Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kuliner

Rekomendasi 11 Takjil Khas Cirebon yang Wajib Dicicipi di Bulan Ramadan

Nurul Diva Kautsar oleh Nurul Diva Kautsar
26 Maret 2023
A A
Rekomendasi 11 Takjil Khas Cirebon yang Wajib Dicicipi di Bulan Ramadan

Rekomendasi 11 Takjil Khas Cirebon yang Wajib Dicicipi di Bulan Ramadan (Dokumentasi Pribadi Nurul Diva)

Share on FacebookShare on Twitter

Bahasan soal takjil seolah tak ada habisnya. Setiap hari selama bulan Ramadan, takjil jadi salah satu yang paling dibahas. Ngomongin soal takjil juga membuat saya selalu pengin segera pulang kampung untuk melumat menu takjil yang nggak ada di Jogja. Di kampung halaman saya di Cirebon, Jawa Barat, ada beragam menu takjil khas Cirebon yang wajib dicicipi selama bulan Ramadan.

Takjil khas Cirebon ini semua bisa dijumpai dengan mudah di pinggir jalan maupun di pasar tradisional di kota udang. Supaya wawasan kuliner jamaah Mojokiyah makin luas, saya akan memperkenalkan takjil khas Cirebon yang wajib kalian jajal saat bertandang ke kampung halaman saya itu. Berikut rekomendasinya:

Kerupuk sambel

Kerupuk sambel jadi salah satu menu berbuka antimainstream yang wajib kalian cicipi di kota udang. Sesuai namanya, menu satu ini punya rasa dominan pedas gurih namun nagih.

Dalam satu pincuk kerupuk sambel berisikan irisan bakwan, tempe, soon, dan kerupuk mlarat yang sejauh ini hanya ada di Cirebon. Kerupuk ginuk-ginuk ini punya rasa gurih manis. Tak lupa sambal kacang kental pedas disiramkan paling akhir pada menu ini.

Menariknya, kerupuk mlarat digoreng menggunakan pasir sehingga lebih sehat dan nggak meninggalkan banyak minyak. Asal muasal kerupuk ini dinamakan mlarat ya karena proses penggorengannya yang hanya menggunakan pasir tadi dan tampak sederhana. Meskipun kurang ramah bagi penikmat makanan non-pedas, takjil khas Cirebon ini cukup banyak peminatnya.

Sambel asem

Takjil khas Cirebon kedua ini sedikit mirip dengan kerupuk sambel. Bedanya, sambal yang digunakan menu ini adalah sambal rujak yang cair. Rasanya nggak usah ditanya, sudah pasti lezat karena ada sensasi manis, pedas, sedikit gurih, dan dominan asam. Cita rasa itu datang dari campuran asam jawa petis dan terasi.

Perbedaan lainnya antara sambel asem dangan kerupuk sambel adalah kehadiran kangkung rebus yang dipotong panjang-panjang. Kerupuk sambel maupun sambel asem mudah ditemui di pinggiran jalan di Kabupaten Cirebon. Harganya nggak bikin kantong bolong, kok, sekitar Rp5.000 hingga Rp10.000 per porsi tergantung isian yang ditambahkan.

Kojek

Pernah dengar kojek? Mungkin selama ini nama tersebut identik dengan permen yang memiliki gagang kecil. Di Cirebon, kojek merujuk pada kudapan kenyal berbentuk bulat yang disiram dengan kuah kacang.

Baca Juga:

Warak Ngendog, Mainan “Aneh” di Pasar Malam Semarang yang Ternyata Punya Filosofi Mendalam

Taman Krucuk Cirebon Lebih Cocok Disebut Kuburan ketimbang Taman

Kojek sendiri merupakan jajanan tradisional Cirebon yang jadi buruan saat bulan Ramadan. Sepintas, makanan ini sedikit mirip cilok, bedanya kojek diberi campuran seledri sehingga lebih harum dan khas.

Di Cirebon ada dua varian kojek, yaitu isian telur dan polosan alias nggak ada isinya. Semuanya lezat, tentunya tergantung selera. Cita rasanya yang gurih nan kenyal menjadikan takjil khas Cirebon ini nikmat disantap saat buka puasa.

Kojek juga bisa dicampur dengan mi bihun atau soon yang biasanya disediakan penjualnya. Satu porsi kojek dihargai Rp7.000 hingga Rp10.000 tergantung isiannya.

Kraca

Kraca menjadi sajian berbuka antimainstream di Cirebon. Kata kraca sendiri merujuk pada kerang sawah berwarna hitam yang berukuran cukup kecil. Dalam bahasa Sunda, menu ini juga dikenal dengan nama tutut.

Masyarakat Cirebon dan sekitarnya menyajikan kraca menggunakan kuah santan bumbu kunyit yang gurih asin dan nikmat. Cara makannya unik, yakni diisap pada bagian lubang sarangnya hingga daging kraca keluar. Ada juga yang mencungkil daging kraca dengan tusuk gigi. Mau pakai cara makan yang mana aja terserah, yang penting nikmati saat masih hangat.

