Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Hiburan Anime

Suneo Honekawa: Representasi Anak Tunggal di Seluruh Dunia

Raden Muhammad Wisnu oleh Raden Muhammad Wisnu
10 Mei 2022
A A
Suneo Honekawa: Representasi Anak Tunggal di Seluruh Dunia

Suneo Honekawa: Representasi Anak Tunggal di Seluruh Dunia (Rut_Luecha via Shutterstock.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Saya rasa hampir seluruh orang di dunia ini mengenal Doraemon dan tokoh-tokohnya. Kebanyakan mencintai Doraemon, suka sama Shizuka, melas sama Nobita, dan benci dengan Giant dan Suneo. Nah, kali ini, saya mau bahas bocil kematian paling nyebahi sejagat raya, Suneo Honekawa.

Saya suka kesal pada Suneo karena ia kerap kali flexing atau memamerkan sejumlah barang kepunyaannya. Seperti, mainan radio kontrol yang mahal hingga foto-foto liburannya ke luar negeri bersama keluarganya padahal nggak ada yang nanya. Hadeh, pokoknya tingkat nyebelinnya sudah sundul langit.

ADVERTISEMENT

Suneo tidak hanya melakukan tindakan flexing tersebut supaya teman-temannya iri, tapi supaya ia bisa bersahabat dengan Giant, biar ia punya bekingan. Maklum, meskipun anak orang kaya, dia bertubuh pendek jadi gampang banget kalau mau dijahili anak-anak nakal.

Suneo dan Giant (Dream Story via Shutterstock.com)

Setelah dewasa, saya jadi tahu alasan Suneo suka melakukan tindakan flexing tersebut. Kenapa? Suneo merupakan anak tunggal (kita kesampingkan dulu Suneo punya adik bernama Sunetsugu yang tinggal di New York). Apa yang sering menyerang dan hinggap pada anak tunggal? Betul, kesepian.

Suneo kerap flexing ini sebenarnya tanpa alasan. Semata, karena ia menikmati kekayaannya sendirian, dan merasa kosong. Dia tak punya saudara dekat untuk berbagi, pun dia tak tahu bagaimana menjalin persahabatan secara natural. Kawan-kawan yang ada, itu semua artifisial, alias nempel karena ada “alasannya”.

Sayangnya, alih-alih menghilangkan kesepian yang ia rasakan, hal tersebut malah membuat teman-temannya jadi sebel banget padanya. Nobita jadi ngadu ke Doraemon supaya ia bisa mengungguli apa yang Suneo punya. Giant jadi merebut apa yang ia miliki karena ya… itu Giant.

Coba, sekarang pahami penderitaan dia dikit. Dia flexing sebagai usaha cari teman. Alih-alih dapet temen, dia malah dapet musuh plus kena apes. Lalu, pulang ke rumah sebesar istana, yang dia temui adalah kehampaan. Tak ada kakak, tak ada adik, tak ada kawan. Coba, bayangin, perih nggak?

Kesepian (Pixabay.com)

Dan orang kesepian, kerap cari perhatian agar perih mereka sedikit terobati. Untuk Suneo, cara cari perhatian yang ia tahu ya flexing. Kok saya kayaknya paham banget? Yaelah, kita pasti pernah flexing kali. Flexing nilai, kepintaran, barang, prestasi, pacar, atau malah kebodohan. Saya pun sewaktu kecil pernah flexing kayak beliau (meski, tentu saja, levelnya tak sama).

Baca Juga:

Dennis Nggak Ada Apa-apanya ketimbang Nobita, Tokoh Paling Beban dan Nggak Tahu Diri!

Menguak Misteri Kenapa Dekisugi Jarang Muncul di Serial Doraemon

Tapi, untuk Suneo, ironisnya, ini jadi lingkaran setan yang berulang. Kesepian-cari temen-flexing-dapet temen-flexing lagi-temen pada minggat-kesepian. Begitu seterusnya. Tak jarang flexing yang ia lakukan keterlaluan, lalu temennya pada cabut. Terutama saat ia memamerkan koinobori (semacam layang-layang berbentuk ikan) yang ia miliki di hadapan salah satu teman sekelasnya yang ibunya merupakan single mother dan punya banyak anak. Suneo sampai menangis karena menyesali perbuatannya yang telah menyakiti temannya tersebut. Untungnya Dorameon menolongnya.

Untung, untung masih ada orang yang mau mengulurkan tangan untuk Suneo. Kalau nggak, udah jadi orang kaya brengsek naik Fortuner dia.

Kini saya sedikit paham kenapa dia selalu pamer pada teman-temannya. Nggak cuma disebabkan ia tidak punya kakak atau adik yang bisa ia ajak bicara di rumah, ia pun selalu minder dengan tubuhnya yang pendek sehingga yang bisa ia banggakan hanyalah kemewahan yang tidak dimiliki oleh teman-temannya.

Fujiko F. Fujio memang jenius. Blio tidak sembarangan ketika bikin cerita karena pastinya blio melakukan riset yang sangat mendalam dalam bikin tokoh. Tiap tokoh punya tingkat kompleksnya tersendiri, namun kita bisa menerima tokoh-tokohnya tanpa perlu berpikir berat, ya karena masih bocil. Begitu kita sudah dewasa, kita jadi paham apa yang sebenarnya mau disampaikan.

