Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Umbul Pengging, Wisata Boyolali yang Nggak Sok Asyik

Rahul Diva Laksana Putra oleh Rahul Diva Laksana Putra
14 April 2025
A A
Umbul Pengging, Wisata Boyolali yang Nggak Sok Asyik

Umbul Pengging, Wisata Boyolali yang Nggak Sok Asyik (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Jika di Klaten ada Umbul Ponggok yang sudah viral berkali-kali, mari kita geser sedikit ke arah utara Klaten, tepatnya ke Kabupaten Boyolali, yang selama ini lebih sering dikaitkan dengan susu sapi dan patung-patung bergaya Eropa. Meskipun dapat julukan Kota Susu, Boyolali ternyata juga punya sumber mata air atau umbul yang nggak kalah sejuk dan memesona. Salah satunya adalah Umbul Pengging yang terletak di Kecamatan Banyudono, Boyolali.

Umbul Pengging ini ibarat warung kopi legendaris—tua, adem, sederhana, tapi selalu dicari orang yang butuh ketenangan. Meski namanya belum terlalu mendunia seperti Umbul Ponggok yang sudah dilengkapi kamera bawah air dan spot selfie antigagal, Umbul Pengging tetap punya pesona yang bikin orang betah berlama-lama. Mulai dari air sebening niat anak kos sebelum akhir bulan, sampai suasana yang terasa seperti halaman rumah nenek.

Dan yang paling penting, Umbul Pengging Boyolali ini nggak sok asyik. Nggak ada tiket masuk ratusan ribu, nggak ada tukang foto dadakan yang tiba-tiba minta bayaran, apalagi gimik ala-ala wisata instagenik yang lebih cocok buat konten daripada kontemplasi. Di sini, kamu datang cukup bawa badan, handuk, dan hati yang siap dibasuh. Selebihnya, biar air yang bekerja.

Sejuknya air dan hangatnya suasana di Umbul Pengging Boyolali

Begitu nyemplung ke Umbul Pengging, semua beban hidup rasanya langsung luntur. Airnya dingin tapi nggak menusuk, jernih tapi nggak menyombongkan diri. Buat yang terbiasa mandi pakai air galon yang dipanaskan setengah mati, sensasi air alami dari mata air ini bisa jadi pengalaman spiritual tersendiri.

Kolamnya cukup luas, dibagi menjadi beberapa bagian. Ada yang lebih dangkal buat anak-anak, ada juga yang dalam untuk kamu yang merasa hidupnya sudah cukup berat dan ingin menyelam sejenak dari kenyataan. Di pinggir kolam, sering terlihat bapak-bapak ngobrol santai, ibu-ibu yang nyuapin anaknya, sampai bocah-bocah yang renangnya masih gaya anjing tapi semangatnya kayak baru dapet THR.

Suasananya santai dan bersahabat. Pepohonan rimbun mengelilingi area Umbul Pengging Boyolali, bikin mata adem dan kulit nggak gampang gosong. Di satu sisi, kamu bisa rebahan di pinggir kolam sambil selonjoran. Di sisi lain, kamu bisa ikut warga lokal yang dengan khusyuknya ngopi dan ngobrol ngalor-ngidul. Healing model begini nggak perlu direncanakan jauh-jauh, tinggal niat dan jalan.

Jejak sejarah dan aura mistis yang bikin merinding manja

Umbul Pengging Boyolali bukan cuma tempat nyebur untuk orang-orang yang capek bekerja. Tempat ini menyimpan sejarah panjang yang membuatnya punya aura tersendiri. Dulu, kawasan ini dikenal sebagai tempat pemandian raja-raja Mataram, terutama Pakubuwono X. Kompleks ini bahkan terhubung dengan Petilasan Raja dan Masjid Cipto Mulyo yang masih berdiri megah hingga sekarang.

