Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Gaya Hidup Gadget

TWS Memang Kelihatan Canggih dan Kekinian, tapi Nggak Semua Orang Cocok Memakainya

Intan Ekapratiwi oleh Intan Ekapratiwi
17 Februari 2025
A A
TWS Memang Kelihatan Canggih dan Kekinian, tapi Nggak Semua Orang Cocok Memakainya

TWS Memang Kelihatan Canggih dan Kekinian, tapi Nggak Semua Orang Cocok Memakainya (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Kalau ada satu barang yang saya sesali pembeliannya hingga kini, itu adalah TWS. Mengutip Detik, TWS merupakan singkatan dari true wireless stereo, atau perangkat audio yang dipasangkan ke telinga tanpa menggunakan koneksi kabel untuk menghubungkannya ke ponsel atau pemutar media lainnya. Pengguna cukup menyalakan bluetooth pada ponsel untuk menghubungkannya dengan TWS ini.

Sejujurnya saya dan suami sudah punya empat TWS yang kami beli melalui e-commerce. Satu di antaranya mati total, satunya mati sebelah, dan dua lagi masih berfungsi dengan baik hingga kini sejak dibeli sekitar satu tahun lalu. Keempat TWS yang kami miliki itu beragam merek, dan harganya berkisar Rp200-Rp400 ribuan.

Setelah memakai TWS untuk beberapa waktu, saya akhirnya memutuskan kembali ke earphone kabel. Saya merasa TWS memang diciptakan bukan untuk semua orang, salah satunya adalah saya.

TWS nggak cocok buat orang ceroboh

Saya nggak menyarankan orang ceroboh menggunakan true wireless stereo. Berdasarkan pengalaman saya sendiri, yang juga ceroboh, benda ini justru membuat hidup jadi semakin ribet.

Pada TWS, perangkat kanan dan kiri nggak tersambung dengan kabel seperti earphone bluetooth, sehingga pengguna tinggal memakainya di telinga kanan dan kiri. Sekilas, hal ini mungkin terlihat praktis. Pengguna nggak perlu merasa ribet dengan kehadiran kabel yang menjuntai dari kedua telinga. Tapi, hal ini nggak berlaku buat orang ceroboh.

Bagi orang ceroboh kayak saya, ketiadaan kabel ini justru menjadi awal dari malapetaka. Earbud yang sekiranya nyantol dengan aman di telinga bisa berakhir jatuh dan hilang karena kecerobohan sendiri. Kadang, lupa meletakkan earbud juga bisa berakhir nestapa. Hal ini sudah berulang kali saya alami. Saya jadi harus mengira-ngira jatuh di mana earbuds ini, atau mengingat terakhir kali saya letakkan di mana. Untungnya earbud yang jatuh dan hilang ini bisa kembali saya temukan meski akhirnya karena keseringan jatuh—atau memang sudah saatnya rusak—earbud jadi mati sebelah. 

Orang malas juga sebaiknya nggak usah pakai 

Selain orang ceroboh, saya rasa orang yang malas juga sebaiknya menghindari TWS. Masalahnya, earphone jenis ini harus dicharge secara berkala agar tetap bisa digunakan. Biasanya waktu charge ini sekitar 60-90 menit tergantung earphone-nya. Kalau baterainya sudah full 100%, kita bisa menggunakan TWS rata-rata hingga 4-5 jam untuk mendengarkan lagu. Tapi ya lagi-lagi semua tergantung merek dan kapasitasnya. 

Nah, soal nge-charge ini biasanya bakal merepotkan para pemalas. Saya salah satunya. Kadang, begitu earphone tinggal 20% atau sudah terdengar notifikasi lowbat, saya nggak langsung mengisi dayanya. Kadang saya biarkan karena merasa nanggung, dan ketika esok hari mau saya pakai, saya baru ingat kalau TWS bluetooth belum dicharge sehingga harus dicharge dulu sebelum dipakai. 

Baca Juga:

Earphone Bluetooth Adalah Inovasi Audio yang Gagal: Kemudahan yang Ditawarkan Tidak Seberapa, Kualitasnya Disunat Ugal-ugalan

Robot RE701, Earphone Rp30 Ribuan yang Nggak Boleh Dipandang Sebelah Mata

TWS juga nggak cocok buat orang yang banyak gerak

Meskipun kelihatan praktis karena nggak ada kabel, TWS ternyata nggak cocok dipakai orang-orang yang banyak gerak. Sebab, earbud yang terpasang di telinga ini rentan hilang. Memang sih sekilas earbud ini terpasang dengan kuat di lubang telinga penggunanya. Tapi jangan salah, kalau kalian kebanyakan gerak bukan tak mungkin earbud terjatuh dari telinga dan berakhir hilang.

