Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kampus

Camaba Unesa Harus Waspada Soal Kenaikan UKT, Katanya Kampus Calon Pendidik, tapi Biayanya Makin Mencekik

Adhitiya Prasta Pratama oleh Adhitiya Prasta Pratama
15 Mei 2024
A A
UKT Unesa Makin Mencekik, Camaba Wajib Waspada (Unsplash)

UKT Unesa Makin Mencekik, Camaba Wajib Waspada (Unsplash)

Share on FacebookShare on Twitter

Efek sisi gelap PTN-BH yang tergesa-gesa

Perubahan status Unesa menjadi Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (PTN-BH) mungkin menjadi salah satu faktor pemicu kenaikan biaya ini. Meskipun perubahan ini sebagian besar ditujukan untuk meningkatkan kualitas pendidikan, dampaknya bagi mahasiswa belum sepenuhnya positif. Fasilitas yang belum memadai menjadi salah satu isu utama yang dihadapi oleh mahasiswa, terutama yang berasal dari lapisan ekonomi menengah ke bawah.

Dampak ini bisa jadi bukti nyata dari efek perubahan Unesa menjadi PTN-BH yang terbilang tergesa-gesa. Proses perubahan yang kurang terencana dengan matang menyebabkan berbagai aspek, utamanya terkait dengan fasilitas mahasiswa yang tidak disiapkan dengan baik.

Sebagai contoh, beberapa mahasiswa melaporkan bahwa kenaikan biaya pendidikan tidak diimbangi dengan peningkatan fasilitas yang sesuai. Bahkan, beberapa fasilitas seperti ruang kuliah dan tempat parkir, sebagaimana yang banyak ditulis di Terminal Mojok meninggalkan kesan bahwa ada tantangan akademik dengan sumber daya yang terbatas.

Camaba Unesa diimbau waspada

Menghadapi kenaikan biaya kuliah yang drastis di Universitas Negeri Surabaya (Unesa), saran saya, calon mahasiswa untuk lebih waspada. Persiapan finansial yang matang menjadi hal yang tak terhindarkan bagi mereka yang bermimpi kuliah di sana. Sebab, biaya kuliah yang semakin tinggi menjadi beban tambahan yang harus dipertimbangkan secara serius oleh para calon mahasiswa.

Hal ini memang membuat beberapa calon mahasiswa merasa terkejut dan kecewa ketika mengetahui besarnya biaya kuliah yang harus mereka tanggung. Kejutan atas besarnya biaya kuliah tidak hanya mengganggu rencana keuangan, tetapi juga bisa membuat semangat belajar dan motivasi para calon mahasiswa menjadi redup. Sebagian dari mereka bahkan merasa bahwa tujuan mereka untuk kuliah di Unesa semakin sirna.

Menjaga marwah kampusnya wong cilik

Padahal, Unesa telah lama dikenal sebagai kampus yang ramah finansial, merangkul semua golongan masyarakat. Tentu ini bukan hanya tentang menawarkan kesempatan pendidikan kepada mereka yang kurang mampu secara finansial, melainkan juga tentang menjaga identitas kampus sebagai lembaga yang inklusif dan merakyat.

Mengapa? Menjaga identitas Unesa sebagai kampus yang ramah finansial dan merakyat sangatlah penting. Karena pada dasarnya Unesa bukan hanya tempat berkumpulnya para intelektual, tetapi juga tempat berkembangnya nilai-nilai sosial. 

Selain itu, menjaga kampus ini sebagai kampus yang ramah finansial juga merupakan investasi untuk masa depan yang lebih baik. Yakni dengan memberikan kesempatan kepada wong cilik untuk mendapatkan pendidikan tinggi, dan menciptakan sumber daya manusia yang berkualitas.

Baca Juga:

Tunjungan Plaza Surabaya Lebih Cocok Disebut Labirin daripada Mal, Membingungkan dan Rawan Tersesat

Jalan Mayjen Jonosewojo Surabaya Kawasan Elite, Kualitas Jalan Sulit: Daerah Mahal kok Aspalnya Rusak!

Namun pada akhirnya, kasus soal mencuatnya kenaikan UKT dan SPI di Unesa, kini bukan sebagai wacana, tetapi juga menjadi ancaman yang nyata bagi mahasiswa. Sebagai kampus yang punya motto “Satu Langkah di Depan!”, Unesa tentunya belajar mengedepankan kepentingan mahasiswa, bukan malah memundurkan esensi pendidikannya. Benar, begitu?

Penulis: Adhitiya Prasta Pratama

Editor: Yamadipati Seno

BACA JUGA 4 Mahasiswa yang Sebaiknya Nggak Kuliah di Universitas Negeri Surabaya (Unesa)

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 16 Mei 2024 oleh

Tags: mahalnya kuliah di UnesaSurabayaUKT UnesaUKT Unesa mahalunesauniversitas negeri surabayaUTK mahal
Adhitiya Prasta Pratama

Adhitiya Prasta Pratama

Seorang mahasiswa yang hobi baca apa aja di depannya.

