Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Teknologi

Tak Ada yang Lebih Sabar selain para Pengguna Indosat: Sudah Paket Datanya Makin Mahal, Sinyal Pas-pasan, Pulsa Sering Kepotong Tiba-Tiba pula!

Cindy Gunawan oleh Cindy Gunawan
15 April 2024
A A
Tak Ada yang Lebih Sabar selain para Pengguna Indosat. Sudah Paket Datanya Makin Mahal, Sinyal Pas-Pasan, Pulsa Sering Kepotong Tiba-Tiba Pula!

Tak Ada yang Lebih Sabar selain para Pengguna Indosat. Sudah Paket Datanya Makin Mahal, Sinyal Pas-Pasan, Pulsa Sering Kepotong Tiba-Tiba Pula! (Unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Provider Indosat selama bertahun-tahun telah menjadi pilihan banyak orang dari beragam usia karena murah dan terkenal daripada provider lain pada masanya. Provider yang identik dengan warna kuning ini juga telah menemani perjalanan keluarga saya sejak lama, bahkan ketika namanya masih provider Mentari dengan logo matahari yang ikonik itu.

Selain murah, Indosat juga termasuk hemat dalam penggunaan. Ketika masih era berkirim pesan melalui SMS, Indosat memasang tarif yang cukup rendah dan banyak memberikan promo bagi pengguna yang sering berkirim pesan. Jelas ini keuntungan besar ketika menggunakan provider ini.

Sayangnya, Indosat masa kini justru berbanding terbalik dengan dulu dan inilah yang menyebabkan saya merasa kecewa dengan provider yang sudah menemani kehidupan keluarga saya dari kecil sampai sekarang. Hubungan cinta dan benci saya dengan provider ini akhirnya mengerucut pada kekurangan tiga aspek yang dimiliki Indosat.

Paket data Indosat semakin mahal

Setelah kejadian kartu Indosat saya memasuki masa tenggang dan lupa diisi pulsa beberapa tahun lalu, akhirnya saya memutuskan untuk berlangganan pascabayar demi menyelamatkan nomor ponsel yang sudah saya gunakan bertahun-tahun agar tidak hangus.

Awalnya saya mengira berlangganan pascabayar dengan harga 80 ribuan untuk 22 GB cukup sepadan. Maklum, saya juga bukan pengguna internet yang aktif.

Akan tetapi beberapa tahun terakhir, utamanya ketika pandemi, saya jadi harus banyak menggunakan internet. Dan ternyata kuota sebanyak itu tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan saya.

Satu-satunya cara yang bisa saya lakukan adalah menukarkan pulsa menjadi kuota tambahan. Sayangnya, sekarang paket data yang ditawarkan provider ini semakin mahal dengan jumlah kuota yang sedikit.

Jujur, ini sudah tidak sejalan dengan anggapan bahwa Indosat adalah provider murah. Alhasil, saya kadang memilih untuk mengisi pulsa di provider lain demi mencari kuota internet yang jauh lebih terjangkau di kantong.

Baca Juga:

Masa Aktif Kuota Data Internet 28 Hari Sungguh Mengganggu Keuangan Kaum Mendang-Mending

Indosat Sebenarnya Provider yang Unggul kecuali Notifikasinya yang “Mengotori” Layar

Sinyal pas-pasan

Ini juga menjadi hal yang paling menjengkelkan. Setiap tahun sepertinya sinyal Indosat mulai kehilangan arah dan kekuatannya. Tak jarang penggunanya mengalami pending ketika mengirim pesan atau lemot saat membuka aplikasi. Bahkan, beberapa kali sinyalnya tiba-tiba hilang.

Saya mengalami perubahan sinyal Indosat yang drastis hanya karena mengubah posisi duduk dari yang awalnya menghadap kanan menjadi menghadap kiri. Ampun, deh, pakai Indosat bisa-bisa efek sampingnya encok pinggang juga, nih!

Kalau kuota sudah mahal, kelayakan sinyalnya juga harusnya jadi lebih mantap, dong! Sayangnya, Indosat kayaknya malah tidak segera memperbaiki masalah yang sudah sering dilaporkan ribuan penggunanya ini.

Saldo pulsa sering terpotong tiba-tiba

Beberapa hari lalu saya sempat marah-marah karena tidak bisa menukarkan pulsa menjadi kuota. Terdapat pemberitahuan bahwa pulsa saya tidak cukup. Padahal saya baru saja mengisi pulsa sejumlah 30 ribu, lho!

Setelah saya cek di aplikasi IM3 Ooredoo, ternyata saldo pulsa saya juga tertulis nol rupiah. Jelas saya bingung, dong. Masa uang 30 ribu saya terbuang begitu saja tanpa sempat dipakai?

Ternyata setelah saya cari letak salahnya, saldo pulsa saya terpotong tiga ribu. Alhasil, saya hanya bisa membeli kuota dengan nominal yang lebih kecil.

Ini bukan kali pertama dan jelas ini menjengkelkan, sih, untuk saya yang sering beli tambahan paket data menggunakan pulsa. Masa pajak dipotong dari pulsa yang dibeli oleh penggunanya, sih? Halo, Indosat jangan kebanyakan bercanda, dong!

