Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kampus

Tips bagi Mahasiswa Madura yang Kuliah di Surabaya agar Tetap Bahagia dan Tak Jadi Bahan Tertawaan

Abdur Rohman oleh Abdur Rohman
13 Juni 2026
A A
Tips bagi Mahasiswa Madura yang Kuliah di Surabaya agar Tetap Bahagia dan Tak Jadi Bahan Tertawaan

Tips bagi Mahasiswa Madura yang Kuliah di Surabaya agar Tetap Bahagia dan Tak Jadi Bahan Tertawaan (Pixabay)

Share on FacebookShare on Twitter

Ini tips dari saya supaya kalian tetap bahagia sebagai mahasiswa Madura di Surabaya

Bisa memiliki identitas etnis/suku sebetulnya bisa menjadi hal yang harus disyukuri. Ya, di tengah masyarakat yang sudah sangat cair, orang yang jelas asal sukunya artinya punya identitas yang unik. Beda sama orang kota yang entah dari mana asalnya atau budayanya seperti apa. Nah, sementara orang yang memiliki suku, Madura misalnya, punya budaya yang jelas dan unik, contoh paling konkret yakni bahasanya.

ADVERTISEMENT

Tapi sayang, identitas suku yang unik kadang bikin orang merasa terusik. Ada beberapa orang yang sensitif sama keberagaman, makanya mereka pengennya semua sama. Orang yang jelas asal-usul sukunya terkadang malah dijadikan bahan gelak tawa. Itulah yang saya rasakan sebagai orang Madura saat kuliah di Surabaya.

Maka dari itu, untuk mengurangi kejadian sama pada kalian mahasiswa Madura, berikut saya ceritakan apa saja yang perlu diperhatikan supaya terhindar supaya mengurangi kemungkinan jadi bahan candaan.

#1 Hindari memakai sarung ke area kampus, ini bukan Madura

Jangan samakan lingkungan kampus di Madura dengan Surabaya. Karena kampus di Madura banyak lahir dari yayasan pondok pesantren, maka maklum jika warga universitasnya banyak yang menggunakan sarung ke kampus, bahkan saat pembelajaran di kelas. Memakai sandal pun, kalian tidak akan diusir.

Nah, hal itu jangan kalian lakukan di kampus-kampus di Surabaya. Jangankan saat pembelajaran di kelas, nongkrong di taman kampus menggunakan sarung saja, kalian akan ditanggapi dengan gelak tawa oleh teman kalian nantinya.

Itulah yang saya rasakan dulu saat kuliah. Dulu, saya pernah ke kampus menggunakan sarung saat kerja kelompok. Saya sebetulnya sudah memprediksi respons mereka, tapi saya hanya penasaran saja bagaimana ekspresi aslinya. Ya, kebetulan, sebagai mahasiswa sosiologi, saya begitu menikmati respon beragam dari mereka saat melihat saya berani memakai sarung ke lingkungan kampus. Hehehe.

Ingat ya, ini hanya berlaku untuk mahasiswa yang suka pada analisis sosial seperti saya, terutama yang bermental baja. Kalau kalian nggak PD, jangan sekali-kali mencobanya.

Baca Juga:

Daerah Ngagel penuh coffee shop, menunjukkan minimnya ruang publik di Surabaya

Ganti pemimpin Surabaya ternyata nggak makin berbenah: lahan parkir selalu saja jadi masalah pelik meski berkali-kali dikritik

BACA JUGA: Mahasiswa Madura Serasa “Tamu” di Universitas Trunojoyo Madura, Mahasiswa hingga Dosen Isinya Pendatang

#2 Jangan gunakan motor bodong

Agaknya, semua menyadari bahwa Madura itu kini telah mendapat stigma sebagai tempatnya para maling motor. Tentu, kita tidak tidak berhak menyimpulkan bahwa semua orang Madura demikian. Tapi, fakta di lapangan seperti menunjukkan fenomena itu.

Di Madura, banyak sekali motor-motor keluyuran yang tidak jelas identitasnya. Maksud saya yakni motor yang tidak ada plat nomornya. Kalau pun ada, pasti sudah melewati tenggat waktu membayar pajak. Kadang pula, motor yang demikian juga sudah tidak jelas bentukannya. Joknya tipis menurun ke depan, bannya kecil, knalpotnya nyaring, pokoknya sudah tak seperti awal mulanya. 

Nah, kalian mahasiswa Madura, jangan pernah membawa motor seperti itu saat berkumpul bersama teman-teman kalian. Apalagi sampai di bawa ke lingkungan kampus. Meskipun itu kalian dapatkan secara halal, bisa jadi kalian akan dicurigai sebagai komplotan begal Madura. Hahaha.

ADVERTISEMENT

#3 Hati-hati dengan bahasa yang digunakan

Kemudian, penggunaan bahasa juga penting untuk diperhatikan. Meskipun logat bahasa memang sangat mudah untuk mendeteksi asal suku seseorang, mengurangi gaya tertentu bisa meminimalisir perlakuan diskriminasi dari orang luar. Itulah yang banyak dilakukan teman-teman saya. Bahkan, mereka sampai berusaha menghilangkan logat Maduranya, meskipun tidak 100% berhasil.

Nah, bagi orang Madura, hal ini bisa dilakukan dengan mengurangi menyeret-nyeret bunyi kata dalam bahasa Indonesia. Saat menggunakan bahasa Indonesia, orang Madura memang cenderung menyeret bunyinya. Maka dari itu, ucapkanlah dengan nada lurus saja, jangan menyeret.

