Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Pojok Tubir

Trans Jogja di Mata Pendatang, Transportasi yang Berguna walau Awalnya Saya Kira Bus Wisata

Yoga Aditya L oleh Yoga Aditya L
22 Maret 2024
A A
Trans Jogja di Mata Pendatang, Transportasi yang Berguna walau Awalnya Saya Kira Bus Wisata Mojok.co

Trans Jogja di Mata Pendatang, Transportasi yang Berguna walau Awalnya Saya Kira Bus Wisata (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Beberapa waktu yang lalu saya membaca tulisan di Terminal Mojok berjudul Menganggap Trans Jogja Nggak Berguna Adalah Pendapat Ngawur. Bus Ini Memang Banyak Kekurangan, tapi Masih Dibutuhkan Warga. Tulisan tersebut berusaha menanggapi anggapan soal betapa tidak bergunanya Trans Jogja pada artikel lain. 

Membaca tulisan itu saya jadi tergelitik untuk ikut berkomentar. Sebagai warga dari luar Jogja, transportasi publik yang satu ini begitu unik di mata saya. Selain karena tidak semua daerah memiliki bus semacam ini, Trans Jogja menyimpan problem tersendiri. 

Pengalaman saya sebagai pendatang menggunakan Trans Jogja

Sudah kurang lebih 6 tahun saya menjadi penumpang setia Trans Jogja. Sudut-sudut Jogja pernah saya kunjungi menggunakan bus yang dikelola oleh PT Jogja Tugu Trans itu. Awalnya, saya pikir bus ini adalah bus wisata menyasar para pendatang dan wisatawan. Setelah beberapa saat saya menyadari, bus ini juga banyak digunakan oleh warganya. Rute yang dilalui juga nggak melulu kawasan wisatawan. 

Sebagai warga luar Jogja, saya merasa sangat terbantu dengan transportasi ini. Apalagi tarifnya sangat ramah di kantong. Selama 6 tahun menggunakan bus ini, saya hanya merasakan kenaikan harga sebesar Rp100, dari semula Rp3.500 menjadi Rp3.600. Padahal sama-sama kita tahu, beberapa tahun terakhir terjadi kenaikan harga yang cukup tinggi karena penyesuaian harga BBM. Saya merasa pengelola memang ingin menyediakan fasilitas publik yang nyaman dan terjangkau oleh berbagai kalangan. 

Memang tak tepat dianggap tidak berguna

Itu mengapa saya juga nggak setuju kalau Trans Jogja disebut nggak berguna. Sebagai warga luar Jogja, saya merasakan langsung manfaatnya. Saya juga mengamati, banyak warga masih menggunakan bus ini. Lantas, ukuran apa yang digunakan sehingga ada orang yang menilai bus ini nggak berguna? 

Saya dan kawan-kawan lain yang berasal dari luar Jogja merasa Trans Jogja sangat bermanfaat. Kami bisa lebih mengenal Jogja karena transportasi publik ini. Masih ingat betul di ingatan saya, bagaimana para petugas dengan cekatan merekomendasikan rute-rute perjalanan ketika saya merasa kebingungan. Saya sempat heran, bisa-bisanya mereka hafal di luar kepala. 

Selain bermanfaat bagi pendatang, bus ini juga banyak digunakan oleh warga karena melewati tempat-tempat strategis. Saya pernah naik Trans Jogja menuju Bandara Adi Sucipto dari Terminal Jombor menggunakan bus bernomor 5A. Selama perjalanan saya melewati berbagai sekolah dan universitas. Itu mengapa sepanjang rute ini banyak penumpang naik dan turun silih berganti. 

Pelayanan tidak maksimal karena kondisi

Saya merasa berkendara di Jogja itu perlu tahu prioritas. Misal, kalau memang ingin berkendara secara cepat, lebih baik membawa motor pribadi atau naik ojek. Jangan malah naik Trans Jogja. Armadanya yang besar harus bersaing dengan kendaraan-kendaraan pribadi di Jogja yang kian banyak. Belum lagi jalanan Jogja yang kebanyakan sempit, armada akan kesulitan bermanuver di jalanan padat demi mengejar waktu. 

Baca Juga:

Stereotipe Mahasiswa Sumatera yang Kuliah di Jogja: Dikira Anak Sawit dan Selalu Punya Duit Bejibun, padahal Kami Juga Sering Bokek!

Dibanding Surabaya dan Semarang, Jogja Masih Jadi Pilihan Terbaik untuk Kuliah

Jadi kalau ada keluhan Trans Jogja itu lambat dan tidak tepat waktu, itu bukan karena pelayanan nggak maksimal. Saya yakin armada-armada bus sebenarnya ingin datang tepat waktu, hanya saja kondisi jalan tidak memungkinkan. Itu mengapa, kalau Jogja ingin menyediakan transportasi publik yang benar-benar memadai, banyak hal perlu diubah. Bukan sekadar layanan dari Trans Jogja saja. 