Nggak heran kalau beberapa orang merasa tempat ini punya energi spiritual yang kuat. Banyak pengunjung datang bukan cuma untuk mandi, tapi juga untuk semedi atau sekadar menenangkan diri. Beberapa bahkan percaya kalau mandi di Umbul Pengging Boyolali bisa menyegarkan jiwa dan raga, bahkan membuang energi negatif yang mengendap akibat kebanyakan ngeluh hidup di media sosial.

Baca Juga:

Ngemplak, Kecamatan yang Terlalu Solo untuk Boyolali

4 Menu yang Wajib Dicicipi di Spesial Soto Boyolali Hj. Hesti Widodo

Tapi tenang, tempat ini tetap terasa bersahabat. Selama kamu datang dengan niat baik dan nggak mengganggu ketenangan sekitar, kamu akan disambut dengan adem. Ya, kadang merinding juga sih kalau datang pas pagi buta, apalagi kalau airnya tiba-tiba nggeret ke tulang. Tapi ya itu bagian dari pengalaman spiritual yang sah.

Wisata rakyat yang nggak menguras dompet

Di era di mana parkir motor aja kadang lebih mahal dari harga bensin, Umbul Pengging Boyolali hadir sebagai pelipur lara. Tiket masuknya cuma beberapa ribu rupiah, lebih murah daripada segelas es kopi susu kekinian. Kamu bisa berenang sepuasnya, duduk santai, bahkan bawa bekal dari rumah tanpa takut ditegur petugas.

Fasilitasnya juga cukup lengkap untuk ukuran wisata rakyat. Ada kamar bilas, tempat ganti baju, warung makan, dan tempat duduk buat leyeh-leyeh. Bahkan kalau kamu beruntung, bisa nemu tukang bakso atau cilok yang lewat dengan tenang tanpa teriak-teriak maksa beli.

Umbul Pengging Boyolali adalah bukti bahwa wisata nggak harus mewah untuk jadi berkesan. Kadang, yang kita butuhkan cuma tempat yang tenang, air yang sejuk, dan suasana yang tulus. Nggak perlu live music, nggak perlu lighting warna-warni, cukup suara percikan air dan obrolan ringan warga sekitar.

Umbul Pengging bukan cuma tempat buat berenang. Ia adalah ruang kontemplasi yang disamarkan dalam bentuk pemandian. Di sini, kamu bisa merenung tanpa distraksi, menyelam bukan untuk lari dari kenyataan, tapi untuk menemuinya dengan cara yang lebih jernih.

Di saat tempat wisata lain sibuk berlomba bikin spot foto dan gimik kekinian, Umbul Pengging Boyolali tetap setia menjadi tempat pulang bagi siapa pun yang rindu ketenangan. Jadi, kalau kamu lagi penat, suntuk, atau cuma pengin merendam hati yang belakangan gampang panas, mampirlah ke Umbul Pengging. Siapa tahu, yang kamu butuhkan selama ini bukan kafe ber-AC atau staycation mahal, tapi sekadar nyebur di mata air jernih sambil dengerin suara alam yang nggak pernah bohong.

Penulis: Rahul Diva Laksana Putra
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA 5 Tempat Wisata Gratis di Boyolali yang Wajib Dikunjungi.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 14 April 2025 oleh

Tags: boyolaliumbul penggingwisata boyolali
Rahul Diva Laksana Putra

Rahul Diva Laksana Putra

Penulis jalanan sekaligus mahasiswa di Universitas Negeri Semarang. Peduli dengan berbagai keluh kesah publik ataupun isu sosial-politik.

ArtikelTerkait

deli serdang bandara kediri bandara adi soemarmo boyolali mojok

Bagi Orang Boyolali, Bandara Adi Soemarmo Solo Itu Alun-alun

9 Februari 2021
Boyolali Hobi Menyontek Monumen Ikonik Negara Lain, seperti Nggak Punya Identitas Aja Mojok.co

Boyolali Hobi Menyontek Monumen Ikonik Negara Lain, seperti Nggak Punya Identitas Aja

16 Januari 2024
Proyek Trotoar Simpang Lima Boyolali: Katanya Bikin Kota Jadi Estetik, tapi Nyatanya Malah Problematik!

Proyek Trotoar Simpang Lima Boyolali: Katanya Bikin Kota Jadi Estetik, tapi Nyatanya Malah Problematik!

