Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Pojok Tubir

Surat Terbuka untuk Pemda Karawang Terkait Pengelolaan Rusunawa Adiarsa: Masak Kalah sama Cerita Angker?

Diaz Robigo oleh Diaz Robigo
23 Mei 2023
A A
Surat Terbuka untuk Pemda Karawang Terkait Pengelolaan Rusunawa Adiarsa: Masak Kalah sama Cerita Angker?

Surat Terbuka untuk Pemda Karawang Terkait Pengelolaan Rusunawa Adiarsa: Masak Kalah sama Cerita Angker? (Pixabay.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Surat terbuka ini saya tulis, ditujukan untuk Pemerintah Daerah Karawang, terkait pengelolaan Rusunawa Adiarsa. Bagi warga karawang atau yang pernah tinggal di Kota Pangkal Perjuangan ini, pasti tau dengan bangunan Rusunawa Adiarsa, yang berlokasi di dekat GOR Adiarsa. Lokasi tepatnya di Kelurahan Adiarsa Barat, Kecamatan Karawang Barat, Kabupaten Karawang.

Banyak orang bilang jika rusunawa itu angker. Bahkan YouTuber terkenal seperti Jurnal Risa pun pernah menyambangi tempat itu. Fakta menyebutkan jika lokasi yang dijadikan bangunan Rusunawa itu dulunya RSUD dan dekat dengan kamar mayat serta pemakaman. Oleh karena akan ada perombakan besar-besaran, maka RSUD dipindahkan ke lokasi yang lebih strategis yaitu di Galuhmas.

Seperti yang sudah-sudah, jika ada bangunan punya label “bekas rumah sakit”, akan ada cerita horor mengikuti, entah itu nyata atau muncul dari gejala skizofrenia yang tak terdeteksi.

Dilansir dari Kompas.com, Plt Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PRKP) Karawang Dedi Achdiat mengatakan, penyebab rusunawa itu tidak laku akibat kesan angker yang menyertainya. Beliau juga menambahkan, renovasi tak begitu membantu karena tetap saja tak laku setelah usaha renovasi.

Cerita angker 1-0 Pemda

Jawaban tersebut tentu saja mengecewakan bagi saya. Betul, stigma bangunan bekas rumah sakit bisa bikin orang berpikir dua kali. Tapi, jika pihak macam pemerintah memasukkan faktor tersebut sebagai penghambat, rasa-rasanya tidak lucu. Peradaban sudah berpikir keras memindahkan manusia ke Mars, masak kita malah mundur menyerah dengan kata angker?

Padahal jika mau melihat agak jeli, sudah tahu masalahnya di mana: perawatan. Tembok retak, berjamur, cat pudar, tidak layak huni, itu jelas adalah alasan utama kenapa Rusunawa Adiarsa Karawang tidak laku.

Bangunan yang dibangun di atas tanah bekas RSUD itu terdiri dari empat lantai. Dari 80 kamar yang ada, tidak semuanya layak huni. Kini rusun itu hanya dihuni 24 keluarga. Pada lantai 1, hanya ada 8 kamar atau ruang yang layak. Begitu pun dengan lantai 2 dan 3. Sedangkan, pada lantai 4 tidak ada kamar yang layak huni, seperti diceritakan seorang petugas pengelola.

Kamar mandi di dalam kamar, seluruhnya tidak bisa digunakan. Kondisi itu diakali dengan membuat kamar mandi portabel di sejumlah tempat. Saluran air pembuangan atau drainase juga tidak berfungsi. Setiap hujan turun, air merembes dari atap.

Baca Juga:

Karawang dan Masalah Banjir yang Tak Kunjung Usai: Pemda Sibuk Urusi Izin Investasi, tapi Lupa Menjaga Ekologi

Jalan Klari Karawang, Jalan Maut yang Sulit Dihindari karena Jadi Penopang Industri

Rusunawa Adiarsa Karawang nggak laku karena angker? Please, hantu saja mungkin mikir-mikir mau tinggal di situ.

Coba bayangkan siapa yang mau bertahan di tempat tinggal seperti itu. Iya sih biaya sewa murah tapi kalau malah mendatangkan penyakit seperti infeksi paru sih malah tekor bandar.

Sebuah solusi untuk Rusunawa Adiarsa Karawang

Kemudian ada alasan lain terkait kenapa rusunawa ini tidak laku, yaitu tidak strategisnya lokasi karena jauh dari mana-mana. Menurut saya hal ini juga kurang tepat, karena lokasi rusunawa tersebut pun sudah ramai dan berada di tengah kota. Berangkat dari alasan itu, pihak pengelola rusunawa pun berencana akan membuat rusunawa tandingan yang berlokasi lebih strategis.

Padahal bisa aja nih solusinya gini: gimana kalau renovasi beneran, dipastikan semua unit layak huni, dan beri sosialisasi atau apalah agar banyak yang pindah ke situ?

