Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Pojok Tubir

Tunjungan Plaza Surabaya Adalah Pusat Perbelanjaan terbesar di Jawa Timur yang Sama Sekali Tidak Ramah Parkir bagi Pemotor

Darsih Juwariah oleh Darsih Juwariah
7 September 2024
A A
Tunjungan Plaza Surabaya Menganaktirikan Pengendara Motor (Unsplash)

Tunjungan Plaza Surabaya Menganaktirikan Pengendara Motor (Unsplash)

Share on FacebookShare on Twitter

Tunjungan Plaza Surabaya adalah pusat perbelanjaan terbesar dan paling ikonik di Jawa Timur. Ia telah menjadi destinasi belanja dan hiburan yang populer sejak pertama buka. 

Ada sekitar 600 tenant yang memenuhi Tunjungan Plaza Surabaya. Oleh sebab itu, mall ini selalu ramai karena memberikan banyak alternatif.

Namun, di balik gemerlap dan kemegahannya, Tunjungan Plaza Surabaya menyimpan masalah. Jadi, mall ini sangat tidak ramah bagi pengunjung, khususnya pengendara sepeda motor parkir di sana sangat tidak menyenangkan.

Tunjungan Plaza Surabaya kurang memberi perhatian kepada motor

Sebagai mall terbesar, Tunjungan Plaza Surabaya tentunya memiliki lahan parkir yang cukup luas. Akan tetapi, masalah parkir bagi pemotor masih menjadi salah satu tantangan yang sering membuat mereka merasa tidak nyaman. 

Beberapa pengunjung bahkan merasa bahwa Tunjungan Plaza kurang memberikan perhatian yang serius terhadap fasilitas parkir sepeda motor. Padahal mall ini terus berkembang dan menarik lebih banyak pengunjung setiap tahunnya.

Salah satu keluhan utama yang sering muncul dari pengendara motor adalah lokasi parkir yang jauh di mana pengunjung sulit mengaksesnya. Tempat parkir motor di sana umumnya berada di area yang terpisah dan jauh dari pintu masuk utama. 

Hal ini tentu menyulitkan, terutama bagi pengendara yang membawa barang belanjaan banyak atau berat. Meskipun tersedia shuttle bus yang mengantar pengunjung dari area parkir ke mall, namun tidak semua pengendara motor merasa nyaman atau punya waktu menunggu bus tersebut.

Ruang parkir motor yang sempit

Selain jaraknya yang jauh, ruang parkir motor di Tunjungan Plaza Surabaya juga sering tidak mencukupi. Khususnya di hari-hari libur atau akhir pekan. Jumlah pengunjung yang meningkat pesat sering membuat area parkir motor menjadi penuh sesak. 

Baca Juga:

Meski Keras dan Bisa Kejam, Faktanya Jakarta Bisa Bikin Rindu. Tapi Maaf, Saya Memilih Tidak Lagi Merantau dan Pulang ke Surabaya

Kapok Naik Bus Harapan Jaya Surabaya-Blitar, Niat Bepergian Nyaman Berakhir Berdesakan karena Sopir Maruk Angkut Penumpang Sebanyak-banyaknya

Banyak pengendara motor terpaksa memarkir kendaraannya di tempat-tempat yang tidak resmi. Bahkan di luar area parkir yang disediakan, yang tentu saja meningkatkan risiko kendaraan mereka terkena sanksi atau diangkut oleh pihak berwenang.

Fasilitas parkir Tunjungan Plaza Surabaya kurang aman dan nyaman

Fasilitas parkir motor di Tunjungan Plaza Surabaya juga dinilai kurang memadai dari segi keamanan dan kenyamanan. Meskipun ada petugas yang berjaga di area parkir, namun tidak sedikit pengendara motor yang mengeluhkan minimnya pengawasan di beberapa titik tertentu. 

Hal ini membuat pengendara merasa kurang aman saat meninggalkan kendaraan mereka. Selain itu, area parkir motor yang terletak di ruang terbuka membuat motor-motor tersebut lebih rentan terhadap cuaca ekstrem, seperti hujan atau panas yang berlebihan.

Kondisi ini sangat kontras dengan fasilitas parkir mobil di Tunjungan Plaza yang terkesan lebih diutamakan. Pengendara mobil bisa menikmati area parkir yang luas dan berada di gedung yang tertutup. Aksesnya juga lebih dekat ke pintu masuk. 

Sistem parkir otomatis yang modern dan mudah digunakan juga menambah kenyamanan bagi para pengendara mobil. Bagi pemilik motor, hal ini tentu saja menimbulkan kesan bahwa fasilitas parkir di Tunjungan Plaza Surabaya tidak memperhatikan kebutuhan semua jenis kendaraan secara adil.

Padahal, jumlah pengguna sepeda motor di Surabaya cukup besar dan terus meningkat. Dengan demikian, seharusnya Tunjungan Plaza bisa melihat potensi ini dan menyediakan fasilitas parkir motor yang lebih baik, nyaman, dan mudah diakses.

Masukan untuk manajemen

Manajemen Tunjungan Plaza Surabaya seharusnya tidak kesulitan memperbaiki kondisi parkir motor. Pertama, manajemen dapat memperluas area parkir khusus motor. Penataan ulang ruang parkir juga dapat membantu memaksimalkan penggunaan lahan.