26 Oktober 2025
Cepogo Cheese Park di Boyolali Memang Istimewa, tapi Saya Ogah Kembali ke Sana

Cepogo Cheese Park di Boyolali Memang Istimewa, tapi Saya Ogah Kembali ke Sana

27 November 2025
Loji Papak Boyolali yang Tersembunyi, Indah, Sekaligus Mencekam (Unsplash)

Loji Papak: Rahasia Kekayaan Sejarah Boyolali yang Mampu Memacu Nyali dan Adrenalin Pengunjung karena Aura Mistisnya

11 Februari 2024
Orang Boyolali Asli Bakal Pikir-pikir Lagi kalau Mau Cepogo Cheese Park, Tidak Ramah Kantong UMK!

Orang Boyolali Asli Bakal Pikir-pikir Lagi kalau Mau Cepogo Cheese Park, Tidak Ramah Kantong UMK!

1 Juli 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Video Tukang Parkir Geledah Dasbor Motor di Parkiran Matos Malang Adalah Contoh Terbaik Betapa Problematik Profesi Ini parkir kampus tukang parkir resmi mawar preman pensiun tukang parkir kafe di malang surabaya, tukang parkir liar lahan parkir pak ogah

3 Perilaku Tukang Parkir dan Pak Ogah yang Bikin Saya Ikhlas Ngasih Duit 2000-an Saya yang Berharga

5 Februari 2026
Alun-Alun Jember Nusantara yang Rusak (Lagi) Nggak Melulu Salah Warga, Ada Persoalan Lebih Besar di Baliknya Mojok.co

Jember Gagal Total Jadi Kota Wisata: Pemimpinnya Sibuk Pencitraan, Pengelolaan Wisatanya Amburadul Nggak Karuan 

6 Februari 2026
Gerbong KRL Khusus Perempuan Malah Nggak Aman untuk Perempuan Mojok.co

Gerbong KRL Khusus Perempuan Malah Nggak Aman untuk Perempuan

6 Februari 2026
5 Alasan yang Membuat Saya Ingin Balik ke Pantai Menganti Kebumen Lagi dan Lagi Mojok.co

5 Alasan yang Membuat Saya Ingin Balik ke Pantai Menganti Kebumen Lagi dan Lagi

6 Februari 2026
Banting Setir dari Jurusan Manajemen Jadi Guru PAUD, Dianggap Aneh dan Nggak Punya Masa Depan Mojok.co jurusan pgpaud

Jurusan PGPAUD, Jurusan yang Sering Dikira Tidak Punya Masa Depan

5 Februari 2026
Jatiwaringin Bekasi, Daerah Seribu Galian yang Nggak Tahu Kapan Kelarnya. Warga di Sini Punya Kesabaran Tingkat Tinggi bekasi jogja

Setahun Hidup di Jogja Bikin Saya Rindu Jalan Berlubang di Bekasi

6 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Lawson Slamet Riyadi Solo dan Sekutu Kopi: Jadi Tempat Ngopi, Jeda selepas Lari, dan Ruang Berbincang Hangat
  • Rayakan 20 Tahun Asmara, Ruzan & Vita Rilis Video Klip “Rayuanmu” yang Bernuansa Romansa SMA. Tayang di Hari Valentine!
  • Nasi Bekal Ibu untuk Saya yang Balik ke Perantauan adalah Makanan Paling Nikmat sekaligus Menguras Air Mata
  • Media Online Tak Seharusnya Anxiety pada AI dan Algoritma 
  • Pengangguran Mati-matian Cari Kerja, Selebritas Jadikan #OpenToWork Ajang Coba-coba
  • Orang Nggak Mau Dijuluki “Sinefil” karena Tahu Itu Ejekan, tapi Tetap Banyak yang Mengaku “Si Paling Film”

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.