Selain jadi menu takjil khas Cirebon, kraca juga biasa dijadikan lauk. Rasanya yang gurih makin nendang saat berkolaborasi dengan nasi putih hangat.

Ciko

Jajanan satu ini memiliki cita rasa gurih, asin, dan sedikit pedas. Mirip dengan kojek, namun ciko lebih lembut. Ciko juga memiliki bentuk persegi dengan ukuran cukup kecil.

Takjil khas Cirebon ini biasanya disantap dengan kuah bumbu dage atau olahan ampas tahu yang difermentasi. Sepintas memang tak enak dipandang, tapi jangan salah, kurang kalau cuma makan satu atau dua potong. Oh ya, sambal dage di menu ciko ini cukup pedas, jadi cocol secukupnya saja, ya.

Ciko cukup langka di Cirebon. Saya saja sudah kesulitan menemukan jajanan ini saat pulang kampung. Untungnya Ramadan tahun lalu ibu saya menemukan penjual jajanan ini di dekat kompleks makam, Pengampon, Klangenan, Kabupaten Cirebon.

Rumbah

Pernah mencicipi pecel khas Jawa Timur? Di Cirebon ada lho makanan serupa yang diberi nama rumbah. Bedanya ada pada bahan sayurannya. Rumbah terdiri dari kangkung rebus, taoge, dan parutan kelapa. Setelahnya, rumbah disiram kuah kacang lembut dengan rasa dominan asin pedas.

Rumbah masuk daftar menu takjil khas Cirebon karena cocok dijadikan menu berbuka juga. Biasanya rumbah dijual oleh pedagang jajanan serupa kerupuk sambel, sambel asem, dan kojek. Harganya pun murah meriah dan bisa ditemukan di pinggiran jalan Cirebon terutama saat bulan Ramadan.

Krau jagung

Mungkin krau jagung bisa dibilang versi lite-nya jasuke (jagung, susu, keju). Kenapa gitu? Ya karena susu dan keju pada menu ini digantikan parutan kelapa dan taburan gula pasir. Rasanya manis dan legit, cocok buat jadi menu berbuka puasa.

Krau jagung juga jadi takjil khas Cirebon yang membantah bahwa jajanan di pantai utara Jawa Barat itu cita rasanya asin. Saat kecil, saya suka banget jajan krau jagung. Sayangnya, jajanan satu ini mulai langka.

Ongol-ongol

Bentuknya yang kenyal dan warnanya kecokelatan adalah ciri jajanan khas Cirebon yang bernama ongol-ongol. Sesuai warnanya, cita rasa manis dari menu ini berasal dari gula jawa yang dicampur tepung kanji.

Ongol-ongol yang sudah matang akan dipotong persegi dan disajikan dengan parutan kelapa gurih. Takjil khas Cirebon ini bisa dijumpai di lapak penjual kue basah maupun penjual takjil di pinggiran jalan kota udang.

Es tape bakung

Takjil khas Cirebon selanjutnya adalah minuman es tape bakung. Sesuai namanya, es satu ini berbahan utama tape ketan yang dicampurkan air gula. Rasanya manis, sedikit asam, dan tentu saja segar.

Minuman ini populer dan banyak diproduksi oleh warga di wilayah Desa Bakung, Kecamatan Jamblang, Kabupaten Cirebon. Kesegaran asam manis es tape bakung begitu sempurna. Satu keunikannya, air di minuman es tape ini dicampur daun katuk sehingga rasanya makin khas dan berbeda dari es tape di daerah lain.

Kalau kalian penasaran dengan minuman ini, kalian bisa berkunjung ke daerah Plered, Klangenan, sampai wilayah Jamblang, Cirebon. Di sana banyak warga yang berjualan es tape bakung di pinggir jalan. Harganya murah meriah, cuma Rp5.000 per gelas.

Gepit

Jajanan asli kota udang yang satu ini terbilang sederhana dan biasa ditemui juga di bulan Ramadan. Gepit mirip kerupuk, namun lebih tipis dan rata.

Tebuat dari tepung tapioka, camilan ini disukai warga Cirebon, terutama di wilayah Weru, Plered, hingga Sumber. Untuk menikmatinya, gepit bisa dicocol dengan sambal terasi kacang yang kental dengan rasa yang manis dan gurih.

Dinamakan gepit lantaran cara makannya yang unik. Sambal terasi dioleskan ke atas gepit, lalu dilipat. Konon nama gepit berasal dari plesetan jepit. Sebungkus takjil khas Cirebon ini dibanderol Rp5.000. Murah, kan?

Botok roti

Takjil khas Cirebon yang banyak dijumpai selama Ramadan adalah botok roti. Menu satu ini sepintas mirip kolak, namun isian utamanya roti tawar yang dikukus. Rasanya manis, legit, dan gurih.

