Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

Surat Terbuka Buat Oda Sensei: Tolong Cepat Tamatkan One Piece

M. Farid Hermawan oleh M. Farid Hermawan
23 April 2020
A A
Wawancara dengan Eiichiro Oda, Perihal Perdebatan One Piece dan Naruto terminal mojok.co
Share on FacebookShare on Twitter

Selamat siang dari Indonesia Oda Sensei,

Untuk membuka surat ini, saya ingin membuka dengan sebuah pertanyaan yang selalu menghantui saya. Oh iya supaya lebih akrab, saya panggil Anda Mas saja ya. Jadi gini Mas Oda, pertanyaan saya sebenarnya sederhana saja, kenapa Mas Oda sampai sekarang nggak pernah bikin akun media sosial? Saya sampai sekarang cuma menemukan kehadiran Mas hanya lewat kolom SBS di komik. Sisanya, kehidupan Mas sungguh misterius sebagai seorang mangaka populer.

Iya sih sebenernya media sosial nggak bakal pengaruh terhadap mahakarya One Piece yang Mas buat. Tapi kapan-kapan coba deh Mas Oda bikin. Saya yakin followernya bakal banyak. Dan saya yakin Mas Oda bakal ketawa ngakak membaca berbagai opini liar para fans One Piece di media sosial.

Kemarin saya sudah baca chapter 977 One Piece. Dan cerita One Piece sampai sejauh ini tidak pernah bikin saya kecewa kecuali satu cerita saat Ace mati. Sisanya, masih bikin otak saya terus liar berimajinasi.

One Piece buatan Mas Oda memang bukan kaleng-kaleng. Cuma yang sering bikin saya kesal yang Mas Oda perlu tahu adalah masih banyak fans One Piece kaleng-kaleng. Di luar sana masih banyak orang yang sok ngebacot soal One Piece hanya dengan modal nonton anime One Piece episode 1 sampai 10. Mereka sudah berani adu argumen kalau sebenarnya kru Luffy yang terakhir adalah Jinbe dan tidak akan nambah lagi. Padahal nih ya, emang mereka yang buat One Piece? Kan yang bikin Mas Oda, saya jadi agak cringe ketika mendengar pendapat kelewat liar para fans One Piece macam itu.

Padahal jika mengikuti One Piece sejak lama, semua orang pasti tahu bahwa One Piece itu susah ditebak. Nah ini ni yang saya ingin kasih masukan ke Mas Oda. Kalau bikin cerita jangan ngasih kejutan yang kelewat ekstrim juga, Mas. Jangan sampai opini gila fans yang mengatakan bahwa ibu Luffy adalah Ivankov itu sampean eksekusi demi memenuhi efek kejut buat para pembaca, jangan Mas plis.

Saya juga ingin nitip pesan, jangan sampai ada karakter penting yang banyak penggemarnya dibikin mati. Karena bagi para penggemar One Piece. Sampean sudah semacam dewa dalam dunia One Piece yang menentukan hidup dan mati para tokoh di dalamnya. Saya mau request, kru Topi Jerami jangan ada yang dibikin mati, Mas. Sumpah itu nggak lucu banget kalau misal sampai kejadian.

Sama saya juga berharap, cerita One Piece jangan dipanjang-panjangin. Kalau memang waktunya selesai, ya dibikin selesai aja. Bukannya apa nih Mas. Semakin lama One Piece tamat, semakin tekor duit saya buat beli komik One Piece yang asli. Di daerah saya Kalimantan Selatan saja, harga komik One Piece sudah nyampe angka Rp30.000 lebih. Yang dulu pertama saya beli harganya Rp12.000 sekarang harganya sudah melonjak cukup signifikan. Kalau sampai 10 tahun ke depan One Piece belum juga tamat, harga komiknya bakal kelewat mahal Mas Oda.