Selain itu, pengelola mall juga bisa meningkatkan kualitas layanan shuttle bus. Bisa juga menambah fasilitas transportasi internal yang bisa mengantar pengendara motor dari area parkir ke pintu masuk dengan lebih cepat dan efisien. Hal ini akan sangat membantu, terutama bagi pengunjung yang membawa banyak barang atau yang datang bersama keluarga.

Peningkatan fasilitas keamanan juga sangat diperlukan. Penambahan CCTV di beberapa titik area parkir motor serta peningkatan jumlah petugas keamanan dapat membantu mencegah terjadinya tindak kriminal.

Penulis: Darsih Juwariah

Editor: Yamadipati Seno

BACA JUGA Terhina Saat Masuk Tunjungan Plaza Surabaya

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 7 September 2024 oleh

Tags: SurabayaTunjungan PlazaTunjungan Plaza MallTunjungan Plaza SurabayaTunjungan Surabaya
Darsih Juwariah

Darsih Juwariah

ArtikelTerkait

Rest Area 754 A Tol Surabaya-Gempol Mirip Mal: Nggak Cuma Restoran dan Kafe, Toko Baju pun Ada di Sini

Rest Area 754 A Tol Surabaya-Gempol Mirip Mal: Nggak Cuma Restoran dan Kafe, Toko Baju pun Ada di Sini

23 September 2025
Underpass Bunderan Taman Pelangi Surabaya, Bukti Pemkot Surabaya Nggak Pernah Belajar dari Kasus Kemacetan yang Ada (Pixabay.com)

Underpass Bundaran Taman Pelangi Surabaya, Bukti Pemkot Surabaya Nggak Pernah Belajar dari Kasus Kemacetan yang Ada

16 Desember 2023
Surabaya Sebenarnya Kota Salah Urus, Buktinya Banyak Pohon Tumbang yang Mengancam Nyawa Pengendara Mojok.co

Surabaya Sebenarnya Kota Salah Urus, Buktinya Banyak Pohon Tumbang yang Mengancam Nyawa Pengendara

16 Maret 2024
Sebenarnya Surabaya Punya Banyak Wisata Menarik, Warganya Saja yang Kurang Bersyukur

Sebenarnya Surabaya Punya Banyak Wisata Menarik, Warganya Saja yang Kurang Bersyukur

17 Januari 2025
Perbedaan Warung Madura di Jakarta dan Surabaya yang Nggak Banyak Orang Menyadarinya Mojok.co

Perbedaan Warung Madura di Jakarta dan Surabaya yang Nggak Banyak Orang Menyadarinya

5 Mei 2025
3 Warmindo di Surabaya yang Selevel Kafe Kekinian (Unsplash)

3 Warmindo di Surabaya yang Selevel Kafe Kekinian

8 Desember 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Toyota Kijang Kapsul: Mobil Legendaris yang Cuma Menang di Spare Part Murah, Sisanya Ampas Total dan Super Boros

Toyota Kijang Kapsul: Mobil Legendaris yang Cuma Menang di Spare Part Murah, Sisanya Ampas Total dan Super Boros

4 April 2026
Mobil Honda Mobilio, Mobil Murah Underrated Melebihi Avanza (Unsplash)

Kaki-kaki Mobil Honda Tidak Ringkih, Jalanan Indonesia Saja yang Kelewat Kejam!

5 April 2026
7 Indikator Purwokerto Salatiga Daerah Terbaik di Jawa Tengah (Unsplash)

Purwokerto Memang Penuh Cerita dan Keresahan, Makanya Dibicarakan Berulang-ulang dan Hampir Tanpa Jeda

10 April 2026
4 Ciri Nasi Uduk Redflag yang Bikin Nggak Nafsu Makan (Wikimedia Commons)

4 Ciri Nasi Uduk Redflag yang Bikin Kecewa dan Nggak Nafsu Makan

11 April 2026
Stop Menjadikan Kerak Telor Sebagai Ikon Kuliner Betawi karena Memang Tidak Layak dan Terkesan Eksklusif

Stop Menjadikan Kerak Telor Sebagai Ikon Kuliner Betawi karena Memang Tidak Layak dan Terkesan Eksklusif

9 April 2026
Gaji Jakarta 8 Juta Nggak Cukup Pola Pikir Pecundang (Unsplash)

Gaji Jakarta 8 Juta Nggak Cukup untuk Hidup dan Berpotensi Bikin Pekerja Tetap Miskin Adalah Pola Pikir Pecundang yang Nggak Tahu Cara Bertahan Hidup

6 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ONHNlaDcbak

Liputan dan Esai

  • Bangun Rumah Tingkat 2 di Desa demi Tiru Sinetron, Berujung Menyesal karena Ternyata Merepotkan
  • Resign Kerja di Jakarta untuk Rehat di Jogja, Menyesal karena Hidup Tak Sesuai Ekspektasi dan Malah Kena Mental
  • Nasi Padang Rp13 Ribu di Jogja Lebih Nikmat dan Otentik daripada Yang Menang Mahal, tapi Rasanya Manis
  • Tinggalkan Pekerjaan Gaji Puluhan Juta demi Merawat Ibu di Desa, Dihina Tetangga tapi Tetap Bahagia
  • #NgobroldiMeta: Upaya AMSI dan Meta Bekali Media untuk Produksi Jurnalisme Berkualitas di Era AI
  • Meminta Dosen-Mahasiswa Jalan Kaki ke Kampus ala Eropa: Antara Visi Elite dan Realitas yang Sulit

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.