Tapi ya, itu tentu saja hanya usulan yang sebenarnya bisa jadi solusi. Mau diambil atau tidak, semua ada di tangan Pemda Karawang. Kecuali emang mau jadiin itu rusunawa sebagai lokasi syuting The Raid sih, beda cerita.

Penulis: Diaz Robigo
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Tidak Seseram di Film Pengabdi Setan 2, Ini 5 Hal Menguntungkan Tinggal di Rumah Susun

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 23 Mei 2023 oleh

Tags: angkerKarawangRumah susunrusunawa adiarsa
Diaz Robigo

Diaz Robigo

figur yang pernah terlibat dalam proses demokrasi tingkat daerah di Karawang, dengan fokus pada isu-isu pembangunan dan pelayanan publik.

ArtikelTerkait

Karawang Kota Pendatang Butuh Transportasi Publik yang Mumpuni Mojok.co

Karawang, Kota Pendatang yang Butuh Transportasi Publik Mumpuni

17 Januari 2024
Karawang Sibuk Bersolek ketimbang Memenuhi Kebutuhan Dasar Adalah Bukti Daerah Ini Salah Urus

Karawang Sibuk Bersolek ketimbang Memenuhi Kebutuhan Dasar Adalah Bukti Daerah Ini Salah Urus

31 Juli 2025
bontot kerupuk udang limbah udang mojok

Bontot, Limbah Kerupuk yang Menjadi Makanan Khas Karawang

28 Februari 2021
Menanti Stadion Singaperbangsa Karawang Bangkit dari Mati Suri Mojok.co

Saya Dukung Revitalisasi Stadion Singaperbangsa Karawang supaya Nggak Malu-maluin lagi

26 Oktober 2024
Tidak Ada Satu pun Pantai di Karawang yang Bisa Dibanggakan, Semuanya Kotor Tertimbun Sampah!

Tidak Ada Satu pun Pantai di Karawang yang Bisa Dibanggakan, Semuanya Kotor Tertimbun Sampah!

14 Februari 2024
Karawang Kalahkan UMK dan Pendidikan Kabupaten Bekasi (Unsplash)

Berkembang Pesat Seperti Jabodetabek, Karawang Kalahkan UMK dan Gengsi Pendidikan Kabupaten Bekasi

4 Februari 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Alfamart Itu Terlalu Membosankan dan Sumpek, Butuh Kreativitas (Wikimedia Commons)

Alfamart Itu Terlalu Membosankan dan Sumpek, Kalau Punya Uang Tak Terbatas dan Boleh Saya Akan Ubah Alfamart Jadi “Ruang Singgah Urban”

20 Maret 2026
Lotek Khas Solo Bikin Pencinta Lotek Asal Jogja Culture Shock

Lotek Adalah Kuliner Favorit Warga Jogja yang Lebih Janggal dan Lebih Ganjil daripada Gudeg

20 Maret 2026
Lebaran Kedua Jauh dari Indonesia: Homesick, tapi Terobati oleh Orang-orang Turki yang Hangat dan Baik Hati Mojok.co

Lebaran Jauh dari Indonesia: Homesick, tapi Terobati oleh Orang-orang Turki yang Hangat dan Baik Hati

19 Maret 2026
Gresik Ternyata Bisa Bikin Arek Surabaya Kaget (Wikimedia Commons)

Nasib Orang Surabaya di Gresik: Bertahan Hidup di Tengah Matinya PDAM dan Ganasnya Sistem Inden SD

19 Maret 2026
Kebohongan Suzuki Ertiga yang Nggak Masuk dalam Brosur Promosi Mojok.co

Kebohongan Suzuki Ertiga yang Nggak Masuk dalam Brosur Promosi

21 Maret 2026
Honda Spacy: “Produk Gagal” Honda yang Kini Justru Diburu Anak Muda

13 Tahun Bersama Honda Spacy: Motor yang Tak Pernah Rewel, sekaligus Pengingat Momen Bersama Almarhum Bapak

18 Maret 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=1k7EQFkTWIM

Liputan dan Esai

  • Jadi Gembel di Perantauan tapi Berlagak Tajir saat Pulang, Bohongi Ortu biar Tak Kepikiran Anaknya Remuk-remukan
  • Rela Utang Bank buat Beli Mobil Ertiga demi Puaskan Ekspektasi Mertua, Malah Jadi Ribet dan Berujung Sia-sia
  • Ujian Pemudik Lajang: Jadi Sasaran Pinjam Uang karena Belum Nikah dan Dianggap Tak Ada Tanggungan, Giliran Nolak Dicap Pelit
  • Rasa Sanga (8): Lontong dan Kangkung dalam Khazanah Suluk Sunan Bonang, Jalan “Merasakan” Kehadiran Tuhan
  • Memelihara Kucing adalah Patah Hati yang Direncanakan, Tapi 1.000 Kali pun Diulang Saya Akan Tetap Melakukannya
  • Makna Pulang yang Saya Temukan Setelah Mudik Motoran dengan NMAX Tangerang–Magelang

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.