Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

Paradoks Waktu di Serial ‘Doraemon’ dan Logika yang Bertabrakan

Arya Luthfi Permadi oleh Arya Luthfi Permadi
9 Oktober 2020
A A
Paradoks Waktu di Serial 'Doraemon' dan Logika yang Bertabrakan terminal mojok.co

Paradoks Waktu di Serial 'Doraemon' dan Logika yang Bertabrakan terminal mojok.co

Share on FacebookShare on Twitter

Jika berbicara mengenai paradoks waktu, maka akan terbayang misteri yang menyelimutinya. Namun, ternyata sang robot kucing abad ke-22, Doraemon, berhasil melawan paradoks waktu berdasarkan pendapat ahli.

Doraemon dan paradoks waktu

Kita sudah akrab dengan robot kucing abad ke-22 yang setia hadir pada Minggu pagi di TV. Robot kucing ini bernama Doraemon. Doraemon datang ke abad 21 untuk menolong anak malas yang bernama Nobita. Doraemon dikirim oleh cicit Nobita dari masa depan untuk memperbaiki kehidupan Nobita. Jika hal ini terjadi, bukankah akan melawan paradoks penjelajah waktu?

Paradoks merupakan situasi yang muncul dari sejumlah kemungkinan logika. Biasanya logika ini sifatnya bertolak belakang satu dan lainnya yang akan menimbulkan kontradiksi. Singkatnya, paradoks adalah masalah yang bisa tak kunjung selesai karena ada logika yang bertabrakan.

Paradoks populer mengenai mesin waktu adalah jika seseorang kembali ke masa lalu, kemudian ia tidak sengaja (atau sengaja) mengganggu rentetan masa lalu keluarganya, masa depan bisa berubah dan ia tidak akan lahir di dunia karenanya. Jika ia tidak lahir di dunia, bagaimana bisa ia kembali ke masa lalu dan mengganggu sejarah? Logika terasa benar, namun saling bertabrakan.

Doraemon dikirim ke masa lalu oleh cicit Nobita yang bernama Sewashi. Tujuannya memang sengaja untuk mengubah rentetan masa lalu Nobita agar di masa depan ia tidak merana. Pada gambaran sebelumnya, sang cicit Nobita lahir dari garis keturunan pernikahan Nobita dengan Jaiko, adiknya Takeshi alias Giant. Hidup Nobita dirundung kemalangan di mana perusahaannya bangkrut, kantor kebakaran, serta kemalangan lainnya.

Karena hal itulah, Sewashi mengirim Doraemon untuk mendampingi Nobita. Pada gambaran mengenai masa depan selanjutnya, Nobita akhirnya menikahi Shizuka setelah Doraemon datang. Nobita selanjutnya mengeluarkan pertanyaan pintar kepada sang cicit. Jika masa depan berubah, apa yang akan terjadi dengan Sewashi? Bukankah ia tidak akan dilahirkan?

Sewashi menjelaskan bahwa semua akan seimbang di lain pihak. Ia menganalogikan jika pergi ke Osaka, maka bisa menggunakan kereta api, pesawat, kapal, dan mobil. Meski jalannya berbeda, tujuan tetap sama. Begitu pula dirinya yang akan tetap ada meski berubah generasi.

Pendapat ahli

Baca Juga:

Dennis Nggak Ada Apa-apanya ketimbang Nobita, Tokoh Paling Beban dan Nggak Tahu Diri!

Menguak Misteri Kenapa Dekisugi Jarang Muncul di Serial Doraemon

Terlepas dari pernyataan Sewashi, para ahli mengeluarkan pendapat sendiri. Adalah dua ahli dosen-mahasiswa, Dr. Fabio Costa  dan Germain Tobar, yang berpendapat mengenai ruang waktu. Mereka berpendapat bahwa jika seseorang melakukan perjalanan waktu dan kembali ke masa lalu, sejarah apa pun tidak akan berubah.

Mereka menganalogikan perjalanan waktu mengenai Covid-19. Jika seseorang melakukan perjalanan waktu ke masa lalu untuk menghentikan Covid-19, maka akan timbul paradoks. Jika Covid-19 tidak mewabah, maka tidak akan ada motivasi untuk kembali ke masa lalu.

Namun, dengan kembali ke masa lalu, bukan berarti seseorang dapat menghentikan Covid-19. Bisa jadi, ia justru menjadi pasiennya. Paradoks tidak akan terjadi karena peristiwa yang telah terjadi akan menyesuaikan diri dengan perubahan yang dilakukan. Peristiwa akan dikalibrasi ulang secara sendirinya sesuai dengan lingkungannya.

Masa depan Nobita

Pendapat sebelumnya, membuat Doraemon melawan paradoks ruang waktu dengan menghadirkan paradoks itu sendiri. Nobita digambarkan akan menikahi Shizuka dan memiliki anak yang sifatnya bertolak belakang dengan Nobita. Jika merujuk pada pernyataan Sewashi mengenai bagaimana keberadaannya jika masa depan Nobita berubah, ia ada benarnya. Sewashi akan tetap ada karena kejadian masa lalu akan tetap terjadi dengan menyesuaikan perubahan yang ada.

Sewashi akan tetap lahir karena peristiwa ia lahir akan terkalibrasi secara sendirinya mengikuti perubahan lingkungan. Namun, tentu masih ada satu misteri yang harusnya terjawab. Bagaimana nasib Nobita dengan kehadiran Doraemon? Nobita seharusnya tetap mengalami ketidakberuntungan dalam hidupnya.

