Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Hiburan Serial

Tiada Gading yang Tak Retak: Membela Drakor Jirisan yang CGI-nya Cacat

Noor Annisa Falachul Firdausi oleh Noor Annisa Falachul Firdausi
27 Oktober 2021
A A
Tiada Gading yang Tak Retak_ Membela Drakor Jirisan yang CGI-nya Cacat terminal mojok
Share on FacebookShare on Twitter

Akhir pekan lalu, drama Korea yang paling dinanti sudah tayang. Drama yang menggantikan slot jam tayang Hometown Cha-Cha-Cha ini berjudul Jirisan, yang dalam bahasa Korea memiliki arti Gunung Jiri. Sejak episode perdananya, drama ini sudah menorehkan prestasi sebagai drama dengan rating tertinggi kedua di kategori drama yang tayang di akhir pekan di channel tvN. Bahkan, para penontonnya riuh membicarakan Jirisan di Twitter, sampai-sampai tagar #JirisanEp1 dan #JirisanEp2 trending di dunia.

Sayangnya, euforia ini agak dicemari oleh para netizen mahabenar yang mengkritik CGI dalam drakor tersebut. Bagi yang belum tahu, CGI adalah computer generated imagery yang umumnya dipakai buat menciptakan efek visual pada video. Kalau dulu CGI masih dimanfaatkan dalam taraf sederhana, berbeda halnya dengan masa sekarang yang memungkinkan produksi sebuah video untuk menambahkan bentuk-bentuk tiga dimensi yang kelihatan realistis.

Kata Studio Binder, eksekusi CGI dalam kasus yang baik akan membuat mata penonton jadi “tertipu”. Dengan kata lain, pemirsa mengira bahwa objek yang sedang mereka saksikan adalah nyata, tapi rupanya adalah hasil edit CGI. Inilah yang diharapkan oleh para warganet. Mereka mengharapkan Jirisan menggunakan CGI sebagus mungkin, sebagaimana dulu sempat dilakukan oleh produksi drakor Vincenzo. Pada adegan-adegan ketika Vincenzo Cassano berada di Italia, para penonton mengira Song Joong Ki beneran melakukan pengambilan gambar ke negara tersebut. Rupanya, blio tetap berada di Korea Selatan dan syuting dikelilingi oleh green screen.

Jirisan agak kurang beruntung karena hasil CGI-nya ketauan artifisial. Penonton tahu betul bahwa beberapa adegan, misalnya ketika Seo Yi Gang dan Kang Hyun Jo berada di puncak Jirisan pasca-menyelamatkan Seung Hun, adalah hasil editan. Pemandangan Jirisan di belakang punggung mereka dengan figur keduanya terlihat sangat kontras dan membuat salah satunya terlihat lebih stand-out.

Seharusnya, fenomena “gagal”nya CGI Jirisan ini berefleksi bahwa sinema sekelas Jirisan pun punya cela. Sudah lebih dari dua ratus judul drakor dari beragam genre yang saya pernah tonton. Sejauh ini, belum pernah saya menemukan drakor yang benar-benar sempurna. Memang ada drakor yang mendapat atensi dari penonton, punya rating bagus, aktor dan aktrisnya pun nggak kalah ciamik, tapi sayangnya fandom-nya problematik. Pun ada drakor yang ceritanya antimainstream, mendebarkan, layak mendapatkan Oscar, tapi nggak berjalan lancar karena rating di bawah standar. Jadi, ingatlah, kesempurnaan hanya milik Tuhan.

Untuk kasus Jirisan ini, mari kita bedah. Sebenarnya drama ini nyaris banget sempurna. Aktor dan aktris main lead-nya adalah duo legenda, Ju Ji Hoon dan Jun Ji Hyun. Jun Ji Hyun sendiri sudah masuk ke dalam jajaran artis Chungmuro dengan koleksi penghargaan sebanyak 25 buah, sementara Ju Ji Hoon nggak pernah salah milih projek karena semua drakor maupun film yang dibintanginya selalu jadi hit. Ada pula beberapa pemain pendukung lainnya yang nggak kalah beken dan berpengalaman, seperti Sung Dong Il yang pernah main di Reply series dan Hospital Playlist, Jo Han Chul si pemain andalan Vincenzo dan Hometown Cha-Cha-Cha, serta Go Min Si, si cantik dari Love Alarm dan Sweet Home.