Intinya, meski terkesan kekinian dan canggih, nggak semua orang cocok memakai TWS. Bagi sebagian orang, benda ini mungkin praktis dan nggak bikin ribet karena nggak memiliki kabel. Tapi bagi orang-orang kayak saya, benda ini justru kurang nyaman digunakan. Pilihan ada pada penggunanya, jadi pilih yang paling nyaman buat diri kita. 

Penulis: Intan Ekapratiwi
Editor: Kenia Intan

BACA JUGA Earphone Bluetooth Adalah Inovasi Audio yang Gagal: Kemudahan yang Ditawarkan Tidak Seberapa, Kualitasnya Disunat Ugal-ugalan.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 17 Februari 2025 oleh

Tags: Earphoneearphone bluetoothTWS
Intan Ekapratiwi

Intan Ekapratiwi

Redaktur Terminal Mojok yang suka nonton drama Korea.

ArtikelTerkait

Lupa Membawa Earphone Saat Bepergian Sendiri Itu Rasanya Hampa Banget Nggak, sih?

Lupa Membawa Earphone Saat Bepergian Sendiri Itu Rasanya Hampa Banget Nggak, sih?

31 Januari 2020
Robot RE701, Earphone Rp30 Ribuan yang Nggak Boleh Dipandang Sebelah Mata

Robot RE701, Earphone Rp30 Ribuan yang Nggak Boleh Dipandang Sebelah Mata

27 Juli 2023
7 Rekomendasi Earphone yang Mantap dan Terjangkau. Sikaaat!

7 Rekomendasi Earphone yang Mantap dan Terjangkau. Sikaaat!

11 Agustus 2022
Earphone Bluetooth Adalah Inovasi Audio yang Gagal: Kemudahan yang Ditawarkan Tidak Seberapa, Kualitasnya Disunat Ugal-ugalan earphone kabel

Earphone Bluetooth Adalah Inovasi Audio yang Gagal: Kemudahan yang Ditawarkan Tidak Seberapa, Kualitasnya Disunat Ugal-ugalan

7 Maret 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Batik Air Maskapai Red Flag: Delay Berjam-jam, Kompensasi Tak Layak, dan Informasinya Kacau Mojok.co

Batik Air Maskapai Red Flag: Delay Berjam-jam, Kompensasi Tak Layak, dan Informasinya Kacau

5 Februari 2026
Gudeg Malang Nyatanya Bakal Lebih Nikmat ketimbang Milik Jogja (Unsplash)

Membayangkan Jika Gudeg Bukan Kuliner Khas Jogja tapi Malang: Rasa Nggak Mungkin Manis dan Jadi Makanan Biasa Saja

1 Februari 2026
Alun-Alun Jember Nusantara yang Rusak (Lagi) Nggak Melulu Salah Warga, Ada Persoalan Lebih Besar di Baliknya Mojok.co

Jember Gagal Total Jadi Kota Wisata: Pemimpinnya Sibuk Pencitraan, Pengelolaan Wisatanya Amburadul Nggak Karuan 

6 Februari 2026
5 Menu Seasonal Indomaret Point Coffee yang Harusnya Jadi Menu Tetap, Bukan Cuma Datang dan Hilang seperti Mantan

Tips Hemat Ngopi di Point Coffee, biar Bisa Beli Rumah kayak Kata Netijen

3 Februari 2026
4 Usaha Paling Cuan di Desa yang Bisa Dilakukan Semua Orang Mojok.co

4 Usaha Paling Cuan di Desa yang Bisa Dilakukan Semua Orang

31 Januari 2026
Betapa Dangkal Cara Berpikir Mereka yang Menganggap Jadi IRT Adalah Aib Mojok.co

Betapa Dangkal Cara Berpikir Mereka yang Menganggap Jadi IRT Adalah Aib

1 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Ironi TKI di Rembang dan Pati: Bangun Rumah Besar di Desa tapi Tak Dihuni, Karena Harus Terus Kerja di Luar Negeri demi Gengsi
  • Self Reward Bikin Dompet Anak Muda Tipis, Tapi Sering Dianggap sebagai Keharusan
  • Gen Z Pilih Merantau dan Tinggalkan Ortu karena Rumah Cuma Menguras Mental dan Finansial
  • Lasem Lebih Terkenal daripada Rembang tapi Hanya Cocok untuk Wisata, Tidak sebagai Tempat Tinggal
  • Mahasiswa KIP Kuliah Pertama Kali Makan di AYCE: Mabuk Daging tapi Nelangsa, Kenyang Sesaat untuk Lapar Seterusnya
  • Ormas Islam Sepakat Soal Board of Peace: Hilangnya Suara Milenial dan Gen Z oleh Baby Boomers

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.