Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Otomotif

Supra X 125, Motor Tangguh Andalan Petani Kecamatan Ijen Bondowoso

Ahmad Dani Fauzan oleh Ahmad Dani Fauzan
29 Juni 2025
A A
Supra X 125 Andalan Petani Kecamatan Ijen Bondowoso (Unsplash)

Supra X 125 Andalan Petani Kecamatan Ijen Bondowoso (Unsplash)

Share on FacebookShare on Twitter

Kecamatan Ijen di Bondowoso adalah daerah dataran tinggi yang punya banyak jalan tanjakan. Sialnya, nggak semua jalan tanjakan itu selalu mulus. Ini jadi tantangan tersendiri bagi petani untuk sampai ke ladang. Dan, Honda Supra X 125 menjadi pilihan terbaik untuk melawan berbagai tanjakan.

Dari motor pengaritan sampai motor gunung

Dari banyaknya julukan buat Supra X 125, “motor pengaritan” adalah yang paling terkenal di Bondowoso. Pasalnya, motor ini sering jadi pilihan ngangkut rumput makanan hewan ternak. Selesai mengarit, rumput akan dinaikkan di jok belakang.

Yang nggak kalah keren, motor ini juga punya julukan “motor gunung”. Itu disebabkan Supra X 125 adalah satu-satunya motor yang berani naik ke lereng gunung. Yang biasa melakukan adegan berbahaya ini umumnya petani kopi. Mereka nggak mau capek-capek jalan kaki dari bawah buat sampai ke ladangnya.

Supra X 125 memang tahan banting

Pertumbuhan saya belajar naik motor tidak lepas dari Supra X 125. Maklum, karena bapak saya juga berprofesi sebagai petani. Soal tahan banting, bagi saya motor ini masih juaranya. Beberapa kali saya jatuh saat belajar motor, namun motor itu masih sehat-sehat saja.

Kalau para petani lebih ekstrem lagi. Bapak saya pernah jatuh dari motor saat ada di ladang. Beberapa bagian motor memang ringsek, karena memang jatuh di medan yang ekstrem. Tapi, karena ini Supra X 125, ringsek doang nggak masalah, asal masih bisa nyala.

Ajaibnya, meski dibuat boncengan, motor ini tetap kuat menapaki jalan tanjakan di lereng gunung. Beberapa kali saya ikut bapak ke ladang yang ada di lereng gunung. Namun, saya nggak pernah disuruh jalan kaki dari bawah karena khawatir motor bakal nggak kuat.

Kuat buat ngangkat beban berat

Kendaraan apa saja memang sebaiknya jangan terlalu memaksa bawa beban berlebihan. Karena, selain membuat kendaraan berumur pendek, jalannya pun jadi nggak cepat. Berbeda dengan Supra X 125 yang nggak rewel meski mengangkat beban berat.

Saya sendiri pernah merasakan sensasinya. Waktu itu saya pernah bawa rumput yang lumayan berat di jok belakang. Untuk menaikkan ke motor saja harus diangkat 2 orang. 

Baca Juga:

Orang Waras Pilih Toyota Agya Dibanding Honda Brio, Lebih Keren dan Bebas Julukan Aneh-aneh

Pesimis pada Honda Beat Karbu Berubah Respek karena Bisa Awet 12 Tahun Tanpa Rewel

Semula saya kira motor ini nggak akan kuat kalau ditunggangi beban berlebih. Tapi, karena yang saya kendarai adalah Supra X 125, kekhawatiran saya tidak terbukti.

Belum lagi jalan yang saya lewati menuju ke kandang ternak bukanlah jalan mulus. Ini menjadi bukti yang makin kuat kalau Supra X memang benar-benar motor tangguh.

Nggak perlu khawatir Supra X 125 dicuri orang

Tradisi beberapa petani Kecamatan Ijen ketika punya Supra X 125 buat ngarit adalah mreteli semua atribut luarnya. Alhasil, motor ini cuma tinggal kerangka dan mesin saja. Meski nggak kelihatan bagus, tapi ini ada manfaatnya juga: maling jadi mikir-mikir mau nyuri motor satu ini.

Itulah mengapa masyarakat yang punya motor modelan seperti ini nggak perlu ribet-ribet memasukkan motor ke dalam rumah. Dari kelihatannya saja sudah nggak punya daya jual. Padahal, ini adalah motor yang jadi kebanggaan para petani di Kecamatan Ijen Bondowoso.

Sebetulnya motor ini bukan satu-satunya motor yang punya ketangguhan fisik besar. Ada beberapa merek lain seperti Shogun dan Revo yang nggak kalah tangguh. Hanya, bagi para petani, cuma motor ini yang masih terbukti anti rungkad.