Baca Juga:

3 Tips Membeli Point Coffee dari Seorang Loyalis Indomaret, Salah Satunya Cari yang Ada Kursi di Depan Gerainya!

Hal yang Biasa Dijumpai di Temanggung, Daerah Lain Nggak Punya. Salah Satunya Pemandangan Jaran Kepang di Jalan

Lagipula saya khawatir terhadap para fans yang saat ini usianya sudah tidak lagi muda. Mau sampai kapan mereka dibuat terkatung-katung dengan akhir cerita sebuah mahakarya? Kalau sampai One Piece belum tamat juga selama 10 tahun atau 20 tahun ke depan, kasihan mereka yang sudah tua, bisa-bisa keburu meninggal mas. Mereka nanti nggak bakal tenang matinya. Bakal jadi arwah penasaran gara-gara pengen tau endingnya One Piece. Nggak lucu Mas kalau nanti jadi gitu.

Makanya teruntuk Mas Oda, semoga desas-desus bahwa One Piece sudah mencapai angka 60% dari keseluruhan cerita itu benar adanya. Kalau memang benar, langsung eksekusi saja tanpa bertele-tele. Jangan ikut-ikutan suatu negara yang memperbolehkan rakyatnya mudik tapi mengimbau tidak mudik tapi akhirnya melarang mudik. Jangan seperti itu, Mas. Pokoknya gas aja terus.

Buat Mas Oda, saya ucapkan terima kasih banyak sudah bikin komik yang namanya One Piece. Sebenarnya tidak ada hal apa pun yang berubah di hidup saya ketika baca One Piece. Wibu sampai sejauh ini masih sering dibully, Indonesia masih banyak Korupsi, dan saya juga nggak kepengen jadi bajak laut alih-alih saya malah pengen jadi PNS sejauh ini.

Cuma ada satu perkembangan dalam diri saya yang mungkin ini gara-gara baca One Piece. Saya jadi lebih suka mencocokologikan dunia One Piece yang fiksi terhadap dunia saya yang nyata. Mulai dari paham anarkisme, komunisme, liberal, fasisme dan berbagai teori-teori di dunia nyata sering saya sangkut pautkan ke jalan cerita One Piece. Dan jujur saya nggak pernah tahu cocokologi saya itu benar atau cuma saya saja yang kurang kerjaan. Tapi tak apa, itu menjadi bumbu yang menyenangkan selain hanya menjadi pembaca One Piece, saya sekaligus juga dibuat berpikir walau nggak jelas.

Doa yang selalu saya berikan kepada Mas Oda adalah semoga selalu diberikan kesehatan. Tentu bukan saya saja yang berdoa seperti itu. Tapi hampir semua fans One Piece mengharapkan hal yang sama. Mas Oda selalu sehat dan One Piece benar-benar tamat dengan arsiran gambar yang masih original dari tangan Mas Oda.

Salam buat istri Mas Oda sensei yang cantik dan juga anaknya yang lucu. Kapan-kapan mampir ke Indonesia, Mas. Banyak Oplovers yang pengen ketemu dewa One Piece secara langsung.

Sudah dulu ya suratnya Mas Oda Sensei. Saya mau nonton episode Luffy terjebak di pulau Amazon Lily dulu, nih. Ini episode favorit saya karena banyak wanita monto, maaf maksud saya banyak wanita bermental pemberani dan mandiri. Pokoknya mantep deh episode ini.

Semoga hal-hal baik terus menyertai Mas Oda sensei. Terima kasih.

BACA JUGA No Debat! One Piece Lebih Baik daripada Naruto dan tulisan M. Farid Hermawan lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 23 April 2020 oleh

M. Farid Hermawan

M. Farid Hermawan

Saat ini aktif menangani proses rekrutmen harian serta seleksi kandidat.

ArtikelTerkait

Indomaret Point Coffee Jual Menu Gaib: Mending Benahi Distribusi sebelum Launching Menu Baru!

Indomaret Point Coffee Jual Menu Gaib: Mending Benahi Distribusi sebelum Launching Menu Baru!

