Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kampus

Unesa Belum Perlu Akademi Bulu Tangkis, Mending Perbaiki Kampus Ketintang Dulu

Chusnul Awalia Rahmah oleh Chusnul Awalia Rahmah
31 Oktober 2024
A A
Unesa Belum Perlu Akademi Bulu Tangkis, Mending Perbaiki Kampus Ketintang Dulu Mojok.co

Unesa Belum Perlu Akademi Bulu Tangkis, Mending Perbaiki Kampus Ketintang Dulu (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Unesa dikabarkan akan membangun akademi bulu tangkis. Wacana ini tersebar setelah website resmi universitas yang terletak di Surabaya itu mengunggah informasi tersebut. Jelas sebagian besar mahasiswa yang baru pertama kali mendengar kabar ini terkaget-kaget.   

Sebenarnya, sah-sah saja apabila kampus ingin melakukan pengembangan maupun ekspansi lebih jauh. Hanya saja, wacana pembangunan akademi bulu tangkis ini muncul di tengah protes mahasiswa mengenai fasilitas kampus. Persoalan soal fasilitas kampus yang minim saja belum menemukan solusi, ini malah mau membangun akademi baru. 

Bidang olahraga Unesa memang unggul

Sebenarnya, saya cukup memahami kemunculan ide membangun akademi bulu tangkis ini. Akademi bulu tangkis ingin melengkapi fasilitas olahraga Unesa yang cukup lengkap. Fasilitas ini berada di Unesa Kampus Utama di Lidah Wetan. Kami memiliki lapangan golf, arena panahan, gor futsal, hingga kolam renang, 

Selain itu Unesa memang unggul di bidang olahraga. Ini terbukti dengan  deretan pemain timnas yang tengah menempuh pendidikan di Unesa. Adapun rencana mendirikan akademi bulu tangkis ini muncul ketika  Rektor Unesa bersua dengan salah satu atlet kebanggaan tanah air, peraih medali emas bulu tangkis pada Olimpiade 2021. Apabila terealisasi, rencana pembangunan akademi bulu tangkis ini bertujuan untuk menjaring bibit-bibit ahli bulu tangkis secara terorganisir.

Rencana ini menjadi tirakat yang baik. Namun, tetap saja, waktunya tidak tepat. Selama ini sudah banyak mahasiswa protes seputar fasilitas kampus yang perlu perbaikan. Terutama fasilitas Kampus Ketintang yang masih banyak kurangnya di sana-sini. 

Saya memahami keinginan kampus untuk membangun akademi bulu tangkis. Di sisi lain, saya juga turut merasakan betapa kesalnya mahasiswa mengingat protes yang selama ini diluncurkan tidak mendapat tanggapan. Padahal fasilitas-fasilitas yang dituntut oleh mahasiswa sebenarnya wajar saja, semua demi pembelajaran yang lebih nyaman di kampus. Sebut saja, ruang kelas dan parkiran seperti yang telah dijelaskan dalam tulisan berjudul Unesa Belum Perlu Membangun Kampus di IKN, Kampus Ketintang dan Lidah Wetan Aja Masih Mengenaskan. 

Protes yang tidak kunjung mendapat tanggapan

Sebenarnya, per semester ini sudah ada tanggapan dari Unesa mengenai lahan parkir di salah satu fakultas di Ketintang. Ini langkah yang baik, mengingat, setiap berangkat kuliah, saya harus berjibaku mencari sejengkal tempat kosong untuk memarkirkan motor yang panjangnya paling 2 meteran ini. Kegelisahan itu sedikit lega karena kampus menjanjikan ada lahan parkir setinggi empat lantai untuk mewadahi kendaraan mahasiswa Ketintang. Semoga janji itu benar terwujud. 

Sementara, fasilitas utama lain yang perlu mendapat perhatian lebih adalah ruang kelas. Untuk menciptakan lingkungan belajar yang efektif, setidaknya harus ada ruang kelas yang memadai, bukan? Masalahnya, masih banyak ditemukan ruang kelas yang kebanjiran mahasiswa. Kursinya nggak cukup. Jadi harus ambil dari kelas lain. Kalau sudah selesai kelas, jangan lupa dikembalikan ke ruangannya lagi. Begitu ujaran perangkat kampus yang bertanggungjawab atas ruang kelas. Belum lagi untuk beberapa gedung yang digunakan untuk beberapa prodi sekaligus.

Baca Juga:

4 Alasan yang Bikin Saya Malas Datang Bukber, Bukan Cuma karena Jadi Ajang Pamer

Vespa Matic, Motor Mahal yang Nggak Masuk Akal, Harga Setara Mobil Bekas, Fiturnya Minim!

Tambahan lagi, dalam beberapa tahun terakhir, Unesa membuka beberapa prodi baru dan menambah kuantitas mahasiswa. Akibatnya, semakin terbatas ruang belajar yang memadai, sedangkan jumlah kepalanya semakin tak terhitung. Itulah mengapa, harapan saya, apapun wacana baru yang digagas kampus, tolong dibarengi dengan segala sesuatu yang responsif. Supaya para mahasiswa juga dapat kuliah dengan aman dan nyaman.

