Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Profesi

Suka Duka Membuka Usaha Rental PS di Desa

Naufalul Ihya Ulumuddin oleh Naufalul Ihya Ulumuddin
28 April 2023
A A
Suka Duka Membuka Usaha Rental PS di Desa

Suka Duka Membuka Usaha Rental PS di Desa (Unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Dulu tiap kali ditanya apa pekerjaan yang paling enak, saya selalu menjawab, “Buka usaha rental PS.” Kenapa? Ya karena kerjaannya cuma duduk-duduk atau rebahan, tapi bisa dapat uang. Jadi, uang bisa datang sendiri tanpa perlu dicari. Wqwqwq. Begitu kira-kira pikiran saya saat itu.

Akhirnya setelah punya sedikit modal, saya pun menjajal membuka usaha rental PS di rumah. Ternyata anggapan awal saya soal usaha ini nggak sepenuhnya benar. Memang ada sukanya, tapi nggak sedikit juga duka dan kesulitan yang saya rasakan saat menjajal usaha ini. Berikut saya coba ceritakan suka duka membuka usaha rental PS di desa seperti yang saya lakukan.

ADVERTISEMENT

Kerjaannya santai

Pikiran saya soal rebahan dapat uang itu beneran nyata, lho. Jadi, saat saya sedang duduk ngelamun atau rebahan mainan HP, tiba-tiba ada bocil memberikan uang untuk rental PS. Wah, waktu awal-awal membuka usaha ini, saya merasa uang datang dengan mudah. Kerjaan saya pun santai, nggak berat.

Saat ada yang main, saya hanya perlu menghidupkan PS dan memberi waktu berapa lama dia bisa bermain. Sisanya, bisa saya tinggal rebahan atau bahkan tidur! Nanti kalau waktunya sudah habis atau ada orang lain yang ingin rental, saya baru bergerak lagi. Yah, intinya, kerjaannya memang santai.

Hiburan untuk diri sendiri

Salah satu alasan saya membuka usaha rental PS ya karena saya juga suka main PS. Jadi, saat nggak ada yang sewa, saya bisa memainkannya sendiri. Alhasil saya jadi terhibur sendiri, deh.

Selain bisa menyalurkan hobi bermain PS, buka usaha ini juga bikin saya dapat uang daripada cuma beli PS tapi nggak disewain. Sekali dayung, dua tiga pulau terlampaui lah. Wqwqwq.

Rumah jadi ramai

Salah satu hal yang bikin saya sebal tinggal di desa adalah sepi. Apalagi kalau malam sudah tiba, wah, desa tempat tinggal saya jadi seperti daerah mati. Kalau di kota, warga masih melakukan kegiatan pada jam 8 malam, sementara di desa, semua aktivitas warga telah berakhir. Makanya ketika saya membuka usaha rental PS di desa, banyak anak muda yang datang main di malam hari. Alhasil rumah saya jadi ramai.

Meski sesekali memang mengganggu karena kadang para anak muda ini main tanpa kenal waktu, tetap saja kedatangan mereka ke rumah bikin saya terhibur dan nggak kesepian lagi. Apalagi kalau besoknya adalah hari libur, wah, rumah saya dipenuhi bocil yang main PS. Adik-adik saya di rumah jadi punya teman tanpa harus keluar rumah.

Baca Juga:

Nasib perempuan usia 20 tahunan di desa, dianggap sudah tua dan dipaksa menikah 

Seni bertahan hidup di desa, wajib ikut mengantar jenazah ke kuburan dan takziah kalau nggak mau jadi musuh bersama

Akan tetapi…

Untungnya nggak seberapa

Kebetulan rumah saya agak masuk ke dalam gang pedesaan. Yah, boleh dibilang lokasi ini kurang strategis untuk membuka usaha, sehingga nggak banyak orang yang tahu kalau saya membuka usaha rental PS. Jadinya usaha saya ini nggak seramai rental PS di kota yang letaknya di pinggir jalan raya.

Gara-gara lokasi yang kurang strategis ini, keuntungan yang saya dapatkan juga nggak seberapa. Maklum, yang datang untuk main ya itu-itu saja. Keuntungan yang tipis ini nggak cukup kalau harus dipakai untuk menutupi kebutuhan hidup saya sehari-hari. Paling cuma bisa menutupi biaya listrik dan perawatan PS-nya.

Stik PS sering rusak

Masalah stik memang hal yang paling menjengkelkan bagi pengusaha rental PS. Sebab, stik PS ini memang sering sekali rusak. Gimana nggak rusak, ha wong yang main para bocil, kok. Sering kali karena PS-nya bukan milik mereka, mereka jadi main seenaknya. Dipencet asal, kasar, ya lama-lama rusak toh. Apalagi PS-nya memang disewakan yang berarti dipakai banyak orang berkali-kali.

Stik PS rusak ini memang sudah konsekuensi yang harus saya tanggung sih sebagai pengusaha rental. Saat stik rusak, pilihannya ya harus diperbaiki atau beli baru. Biaya perawatan ini yang akhirnya menghabiskan keuntungan tipis yang saya terima dari membuka usaha rental PS di desa.