Kiranya dengan tiga kekurangan yang dimiliki Indosat tadi, tepatlah sudah kita memberikan predikat kalau orang-orang tersabar di muka bumi adalah para pengguna provider Indosat. Kalau teman kalian tiba-tiba jadi sering sensitif kalau ditanya, suka marah-marah sendiri dalam diam, coba tanyain, deh, mereka pengguna Indosat juga seperti saya bukan?

Penulis: Cindy Gunawan
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA Indosat Harusnya Introspeksi dan Berbenah supaya Nggak Bikin Pelanggan Tambah Kecewa.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 15 April 2024 oleh

Tags: indosatIndosat Ooredooproviderprovider internetprovider Seluler
Cindy Gunawan

Cindy Gunawan

Mbak-mbak medioker Bantul. Gemar menulis keresahan personal, ketimpangan unik dan hal serba nyentrik yang hadir di Jogja Selatan.

ArtikelTerkait

5 Hal yang Bikin Saya Makin Cinta sama AXIS

5 Hal yang Bikin Saya Makin Cinta sama AXIS

29 Agustus 2023
Dear Telkomsel, Kamu Memang Baik tapi Lebih Baik Kita Putus. Setia sama Kamu Sama Aja Rela Bangkrut! tri

Saya Beralih ke Tri Gara-gara Muak dengan Kelakuan Telkomsel yang Makin Lama Makin Nggak Masuk Akal

4 Oktober 2024
Provider Internet Seenaknya Pasang Tiang di Tanah Orang, Emangnya Tanah Punya Mbahmu?

Provider Internet Seenaknya Pasang Tiang di Tanah Orang, Emangnya Tanah Punya Mbahmu?

3 September 2024
4 Alasan Saya Bertahan dengan Indosat Lebih dari 17 Tahun terminal mojok.co

4 Alasan Saya Bertahan dengan Indosat Lebih dari 17 Tahun

8 Februari 2022
Saya Tetap Senang Pakai By.U walau Sinyalnya Bikin Emosi terminal mojok.co

Saya Tetap Senang Pakai By.U walau Sinyalnya Bikin Emosi

5 Juli 2021
Harga Paket Internet Beda, Padahal Sama-sama Pakai Kartu XL: Diskriminasi XL Bikin Saya Kecewa sebagai Pelanggan Setia

Harga Paket Internet Beda padahal Sama-sama Pakai Kartu XL: Diskriminasi yang Bikin Saya Kecewa sebagai Pelanggan Setia

1 Desember 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

4 Taman Semarang yang Cocok untuk Merenungi Hidup, Kursi Besi Indomaret Minggir Dulu Mojok.co

4 Taman Semarang yang Cocok untuk Merenungi Hidup, Kursi Besi Indomaret Minggir Dulu

12 Mei 2026
Gresik Ternyata Bisa Bikin Arek Surabaya Kaget (Wikimedia Commons) sidoarjo

Hunian di Gresik dan Sidoarjo Memang Murah, Tapi Sulit Wira-wiri: Jauh ke Mana-Mana, Bikin Bosan dan Stres

12 Mei 2026
Fortuner dan Pajero Memang Arogan, tapi Pemotor yang Nggak Pernah Menyetir Mobil Adalah Red Flag Sesungguhnya di Jalan Raya Mojok.co

Fortuner dan Pajero Memang Arogan, tapi Pemotor yang Nggak Paham Logika Nyetir Mobil Lebih Red Flag di Jalan Raya

14 Mei 2026
Slow Living di Gamping Itu Nyata, Asal Kamu Tidak Jadi Warga Lokal Mojok.co

Slow Living di Gamping Itu Nyata, Asal Kamu Tidak Jadi Warga Lokalnya

11 Mei 2026
Sumbersari Malang yang Overrated Masih Jadi Daerah Paling Masuk Akal bagi Maba yang Baru Pertama Kali Merantau Mojok.co

Sumbersari Malang yang Overrated Masih Jadi Daerah Paling Masuk Akal bagi Maba yang Baru Pertama Kali Merantau

16 Mei 2026
Tanjakan Gombel Semarang: Bukan Kerajaan Wewe, tapi Saksi Bisu Jejak Sejarah dan Nadi Utama Kota Semarang

Tanjakan Gombel Semarang: Bukan Kerajaan Wewe, tapi Saksi Bisu Jejak Sejarah dan Nadi Utama Kota Semarang

17 Mei 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

    Konten Promosi



    Google News
    Ikuti mojok.co di Google News
    WhatsApp
    Ikuti WA Channel Mojok.co
    WhatsApp
    Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
    Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
    Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

    Tentang
    Kru
    Kirim Tulisan
    Ketentuan Artikel Terminal
    Kontak

    Kerjasama
    F.A.Q.
    Pedoman Media Siber
    Kebijakan Privasi
    Laporan Transparansi

    PT NARASI AKAL JENAKA
    Perum Sukoharjo Indah A8,
    Desa Sukoharjo, Ngaglik,
    Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

    [email protected]
    +62-851-6282-0147

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

    Tidak Ada Hasil
    Lihat Semua Hasil
    • Nusantara
    • Kuliner
    • Kampus
      • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Olahraga
    • Otomotif
    • Hiburan
      • Anime
      • Film
      • Musik
      • Serial
      • Sinetron
    • Gaya Hidup
      • Fesyen
      • Gadget
      • Game
      • Kecantikan
    • Kunjungi MOJOK.CO

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.