Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Otomotif

Toyota Harrier Gen 2: Mobil SUV Bekas Rp100 Jutaan Terbaik, Nyamannya Nggak Ada Lawan

Budi oleh Budi
11 Februari 2026
A A
Toyota Harrier Gen 2: Mobil SUV Bekas Rp100 Jutaan Terbaik, Nyamannya Nggak Ada Lawan Mojok.co

Toyota Harrier Gen 2: Mobil SUV Bekas Rp100 Jutaan Terbaik, Nyamannya Nggak Ada Lawan (wikipedia.org)

Share on FacebookShare on Twitter

Toyota Harrier Gen 2, mobil bekas yang sangat layak untuk dilirik sekarang ini. 

Ada banyak pilihan membeli mobil bekas di harga Rp100 jutaan. Merek keluaran Jepang yang terkenal dengan mesinnya “bandel” hingga mobil Eropa yang prestise pun ada. Sekalipun bukan mobil baru, dengan merek dan harga-harga segitu, kenyamanan tidak perlu dipertanyakan. 

Di tengah banyaknya pilihan mobil bekas seharga Rp100 juta, ada satu merek yang menyita perhatian saya. Apa lagi kalau bukan Toyota Harrier Gen 2. Tidak hanya saya, mungkin ada banyak orang lain melirik mobil yang diproduksi sekitar 2003-2012 itu. SUV mewah ini memang sempat jadi primadona pada masanya. Ketika Toyota Harrier “jatuh” ke harga Rp100 juta, tentu akan banyak orang mengincar untuk memilikinya. 

Bagi kalian yang belum tahu, Toyota Harrier Gen 2 itu tampak futuristik dari luar. Garis bodinya bersih dan proporsional, enak banget dipandang. Pokoknya nggak tampak seperti SUV tua yang sudah uzur, masih keren mengaspal di jalanan. 

Daya tarik Toyota Harrier Gen 2

Daya tarik utama Toyota Harrier Gen 2 terletak pada kabinnya. Jok elektrik sudah jadi standar di banyak varian, baik pengemudi maupun penumpang depan. Pengaturan kursinya halus dan empuk. Rasa-rasanya seperti sofa ruang tamu yang dibawa ke dalam mobil. Setir bisa diatur maju mundur serta naik turun, membuat posisi mengemudi gampang disesuaikan tanpa harus berkompromi.

Visibilitas menjadi salah satu keunggulan lain yang sering diremehkan. Kaca depan mobil ini lebar, pilar A tidak terlalu tebal, dan posisi duduknya agak tinggi. Kombinasi itu membuat pandangan ke depan dan ke samping terasa lega. Ini adalah mobil SUV yang tidak bikin deg-degan saat menyelinap di kemacetan atau masuk parkiran sempit.

Ada banyak “bonus” yang bikin mobil ini makin nyaman

Selain daya tarik di atas, Toyota Harrier Gen 2 juga menawarkan fitur-fitur lain yang rasanya jadi seperti bonus ketika membeli mobil satu ini. Sebut saja electric window, power backdoor, hingga fitur memajukan kursi penumpang depan lewat tombol dari sisi pengemudi. Fitur ini terdengar sepele, tapi begitu sering membawa penumpang belakang, barulah terasa fungsinya. Toyota dulu memang gemar menyelipkan kemewahan kecil yang fungsional.

Sedikit gambaran. Toyota Harrier Gen 2 hanya memiliki dua baris kursi. Tapi, jangan bayangkan baris kedua yang sekadar tempelan ya. Sandaran kursi belakang bisa diatur tingkat kemiringannya, membuat penumpang belakang bisa duduk santai dalam perjalanan jauh.

Baca Juga:

Beli Hyundai Atoz Lebih Masuk Akal daripada Karimun Kotak yang Overpriced

7 Mobil Bekas Harga Rp100 Juta-an yang Paling Masuk Akal Dimiliki sebagai Kendaraan Keluarga

Ditambah kiri AC di belakang yang hembusannya khas Toyota, dingin sampai ke tulang. Bahkan, penumpang belakang tetap bisa menikmati kabin sejuk tanpa harus meringkuk pasrah.

