengan Adegan Ciuman Terbanyak yang Bikin Penonton Deg-degan

11 Februari 2022

Kim Seon Ho: Karakter Selalu Multitalenta, tapi Mbuh Soal Cinta

18 September 2021
Mengangkat Kisah Unik Malaikat Maut Penyelamat Nyawa, Ini 4 Alasan Drama Korea Tomorrow Wajib Ditonton Terminal Mojok

Mengangkat Kisah Unik Malaikat Maut Penyelamat Nyawa, Ini 4 Alasan Drama Korea Tomorrow Wajib Ditonton

20 April 2022
Bestie Selamanya, 6 Kisah Persahabatan Paling Solid di Drama Korea Terminal Mojok

Bestie Selamanya, 6 Kisah Persahabatan Paling Solid di Drama Korea

26 Agustus 2022
7 Second Lead Couple Drama Korea yang Chemistry-nya Nggak Kalah dari Pasangan Utama Terminal Mojok

7 Second Lead Couple Drama Korea yang Chemistry-nya Nggak Kalah dari Pasangan Utama

12 April 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Kebumen Itu Cantiknya Keterlaluan, tapi Nggak Bisa Jual Diri (Unsplash)

Kebumen, Kabupaten yang Cantiknya Keterlaluan tapi Nggak Bisa Menjual Dirinya Sendiri

27 April 2026
Vario 125, Motor Honda yang Bikin Sesal, tapi Nggak Tergantikan (Wikimedia Commons)

Saya Menyesal Nggak Pakai Vario 125 dari Dulu karena Motor Honda Ini Nggak Bikin Bangga tapi Nyatanya Nggak tergantikan

1 Mei 2026
Orang Jawa Timur Kaget dengan Soto Bening di Jogja, tapi Lama-Lama Bisa Menerima dan Doyan Mojok.co

Orang Jawa Timur Kaget dengan Soto Bening di Jogja, tapi Lama-Lama Bisa Menerima dan Doyan

25 April 2026
Jalan Monginsidi, Jalan Braganya Salatiga: Ikonik dan Nggak Kalah Cantik kabupaten semarang

Bohong kalau Ada yang Bilang Wisata Alam Salatiga itu Beragam, wong Destinasi Wisata Ini Aja Numpang di Kabupaten Semarang

1 Mei 2026
Tanda-tanda Rumah Jamet Madura, Pasti Bising dan Jadi Titik Kumpul Satria FU

Tanda-tanda Rumah Jamet Madura, Pasti Bising dan Jadi Titik Kumpul Satria FU

27 April 2026
3 Kebiasaan yang Harus Kamu Lakukan kalau Mau Selamat Kuliah di Jurusan Ilmu Politik

Penghapusan Jurusan Kuliah yang Tak Relevan dengan Industri Itu Konyol, kayak Nggak Ada Solusi Lain Aja

26 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

  • Dilema Pekerja Perempuan: Upah Murah “Dilegalkan”, Sementara Biaya Daycare Tak Terjangkau
  • Pelatihan SKill Digital IndonesiaNEXT Ubah Mahasiswa Insecure Jadi Skillfull, Bisnis Digital pun Tak Kalah Saing
  • Sisi Lain Lagu “Kicau Mania” Ndarboy Genk: Berbahaya dan Bukan Perkara Remeh 
  • Solusi atas Jeritan Hati Para Pelaku UMKM yang Menderita karena Kenaikan Ekstrem Harga Plastik
  • Nikah di Desa Meresahkan, Perkara Undangan Cetak atau Digital Saja Jadi Masalah tapi Kemudian Sadar Nggak Semua Orang Melek Teknologi
  • Latihan Lawan Pria dan Mentalitas Tak Kenal Puas Jadi Resep Rahasia Tim Putri Ubaya Dominasi Campus League 2026 Regional Surabaya

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.