Sutradara Jirisan ini adalah Lee Eung Bok yang sudah namanya sudah sangat masyhur karena karya-karya blio yang bener-bener ajib. Sebut saja Sweet Home, Mr. Sunshine, Goblin, Descendant of the Sun, sampai Dream High. Lee Eung Bok bekerja sama dengan penulis naskah Kim Eun Hee yang juga sukses melahirkan mega hit, seperti Kingdom dan Signal. Mana coba karya beliau-beliau yang flop?

Satu lagi, salah satu pengisi original soundtrack (OST) dari drama ini adalah Jin BTS. Aktor dan aktris fenomenal + penulis dan sutradara ulung + penyanyi OST-nya bintang dunia. Gils nggak, tuh?

Baca Juga:

Saya Meninggalkan Drakor Sejak Kenal Dracin yang Ceritanya Lebih Seru

4 Alasan Drama Korea Zaman Sekarang “Kalah” dengan Zaman Dahulu Menurut Saya yang Sudah 15 Tahun Jadi Penggemar

Dari daftar kesempurnaan itu, memang wajar bila para pemirsa jadi berekspektasi tinggi. Nah, selain faktor ekspektasi, para penonton Jirisan yang mengeluhkan CGI ini mungkin memang sudah merasa jengah dengan kualitas CGI beberapa drakor yang tayang akhir-akhir ini cukup memprihatinkan. Sebut saja dua drama sageuk Lovers of the Red Sky dan The King’s Affection. Keduanya tayang hampir bersamaan dengan Jirisan dan mengalami masalah yang sama: hasil CGI-nya kayak sinetron kolosan televisi swasta Indonesia. Bahkan ada warganet yang sengaja mengedit salah satu scene Lovers of the Red Sky dengan background music khas sinetron tersebut. Ya gimana ya, sudah tahun 2021 masa CGI-nya begitu doang? Begitulah kata mereka.

Tapi menurut saya, CGI dari Jirisan ini nggak mengganggu. Saya masih bisa merasakan thrill-nya ketika para ranger Jirisan diterpa badai dan hampir terseret aliran air yang begitu derasnya. Begitu pula dengan hujan bongkahan batu yang membuat saya hampir gagal mengontrol ritme jantung saking takutnya kalau salah satu ranger kenapa-kenapa. Pesan dan rasa penasaran yang pengin disampaikan oleh penulis pun masih berhasil saya cerna.

Jadi, nggak usah sebegitu kejamnya menghujat Jirisan. Toh penonton di Korea Selatan nyatanya juga tetap menggemari Jirisan karena rating di episode keduanya tercatat mengalami peningkatan. Jangan lantas menjuluki Jirisan dengan nama-nama jelek hanya karena kecacatan CGI-nya saja, sementara masih banyak hal yang bisa kita banggakan dari drama ini.

FYI, CGI Jirisan jauh lebih mending, lho, daripada drakor Mama Fairy and Woodcutter. Nggak percaya? Tonton saja sendiri dan cobalah buat menahan diri untuk nggak ngehujat, xixixi.

