Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kampus

Surat Terbuka untuk Rektor UNS yang Baru: Selesaikan 5 Masalah Ini Secepatnya, Pak!

Khanif Irsyad Fahmi oleh Khanif Irsyad Fahmi
16 November 2022
A A
4 Alasan Kuliah di UNS Itu Menyenangkan

4 Alasan Kuliah di UNS Itu Menyenangkan (Jeffrey Beall via Wikimedia Commons)

Share on FacebookShare on Twitter

Pemaksimalan pelayanan pun tampaknya juga perlu ditingkatkan. Misalnya saja medical center UNS yang dikeluhkan banyak mahasiswa terkait pelayanannya, seperti banyak dokter yang kosong, obat diberikan ala kadarnya, atau ketidakpastian jam buka. Itu baru medical center, belum fasilitas UNS lainnya.

Kedua, komodifikasi pendidikan. Isu ini akan terus ada dan relevan karena sejatinya UNS adalah kampus rakyat yang harapannya mampu diakses oleh semua kalangan masyarakat tanpa terkecuali. Sejak resmi menjadi kampus PTN-BH, seharusnya membuat UNS mampu untuk menyejahterakan mahasiswanya. Namun, hingga saat ini UNS masih kesulitan dalam mendapat alternatif pemasukan di luar UKT mahasiswa.

Pendidikan tidak semestinya menjadi komoditas yang diperjualbelikan di pasar. Akses pendidikan yang sulit dan tinggi menyebabkan tidak semua orang mampu mendapatkannya. Pengembalian SPI 0 rupiah, tidak adanya kenaikan UKT, atau memberikan pemotongan-pemotongan biaya pendidikan bisa untuk diterapkan dan diperkuat kembali.

Jangan sampai kampus lebih mengedepankan bisnis institusi, alih-alih peningkatan kualitas iklim akademik. Kerja sama yang tidak ada kaitannya dengan penelitian, pengajaran, dan pengabdian kepada masyarakat sudah semestinya untuk dihindari.

Ketiga, jaminan mimbar bebas akademik. Kampus sebagai tempat untuk berdialektika dan mempertajam daya pikir sudah seharusnya memberikan jaminan tidak ada lagi pemberangusan pendapat. Tidak ada lagi mahasiswa yang dipanggil dan diancam karena menyampaikan kritik kepada kampus.

Suara dan sikap perguruan tinggi diperlukan untuk hadir di persoalan-persoalan masyarakat. Kampus dan semua civitas academica harus diberikan kebebasan dalam menyampaikan argumen ilmiah, membangun iklim diskusi, hingga memberikan tekanan kepada penguasa.

Sayangnya kebebasan untuk berekspresi ini kurang dimanfaatkan mahasiswa. Seringkali mereka hanya menyampaikan orasi-orasi nihil makna dan umpatan kosong pada pihak-pihak tertentu.

Keempat, birokrasi. Salah satu permasalahan klasik yang dirasakan oleh mahasiswa UNS dalam pemberkasan. Oleh karena hampir semua kegiatan atau pengajuan pemberkasan harus melalui alur birokrasi, seharusnya memang masalah ini bisa segera terselesaikan.

Baca Juga:

5 Hal Lumrah di UNS yang Bikin Mahasiswa Kampus Lain Keheranan

Nyambi Jadi Ojol Adalah Realita Kerasnya Hidup Mahasiswa yang Tertekan oleh Mahalnya UKT

Banyak kasus juga yang masih berkaitan dengan birokrasi juga, yaitu sulitnya mahasiswa mendapatkan pendanaan. Baik itu lomba, konferensi, event, hingga program pengabdian masyarakat. Bahkan sewaktu mahasiswa baru dulu, saya harus berangkat lomba ke Ambon dengan biaya sendiri karena kampus berdalih tidak memiliki anggaran.

Selain keempat masalah itu, masih banyak masalah lain yang juga patut menjadi perhatian. Rektor UNS harus bisa menunjukkan loyalitas dan keberpihakan pada kesejahteraan mahasiswa, lebih-lebih dalam memajukan ilmu pengetahuan tak hanya mengejar ranking semata.

Kampus harus didefinisikan sebagai ruang untuk merawat ilmu pengetahuan. Sebagai ruang untuk mempertajam kecerdasan, memperkuat kemauan, dan memperhalus perasaan.

Semoga suara saya didengar. Dipikir-pikir lagi, memang harus didengar sih.

