Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Pojok Tubir

Susahnya Menjadi Anak Kabupaten Lamongan: Bikin Iri sama Anak Surabaya, Malang, dan Jogja

M. Afiqul Adib oleh M. Afiqul Adib
9 September 2023
A A
Kabupaten Lamongan Bikin Warganya Cuma Bisa Gibah (Unsplash)

Kabupaten Lamongan Bikin Warganya Cuma Bisa Gibah (Unsplash)

Share on FacebookShare on Twitter

Ngidam hiburan? Kudu ke daerah lain!

Terus kalau memang ngidam gimana? Tentu saja harus keluar daerah. Paling dekat, ya ke Gresik, yang jarak tempuhnya sekitar 1 sampai 2 jam perjalanan.

Mau cari kafe dengan konsep CoWorking space kayak Starbuck? Yah, harapan yang terlalu tinggi ini. Sebab, kebanyakan kafe di sini konsepnya full tawa. Sangat jarang ada kafe dengan nuansa tidak berisik. Kalau ada, bakal jadi “sarang” orang pacaran (baca: mesum). Duh, angelll.

“Eh, tapi di Lamongan kota, ada kok kafe yang estetis.” Memang ada, sih. Tapi jumlahnya nggak banyak. Itu saja hanya ada di sekitar sana saja. Fyi, di daerah kami, penyebutan daerah pusat kabupaten adalah Lamongan kota. Meski saya lebih suka menyebutnya Lamongan Pusat. Sebab, sangat jauh dari definisi kota. No debat.

Oh, iya, sebenarnya, di Kabupaten Lamongan ada beberapa pantai yang cukup punya potensi. Tapi, mungkin karena tidak ada dana lebih untuk mengelola, alhasil pantainya biasa saja. Ini mungkin lho, ya. Sebab, pantai di sini sangat bersahabat dengan sampah, jadi terkesan kotor. Padahal harusnya bagus, lho.

Bikin saya iri dengan daerah lain

Jujur, saya memang iri dengan kota-kota besar yang dikelola dengan baik. Yah, meski ada sisi abu-abu, tapi paling tidak tinggal di kota nggak akan kesusahan mencari hiburan. Misal orang Jogja. Minimal, mereka ini bisa keliling ringroad kalau bosan dan galau. Nah, kami nggak bisa. Sebab, kondisi jalan di kabupaten ini untuk ukuran jelek saja masih belum.

Bagi saya, saking jarangnya, jalan mulus di Kabupaten Lamongan itu cuma mitos. Saya sempat menulisnya di Terminal Mojok, kok. Maka dari itu, solusi rasional kalau pengin cari hiburan, ya keluar daerah. Melipir sebentar. Kemudian kembali lagi dengan melewati jalan-jalan yang bergelombang.

Kalau memang nggak mau keluar daerah, satu-satunya hiburan paling realistis adalah maido atau rasan-rasan (baca: bergunjing). Sudah, itu saja.. Standar kebahagiaan anak kabupaten emang receh.

Hiburan yang memang aneh khas Kabupaten Lamongan

Dan akhir-akhir ini kami punya hiburan baru, atau lebih tepatnya bahan baru buat rasan-rasan. Yakni, foto bupati kami yang cukup mentereng di berbagai acara-acara desa dan kecamatan. Foto tersebut selalu didesain dengan ukuran yang lebih besar ketimbang nama acaranya.

Baca Juga:

5 Suguhan Lebaran Khas Jogja yang Mulai Langka, Terutama di Rumah-rumah Daerah Kota

Kapok Naik Bus Harapan Jaya Surabaya-Blitar, Niat Bepergian Nyaman Berakhir Berdesakan karena Sopir Maruk Angkut Penumpang Sebanyak-banyaknya

Bahkan kemarin ketika diadakan bupati cup untuk cabang futsal, desain photo booth ini 70% adalah wajah bupati. Yah, lebih mirip foto profil, sih, sebenernya. Oke, saya paham memang ini bupati cup, tapi apa harus banget pasang foto bupati dengan ukuran ugal-ugalan?

Terlepas dari itu, bupati kami ini memang rajin sekali mengunjungi acara-acara desa dan kecamatan. Mengisi sambutan di sana, serta menyapa warga sekitar. Beliau ini biasanya datang lengkap dengan tim dokumentasinya guna diunggah di sosial media.

Saya nggak tahu kenapa beliau ini lebih rajin melakukan kunjungan ke acara yang dampaknya jangka pendek, ketimbang membuat proyek jangka panjang untuk kesejahteraan warga Kabupaten Lamongan. Tapi saya menduga hal ini diniatkan untuk hiburan rasan-rasan warga sekitar. Sungguh mulia sekali niat beliau ini.

Akhir kata, saya selalu berharap Kabupaten Lamongan ini dikelola dengan sebaik-baiknya dan sehormat-hormatnya. Sebab, ada banyak potensi yang bisa dikembangkan. Mulai dari dari wisata alam sampai sejarah. Tentu saja dengan catatan memang mau mengembangkan. Yah, semoga saja.

