Tutorial Masak Telur Ceplok yang Aman dan Nggak Muncrat-Muncrat

Setelah mengamati video Mbak Nia Ramadhani, sepertinya ia hanya takut terekena percikan minyaknya deh, bukan karena nggak bisa masak telur ceplok.

Artikel

Avatar

Beberapa hari yang lalu, Mbak Nia Ramadhani kembali menarik perhatian netizen. Setelah tidak bisa membuka salak, ternyata Mbak Nia Ramadhani juga takut menggoreng telur. Saya tidak setuju jika ia dikatakan tidak bisa membuka salak dan menggoreng telur. Menurut saya siapapun pasti bisa, asalakan mau belajar. Practice every day dan konsisten melakukannya. Pasti lama-lama bakalan bisa membuka salak dan menggoreng telur.

Begitupun menggoreng telur. Masa sih di antara kita tidak pernah hangus atau terkena percikan minyak pada saat mencobanya kali pertama? Namun karena sudah terbiasa, akhirnya lama-kelaman biasa saja terkena muncratan minyak dan berani-berani saja menggoreng telur ceplok. Setelah mengamati video Mbak Nia Ramadhani, sepertinya ia hanya takut terekena percikan minyaknya deh, bukan karena nggak bisa masak telur ceplok. Oleh karena itu tulisan ini hanya akan berfokus kepada tutorial menggoreng telur, agar tidak terkena muncratan minyak. Kalau begitu, langsung saja ya. Berikut tutorialnya~

Satu: Pastikan tidak ada kandungan air di alat masak.

Memastikan tidak ada air yang menempel pada spatula (sendok penggorenga), wajan, dan juga tangan. Menurut hemat saya ini adalah persyaratan pertama agar tidak ada muncratan minyak saat menggoreng telur ceplok. Karena kan kita juga sudah tahu bahwa air dan minyak itu tidak bisa menyatu. Seperti saya dan dia, ups maaf malah curhat. Karena itu deh, ada muncratan minyak karena air ingin berpisah dengan minyak. Mungkin para ahli kimia atau para ahli masak sepertinya lebih bisa menjelaskannya. Karena mohon maaf, saya hanya anak sosial dari pertama penjurusan saat SMA hingga jurusan kuliah.

Dua: Memasak dengan api sedang.

Langkah selanjutnya agar tidak ada muncratan minyak saat menggoreng telur ceplok adalah memasak menggunakan api sedang. Menggunakan api sedang juga berguna untuk menghindari masakan cepat gosong. Cara ini sepertinya juga ampuh untuk meminimalisir muncratan minyak saat memasak telur ceplok.

Baca Juga:  Jon Snow dan Sosok Mendiang Gus Dur: Tak Perlu Mati-Matian Mempertahankan Tahta

Tiga: Tunggu minyak benar-benar panas.

Tunggu dan pastikan minyak sudah dalam keadaan panas saat memasak telur ceplok. Pasalnya, ketika minyak belum panas dan kamu sudah memasukkan telor, biasanya bakal membuat minyak muncrat dan juga mengeluarkan suara-suara nggak nyantai ketika menggoreng.

Empat: Atur jarak kita dengan kompor.

Ngomong-ngomong, jika sudah memasak dengan api sedang, minyak yang panas, dan rasa-rasanya sudah tidak ada air di wajan, sendok penggorengan, dan juga tangan. Maka selanjutnya atur jarak Anda dengan kompor. Hal ini untuk mewanti-wanti kalau ada sedikit muncratan minyak, kita sudah nggak dekat-dekat dengan sumber muncratan. Akan tetapi, jangan terlalu jauh dan meninggalkan kompor, ya. Bisa-bisa telurnya bakal jadi gosong ntar~

Lima: Gunakan helm dan sarung tangan anti panas.

Jika Anda masih takut dan khawatir terkena muncratan, padahal sudah mengikuti semua tutorial di atas. Cobalah gunakan helm dan sarung tangan anti panas. Helm berfungsi untuk melindungi muncratan minyak agar tidak mengenai wajah Anda. Sementara sarung tangan anti panas untuk mengurangi risiko muncratan minyak  yang terkena tangan Anda. Sarung tangan anti panas ini juga untuk memudahkan Anda ketika mengangkat wajan penggorengan atau untuk mengangkat telurnya dengan spatula yang sudah terasa panas. Tapi sekarang sepertinya sudah banyak deh sendok penggorengan yang sudah tidak panas lagi saat dipegang.

Jika sudah selesai mengikuti tutorial di atas, saatnya menyajikan dan menyantanp telur ceplok yang bisa disajikan dengan cara apa pun, baik secara lokal maupun cara agak kebule-bulean. Apalagi jika telur ceploknya masih panas, paling pas deh kalau disajikan dengan nasi panas, sayur, sambal, dan juga bawang goreng yang krenyes-krenyes.

Baca Juga:  Susahnya Belajar Mengatur Emosi Saat Menstruasi

Atau mau cara bule? Bisa dibuat jadi sandwich yang disajikan dengan roti tawar, tomat, dan aneka sayuran lainnya. Jadi gimana? Sudah nggak takut lagi kan terkena muncratan minyak saat memasak elur ceplok? Menurut saya skill memasak telur ceplok harus dimiliki oleh setiap orang. Karena sudah terbukti bisa menyelamatkan harimu. Apalagi jika kamu anak kos-kosan. Kalau lagi bosan masakan di luar. Udah deh, masak telur ceplok emang sudah paling pas. Jadi gimana setuju nggak untuk mengikuti tutorial di atas? Kalau setuju, selamat mencoba ya~

BACA JUGA Jangan Tertipu Video Tutorial Masak yang (Katanya) Mudah dan Murah! atau Rahma Liasa Zaini tulisan lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

---
6

Komentar

Comments are closed.