Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Pojok Tubir

UNNES Bukan Lagi Tempat yang Ramah buat Mahasiswa Pas-pasan, Kos Mahal, Uang Kuliah Melejit, Gaji Part Time Seuprit Pula

Arzha Ali Rahmat oleh Arzha Ali Rahmat
5 Agustus 2024
A A
UNNES Semarang Bukan Lagi Tempat yang Ramah buat Mahasiswa Pas-pasan, Kos Mahal, Uang Kuliah Melejit, Gaji Part Time Seuprit Pula makelar kos

UNNES Semarang Bukan Lagi Tempat yang Ramah buat Mahasiswa Pas-pasan, Kos Mahal, Uang Kuliah Melejit, Gaji Part Time Seuprit Pula

Share on FacebookShare on Twitter

Ngomongin UNNES Semarang kayaknya nggak ada habisnya. Nggak cuma hal-hal positif, tapi hal-hal negatifnya juga banyak yang berseliweran. Udah banyak testimoni dari mahasiswa UNNES soal hal-hal negatif, mau itu di media sosial atau di tongkrongan macam café atau burjo.

Hal yang diomongin juga nggak sedikit. Beberapa tahun ini ada masalah kos yang naik gara-gara makelar. Para part timer juga banyak yang ngeluh gara-gara gajinya sedikit. Terus di tahun ajaran baru ini juga banyak calon mahasiswa baru yang ngeluh di sosmed soal uang pangkal dan UKT yang selangit.

Oleh karena hal-hal itu, menurut saya UNNES Semarang semakin lama semakin nggak ramah buat mahasiswa. Khususnya mahasiswa kalangan menengah dan bawah yang apa-apa serba susah.

Masalah kos di UNNES yang nggak pernah ada titik temunya

Kalau kalian update soal info UNNES Semarang pasti tahu kalau harga kos di UNNES nggak jelas. Mulanya hal ini dipicu sama makelar yang seenaknya menghasut pemilik kos buat naikin harga gede-gedean. Nggak cuma itu, makelar ini juga menghasut pemilik kos buat meniadakan sewa bulanan.

Jadinya sekarang hampir nggak ada kos murah dan kos bulanan di daerah UNNES. Misal ada pun, nyarinya harus sabar, hati-hati, dan telaten. Nggak sampai di situ, banyak juga mahasiswa tua atau penyewa bulanan yang diusir sama pemilik kos gara-gara kosnya udah jadi tahunan.

Kalau diusir dengan alasan yang jelas mah oke. Tapi di UNNES nggak. Banyak penyewa kos yang diusir sebulan atau dua bulan sebelum masa sewanya habis gara-gara kamarnya mau dijadiin tahunan dan udah di-booking sama orang lain. Gila nggak tuh?

Parahnya lagi harga kos di UNNES Semarang naik gede-gedean bahkan bisa sampai dua kali lipat. Saya ingat kos lama saya yang dulunya 3 juta per tahun sekarang naik jadi 6,5 juta per tahun. Ada lagi yang dulunya 7 juta per tahun jadi 9 juta per tahun. Kenaikan harga ini juga biasanya nggak dibarengi sama penambahan fasilitas.

Apalagi di tahun ajaran baru, pemilik kos banyak yang mengincar mahasiswa baru yang polos dan nggak tahu harga. Tentunya dengan harga yang nggak ngotak banyak maba yang mau. Apalagi kalau orang berduit, sikat aja yang penting bisa dapet kos.

Baca Juga:

Ironi UNNES Semarang: Kampus Konservasi, tapi Kena Banjir Akibat Pembangunan yang Nggak Masuk Akal

Blok GM Semarang: Ketika Estetika Anak Skena Menumbalkan Hak Pengguna Jalan Semarang

Kalau udah begini lama-lama cuma orang berduit doang yang bisa ngekos di sekitaran UNNES. Mahasiswa tua, mahasiswa kelas menengah, dan mahasiswa yang butuh bulanan tersingkirkan dan harus cari kos di daerah lain macam Gunungpati atau Sampangan.