Harapan agar bus ini semakin baik dari sisi ketepatan waktu pasti ada. Hanya saja saya menyadari perbaikan itu memerlukan biaya, waktu, dan energi besar. Jadi saya nggak berharap banyak. Saat ini saya hanya berupaya menyesuaikan diri saja. Kalau memang tempat yang dituju jauh dan melewati jalan-jalan padat, saya akan meluangkan waktu lebih banyak dalam perjalanan menggunakan Trans Jogja. 

Penulis: Yoga Aditya L
Editor: Kenia Intan 

BACA JUGA Trans Jogja Makin Hari Makin Tak Berguna: Tidak Menjangkau Seluruh DIY, Tidak Jadi Solusi Kemacetan. Lalu, Gunanya Trans Jogja Apa?

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 22 Maret 2024 oleh

Tags: Busbus umumJogjatrans jogjatransportasi publiktrasnportasi jogja
Yoga Aditya L

Yoga Aditya L

ArtikelTerkait

Sudah Saatnya Trans Banyumas Memiliki Jalur Terpisah supaya Nggak Bikin Pengendara Lain Susah

Sudah Saatnya Trans Banyumas Memiliki Jalur Terpisah supaya Nggak Bikin Pengendara Lain Susah

21 Oktober 2023
4 Alasan Surabaya Nggak Bisa Diromantisasi Layaknya Jogja Terminal Mojok.co

4 Alasan Surabaya Nggak Bisa Diromantisasi Layaknya Jogja

19 Mei 2022
Tipe Kepribadian Pendatang di Jogja dari Merek Bakpia yang Dibeli terminal mojok.co

Tipe Kepribadian Pendatang di Jogja dari Merek Bakpia yang Dibeli

15 Desember 2020
halte bus transjakarta

Jangan Naik Transjakarta Jika Terburu-buru

17 November 2021
Bus Sugeng Rahayu, Si Lumba-lumba Jalanan Andalan Warga Nganjuk Utara yang Merantau ke Surabaya

Bus Sugeng Rahayu, “Si Lumba-lumba Jalanan” Andalan Warga Nganjuk Utara yang Merantau ke Surabaya

24 November 2023
Jogja Katanya Romantis, tapi kok Kisah Cinta Saya Kandas Melulu?

Jogja Katanya Romantis, tapi kok Kisah Cinta Saya Kandas Melulu?

3 Agustus 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Klaten Tulang Punggung dan Masa Depan Dapur Indonesia

Klaten: Bukan Sekadar Kota untuk Mampir Menikmati Sop Ayam, tapi Tulang Punggung dan “Dapur” Masa Depan Indonesia

1 Mei 2026
Pantai KIW Edge, Pantai Terbaik Semarang yang Sebenarnya Bekas Tambak di Kawasan Pabrik

Pantai KIW Edge, Pantai Terbaik Semarang yang Sebenarnya Bekas Tambak di Kawasan Pabrik

27 April 2026
Jalan Monginsidi, Jalan Braganya Salatiga: Ikonik dan Nggak Kalah Cantik kabupaten semarang

Bohong kalau Ada yang Bilang Wisata Alam Salatiga itu Beragam, wong Destinasi Wisata Ini Aja Numpang di Kabupaten Semarang

1 Mei 2026
3 Hal Sederhana yang Membuat Kami Cleaning Service Bahagia (Unsplash)

3 Hal Sederhana yang Membuat Kami Cleaning Service Bahagia

25 April 2026
Normalisasi Tanya Kebutuhan Pengantin sebelum Memberi Kado Pernikahan daripada Mubazir Mojok.co

Normalisasi Tanya Kebutuhan Pengantin sebelum Memberi Kado Pernikahan daripada Mubazir

25 April 2026
Gaji ke-13 PNS: Tradisi Musiman yang Dirayakan dengan Sepatu Baru dan Kecemasan Baru

4 Tempat Ngutang Favorit PNS untuk Kebutuhan Hidup dan Membuat Diri Mereka Terlihat Kaya

25 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

  • Dilema Pekerja Perempuan: Upah Murah “Dilegalkan”, Sementara Biaya Daycare Tak Terjangkau
  • Pelatihan SKill Digital IndonesiaNEXT Ubah Mahasiswa Insecure Jadi Skillfull, Bisnis Digital pun Tak Kalah Saing
  • Sisi Lain Lagu “Kicau Mania” Ndarboy Genk: Berbahaya dan Bukan Perkara Remeh 
  • Solusi atas Jeritan Hati Para Pelaku UMKM yang Menderita karena Kenaikan Ekstrem Harga Plastik
  • Nikah di Desa Meresahkan, Perkara Undangan Cetak atau Digital Saja Jadi Masalah tapi Kemudian Sadar Nggak Semua Orang Melek Teknologi
  • Latihan Lawan Pria dan Mentalitas Tak Kenal Puas Jadi Resep Rahasia Tim Putri Ubaya Dominasi Campus League 2026 Regional Surabaya

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.