Penulis: Ahmad Dani Fauzan

Editor: Yamadipati Seno

BACA JUGA Pengalaman Mengaspal Jadi Kurir Pakai Supra X 125, Motor Paling Kuat Sejagat Raya

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 29 Juni 2025 oleh

Tags: bondowosohondahonda supraHonda Supra X 125kecamatan ijenKecamatan Ijen Bondowosomotor hondasuprasupra xsupra x 125
Ahmad Dani Fauzan

Ahmad Dani Fauzan

Pemuda asal Kota Tape Bondowoso. Tertarik memotret dan merenungi isu sosial. Bercita-cita punya Baitul Hikmah pribadi.

ArtikelTerkait

motor honda astrea 800 Pol espargaro Honda scoopy Honda CT125 Honda CRF honda beat street motor matik MOJOK.CO honda c70

Mencintai Honda Beat, Sebuah Kisah Kasih Menjadi Seorang Beatkers

13 Juli 2020
All New Honda Vario 125 eSP 2018: Motor Matik Kencang, Nyaman, dan Paling Enak Dipakai Harian motor honda blade 110 honda vario 160 supra x 125 vario street

Pengalaman Mudik Lebaran Naik Supra X 125: Pengeluaran BBM Memang Irit, tapi Punggung Menjerit

2 April 2025
motor Honda Stylo 160: Motor Matik Baru dari Honda tapi Sudah Disinisin karena Pakai Rangka eSAF, Bagusan Honda Giorno ISS Honda motor honda spacy

5 Motor Honda yang Sebaiknya Nggak Usah Dibeli, Mending Jalan kaki atau Beli Yamaha Sekalian!

21 Maret 2024
Perseteruan Tape Diklaim Jember, Dikembangkan Bondowoso (Unsplash)

Perseteruan Tape: Diklaim Jember, Dikembangkan Bondowoso

20 Desember 2024
honda astrea supra review ulasan spesifikasi mojok.co

Honda Astrea Supra: Bandel, Irit, tapi Gampang Di-prank

9 Juli 2020
Pengalaman Merombak Motor Bekas Honda Tiger Menjadi CB (Unsplash)

Pengalaman Saya Merombak Motor Bekas Honda Tiger Menjadi Seperti Honda CB

19 Oktober 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Terima kasih Gresik Sudah Menyadarkan Saya kalau Jogja Memang Bukan Tempat Sempurna untuk Bekerja Mojok.co

Terima kasih Gresik Sudah Menyadarkan Saya kalau Jogja Memang Bukan Tempat Sempurna untuk Bekerja

3 April 2026
Toyota Hiace, Mobil Toyota yang Nyamannya kayak Bawa LCGC (Unsplash)

Derita Pemilik Hiace, Kerap Menghadapi “Seni” Menawar Harga yang Melampaui Batas Nalar

8 April 2026
Unpopular Opinion, Mojokerto Adalah Kota Paling Layak untuk Hidup Bahagia Sampai Tua Mojok.co

Mojokerto, Kota yang Tak Pernah Move On dari Masa Lalunya dan Tak Bisa Lepas dari Apa-apa yang Berbau Majapahit

2 April 2026
Aerox Motor Yamaha Paling Menderita dalam Sejarah (unsplash)

Aerox: Motor Yamaha Paling Menderita, Nama Baik dan Potensi Motor Ini Dibunuh oleh Pengguna Jamet nan Brengsek yang Ugal-ugalan di Jalan Raya

8 April 2026
4 Ciri Nasi Padang Redflag yang Bikin Nggak Nafsu Makan (Unsplash)

4 Ciri Nasi Padang Redflag yang Bikin Nggak Nafsu Makan

8 April 2026
Dear Produser Film “Aku Harus Mati”, Taktik Promosi Kalian Itu Ngawur Bikin Resah Pengguna Jalan Mojok.co

Dear Produser Film “Aku Harus Mati”, Taktik Promosi Kalian Itu Ngawur Bikin Resah Pengguna Jalan

5 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ONHNlaDcbak

Liputan dan Esai

  • Sumbangan Pernikahan di Desa Menjebak dan Bikin Menderita: Maksa Utang demi Tak Dihina, Jika Tak Ikuti Dicap “Ora Njawani”
  • Mahasiswa Sudah Muak dengan KKN: Tak Dapat Faedah di Desa, Buang-buang Waktu untuk Impact Tak Sejelas kalau Magang
  • Ikut Seleksi CPNS di Formasi Sepi Peminat sampai 4 Kali, setelah Diterima Malah Menyesal karena Nggak Sesuai Ekspektasi
  • Umur 30 Cuma Punya Honda Supra X 125 Kepala Geter: Dihina tapi Jadi Motor Tangguh buat Bahagiakan Ortu, Ketimbang Bermotor Mahal Hasil Jadi Beban
  • Meninggalkan Hidup Makmur di Desa, Memilih Pindah ke Perumahan demi Ketenangan Jiwa: Sadar Tak Semua Desa Cocok Buat Slow Living
  • Slow Living Cuma Mitos, Gen Z dengan Gaji “Imut” Terpaksa Harus Hustle Hingga 59 Tahun demi Bertahan Hidup

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.