Nggak cuma kos yang mahal, uang kuliah juga sama aja

Masalah kos belum kelar, para mahasiswa UNNES Semarang dicekik lagi sama masalah uang kuliah. Mau itu uang pangkal atau UKT jadi momok yang mengerikan. Bahkan gara-gara masalah ini cukup banyak calon mahasiswa baru yang mengundurkan diri gara-gara nggak sanggup bayar, miris.

Pertama, di pergantian semester banyak mahasiswa yang mengajukan banding UKT. Harapannya sih biar UKT-nya lebih murah. Tapi kenyataannya banyak yang bandingnya tidak disetujui dan malah dialihkan untuk melakukan cicilan UKT. Karena ini banyak mahasiswa yang kurang setuju.

Calon mahasiswa baru juga sama, uang pangkal dan besaran UKT yang mereka terima sering membludak. Saking banyaknya beberapa saat lalu sempat ramai di X atau Twitter. Alhasil banyak yang mengundurkan diri dan mengubur impian mereka untuk kuliah.

Kerja part time juga nggak bisa menyelesaikan masalah

Oleh karena masalah-masalah itu banyak mahasiswa yang mikir buat kerja sampingan atau part time. Ada yang jadi pelayan, jualan kue, jualan es teh, dan lain-lain. Sayangnya, kerja part time di UNNES nggak bakal menyelesaikan masalah itu, wong gajinya seuprit, kok.

Bayangin aja, rata-rata gaji part time di UNNES Semarang itu sebesar Rp5000/jam. Kalau beruntung sih bisa dapet yang nawarin gaji Rp6000 sampai Rp7000/jam. Tapi kalau apes malah bisa dapet yang nawarin gaji cuma Rp.4000/jam.

Dibalik gaji yang kecil kamu kira beban kerjanya ringan? Mana ada! Yang ada beban kerjanya malah berat, bahkan bisa dibilang hampir sama dengan full time di posisi yang sama. Jam kerjanya juga gila, masa kerja part time jam kerjanya bisa 7 sampai 8 jam sehari, gila.

Kalau menurut saya, part time di UNNES itu kayak kerja rodi. Kita susah dapet untung, yang ada malah dapet hikmahnya doang. Daripada part time mending jadi freelance sekalian, kalau diseriusin gajinya bisa berkali-kali lipat dari part time. Asal jangan jadi joki skripsi aja, sih.

Kalau begini terus, mahasiswa cuma bisa nangis di pojokan kamar, apalagi mahasiswa kelas menengah dan kelas bawah. Padahal kata orang-orang UNNES itu ramah mahasiswa kurang mampu. Kos murah, makanan murah, bayarannya nggak mahal lagi.

Tapi kayaknya itu dulu, sekarang UNNES udah berubah. Nggak cuma di lingkup kampus tapi di lingkungan sekitarnya juga sama aja. Nggak ramah dan nggak bersahabat. Kayaknya emang bener, cuma orang kaya dan orang berduit doang yang boleh kuliah. Orang miskin beneran dilarang kuliah.

Sumber gambar: Akun Instagram Universitas Negeri Semarang

Penulis: Arzha Ali Rahmat
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Ahli Menjawab 3 Mitos Jogja yang Tak Lekang Zaman: Suara Drumband, Andong, hingga Gamelan

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 5 Agustus 2024 oleh

Tags: harga kosSemarangUKTUNNES
Arzha Ali Rahmat

Arzha Ali Rahmat

Lulusan Sastra Indonesia yang lebih suka mengikuti intuisi daripada sekadar teori. Menulis baginya adalah sebuah kebebasan

ArtikelTerkait

Stasiun Plabuan Batang, Satu-Satunya Stasiun Kereta Api Aktif di Indonesia dengan Pemandangan Pinggir Pantai

Bisakah Batang yang Dikenal sebagai Kabupaten Sepi Bangkit dan Jadi Terkenal?

1 Februari 2026
Jalan Pandanaran, Short Getaway Terbaik di Kota Semarang (Unsplash)

Cuma Punya Waktu Terbatas untuk Menikmati Keindahan Kota Semarang? Ke Jalan Pandanaran Aja!

