Tips Mengikuti Job Fair Online Bagi Para Pencari Kerja

Artikel

Seto Wicaksono

Ada banyak cara mendapatkan info lowongan pekerjaan. Salah satu yang paling diminati adalah mendatangi job fair yang diselenggarakan oleh pemerintah maupun pihak swasta.

Sepengalaman saya selama menjaga sekaligus menghadiri, peserta yang hadir hampir selalu banyak. Tidak jarang hingga ratusan. Wajar, mengingat lowongan pekerjaan yang tersedia pun terbilang beragam dan dari banyak perusahaan.

Cukup efektif bagi para pencari kerja untuk menemukan lowongan pekerjaan yang diinginkan. Karena hanya dengan mendatangi satu tempat, sudah mendapatkan banyak info yang dibutuhkan tentang dunia kerja. Dan tentu saja meningkatkan peluang untuk segera bekerja.

Dengan cara konvensional, acara ini biasa dilakukan tatap muka. Namun, bersamaan dengan banyaknya sektor yang mengalami digitalisasi dan adanya pandemi, akhirnya proses job fair pun tidak luput dari dua hal tersebut. Sudah sejak beberapa tahun lalu, proses job fair perlahan mulai beralih dari proses konvensional menjadi online.

Sebagai recruiter, saya mulai beradaptasi. Kendati demikian, bukan berarti segala sesuatunya dapat langsung diproses dengan apik dan tanpa kendala. Pada kenyataannya, ada beberapa hal yang masih menjadi sorotan. Seperti tampilan web yang kurang menarik, masalah server down yang seperti sudah tidak asing lagi, juga kurangnya sosialisasi tentang tata cara daftar.

Padahal, peminatnya sangat banyak. Selain tidak perlu repot datang langsung, semuanya bisa dilakukan melalui hape. Hanya butuh akses internet yang mumpuni.

Nah, selain itu, ada hal lain yang harus dipersiapkan ketika ingin mengikuti job fair online. Berikut beberapa tips yang bisa saya berikan.

Stand by dan cek situs job fair online pada waktu yang sudah ditentukan

Meski situsnya bisa dicek kapan saja, bukan berarti kita, sebagai pencari kerja atau orang yang sudah melakukan registrasi, bisa apply kapan saja. Ada waktu yang sudah ditentukan oleh panitia dan biasanya tertulis di halaman depan situs. Biasanya antara pukul 09.00-16.00.

Baca Juga:  Apa Tidak Bisa Baca Buku Panduan Skripsi Dulu Sebelum Tanya-Tanya, Hah???

Dalam kurun waktu tersebut, maksimalkan mengecek lowongan yang tersedia. Dan jika memungkinkan, sudah disediakan fasilitas live chat dengan para HRD terkait dari tiap perusahaan. Jadi, tanya-jawab bisa saja dilakukan.

Siapkan CV dalam bentuk soft copy

Ini hanya untuk antisipasi saja. Sebab, ketika ingin apply lamaran pekerjaan di job fair online, biasanya hanya perlu klik perusahaan mana yang dituju, lalu tinggal pilih lowongan tersedia yang muncul. Tidak ada salahnya menyiapkan CV berupa soft copy. Barangkali, ada perusahaan yang membutuhkan kelengkapan CV saat apply.

Niatkan memang ingin segera mendapat pekerjaan

Dengan niat dan tekad ingin segera bekerja, mengikuti job fair online rasanya tidak akan sia-sia. Bahkan, artinya selangkah lagi mendapatkan pekerjaan yang diidam-idamkan. Percaya, deh. Tanpa niat, apa yang dilakukan rasanya tidak menentu. Termasuk ketika sedang mencari pekerjaan melalui job fair online.

Siapkan koneksi internet terbaik

Job fair online sangat membutuhkan koneksi internet mumpuni. Apa pun providermu, siapkan kuota dan kecepatan internet terbaik di kelasnya. Biasanya, sesekali server job fair online akan down karena peserta membludak. Kuncinya adalah tetap sabar dan terus refresh hingga lowongan pekerjaan yang ideal bagi kalian ditemukan.

Karena biasanya bisa diakses melalui PC, laptop, maupun hape, jadi kalian juga bisa mengikuti job fair online kapan pun (sesuai waktu yang ditentukan) dan di mana pun.

Pada dasarnya, acara ini akan sangat bermanfaat, apalagi di masa pandemi seperti sekarang ini. Maksud saya, seseorang tetap patuh protokol kesehatan sambil mencari lowongan pekerjaan yang diinginkan.

Semoga job fair online bisa menjadi salah satu solusi menemukan lowongan pekerjaan idaman bagi para pencari kerja.

Baca Juga:  Punya CV Menjulang, tapi Jadi Pembicara Kok Biasa Aja?

BACA JUGA Lamaran Kerja Bisa Ditolak karena Kesalahan-kesalahan saat Wawancara Ini dan tulisan Seto Wicaksono lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

---
0


Komentar

Comments are closed.