Hal ini mungkin terjawab secara sendirinya. Meskipun dengan bantuan Doraemon, Nobita tetap mengalami hal-hal yang tidak mengenakkan baginya. Seringkali, ia justru nahas karena menggunakan alat Doraemon sembarangan. Bahkan, dalam cerita, Shizuka menikahi Nobita karena kasihan dan ingin melindungi Nobita yang selalu nahas.

Dengan demikian, Doraemon secara tidak langsung berhasil melawan paradoks waktu tentang perubahan sejarah. Menurut ahli, sejarah apa pun akan terjadi meski dengan lingkungan yang berbeda karena peristiwa akan terkalibrasi secara sendirinya. Dengan begitu, paradoks waktu apapun tidak akan hadir. Doraemon yang hadir dalam hidup Nobita mungkin tidak “memperbaiki” nasibnya, karena Nobita juga sering tidak beruntung dengan alat Doraemon, namun Doraemon merupakan sahabat baik yang selalu menemani Nobita, dan tentunya menemani masa kecil kita.

BACA JUGA Menggugat Istilah Liga Petani yang Nggak Lucu Sama Sekali dan tulisan Arya Luthfi Permadi lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 8 Oktober 2020 oleh

Tags: doraemontime travel
Arya Luthfi Permadi

Arya Luthfi Permadi

Seorang penikmat sepakbola dan game yang sering menganalisis keduanya dikala senggang.

ArtikelTerkait

Menerka Alasan Dekisugi Nggak Ada di Foto Pernikahan Nobita Shizuka dalam Poster Stand By Me 2 terminal mojok.co

Menerka Alasan Dekisugi Nggak Ada di Foto Pernikahan Nobita Shizuka

21 Januari 2021
Nobita dan Sifatnya yang Saya Benci

Nobita dan Sifatnya yang Saya Benci

6 September 2023
Dennis Nggak Ada Apa-apanya ketimbang Nobita, Tokoh Paling Beban dan Nggak Tahu Diri!

Dennis Nggak Ada Apa-apanya ketimbang Nobita, Tokoh Paling Beban dan Nggak Tahu Diri!

19 April 2025
3 Usulan Baju Pengantin Doraemon jika Ia Nanti Memutuskan Menikah terminal mojok.co

3 Usulan Baju Pengantin Doraemon jika Ia Nanti Memutuskan Menikah

17 Mei 2021
Menerka Hal yang Akan Terjadi jika Doraemon Beneran Ada di Dunia Nyata

17 Kutipan Penyemangat dalam Serial Anime Doraemon

25 November 2022
Nobisuke Nobi Adalah Kita, Manusia yang Berpisah dengan Cita-Citanya

Nobisuke Nobi Adalah Kita, Manusia yang Berpisah dengan Cita-Citanya

25 Februari 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Unpopular Opinion: Kajian Ustaz Hanan Attaki Itu Bukanlah Pengajian Agama pengajian berbayar

Maaf Saya Berubah Pikiran, Konsep Pengajian Berbayar Memang Lebih Masuk Akal dan Layak untuk Diikuti

16 Mei 2026
Alumni UT Nggak Ribut Soal Almamater, Tahu-tahu Hidupnya “Naik Kelas” Terminal

Alumni UT Nggak Ribut Soal Almamater, Tahu-tahu Hidupnya “Naik Kelas”

11 Mei 2026
5 Kelebihan Kos LV yang Jarang Disadari, Nyatanya Nggak Seburuk yang Diceritakan Orang kos campur

Pengalaman Hidup di Kos Campur: Sebenarnya Tidak Seburuk Itu, tapi Sebaiknya Memang Jangan Pernah Coba-coba Tinggal

13 Mei 2026
Kos LV Jogja Menjamur: Akhlak Nanti Dulu, Kenyamanan dan Cuan Nomor Satu Mojok.co

Kos LV Jogja Menjamur: Akhlak Nanti Dulu, Kenyamanan dan Cuan Nomor Satu

17 Mei 2026
Gresik Ternyata Bisa Bikin Arek Surabaya Kaget (Wikimedia Commons) sidoarjo

Hunian di Gresik dan Sidoarjo Memang Murah, Tapi Sulit Wira-wiri: Jauh ke Mana-Mana, Bikin Bosan dan Stres

12 Mei 2026
Pantai Glagah Disebut Bali-nya Jogja, dan Saya Tidak Tahu Harus Senang atau Khawatir

Pantai Glagah Disebut Bali-nya Jogja, dan Saya Tidak Tahu Harus Senang atau Khawatir

15 Mei 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

    Konten Promosi



    Google News
    Ikuti mojok.co di Google News
    WhatsApp
    Ikuti WA Channel Mojok.co
    WhatsApp
    Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
    Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
    Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

    Tentang
    Kru
    Kirim Tulisan
    Ketentuan Artikel Terminal
    Kontak

    Kerjasama
    F.A.Q.
    Pedoman Media Siber
    Kebijakan Privasi
    Laporan Transparansi

    PT NARASI AKAL JENAKA
    Perum Sukoharjo Indah A8,
    Desa Sukoharjo, Ngaglik,
    Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

    [email protected]
    +62-851-6282-0147

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

    Tidak Ada Hasil
    Lihat Semua Hasil
    • Nusantara
    • Kuliner
    • Kampus
      • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Olahraga
    • Otomotif
    • Hiburan
      • Anime
      • Film
      • Musik
      • Serial
      • Sinetron
    • Gaya Hidup
      • Fesyen
      • Gadget
      • Game
      • Kecantikan
    • Kunjungi MOJOK.CO

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.