ArtikelTerkait

Melewati Lampu Merah Pegirian Surabaya Rasanya seperti Pindah Alam, Keindahan Surabaya Langsung Berubah Jadi Suram

Melewati Lampu Merah Pegirian Surabaya Rasanya seperti Pindah Alam, Keindahan Surabaya Langsung Berubah Jadi Suram

28 Juni 2025
Terminal Bungurasih Momok bagi Pengguna Jalan Raya Waru Sidoarjo, Macet Ora Umum! Mojok terminal bungurasih surabaya

Terminal Bungurasih Momok bagi Pengguna Jalan Raya Waru Sidoarjo, Bikin Macet Ora Umum!

24 Februari 2024

6 Rekomendasi Kuliner Ngetop di Kawasan Wisata Religi Sunan Ampel Surabaya

23 April 2022
Durasi Lampu Merah Margorejo Surabaya Nggak Manusiawi, Saking Lamanya Bisa Ditunggu Sambil Ngopi dan Kelarin Skripsi

Durasi Lampu Merah Margorejo Surabaya Nggak Manusiawi, Saking Lamanya Bisa Ditunggu Sambil Ngopi dan Kelarin Skripsi

14 Februari 2024
agribisnis menthek kafe tengah sawah KKN wabah corona pemandangan pagi sawah mojok

Tiga Tipe Alternatif KKN UINSA yang Tidak Sebatas Kuliah Kerja Maya

13 Juni 2020
Derita Mahasiswa ITS, Harus Berkali-kali Menjelaskan Kampusnya Bukan Institut Teknologi Surabaya! Mojok.co

Derita Mahasiswa ITS, Harus Berkali-kali Menjelaskan Kampusnya Bukan “Institut Teknologi Surabaya”!

8 Juli 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Andai Jadi Warga Tangerang Selatan, Saya Pasti Sudah Pusing Tujuh Keliling. Mending Resign Jadi Warga Tangsel!

Jangan Nilai Buku dari Sampulnya, dan Jangan Menilai Tangerang Selatan Hanya dari Bintaro, Alam Sutera dan BSD Saja

4 Februari 2026
MU Menang, Dunia Penuh Setan dan Suram bagi Fans Liverpool (Unsplash)

Sejak MU Menang Terus, Dunia Jadi Penuh Setan, Lebih Kejam, dan Sangat Suram bagi Fans Liverpool

1 Februari 2026
Mie Ayam Bikin Saya Bersyukur Lahir di Malang, bukan Jogja (Unsplash)

Bersyukur Lahir di Malang Ketimbang Jogja, Sebab Jogja Itu Sudah Kalah Soal Bakso, Masih Kalah Juga Soal Mie Ayam: Mengenaskan!

2 Februari 2026
Oleh-Oleh Khas Wonosobo yang Sebaiknya Kalian Pikir Ulang Sebelum Membelinya Mojok.co

Wonosobo Memang Cocok untuk Berlibur, tapi untuk Tinggal, Lebih Baik Skip

3 Februari 2026
Jatiwaringin Bekasi, Daerah Seribu Galian yang Nggak Tahu Kapan Kelarnya. Warga di Sini Punya Kesabaran Tingkat Tinggi bekasi jogja

Setahun Hidup di Jogja Bikin Saya Rindu Jalan Berlubang di Bekasi

6 Februari 2026
Di Sumenep, Tidak Terjadi Invasi Barbershop, Diinjak-injak Sama Pangkas Rambut Tradisional

Di Sumenep Tidak Terjadi Invasi Barbershop, Diinjak-injak Sama Pangkas Rambut Tradisional

4 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Ironi TKI di Rembang dan Pati: Bangun Rumah Besar di Desa tapi Tak Dihuni, Karena Harus Terus Kerja di Luar Negeri demi Gengsi
  • Self Reward Bikin Dompet Anak Muda Tipis, Tapi Sering Dianggap sebagai Keharusan
  • Gen Z Pilih Merantau dan Tinggalkan Ortu karena Rumah Cuma Menguras Mental dan Finansial
  • Lasem Lebih Terkenal daripada Rembang tapi Hanya Cocok untuk Wisata, Tidak sebagai Tempat Tinggal
  • Mahasiswa KIP Kuliah Pertama Kali Makan di AYCE: Mabuk Daging tapi Nelangsa, Kenyang Sesaat untuk Lapar Seterusnya
  • Ormas Islam Sepakat Soal Board of Peace: Hilangnya Suara Milenial dan Gen Z oleh Baby Boomers

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.