Mesinnya mirip Toyota Camry

Soal mesin, Toyota Harrier Gen 2 yang beredar di Indonesia umumnya menggunakan mesin 2.4 liter 4 silinder berkode 2AZ-FE. Mesin yang sama yang juga dipakai Toyota Camry dan Alphard generasi awal. Tenaganya berada di kisaran 160 horsepower dengan torsi sekitar 220 Nm. Angka ini memang tidak membuat kepala terhentak ke sandaran, tapi cukup untuk menggerakkan bodi besar Harrier dengan santai dan percaya diri.

Transmisinya hanya tersedia dalam pilihan otomatis 4 percepatan. Ini sering jadi bahan kritik, terutama di era sekarang ketika transmisi CVT atau otomatis 6 hingga 8 percepatan sudah jadi standar. Namun, justru inilah karakter Harrier. Perpindahan giginya halus, tidak terasa tergesa, dan cocok dengan karakter mobil yang memang tidak diciptakan untuk kebut-kebutan.

Banyak yang bilang, Toyota Harrier Gen 2 itu membosankan untuk dikemudikan. Dan, jujur saja, ada benarnya. Setirnya ringan, suspensinya empuk, dan respon gasnya linear. Tidak ada sensasi sporty, tidak ada rasa agresif. Tapi, justru di situ poinnya. Harrier adalah mobil yang membuat pengemudi rileks, bukan yang gampang panas saat disalip mobil lain apalagi saya di tol.

Toyota Harrier Gen 2 boros BBM dan pajaknya mahal

Tidak ada mobil yang sempurna, begitu pula Toyota Harrier Gen 2. Soal konsumsi BBM, mobil ini memang bukan yang paling irit. Dengan bobot mendekati 1,7 ton dan mesin 2.4 liter non-CVT, mobil ini jelas bukan tipe yang hemat BBM. Di dalam kota, angka 6 sampai 8 km per liter adalah sesuatu yang realistis. Di tol bisa sedikit lebih baik, tapi tetap saja, ini mobil yang akrab dengan SPBU. Sahabat Pertamina, istilahnya.

Akan tetapi, di jajaran mobil mewah yang sudah berumur, konsumsi BBM Toyota Harrier Gen 2 masih masuk akal kok. Tapi ya jangan harap SUV besar bermesin 2.4 liter ini bisa irit seperti LCGC. Boros BBM memang jadi “harga” yang harus dibayar untuk kenyamanan dan kelas yang ditawarkan.

Hal lain yang sering membuat orang mundur adalah pajak tahunan. Untuk Toyota Harrier Gen 2, pajak bisa menyentuh angka Rp5-6 jutaan tergantung daerah dan tahun produksi. Bagi sebagian orang, ini terasa berat. Tapi, bagi yang sudah siap mental dan finansial, pajak tersebut sepadan dengan apa yang didapatkan.

Begitulah Toyota Harrier Gen 2. Kendaraan ini memang bukan pilihan terbaik untuk mereka yang mendang-mending soal bensin. Namun, buat mereka yang berharap punya kendaraan dengan aura mobil kelas atas tanpa harus keluar duit setengah miliar, Toyota Harrier Gen 2 bekas ini adalah pilihan tepat. 

Penulis: Budi
Editor: Kenia Intan

BACA JUGA Dilema Punya Honda Mobilio: Nyaman Dikendarai dan Irit, tapi Kaki-Kaki Mobilnya Sering “Keseleo”.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 11 Februari 2026 oleh

Tags: mobil bekasmobil SUVSUVsuv bekastoyotaToyota HarrierToyota Harrier Gen 2
Budi

Budi

Seorang montir tinggal di Kudus yang juga menekuni dunia kepenulisan sejak 2019, khususnya esai dan fiksi. Paling suka nulis soal otomotif.