Penulis: M. Afiqul Adib

Editor: Yamadipati Seno

BACA JUGA Mencoba Berprasangka Baik terhadap Gelapnya Jalan Raya Pantura Lamongan

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 10 September 2023 oleh

Tags: jawa timurJogjaKabupaten Lamonganlamonganlamongan kotaMalangSurabaya
M. Afiqul Adib

M. Afiqul Adib

Seorang tenaga pendidik lulusan UIN Malang dan UIN Jogja. Saat ini tinggal di Lamongan. Mulai suka menulis sejak pandemi, dan entah kenapa lebih mudah menghapal kondisi suatu jalan ketimbang rute perjalanan.

ArtikelTerkait

Warga Surabaya Dikasih Shuttle Bus Gratis Menuju GBT Selama Piala Dunia U-17 Bukannya Bersyukur Malah Sambat. Aneh Pol!

Warga Surabaya Dikasih Shuttle Bus Gratis ke GBT Selama Piala Dunia U-17 Bukannya Bersyukur Malah Sambat. Aneh Pol!

9 November 2023
Surat Terbuka untuk Bupati Lamongan Terpilih dari Warga yang Sudah Lelah Mojok.co

Surat Terbuka untuk Bupati Lamongan Terpilih dari Warga yang Sudah Lelah

4 Februari 2025
Warteg Putra Bahari Condongcatur Jogja, Saingan Baru Kharisma Bahari yang Tak Kalah Enak dan Nyaman untuk Sahur di Bulan Ramadan

Warteg Putra Bahari Condongcatur Jogja, Saingan Baru Kharisma Bahari yang Tak Kalah Enak dan Nyaman untuk Sahur di Bulan Ramadan

2 April 2024
Kereta Api Ambarawa Ekspres, Transportasi Terbaik dari Semarang ke Surabaya

Kereta Api Ambarawa Ekspres, Transportasi Terbaik dari Semarang ke Surabaya

17 Januari 2025
sendi 3 Alasan Utama Mojokerto Masih Asing di Telinga Orang terminal mojok

3 Alasan Utama Mojokerto Masih Asing di Telinga Orang

19 Juli 2021
The Victoria Hotel Jogja, Hotel Ramah Anak yang Membuat Liburan Keluarga Nggak Banyak Drama  (Mojok.co)

The Victoria Hotel Jogja, Hotel Ramah Anak yang Membuat Liburan Keluarga Nggak Banyak Drama  

26 Juni 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

7 Barang Indomaret yang Semakin Laris Manis Saat Mudik Mojok.co

7 Barang Indomaret yang Semakin Laris Manis Saat Mudik

17 Maret 2026
Soto Bandung: Kuliner Khas Bandung yang Rasanya Normal dan Pasti Cocok di Lidah Para Pendatang

Soto Bandung: Kuliner Khas Bandung yang Rasanya Normal dan Pasti Cocok di Lidah para Pendatang

15 Maret 2026
Jerat Motor Kredit Terlihat Mengilat tapi Fondasinya Melarat (Unsplash)

Motor Kredit Menciptakan Kabut Tebal yang Menyembunyikan Wajah Asli Kemiskinan, Terlihat Mengilat tapi Fondasinya Melarat

20 Maret 2026
7 Menu Toko Roti GO Purwokerto Paling Underrated (Unsplash)

7 Menu Toko Roti GO Purwokerto Paling Underrated: Kombinasi Rasa yang Memanjakan Lidah dan Semua Cocok Jadi Buah Tangan

21 Maret 2026
Toyota Avanza Sering Dihina, padahal Mobil Paling Ideal untuk Keluarga Kelas Menengah yang Ingin Sehat Finansial Mojok.co

Toyota Avanza Sering Dihina, padahal Mobil Paling Ideal untuk Keluarga Kelas Menengah yang Ingin Sehat Finansial

16 Maret 2026
Kebumen Aneh, Maksa Merantau tapi Bikin Pengin Pulang (Wikimedia Commons)

Kebumen Itu Memang Aneh: Suka Memaksa Anak Muda untuk Segera Merantau, sekaligus Mengajak Kami untuk Segera Pulang

21 Maret 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=1k7EQFkTWIM

Liputan dan Esai

  • Jadi Gembel di Perantauan tapi Berlagak Tajir saat Pulang, Bohongi Ortu biar Tak Kepikiran Anaknya Remuk-remukan
  • Rela Utang Bank buat Beli Mobil Ertiga demi Puaskan Ekspektasi Mertua, Malah Jadi Ribet dan Berujung Sia-sia
  • Ujian Pemudik Lajang: Jadi Sasaran Pinjam Uang karena Belum Nikah dan Dianggap Tak Ada Tanggungan, Giliran Nolak Dicap Pelit
  • Rasa Sanga (8): Lontong dan Kangkung dalam Khazanah Suluk Sunan Bonang, Jalan “Merasakan” Kehadiran Tuhan
  • Memelihara Kucing adalah Patah Hati yang Direncanakan, Tapi 1.000 Kali pun Diulang Saya Akan Tetap Melakukannya
  • Makna Pulang yang Saya Temukan Setelah Mudik Motoran dengan NMAX Tangerang–Magelang

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.