Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Otomotif

Tilang Elektronik: Bukannya Berusaha Mematuhi, Malah Berlomba Mencurangi

Raden Muhammad Wisnu oleh Raden Muhammad Wisnu
3 Juli 2022
A A
Tilang Elektronik: Bukannya Berusaha Mematuhi, Malah Berlomba Mencurangi (Pixabay.com)

Tilang Elektronik: Bukannya Berusaha Mematuhi, Malah Berlomba Mencurangi (Pixabay.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Kepolisian Republik Indonesia akhirnya membuat terobosan baru, yaitu tilang elektronik atau Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE). Tilang elektronik ini sebenarnya sama seperti tilang pada umumnya, bedanya sekarang tidak lagi ada petugas yang menilang di jalan. Penilangan dilakukan dengan pengawasan kamera di jalanan. Kayak di film-film action Hollywood gitu deh, canggih banget!

Singkatnya, pengendara kendaraan bermotor yang tertangkap kamera melakukan pelanggaran saat berkendara akan mendapat SMS ke nomor pemilik kendaraan maupun dikirimkan surat tilang secara langsung ke rumahnya masing-masing. Jelas, terobosan ini nggak cuma mengurangi beban tugas polisi lalu lintas untuk menggelar razia kendaraan bermotor sering-sering, tapi juga mengurangi risiko pungli yang dilakukan oknum kepolisian lalu lintas.

Mengurangi loh ya, ingat.

Nah, seiring dengan berjalannya sistem tilang elektronik, beredar sejumlah foto maupun video yang memperlihatkan pengendara kendaraan bermotor berusaha mencurangi sistem tilang elektronik. Mulai dari menutup plat kendaraan bermotor biar nggak tertangkap kamera, hingga ada yang sengaja mencopot platnya sekalian. Semuanya dilakukan biar nggak kena tilang elektronik.

Melihat hal ini, saya cuma bisa geleng-geleng kepala. Alih-alih mematuhi aturan lalu lintas sebagaimana mestinya dengan adanya tilang elektronik, masyarakat kita malah memikirkan bagaimana caranya biar bisa terhindar dari tilang elektronik. Apa susahnya sih patuh pada aturan lalu lintas?

Jujur, sewaktu masih sekolah saya juga sama kayak Dilan, sok-sokan melanggar lalu lintas seperti tidak memakai helm, bonceng motor bertiga dan ugal-ugalan di jalan. Saya merasa tindakan saya itu sangat keren layaknya protagonis dalam gim Grand Theft Auto.

Tapi, akhirnya saya pun sadar diri dan bertaubat setelah mengalami kecelakaan lalu lintas yang menyebabkan saya kehilangan gigi saya sampai ompong. Saat itu saya sok-sokan nggak pakai helm. Helm full face yang seharusnya saya gunakan malah saya gantung di stang sepeda motor yang saya kendarai. Andai saat itu helm full face-nya saya gunakan, niscaya saya tidak akan kehilangan gigi.

Saya juga sempat bekerja di salah satu rumah sakit swasta di Kota Bandung beberapa tahun yang lalu. Saya akhirnya melihat bahwa sebagian besar pengendara kendaraan bermotor yang dilarikan ke UGD rumah sakit adalah mereka-mereka yang nggak taat akan aturan lalu lintas, mulai dari menggunakan sandal jepit saat mengendarai sepeda motor, tidak menggunakan helm, tidak menggunakan seatbelt, tidak menggunakan helm, tidak menggunakan seatbelt, hingga kebut-kebutan nggak jelas.

Baca Juga:

Berkali-kali Kehabisan Bensin Setelah Isi di Pertamini, Apakah Mesin Tersebut Bisa Dipercaya?

Cara Isi Bensin yang Jelas Lebih Masuk Akal Menghindari Kecurangan Oknum SPBU daripada Pakai Angka Ganjil yang Ribet dan Kocak

Bukannya apa-apa saya menuliskan hal ini, salah satu alasan kenapa Jepang dan Korea Selatan bisa jadi negara maju adalah karena masyarakatnya patuh pada aturan yang sudah dibuat oleh pemerintahnya. Mereka patuh ketika disuruh mematuhi aturan lalu lintas seperti berhenti saat lampu merah, menggunakan seat belt saat mengendarai mobil dan menggunakan helm saat mengendarai sepeda motor. Nggak usah jauh-jauh Jepang dan Korea Selatan, Singapura aja warganya patuh banget dengan peraturan lalu lintas lho. Kalau nggak percaya cobain aja main ke Singapura!

Saya percaya, jika ingin melihat kualitas SDM suatu bangsa, lihat saja bagaimana cara mereka berlalu lintas. Coba lihat, ada nggak yang berani melanggar aturan lalu lintas saat mengendarai kendaraan bermotor di negara maju seperti Jepang dan Korea Selatan? Jangankan mengendarai kendaraan bermotor, melanggar aturan lalu lintas saat mengendarai sepeda aja bisa kena tilang di sana. Sebaliknya, di negara-negara berkembang seperti India dan Indonesia, ada begitu banyak pengendara kendaraan bermotor yang terang-terangan melanggar aturan lalu lintas.