ArtikelTerkait

Innova Reborn, Mobil Zalim yang Mengalahkan Kesalehan Zenix (Wikimedia Commons)

Innova Reborn Mobil yang Nakal dan Zalim, tapi Tetap Laku karena Kita Suka yang Kasar dan Berisik, bukan yang Saleh kayak Zenix

15 Februari 2026
Beli Hyundai Atoz Lebih Masuk Akal daripada Karimun Kotak yang Overpriced Mojok.co

Beli Hyundai Atoz Lebih Masuk Akal daripada Karimun Kotak yang Overpriced

4 Mei 2026
Mobil Innova Reborn, Mobil yang Bisa Dianggap sebagai Investasi Terbaik sekaligus Mesin Penghasil Uang innova reborn diesel

Mobil Innova Reborn, Mobil yang Bisa Dianggap sebagai Investasi Terbaik sekaligus Mesin Penghasil Uang

1 Februari 2025
5 Rekomendasi Mobil Murah Bekas buat Kamu yang Sadar kalau Gengsi Nggak Bisa Dimakan mobil bekas

Mobil Bekas di Bawah 100 Juta yang Sebaiknya Nggak Dibeli Pemula

12 September 2025
Avanza dan Xenia Bukan Mobil, tapi Simulasi Neraka (Wikimedia Commons)

Kursi Baris Ketiga Avanza dan Xenia Adalah Simulasi Siksa Kubur Versi Lite: Lutut Ketemu Dagu, AC Hawa Neraka, dan Ujian Kesabaran Bagi Menantu yang Belum Mapan

23 Januari 2026
Toyota Etios Valco, Mobil Incaran Orang Paham Otomotif yang Nggak Gampang Termakan Isu Produk Gagal Mojok.co

Toyota Etios Valco, Mobil Incaran Orang Paham Otomotif yang Nggak Gampang Termakan Isu Produk Gagal

14 Maret 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Jalan Raya Narogong, Gerbang Neraka di Timur Bekasi: Pagi Kena Macet Truk Sampah, kalau Malam Dikuasai Kontainer

Jalan Raya Narogong, Gerbang Neraka di Timur Bekasi: Pagi Kena Macet Truk Sampah, Malam Dikuasai Kontainer

5 Mei 2026
Sisi Gelap Gamping Sleman yang Jarang Dibicarakan Orang

Gamping, Gerbang Masuk Barat sekaligus Tempat Bersejarah di Jogja yang Kehilangan Harga Dirinya

7 Mei 2026
4 Spot Healing Murah Meriah yang Bikin Hidup di Semarang Jadi Mendingan  Mojok.co

4 Spot Healing Murah Meriah yang Bikin Hidup di Semarang Jadi Mendingan 

6 Mei 2026
Dilema Jawa Murtad di Gunungkidul Lidah Sumatra Jadi Petaka (Wikimedia Commons)

Dilema “Jawa Murtad” di Gunungkidul: Ketika Lidah Sumatra Menjadi Petaka

7 Mei 2026
Jurusan PBSI Memang Jurusan yang Nanggung: Mau Jadi Guru Masih Harus PPG, Sastranya Juga Nggak Terlalu Dalam PPG Calon Guru

Sisi Gelap Kuliah di Prodi PBSI: Belajar Bahasa Indonesia, tapi Mahasiswanya Nggak Paham PUEBI dan Nggak Suka Baca Buku

6 Mei 2026
Pasar Wilis Malang, Surga Buku Bekas yang Kini Menunggu Mati (Pixabay)

Merindukan Pasar Wilis Malang, Surga Buku Bekas yang Kini Sepi Menunggu Mati

10 Mei 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

  • Kerja di Kebayoran Baru Jaksel: Cuma Kelihatan Elite tapi Work Life Balance Sulit, Resign Tak Selesaikan Masalah
  • Joki UTBK SNBT Bisa Raup Rp700 Juta: Buat Kebutuhan Hidup karena Keterbatasan, Cuan Gede dari Jurusan Kedokteran
  • Membaca Peluang Ekonomi di Tengah Pertumbuhan Transaksi Digital, AstraPay Berkomitmen Bantu Tingkatkan Daya Saing UMKM
  • Alumnus UNJ Jurusan Pendidikan Bahasa Perancis, Pilih Berkebun di Bogor sekaligus Ajak Warga Keluar dari Jurang Kemiskinan
  • JPPI Kritik Aturan Baru SE Mendikdasmen Nomor 7 Tahun 2026: Nasib 2,3 Juta Guru Non-ASN Terancam di Ujung Tanduk
  • Sekolah Kemitraan di Jawa Tengah bikin Menangis Haru, Anak Miskin Bisa Sekolah Gratis dan Kejar Mimpi

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.