Mungkin itulah pesan Fujiko F. Fujio supaya kita bisa memahami bagaimana perasaan anak tunggal. Anak tunggal tidak setegar anak pertama dan anak tunggal tidak selalu dimanja seperti anak bungsu. Makanya mereka cenderung punya sifat egois, narsis, dan sejumlah sifat negatif lainnya. Meski nggak semuanya sih. Jangan suka mukul rata ya klean.

Kesendirian (Pixabay.com)

Kita bisa bilang, Suneo adalah representasi anak tunggal. Ia punya kekosongan yang hanya bisa diisi oleh kehadiran teman-temannya. Namun, pada saat yang sama, ia berusaha terlalu keras untuk meraih simpati teman-temannya hingga alih-alih punya kawan, malah menumpuk lawan. Mungkin itu yang kerap dirasakan oleh anak tunggal: suka bingung cara mencari kawan karena di rumah nggak ada lawan.

Jadi besok-besok, kalau nemu bocil kematian kayak Suneo, pahami dan maklumin aja. Ya mau gimana lagi, kahanan e, Bos. Jangan marah, sebab sepi, sering bikin hati terasa perih.

Penulis: Raden Muhammad Wisnu
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Suneo Honekawa Adalah Representasi Sesungguhnya dari Orang-orang Menyebalkan di Instagram

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Anda penulis Terminal Mojok? Silakan bergabung dengan Forum Mojok di sini.

Terakhir diperbarui pada 10 Mei 2022 oleh

Tags: anak tunggaldoraemonGiantNobitasuneo
Raden Muhammad Wisnu

Raden Muhammad Wisnu

Lulusan Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Islam Bandung yang bekerja sebagai copywriter. Asal dari Bandung, bercita-cita menulis buku. Silakan follow akun Twitternya di @wisnu93 atau akun Instagram dan TikToknya di @Rwisnu93

ArtikelTerkait

Paradoks Waktu di Serial 'Doraemon' dan Logika yang Bertabrakan terminal mojok.co

Paradoks Waktu di Serial ‘Doraemon’ dan Logika yang Bertabrakan

9 Oktober 2020
Suneo Honekawa Adalah Representasi Sesungguhnya Orang-orang Menyebalkan di Instagram terminal mojok

Suneo Honekawa Adalah Representasi Sesungguhnya dari Orang-orang Menyebalkan di Instagram

11 September 2021
4 Alat Doraemon yang Justru Berbahaya jika Diciptakan di Dunia Nyata

4 Alat Doraemon yang Justru Berbahaya jika Diciptakan di Dunia Nyata

19 Agustus 2023
generasi 90-an

Jika Anda Mendengar OST Kartun 90-an dan Merinding: Selamat Anda Sudah Tua

21 Juli 2019
Membandingkan Alat Sandy Cheeks dan Doraemon, Manakah yang Lebih Berguna? terminal mojok.co

Membandingkan Alat Sandy Cheeks dan Doraemon, Manakah yang Lebih Berguna?

25 Desember 2020
Kok Bisa Shizuka Lebih Memilih Nobita yang Suramnya Minta Ampun?

Kok Bisa Shizuka Lebih Memilih Nobita yang Suramnya Minta Ampun?

11 Januari 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Mengapa banyak pengangguran di Jogja enggan merantau? (Unsplash)

Mengapa banyak pengangguran di Jogja enggan merantau?

15 Juli 2026
Dosa pengusaha kuliner, pakai foto hasil AI untuk jualan hingga pembeli merasa tertipu Mojok.co

Dosa pengusaha kuliner, pakai foto makanan hasil AI hingga pembeli merasa tertipu

20 Juli 2026
Konflik batin dosen nggak enakan hadapi mahasiswa pemalas: diberi nilai jelek kasihan, diluluskan kok malah ngelunjak Mojok.co

Konflik batin dosen nggak enakan hadapi mahasiswa pemalas: diberi nilai jelek kasihan, diluluskan kok malah ngelunjak

15 Juli 2026
Orang desa paham prioritas, nggak tergoda beli mobil murah seharga motor, lebih pilih motor mahal dan bagus karena kebutuhan Terminal

Orang desa paham prioritas, nggak tergoda beli mobil murah seharga motor, lebih pilih motor mahal dan bagus karena kebutuhan

15 Juli 2026
Stop bilang orang Sunda pemalas, kami cuma tahu cara menikmati hidup tanpa harus burnout Mojok.co

Stop bilang orang Sunda pemalas, kami cuma tahu cara menikmati hidup tanpa harus burnout

17 Juli 2026
Pengalaman buruk menggunakan layanan BPJS di RS UNAIR: antre lama, sistem tidak jelas, beda dengan pelayanan swasta

Pengalaman buruk menggunakan layanan BPJS di RS UNAIR: antre lama, sistem tidak jelas, beda dengan pelayanan swasta

20 Juli 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.