Penulis: Chusnul Awalia Rahmah
Editor: Kenia Intan

BACA JUGA 4 Mahasiswa yang Sebaiknya Nggak Kuliah di Universitas Negeri Surabaya (Unesa)

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 31 Oktober 2024 oleh

Chusnul Awalia Rahmah

Chusnul Awalia Rahmah

Seorang pembaca dan pengamat yang mengonsumsi dunia lewat barisan kata dan jendela kedai kopi. Menemukan keseimbangan hidup lewat manisnya dessert.

ArtikelTerkait

Tips Berwisata ke Kampung Durian Runtuh dalam Serial Upin Ipin Mojok.co

Tips Berwisata ke Kampung Durian Runtuh dalam Serial Upin Ipin

1 Januari 2025
Menitipkan Anak di Daycare Bisa Jadi Solusi buat Working Mom, tapi Perlu Waspada Memilih yang Tepat

Menitipkan Anak di Daycare Bisa Jadi Solusi buat Working Mom, tapi Perlu Waspada Memilih yang Tepat

12 Februari 2025
Open BO via MiChat, Alternatif Prostitusi Bagi Mahasiswa Penjaja Cerita Seksual (Pixabay)

Open BO via MiChat, Alternatif Prostitusi Bagi Mahasiswa Penjaja Cerita Seksual

18 Oktober 2022
pengalaman lockdown

Pengalaman Tidak Menyenangkan Selama ‘Lockdown’ di Wall Maria

1 April 2020
Akui Saja Kalian Kecanduan Judi Slot, Pake Ngaku Hobi Segala

Akui Saja Kalian Kecanduan Judi Slot, Pake Ngaku Hobi Segala

21 Juli 2022
Pertashop Bangkrut Justru Bikin Repot: Laporan Langsung dari Pelanggan Bensin Pertamina

Kalau Harga Pertamax RON 92 Beneran Naik, Bagaimana Nasib Pertashop dan Pertamini?

31 Maret 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Turunan Muria: Jalur Tengkorak yang Semua Orang Tahu, tapi Seolah Dibiarkan Merenggut Korban

Turunan Muria: Jalur Tengkorak yang Semua Orang Tahu, tapi Seolah Dibiarkan Merenggut Korban

19 Februari 2026
Makanan di Jawa Memang Terkenal Manis, tapi Kenapa Sambelnya Ikutan Manis?

Makanan di Jawa Memang Terkenal Manis, tapi Kenapa Sambelnya Ikutan Manis?

20 Februari 2026
Tebet Eco Park, Spot Hits Jakarta Selatan yang Sering Bikin Bingung Pengunjung Mojok.co

Tebet Eco Park Adalah Mahakarya yang Tercoreng Bau Sungai yang Tak Kunjung Dibenahi

20 Februari 2026
4 Makanan Khas Jawa Tengah Paling Red Flag- Busuk Baunya! (Wikimedia Commons)

4 Makanan Khas Jawa Tengah yang Paling Red Flag, Sebaiknya Tidak Perlu Kamu Coba Sama Sekali kalau Tidak Tahan dengan Aroma Menyengat

17 Februari 2026
Vespa Matic: Tampilannya Keren, tapi Payah di Jalan Nggak Rata dan Tanjakan Mojok.co

Vespa Matic, Motor Mahal yang Nggak Masuk Akal, Harga Setara Mobil Bekas, Fiturnya Minim!

21 Februari 2026
Bakpia Kukus Kuliner Jogja yang Palsu dan Cuma Numpang Tenar (Unsplashj)

Dear Wisatawan, Jangan Bangga Berhasil Membawa Oleh-oleh Bakpia Kukus, Itu Cuma Bolu Menyaru Kuliner Jogja yang Salah Branding

21 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=FgVbaL3Mi0s

Liputan dan Esai

  • Omong Kosong Menua Tenang di Desa: Menjadi Ortu di Desa Tak Cuma Dituntut Warisan, Harus Pikul Beban Berlipat dan Bertubi-tubi Tanpa Henti
  • WNI Lebih Sejahtera Ekonomi dan Mental di Malaysia tapi Susah Lepas Paspor Indonesia, Sial!
  • 3 Dosa Indomaret yang Membuat Pembeli Kecewa Serta Tak Berdaya, tapi Tak Bisa Berbuat Apa-apa karena Terpaksa
  • Derita Orang Biasa yang Ingin Daftar LPDP: Dipukul Mundur karena Program Salah Sasaran, padahal Sudah Susah Berjuang
  • Sarjana Sastra Indonesia PTN Terbaik Jadi Beban Keluarga: 150 Kali Ditolak Kerja, Ijazah buat Lamar Freelance pun Tak Bisa
  • Muak Buka Bersama (Bukber) sama Orang Kaya: Minus Empati, Mau Menang Sendiri, dan Suka Mencaci Maki bahkan Meludahi Makanan

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.