Cara penyajian botok roti cukup unik, karena menggunakan daun pisang dan lapisan plastik di dalamnya agar makanan tersebut nggak tumpah. Biasanya penjual botok roti banyak dijumpai di sekitar Pasar Pasalaran, Plered, Pasar Minggu Palimanan, dan Pasar Jamblang Cirebon.

Sekarang sudah tahu kan takjil khas Cirebon yang wajib kalian jajal selama bulan Ramadan ini? Menu yang mana nih yang bakal kalian cobain duluan?

Penulis: Nurul Diva Kautsar
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA 3 Makanan Underrated Khas Cirebon.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 26 Maret 2023 oleh

Tags: cirebonRamadantakjil
Nurul Diva Kautsar

Nurul Diva Kautsar

Kuli tinta kontemporer yang tak ingin tinggalkan Jogja.

ArtikelTerkait

meriam bambu ngabuburit ramadhan bulan puasa mojok

Meriam Bambu, Sarana Ngabuburit Paling Menyenangkan. #TakjilanTerminal02

13 April 2021
Al-Quds

Al-Quds day: Upaya Merawat Ingatan

28 Mei 2019
Bangunin Sahur Pakai Sound Horeg, Kalian Itu Gila atau Bagaimana hah?

Bangunin Sahur Pakai Sound Horeg, Kalian Itu Gila atau Bagaimana hah?

8 Maret 2025
3 Ciri Giveaway Abal-abal yang Bikin Orang Tertipu terminal mojok.co

Bedah Iklan #DiRumahAja dari 4 Provider Seluler Indonesia

19 Mei 2020
Boleh Nggak sih Kita Donor Darah Saat Puasa?

Boleh Nggak sih Kita Donor Darah Saat Puasa?

6 April 2022
Haddad Alwi dan Sulis Tetap di Hati, Meski Lagu dan Album Religi Saban Ramadan Silih Berganti. #TakjilanTerminal27 terminal mojok.co

Haddad Alwi dan Sulis Tetap di Hati, Meski Lagu dan Album Religi Saban Ramadan Silih Berganti. #TakjilanTerminal27

26 April 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

4 Spot Jogja yang Jadi Populer karena Sosok Pak Duta Sheila On 7 Mojok.co

4 Spot Jogja yang Jadi Populer karena Sosok Pak Duta Sheila On 7

10 Januari 2026
KA Sri Tanjung, Penyelamat Mahasiswa Jogja Asal Banyuwangi (Wikimedia)

Pengalaman Naik Kereta Sri Tanjung Surabaya-Jogja: Kursi Tegaknya Menyiksa Fisik, Penumpangnya Menyiksa Psikis

13 Januari 2026
Sisi Gelap Dosen Swasta yang Jarang Dibicarakan Orang

Sisi Gelap Dosen Swasta yang Jarang Dibicarakan Orang

12 Januari 2026
Jogja Kombinasi Bunuh Diri Upah Rendah dan Kesepian

Beratnya Merantau di Jogja karena Harus Berjuang Melawan Gaji Rendah dan Rasa Kesepian

11 Januari 2026
Sisi Gelap Solo, Serba Murah Itu Kini Cuma Sebatas Dongeng (Shutterstock)

Sisi Gelap Solo: Gaji Tidak Ikut Jakarta tapi Gaya Hidup Perlahan Mengikuti, Katanya Serba Murah tapi Kini Cuma Dongeng

11 Januari 2026
6 Alasan Jatinangor Selalu Berhasil Bikin Kangen walau Punya Banyak Kekurangan Mojok.co

6 Alasan Jatinangor Selalu Berhasil Bikin Kangen walau Punya Banyak Kekurangan 

12 Januari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ne8V7SUIn1U

Liputan dan Esai

  • Bagi Zainal Arifin Mochtar (Uceng) Guru Besar hanya Soal Administratif: Tentang Sikap, Janji pada Ayah, dan Love Language Istri
  • Gotong Royong, Jalan Atasi Sampah Menumpuk di Banyak Titik Kota Semarang
  • Bencana AI untuk Mahasiswa, UMKM, dan Pekerja Digital karena Harga RAM Makin Nggak Masuk Akal
  • Honda Vario 150 2016 Motor Tahan Banting: Beli Ngasal tapi Tak Menyesal, Tetap Gahar usai 10 Tahun Lebih Saya Hajar di Jalanan sampai Tak Tega Menjual
  • Adu Jotos Guru dan Siswa di SMKN 3 Tanjung Jabung Timur Akibat Buruknya Pendekatan Pedagogis, Alarm Darurat Dunia Pendidikan 
  • Kita Semua Cuma Kecoa di Dalam KRL Ibu Kota, yang Bekerja Keras Hingga Lupa dengan Diri Kita Sebenarnya

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.