Saya jadi prihatin dan membatin, “Yah, beginilah kualitas SDM di negeri kita.” Disuruh manut pada aturan lalu lintas aja susahnya minta ampun, padahal buat kebaikan bersama juga. Gimana bisa jadi negara maju seperti Jepang, Korea Selatan dan Singapura kalau tidak terbiasa tertib dan disiplin dari hal-hal kecil seperti mematuhi aturan lalu lintas? Wong orang tua aja nggak pernah nyontohin perilaku berlalu lintas yang baik dan benar pada anaknya.

Padahal, satu-satunya cara yang ampuh biar nggak kena tilang elektronik itu gampang. PATUHI ATURAN LALU LINTAS!

Penulis: Raden Muhammad Wisnu
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA 5 Cara Paling Tidak Masuk Akal dalam Menghindari Tilang Polisi cum Cegatan Mudik

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Anda penulis Terminal Mojok? Silakan bergabung dengan Forum Mojok di sini.

Terakhir diperbarui pada 2 Juli 2022 oleh

Tags: kecuranganperaturanrambu-rambuSDMtilang elektronik
Raden Muhammad Wisnu

Raden Muhammad Wisnu

Experienced Project Administrator with a demonstrated history of working in the real estate industry. Skilled in Journalism, Social Media, Photography, Creative Writing, and Sports Coaching. Strong program and project management professional with a Bachelor's degree focused in Communication, Journalism, and Related Programs from Universitas Islam Bandung.

ArtikelTerkait

Tilang Elektronik: Bukannya Berusaha Mematuhi, Malah Berlomba Mencurangi (Pixabay.com)

Tata Cara Mengurus Tilang Elektronik, Pahami biar Nggak Mumet Nantinya

24 Oktober 2022
tes seleksi cpns ulang

Usulan Tes Seleksi CPNS Ulang Itu Nggak Masuk Akal

11 November 2021
Dosen Pembimbing yang Nggak Becus Tak Bisa Jadi Pembenaran Jasa Joki Skripsi. Mahasiswa kok Mentalnya Pengecut? Aneh! joki tugas

4 Jenis Kecurangan Skripsi yang Paling Sering Dilakukan, dari Ngakalin Turnitin sampai Pakai Jasa Joki Jahanam

8 Agustus 2024
4 Aturan Tidak Tertulis Saat Belanja di Indomaret yang Terpaksa Harus Saya Tulis

4 Aturan Tidak Tertulis Saat Belanja di Indomaret yang Terpaksa Harus Saya Tulis

25 Desember 2023
3 Hal yang Saya Takutkan Saat Isi Bensin di SPBU Self Service sebagai Introvert isi bensin

Cara Isi Bensin yang Jelas Lebih Masuk Akal Menghindari Kecurangan Oknum SPBU daripada Pakai Angka Ganjil yang Ribet dan Kocak

23 November 2024
Pulau Lombok Itu Indah, tapi SDM-nya Bikin Susah!

Pulau Lombok Itu Indah, tapi SDM-nya Bikin Susah!

2 Agustus 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Alasan Saya Lebih Nyaman Diajar Dosen Muda daripada Dosen Tua Mojok.co

Alasan Saya Lebih Nyaman Diajar Dosen Muda daripada Dosen Tua

9 Januari 2026
Grand Livina Bukan Mobil Lemah, Ia Adalah Bukti Kenyamanan Sejati Memang Butuh Ongkos dan Keringat

Grand Livina Bukan Mobil Lemah, Ia Adalah Bukti Kenyamanan Sejati Memang Butuh Ongkos dan Keringat

5 Januari 2026
Rujak Teplak Khas Tegal Adalah Anomali bagi Warga Blora, Rujak kok Jadi Menu Sarapan, Aneh!

Rujak Teplak Khas Tegal Adalah Anomali bagi Warga Blora, Rujak kok Jadi Menu Sarapan, Aneh!

9 Januari 2026
Made, Desa Hidden Gem di Wilayah Paling Barat Surabaya. Masih Asri dan Hijau!

Made, Desa Hidden Gem di Wilayah Paling Barat Surabaya. Masih Asri dan Hijau!

10 Januari 2026
Healing dari Palembang ke Lampung Penuh Perjuangan, tapi Sepadan dengan yang Didapat Mojok.co

Healing dari Palembang ke Lampung Penuh Perjuangan, tapi Sepadan dengan yang Didapat

5 Januari 2026
Jogja Kombinasi Bunuh Diri Upah Rendah dan Kesepian

Memutuskan Merantau ke Jogja Adalah Langkah “Bunuh Diri Upah”: Terpaksa karena Keadaan dan Berakhir Menderita karena Kesepian

11 Januari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ne8V7SUIn1U

Liputan dan Esai

  • Mens Rea, Panji Pragiwaksono sebagai Anak Abah, dan Bahaya Logika Fanatisme
  • Jombang Kota Serba Nanggung yang Bikin Perantau Bingung: Menggoda karena Tenteram, Tapi Terlalu Seret buat Hidup
  • “Andai Ibu Tidak Menikah dengan Ayah”: KDRT Tidak Selalu Datang dari Kekerasan, tapi Juga Lewat Ketidakpedulian 
  • Lalu-lalang Bus Pariwisata Jadi “Beban” bagi Sumbu Filosofi Jogja, Harus Benar-benar Ditata
  • Sensasi Pakai MY LAWSON: Aplikasi Membership Lawson yang Beri Ragam Keuntungan Ekslusif buat Pelanggan
  • Super Flu yang Muncul di Jogja Memang Lebih Berat dari Flu Biasa, tapi Beda dengan Covid-19

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.