Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Pojok Tubir

Surat Terbuka untuk Pemkot Depok: Warga Butuh Akses Jalan Nyaman, Bukan Trotoar Instagrammable dan Barcode Pohon!  

Rizka Utami Rahmi oleh Rizka Utami Rahmi
27 November 2022
A A
3 Inovasi yang Bisa Dilakukan agar Geplak Depok Kembali Eksis Terminal Mojok

3 Inovasi yang Bisa Dilakukan agar Geplak Depok Kembali Eksis (Serenity via Wikimedia Commons)

Share on FacebookShare on Twitter

Trotoar belum rampung, Pemkot Depok sudah kembali melakukan hal-hal yang membuat warganya kembali geleng-geleng kepala. Pasalnya sebanyak 1500 pohon sekitaran Margonda dan Juanda dipasangi barcode pada masing-masing badan pohon tersebut hingga menghabiskan anggaran sekitar Rp49 juta.

Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Depok melalui situs resmi Pemkot Depok menjelaskan bahwa pemasangan barcode pada ribuan pohon di sepanjang ruas Jalan Margonda dan Juanda Depok bertujuan untuk memberi informasi dan edukasi. Seperti, nama pohon, nama ilmiah, umur maksimal pohon, tinggi maksimal, daya serap CO2, lokasi pohon, dan kode pohon untuk pendataan. Tujuan pendataan disebutkan sebagai langkah antisipasi agar warga tidak menebang pohon secara sembarangan.

Seorang warga yang diwawancarai bahkan tidak tahu apa fungsi barcode tersebut. Lagipula jalan yang terdapat pohon barcode tersebut sangat jarang dilalui oleh para pejalan kaki karena letaknya berada di pinggir jalan raya dengan arus kendaraan yang cepat. Sehingga pemasangan barcode pada pohon dinilai kurang efektif kalau tujuannya mengedukasi pejalan kaki.

Dibandingkan membuat trotoar instagramable atau barcode untuk ribuan pohon yang kurang efektif dan menelan anggaran tidak sedikit, maka akan lebih bermanfaat jika dana yang ada untuk membenahi jalan agar lebih nyaman. Terutama ruas Jalan Margonda yang semakin macet akibat kondisi jalan yang semakin sempit.

Bisa juga mengatasi kondisi jalan berlubang sekitaran Grand Depok City atau GDC yang lubangnya sudah sering memakan korban. Cara apapun yang bisa dirasakan manfaatnya oleh warga Depok dan sekitarnya secara nyata dan langsung.

Lagipula, amat kecil kemungkinan orang melihat barcode di pohon lalu berpikiran, “AH, SAATNYA MELIHAT BARCODE INI, SAYA HARUS MEMBUKA 1500 BARCODE YANG ADA DI SEPANJANG JALAN INI!”

Semoga suara saya yang mewakili salah satu warga Depok ini bisa menjadi masukan agar Pemkot Depok bisa memenuhi kebutuhan warganya melalui fasilitas yang bisa dinikmati oleh seluruh warganya. Bukan hanya sekadar menghabiskan anggaran akhir tahun tanpa adanya solusi yang bisa memecahkan permasalahan daerah yang memang benar-benar membutuhkan perhatian.

Penulis: Rizka Utami Rahmi
Editor: Rizky Prasetya

Baca Juga:

Pantai Depok Batang, Destinasi Indah yang Berdampingan dengan Krisis Lingkungan Pesisir

Derita Orang Pasar Rebo, Jauh dari Jakarta Bagian Mana pun, Malah Lebih Dekat ke Depok!

BACA JUGA Kota Depok Layak Disebut sebagai Kota Avatar Saat Musim Hujan

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Anda penulis Terminal Mojok? Silakan bergabung dengan Forum Mojok di sini.
Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 27 November 2022 oleh

Tags: depokinstagrammableKemacetantrotoar
Rizka Utami Rahmi

Rizka Utami Rahmi

Mom of two and happy wife.

ArtikelTerkait

4 Penyebab Kemacetan di Kota Kediri, Bikin Darah Tinggi!

4 Penyebab Kemacetan di Kota Kediri, Bikin Darah Tinggi!

7 Oktober 2023
Jembatan Aborsi, Contoh Nyata Beratnya Perjuangan Kuliah di UI

Jembatan Aborsi, Contoh Nyata Beratnya Perjuangan Kuliah di UI

1 Mei 2023
Kota Depok Layak Disebut sebagai Kota Avatar Saat Musim Hujan terminal mojok.co

Kebanggaan Tersembunyi saat Punya Pacar atau Teman Orang Depok

14 April 2020
Cara Bertahan Hidup di Jakarta Jika Gajimu di Bawah UMR Jakarta 2024 depok heru budi jogja

Warga Jakarta Perlu Belajar sama Orang Depok Perkara Menghadapi Pemimpin yang Unik Banget

26 Maret 2024
Sistem Satu Arah 24 Jam Kampus (Masih) Bukan Solusi Kemacetan Jember, yang Ada Justru Nambah Masalah

Sistem Satu Arah 24 Jam Kampus (Masih) Bukan Solusi Kemacetan Jember, yang Ada Justru Nambah Masalah

29 Oktober 2023
4 Nama Jalan Nyeleneh di Depok yang Bikin Warganya Sendiri Geleng-geleng Kepala Mojok.co

4 Nama Jalan Nyeleneh di Depok yang Bikin Warganya Sendiri Geleng-geleng Kepala

16 Februari 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Sisi Gelap Sekretariat UKM Kampus: Ketika Ruang Kerja Bergeser Menjadi Ruang Pribadi

Sisi Gelap Sekretariat UKM Kampus: Ketika Ruang Kerja Bergeser Menjadi Ruang Pribadi

7 Juni 2026
Bukan Sensi atau Mengabaikan, Ini Alasan Dosen Lama Balas Chat walau WhatsApp-nya Online Mojok.co

Bukan Sensi atau Mengabaikan, Ini Alasan Dosen Lama Balas Chat walau WhatsApp-nya Online

9 Juni 2026
Bukan Jakarta, Tempat Paling Cocok untuk Memulai Karier Adalah Cilegon. Ini Alasannya!

Cilegon, Kota Industri yang Nggak Kompetitif dan Terlihat Miskin

8 Juni 2026
Hal-Hal yang Nggak Saya Sukai dari Kebayoran Baru Jaksel, Banyak Kecoak Geprek hingga Pengemis Nodong QRIS

Hal-Hal yang Nggak Saya Sukai dari Kebayoran Baru Jaksel, Banyak Kecoak Geprek hingga Pengemis Nodong QRIS

10 Juni 2026
Panduan Mengenali Bakso Malang yang Asli dari Kera Ngalam, biar Kalian Nggak Kena Tipu

Susahnya Jadi Arek Malang di Jakarta: Berniat Mengobati Homesick Lewat Bakso Malang, eh yang Jual Malah Orang Tasik

4 Juni 2026
Mahasiswa UIN Nggak Wajib Nyantri, tapi kalau Nggak Nyantri ya Kebangetan lulusan UIN

Lulusan UIN Sulit Cari Kerja Itu Mitos, Kenyataan Membuktikan Sebaliknya!

5 Juni 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.