Sumber Gambar: Instagram tvN Drama Official

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 27 Oktober 2021 oleh

Tags: cgidrama koreaJirisan
Noor Annisa Falachul Firdausi

Noor Annisa Falachul Firdausi

Alumnus UGM asal Yogyakarta yang lagi belajar S2 Sosiologi di Turki

ArtikelTerkait

5 Sad Boy Drakor Paling Tragis Tahun 2021 Terminal Mojok.co

5 Sad Boy Drakor Paling Tragis Tahun 2021

31 Desember 2021
Alasan yang Membuat Saya Menyesal Nonton Drakor “Light Shop” Mojok.co

Alasan yang Membuat Saya Menyesal Nonton Drakor “Light Shop”

10 Januari 2025
4 Momen dalam Drama Our Blues yang Paling Menyentuh Terminal Mojok

4 Momen dalam Drama Our Blues yang Paling Menyentuh

14 Juni 2022
5 Rekomendasi Drama Korea Terbaik Kang Tae Oh selain Extraordinary Attorney Woo Terminal Mojok

5 Rekomendasi Drama Korea Terbaik Kang Tae Oh selain Extraordinary Attorney Woo

22 September 2022
7 Drama Korea yang Cukup Ditonton Sekali Seumur Hidup Terminal Mojok

7 Drama Korea yang Cukup Ditonton Sekali Seumur Hidup

27 Agustus 2022
6 Tokoh Paling Wangun dalam Serial Drakor Horor ‘Sweet Home’ terminal mojok.co

6 Tokoh Paling Wangun dalam Serial Drakor Horor ‘Sweet Home’

10 Januari 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

5 Kuliner Terbaik Demak yang Wajib Dicicipi Setidaknya Sekali Seumur Hidup Mojok.co

5 Kuliner Terbaik Demak yang Wajib Dicicipi Setidaknya Sekali Seumur Hidup

23 April 2026
3 Hal yang Membuat Warga Kabupaten Bandung, Iri kepada Kota Bandung Mojok.co

3 Hal yang Membuat Warga Kabupaten Bandung Iri pada Kota Bandung

27 April 2026
Orang Wonogiri Layak Dinobatkan sebagai Orang Paling Bakoh Se-Jawa Tengah Mojok.co jogja

Saya Orang Wonogiri, Kerja di Jogja. Kalau Bisa Memilih Hidup di Mana, Tanpa Pikir Panjang Saya Akan Pilih Jogja

24 April 2026
Menyalahkan Ortu yang Menitipkan Anaknya di Daycare Adalah Komentar Paling Jahat dan Tidak Perlu Mojok.co

Menyalahkan Ortu yang Menitipkan Anaknya di Daycare Itu Jahat dan Nirempati

26 April 2026
Gaji ke-13 PNS: Tradisi Musiman yang Dirayakan dengan Sepatu Baru dan Kecemasan Baru

4 Tempat Ngutang Favorit PNS untuk Kebutuhan Hidup dan Membuat Diri Mereka Terlihat Kaya

25 April 2026
Kotabaru Jogja, Kawasan Pemukiman Belanda yang Punya Fasilitas Lengkap, yang Sekarang Bersolek Jadi Tempat Wisata

Hidup di Kotabaru Jogja Itu Enak, Sampai Kamu Coba Menyeberang Jalan, Ruwet!

28 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

  • Kos Dekat Kampus: Akal-akalan Mahasiswa “Malas” agar Tak Perlu Bangun Pagi dan Bisa Berangkat Mepet
  • Lulusan S2 di Jepang, Pilih Kerja sebagai Koki di Australia daripada Jadi Dosen di Indonesia karena Terlalu Senioritas
  • Basket Campus League 2026: Jadi Pembuktian Kesolidan Tim Timur dan Label Ubaya sebagai “Raja Basket Jawa Timur”
  • Menjadi Guru Honorer di Jakarta Tetap Sama Susahnya dengan di Daerah: Gajinya Cuma Seperempat UMR, Biaya Hidupnya 2 Kali Pendapatan
  • KRL adalah “Arena Perjuangan” Pekerja Jakarta: Tak Semua Orang Sanggup, Hanya Manusia Kuat yang Bisa
  • Belajar Membangun Bisnis dari Pedagang Mie Ayam Bintang, Sekilas Tampak Sederhana tapi Punya 5 Cabang di Jakarta

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.