Saya pernah mencoba memperbaiki stik PS sendiri supaya bisa menekan biaya perawatan, eh, stiknya malah tambah rusak. Bisa dibongkar, tapi nggak bisa dipasang lagi. Malah makin rugi, deh. Hiks.

Tidur nggak nyenyak

Di bagian awal tulisan ini saya memang bilang kalau membuka usaha rental PS kerjanya santai. Tapi, bukan berarti santai yang tenang, ya. Saya memang masih bisa rebahan, tapi sewaktu-waktu bisa terganggu karena harus mengatasi kendala para bocil yang nggak mengerti cara mengatur permainan PS-nya. Alhasil tidur saya jadi nggak nyenyak karena sewaktu-waktu dibangunin. Tahu sendiri kalau sedang tidur terus tiba-tiba dibangunin rasanya kayak apa. Nggak enak, Bro!

Selain itu, nggak sedikit pula orang yang mau main PS di jam-jam tengah malam atau dini hari. Biasanya yang begini remaja atau anak muda. Alhasil tengah malam mereka bakal ketok-ketok pintu rumah saya agar bisa main. Padahal saya sudah bilang kalau jam 12 malam rental sudah tutup. Tapi namanya juga tinggal di desa, bujuk rayu sosial lebih diutamakan. Akhirnya saya turuti saja, toh mereka juga bayar. Tapi sebagai gantinya ya tidur saya jadi nggak bisa nyenyak.

Itulah suka duka yang saya alami ketika membuka usaha rental PS di desa. Barangkali pengalaman saya ini bisa jadi pertimbangan bagi jamaah mojokiyah yang tertarik untuk membuka usaha serupa. Semoga bermanfaat!

Penulis: Naufalul Ihya’ Ulumuddin
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA Sudah Semestinya Rental PS Hanya Boleh untuk Umur 18+.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 28 April 2023 oleh

Tags: bocilDesapemilik usahapengusahaplaystationrental ps
Naufalul Ihya Ulumuddin

Naufalul Ihya Ulumuddin

Pegiat sosiologi asal Madura. Tertarik isu pendidikan, kebijakan sosial, dan keluarga. Cita-cita tertinggi jadi anak yang berbakti dan suami ideal untuk istri.

ArtikelTerkait

usaha nggak mau ribet

4 Usaha ini Cocok Buat Kalian yang Pengin Kaya Tapi Nggak Mau Ribet

18 Mei 2020
karang taruna

Manfaat Bergabung dengan Karang Taruna yang Jarang Disadari Kebanyakan Orang

10 September 2019
5 Hal yang Bikin Saya Nggak Betah Tinggal di Desa

5 Hal yang Bikin Saya Nggak Betah Tinggal di Desa

9 Februari 2023
5 Hal Nggak Enaknya Jadi Guru di Desa terminal mojok

5 Hal Nggak Enaknya Jadi Guru di Desa

17 Desember 2021
lirik kuncung didi kempot masa kecil anak jawa miskin desa mojok

Kuncung, Lagu Didi Kempot yang Mendeskripsikan Kemiskinan dengan Begitu Mewah

7 Mei 2020
Membayangkan Hidup di 4 Desa Paling Populer dalam Drama Korea, Paling Enak Tinggal di Mana?

Membayangkan Hidup di 4 Desa Paling Populer dalam Drama Korea, Paling Enak Tinggal di Mana?

29 Juni 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Orang dengan upah minimum seperti saya juga berhak self reward kecil-kecilan tanpa merasa bersalah, semua demi menjaga kewarasan Mojok.co

Pekerja dengan upah minimum seperti saya juga berhak self reward kecil-kecilan tanpa merasa bersalah, semua demi menjaga kewarasan 

10 Agustus 2026
Culture shock anak pesisir pantura lihat pantai di Maluku: ternyata pantai bisa bersih, putih, dan tanpa bau amis

Culture shock anak pesisir pantura lihat pantai di Maluku: ternyata pantai bisa bersih, putih, dan tanpa bau amis

5 Agustus 2026
Akal-akalan loker isi survei dan nonton iklan online, menyedot banyak kuota, tapi hasilnya cuma cukup buat beli es teh Mojok.co

Akal-akalan loker isi survei dan nonton iklan online, menyedot banyak kuota, tapi hasilnya cuma cukup buat beli es teh

6 Agustus 2026
Seni bertahan hidup di desa, wajib ikut mengantar jenazah ke kuburan dan takziah kalau nggak mau jadi musuh bersama Mojok.co

Seni bertahan hidup di desa, wajib ikut mengantar jenazah ke kuburan dan takziah kalau nggak mau jadi musuh bersama

6 Agustus 2026
Cor dak malam hari itu bukan karena tukangnya gabut, tapi ada alasan ilmiah yang valid

Cor dak malam hari itu bukan karena tukangnya gabut, tapi ada alasan ilmiah yang valid

9 Agustus 2026
GTM pada anak, drama paling menguji kesabaran dan kreativitas orang tua Mojok.co

GTM pada anak, drama paling menguji kesabaran dan kreativitas orang tua

9 Agustus 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=76Rp5owBnpc


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.