3 Juni 2025
3 Hal yang Membuat Saya Tidak Bisa Melupakan Malang (Unsplash)

3 Hal yang Membuat Saya Tidak Bisa Melupakan Malang dan Selalu Bikin Kangen

28 April 2025
Wisata ke Korea Bikin Saya Yakin Drama Korea Itu Mitos, Berikut 3 Faktanya terminal mojok

Wisata ke Korea Bikin Saya Yakin Drama Korea Itu Mitos, Berikut 3 Faktanya

24 Juni 2021
via negativa

Via Negativa: Seni Membuat Keputusan Menghadapi Respon ‘Terserah’

24 Desember 2021
Menengok Bagaimana Penjaga Palang Kereta Api Bekerja, Termasuk Berapa Gajinya dan Gimana Cara Mendaftarnya  

Menengok Bagaimana Penjaga Palang Kereta Api Bekerja, Termasuk Berapa Gajinya dan Gimana Cara Mendaftarnya  

1 Desember 2025
Kirim E-mail Terus Konfirmasi Lewat Chat WA Itu Nggak Dosa-dosa Amat Terminal Mojok

Kirim E-mail Terus Konfirmasi Lewat Chat WA Itu Nggak Dosa-dosa Amat

24 Juli 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Alasan Orang Luar Jogja Lebih Cocok Kulineran Bakmi Jawa daripada Gudeg Mojok.co

Alasan Orang Luar Jogja Lebih Cocok Kulineran Bakmi Jawa daripada Gudeg

17 Januari 2026
Kasta Nescafe Kaleng di Indomaret dari yang Berkelas sampai yang Mending Nggak Usah Ada

Kasta Nescafe Kaleng di Indomaret dari yang Berkelas sampai yang Mending Nggak Usah Ada

19 Januari 2026
5 Hal yang Menjebak Pengendara di Jalan Parangtritis Jogja, Perhatikan demi Keselamatan dan Kenyamanan Bersama

5 Hal yang Menjebak Pengendara di Jalan Parangtritis Jogja, Perhatikan demi Keselamatan dan Kenyamanan Bersama

17 Januari 2026
Nasib Warga Dau Malang: Terjepit di Antara Kemacetan Kota Wisata dan Hiruk Pikuk Kota Pelajar

Nasib Warga Dau Malang: Terjepit di Antara Kemacetan Kota Wisata dan Hiruk Pikuk Kota Pelajar

17 Januari 2026
8 Istilah Bau dalam Bahasa Jawa, dari Prengus sampai Badheg

8 Istilah Bau dalam Bahasa Jawa, dari Prengus sampai Badheg

15 Januari 2026
Organisasi Mahasiswa Ekstra Kampus: Teriak Melawan Penindasan di Luar, tapi Seniornya Jadi Aktor Penindas Paling Kejam organisasi mahasiswa eksternal organisasi kampus

Fenomena Alumni Abadi di Organisasi Kampus: Sarjana Pengangguran yang Hobi Mengintervensi Junior demi Merawat Ego yang Remuk di Dunia Kerja

18 Januari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ne8V7SUIn1U

Liputan dan Esai

  • Istora Senayan Jadi Titik Sakral Menaruh Mimpi, Cerita Bocah Madura Rela Jauh dari Rumah Sejak SD untuk Kebanggaan dan Kebahagiaan
  • Indonesia Masters 2026 Berupaya Mengembalikan Gemuruh Istora Lewat “Pesta Rakyat” dan Tiket Terjangkau Mulai Rp40 Ribu
  • Nasib Tinggal di Jogja dan Jakarta Ternyata Sama Saja, Baru Sadar Cara Ini Jadi Kunci Finansial di Tahun 2026
  • Mahasiswa di Jogja Melawan Kesepian dan Siksaan Kemiskinan dengan Ratusan Mangkuk Mie Ayam
  • Beasiswa LPDP 80 Persen ke STEM: Negara Ingin Membuat Robot Tanpa Jiwa?
  • Air dari Perut Bumi: Goa Jomblang dan Perubahan Hidup Warga Gendayaan

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.