29 November 2023
Tertipu Tempat Servis Laptop di Plaza Simpang Lima Semarang, Nggak Diperbaiki Malah Digadaikan Mojok.co

Tertipu Tempat Servis Laptop di Plaza Simpang Lima Semarang, Nggak Diperbaiki Malah Digadaikan

29 Mei 2025
Disrupsi Angkringan dan Kafe Matinya Tempat Nongkrong di Area Salatiga (Unsplash)

Disrupsi Angkringan dan Kafe: Matinya Tempat Nongkrong di Area Salatiga

13 Januari 2023
Kasta Kereta Api Kediri-Semarang, KA Majapahit Masih Jadi Juaranya

Kasta Kereta Api Kediri-Semarang, KA Majapahit Masih Jadi Juaranya

4 September 2025
10 Istilah yang Cuma Diketahui Mahasiswa UIN Walisongo Semarang

10 Istilah yang Cuma Diketahui Mahasiswa UIN Walisongo Semarang

30 Agustus 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Normalisasi Utang Koperasi demi Kucing, Itu Bukan Tindakan Aneh apalagi Anabul Sudah Seperti Keluarga Mojok.co

Normalisasi Utang Koperasi Kantor demi Kucing, Itu Bukan Tindakan Aneh apalagi Anabul Sudah seperti Keluarga

18 Maret 2026
Soto Bandung: Kuliner Khas Bandung yang Rasanya Normal dan Pasti Cocok di Lidah Para Pendatang

Soto Bandung: Kuliner Khas Bandung yang Rasanya Normal dan Pasti Cocok di Lidah para Pendatang

15 Maret 2026
Toyota Avanza Sering Dihina, padahal Mobil Paling Ideal untuk Keluarga Kelas Menengah yang Ingin Sehat Finansial Mojok.co

Toyota Avanza Sering Dihina, padahal Mobil Paling Ideal untuk Keluarga Kelas Menengah yang Ingin Sehat Finansial

16 Maret 2026
Stasiun Klaten Stasiun Legendaris yang Semakin Modern

Stasiun Klaten, Stasiun Berusia Satu Setengah Abad yang Terus Melangkah Menuju Modernisasi

16 Maret 2026
Pertama Kali Mencicipi Swike: Makanan Berbahan Dasar Kodok yang Terlihat Menjijikan, tapi Bikin Ketagihan Mojok.co

Katak dalam Soto, Ternyata Swike: Pengalaman yang Membuat Saya Kini Tak Mudah Percaya dan Meragukan Segalanya

21 Maret 2026
Alfamart Itu Terlalu Membosankan dan Sumpek, Butuh Kreativitas (Wikimedia Commons)

Alfamart Itu Terlalu Membosankan dan Sumpek, Kalau Punya Uang Tak Terbatas dan Boleh Saya Akan Ubah Alfamart Jadi “Ruang Singgah Urban”

20 Maret 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=1k7EQFkTWIM

Liputan dan Esai

  • Jadi Gembel di Perantauan tapi Berlagak Tajir saat Pulang, Bohongi Ortu biar Tak Kepikiran Anaknya Remuk-remukan
  • Rela Utang Bank buat Beli Mobil Ertiga demi Puaskan Ekspektasi Mertua, Malah Jadi Ribet dan Berujung Sia-sia
  • Ujian Pemudik Lajang: Jadi Sasaran Pinjam Uang karena Belum Nikah dan Dianggap Tak Ada Tanggungan, Giliran Nolak Dicap Pelit
  • Rasa Sanga (8): Lontong dan Kangkung dalam Khazanah Suluk Sunan Bonang, Jalan “Merasakan” Kehadiran Tuhan
  • Memelihara Kucing adalah Patah Hati yang Direncanakan, Tapi 1.000 Kali pun Diulang Saya Akan Tetap Melakukannya
  • Makna Pulang yang Saya Temukan Setelah Mudik Motoran dengan NMAX Tangerang–Magelang

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.