Seperti apakah suara diseret itu? Coba kalian dengarkan suara kura-kura yang ada dalam kartun Finding Nemo pada bagian “Oooo, dia masih hidup!”. Itulah pengucapan yang diseret-seret.

#4 Gabung komunitas mahasiswa Madura

Seperti sudah menjadi hukum alam, saat kita merantau, pasti akan datang perasaan untuk kembali ke asal. Hal ini bahkan muncul secara spontan, misalnya kita tiba-tiba menggunakan bahasa ibu kita secara tidak sengaja. Bahkan, kadang kita lupa keluar dari kosan masih dalam keadaan menggunakan sarung. Itulah yang sebut secara spontan.

Nah, bagi mahasiswa Madura yang belajar di Surabaya, kalian tidak harus 100% melepas identitas kalian. Untuk mengobati rindu pada kampung halaman, kalian bisa bergabung dengan komunitas mahasiswa di rantauan. Di situ kalian bebas berekspresi sebagaimana kalian orang Madura seountentik mungkin. Hehehe.

Jadi, jika kalian biasanya ditertawakan karena kalian Madura, di komunitas itu kalian bisa tertawa bersama karena kalian sama-sama Madura.

Ya, sekian tips dari saya supaya kalian tetap bahagia sebagai mahasiswa Madura di Surabaya. Tentu tips ini hanya saran, kalian pastinya juga punya cara masing-masing untuk tetap survive di rantau sebagai mahasiswa. Jadi, kalian boleh ikuti atau tidak saran ini. Intinya, tetap semangat untuk belajar ya!

Penulis: Syahrul
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Ironi Mahasiswa Madura di UNESA: Kena Roastingan Rasis Dosen Soal Suku, Malah Ditertawakan Mahasiswa Penjilat yang Cari Muka

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 13 Juni 2026 oleh

Tags: kuliah di surabayamaduramahasiswa maduraSurabaya
Abdur Rohman

Abdur Rohman

Seorang warga sipil Bangkalan dengan selera yang kontradiktif: mencintai segala jenis olahan mie, namun memiliki alergi akut terhadap mie-literisme.

ArtikelTerkait

Tukang Parkir Liar Nggak Hanya Bikin Pengendara Sebel, tapi Juga Bikin Pengusaha Kecil Bangkrut tempat parkir ilegal tukang parkir atm, capres surabaya bogor, kota malang polisi cepek qris parkir indomaret

Surabaya Itu Kota Paling Nyaman di Jawa Timur, asal Tukang Parkir Liar Dibasmi Total!

21 Februari 2024
Kesaktian dan Keunikan Warung Madura di Tengah Gemerlapnya Ibu Kota

Warung Madura di Daerah Lain Buka 24 Jam, tapi Kenapa di Madura Malah Nggak Buka 24 Jam?

18 Februari 2023
Nggak Semua Warga Kampung Arab Bondowoso Bisa Bahasa Arab, Jangan Berharap Ketinggian Mojok.co

Nggak Semua Warga Kampung Arab Bondowoso Bisa Bahasa Arab, Jangan Berharap Ketinggian

13 November 2023
Lontong Balap Makanan Khas Surabaya Paling Normal, Pendatang Pasti Doyan Mojok.co

Lontong Balap Makanan Khas Surabaya Paling Normal, Pendatang Pasti Doyan

8 Maret 2026
Kalianak dan Benowo, Jalur Gresik-Surabaya yang Bahaya dan Kerap Banjir, Pengendara Honda Beat Kudu Hati-hati!

Kalianak dan Benowo, Jalur Gresik-Surabaya yang Bahaya dan Kerap Banjir, Pengendara Honda Beat Kudu Hati-hati!

19 November 2024
3 Mall di Surabaya yang Sebaiknya Nggak Dikunjungi Jelang Lebaran

3 Mall di Surabaya yang Sebaiknya Nggak Dikunjungi Jelang Lebaran

5 April 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Manasik haji kegiatan paling sia-sia yang pernah diajarkan ke anak TK, buat apa coba? Mojok

Manasik haji kegiatan paling sia-sia yang diajarkan ke anak TK, buat apa coba? 

13 Agustus 2026
Pekerja tambang bergaji besar, tetapi tidak sepenuhnya memiliki hidupnya

Pekerja tambang bergaji besar, tetapi tidak sepenuhnya memiliki hidupnya

11 Agustus 2026
Pantai Alam Indah tempat wisata Tegal yang tidak spesial, cukup dikunjungi sekali saja Mojok.co

Pantai Alam Indah tempat wisata Tegal yang tidak spesial, cukup dikunjungi sekali saja

13 Agustus 2026
Bulan Agustus kebanyakan agenda, pekerja jadi kewalahan bagi waktu antara kerja dan kegiatan agustusan Terminal

Bulan Agustus kebanyakan agenda, pekerja jadi kewalahan bagi waktu antara kerja dan kegiatan agustusan

15 Agustus 2026
Culture shock tinggal di Papua: hari-hari makan daging rusa dan listrik dijadwal 12 jam sehari

Culture shock tinggal di Papua: hari-hari makan daging rusa dan listrik dijadwal 12 jam sehari

14 Agustus 2026
Alasan saya suka curhat ke AI, nyaman karena tidak dihakimi dan tidak menambah beban hidup orang lain Mojok.co

Alasan saya suka curhat ke AI, nyaman karena tidak dihakimi dan tidak menambah beban hidup orang lain

11 Agustus 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=76Rp5owBnpc


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.