Penulis: Khanif Irsyad Fahmi
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA 4 Alasan Kuliah di UNS Itu Menyenangkan

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Anda penulis Terminal Mojok? Silakan bergabung dengan Forum Mojok di sini.
Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 18 November 2022 oleh

Tags: kritikrektor barusurat terbukaUKTUNS
Khanif Irsyad Fahmi

Khanif Irsyad Fahmi

Seorang lulusan Pertanian yang bertekad meniti karier dari hulu ke hilir. Memiliki mimpi besar untuk memulai dari tanah sebagai petani,

ArtikelTerkait

Konsekuensi Memberi Predikat “Paling” dalam Menilai Film atau Serial terminal mojok.co

Konsekuensi Memberi Predikat ‘Paling’ dalam Menilai Film atau Serial

21 Oktober 2020
Kota Malang

Selamat Ulang Tahun Kota Malang, Jangan Jadi Kota yang Problematik

1 April 2023
5 Rekomendasi Penjual Martabak di Sekitar UNS Kentingan Terminal Mojok

5 Rekomendasi Penjual Martabak di Sekitar UNS Kentingan

5 Desember 2022
Pak Menteri, Tolong Beri Imbauan Rektor untuk Nurunin UKT Semester Ganjil Nanti!

Pak Menteri, Tolong Beri Imbauan Rektor untuk Nurunin UKT Semester Ganjil Nanti!

3 April 2020
5 Kampus di Indonesia yang Singkatannya Nggak Nyambung dan Bikin Bingung, UNS Nomor Satu

5 Kampus di Indonesia yang Singkatannya Nggak Nyambung dan Bikin Bingung, UNS Nomor Satu

29 Juni 2025
surat protes

Surat Protes SpongeBob SquarePants Kepada KPI

24 September 2019
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Orang Purwokerto Adalah Manusia Paling Sombong di Banyumas (Wikimedia Commons)

Orang Purwokerto Adalah Manusia Paling Sombong se-Kabupaten Banyumas

15 Februari 2026
Jalan Mojokerto Mulai Banyak yang Berlubang, Gus Barra, Njenengan di Mana?

Jalan Mojokerto Mulai Banyak yang Berlubang, Gus Barra, Njenengan di Mana?

20 Februari 2026
Mimpi Lulusan S2 Mati di Jakarta, Masih Waras Sudah Syukur (Unsplashj)

Lulusan S2 Merantau ke Jakarta Sudah 3 Tahun: Kini Tidak Lagi Memikirkan Mimpi tapi Cara Bertahan Hidup dan Tetap Waras

18 Februari 2026
Membayangkan Lamongan Punya Mal, Cari Hiburan Nggak Perlu Repot-repot ke Kabupaten Tetangga Mojok.co

Membayangkan Lamongan Punya Mal, Cari Hiburan Nggak Perlu Repot-repot ke Kabupaten Tetangga

15 Februari 2026
Berharap Terminal Bawen Semarang Segera Berbenah agar Tidak Membingunkan Pengunjung Mojok.co

Berharap Terminal Bawen Semarang Segera Berbenah agar Tidak Membingungkan Pengunjung

20 Februari 2026
Honda Spacy: “Produk Gagal” Honda yang Kini Justru Diburu Anak Muda

Honda Spacy: “Produk Gagal” Honda yang Kini Justru Diburu Anak Muda

19 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=FgVbaL3Mi0s

Liputan dan Esai

  • Omong Kosong Menua Tenang di Desa: Menjadi Ortu di Desa Tak Cuma Dituntut Warisan, Harus Pikul Beban Berlipat dan Bertubi-tubi Tanpa Henti
  • WNI Lebih Sejahtera Ekonomi dan Mental di Malaysia tapi Susah Lepas Paspor Indonesia, Sial!
  • 3 Dosa Indomaret yang Membuat Pembeli Kecewa Serta Tak Berdaya, tapi Tak Bisa Berbuat Apa-apa karena Terpaksa
  • Derita Orang Biasa yang Ingin Daftar LPDP: Dipukul Mundur karena Program Salah Sasaran, padahal Sudah Susah Berjuang
  • Sarjana Sastra Indonesia PTN Terbaik Jadi Beban Keluarga: 150 Kali Ditolak Kerja, Ijazah buat Lamar Freelance pun Tak Bisa
  • Muak Buka Bersama (Bukber) sama Orang Kaya: Minus Empati, Mau Menang Sendiri, dan Suka Mencaci Maki bahkan Meludahi Makanan

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.