Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Profesi

Suka Duka Bekerja di Perusahaan Telemarketing, Semua Orang (Dipaksa) Jago Dagang kayak Jordan Belfort

Novian Syahnur Rahim oleh Novian Syahnur Rahim
25 Oktober 2023
A A
Suka Duka Bekerja di Perusahaan Telemarketing, Semua Orang (Dipaksa) Jago Dagang kayak Jordan Belfort

Suka Duka Bekerja di Perusahaan Telemarketing, Semua Orang (Dipaksa) Jago Dagang kayak Jordan Belfort (Pixabay.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Fresh graduate rata-rata punya kegalauan yang sama: mau kerja nggak punya atau skill-nya dikit, tapi requirement dari perusahaan kelewat tinggi. Hal-hal seperti ini memang jadi dilema. Tapi tak berarti para fresh graduate ini nggak punya kesempatan sama sekali, sebab ada satu pekerjaan yang bisa jadi pilihan untuk orang-orang tersebut, yaitu telemarketing.

Saya sendiri pernah bekerja di salah satu perusahaan telemarketing. Meski pekerjaan ini saya anggap sebagai entry level, tapi gajinya nggak main-main. Gaji pokoknya UMR Jakarta, jika tembus target, komisi dan reward-nya cukup besar. Bisa sampai dua digit malah.

Meski hanya bekerja selama 16 bulan, tapi saya nggak bisa mungkiri, pekerjaan ini lumayan kalau untuk sekadar mengisi kantong pemasukan. Dan tentu saja, selama bekerja di telemarketing ini, saya banyak sekali mengalami suka maupun duka. Tapi tidak hanya di telemarketing, mungkin di tempat kerja di bidang lain pun sama, mengalami hal serupa.

Tapi kerja di perusahaan telemarketing itu gimana sih?

Kawan yang enak

Yang saya rasakan, sukanya kerja di telemarketing tempat saya yaitu mayoritas rekan kerja lingkupnya adalah kaum millenials. Jadi masih nyambung saat nongkrong, pokoknya nyambung lah.

Kedua, sukanya yaitu terkadang kita di akhir bulan pasti mengadakan entah jalan jalan atau makan bareng di luar. Untuk apa? ya bisa ditebak, demi meningkatkan loyalitas dan kekompakan team.

Itu sih klise ya, banyak pekerjaan yang modelnya seperti itu. Tapi ada satu keunggulan kerja di telemarketing yang orang nggak tahu: jadi makin dekat dengan Tuhan. Lho kok?

Kerja di perusahaan telemarketing bikin kita jadi banyak-banyak berdoa. Sebelum memulai kerja, kita semua berdoa bareng. Tidak hanya pas saat pagi saja, tapi siang pun kita juga berdoa bareng agar achievement target perusahaan dari setiap tim. Agar nggak kena hukum kalau nggak tembus target, wqwqwq.

Baca Juga:

4 Usaha Paling Cuan di Desa yang Bisa Dilakukan Semua Orang

BTN Membuat Saya Merasa seperti Nasabah Prioritas padahal Cuma Mahasiswa dengan Saldo Pas-pasan

Bla target kerja kita sudah terpenuhi, kita bisa pulang lebih awal dari teman-teman kita. Dan kita juga bisa nego sama leader kita juga bisa masuk siang. Sangat menyenangkan bukan?

Itu sukanya. Nah, kini kita masuk dukanya.

Duka kerja di perusahaan telemarketing

Saya tak bisa mungkiri, kerja di telemarketing itu menguras tenaga, terlebih mental dan batin. Kalau nggak kuat, pekerjaan ini nggak cocok banget. Bila tak kuat, saran saya mending cari kerja tempat lain atau jadi pengusaha saja. Bebas dari omelan maupun bebas mengatur jam kerjanya sendiri.e

Kedua, karena pekerjaan ini target oriented, jadi kalau nggak dapet target memang bakal kena semprot. Lagi-lagi, batin.

Ketiga, jangan berharap pulang tepat waktu, bisa-bisa baru kelar waktu malam hari. Kenapa?

Setelah last call, kita masih harus menjalani training dan diminta mendengar rekaman kawan kita yang jago dalam berdagang. Buat apa? Ya biar kita bisa dapat nasabah.

Kadang nggak cuman denger sih, disuruh nulis juga. Bayangin nulis percakapan selama 20 menit. Ya biar jago sih, sejago Jordan Belfort di Wolf of Wall Street. Jago dagang lho, bukan nipu.

Begitulah suka-dukanya bekerja di dunia telemarketing. Bila kita tidak pandai dalam berdagang, kita akan terus kena punishment dan mental psikis kita tidak akan baik baik saja. Ya memang itulah dunia kerja. Punishment dan reward berjalan beriringan. Ya meski tak sering.

Untuk teman-temanku yang masih bekerja di lingkup telemarketing, semoga sehat selalu diperlancar pekerjaannya dan sukses.

Penulis: Novian Syahnur Rahim
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Alasan Kenapa Telemarketing Jadi Pekerjaan Sejuta Umat

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 25 Oktober 2023 oleh

Tags: BisnisclosingNasabahtelemarketing
Novian Syahnur Rahim

Novian Syahnur Rahim

Seorang honorer yang pindah pindah kerja karna korban kebijakan pemerintah. Hoby keliling pake supra, merawat burung kicau dan berkebun di halaman rumah kota Jakarta

ArtikelTerkait

telemarketer telemarketing telepon produk klien jasa mojok

Menghargai Telemarketer dengan Nggak Perlu Marah-marah Saat Menerima Teleponnya

28 September 2020
5 Ide Bisnis yang Sangat Cocok Dikembangkan di Temanggung

5 Ide Bisnis yang Sangat Cocok Dikembangkan di Temanggung

11 Agustus 2023
Slow Bar Coffee Konsep Kedai Kopi yang Cenderung Tidak Menguntungkan, Kenapa Banyak yang Tertarik?

Slow Bar Coffee Cenderung Tidak Menguntungkan, Kenapa Banyak yang Tertarik?

28 Oktober 2023
4 Alasan PNS Enggan Mengambil Tugas Belajar Terminal Mojok

PNS Masih Bisa Berbisnis, tapi Pebisnis Belum Tentu Bisa Jadi PNS, Rumus dari Mana?

9 April 2023
Self Healing Jadi Peluang Bisnis, Etis atau Tidak?

Self Healing Jadi Peluang Bisnis, Etis atau Tidak?

4 Mei 2022
Memahami 3 Langkah Penyelamatan Suatu Bisnis yang Terancam Pailit bisnis keluarga MOJOK.CO

Memahami 3 Langkah Penyelamatan Suatu Bisnis yang Terancam Pailit

12 Agustus 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Debu Jalur Pantura Kendal Makin Meresahkan Pengendara Motor, Sebaiknya Sedia Masker kalau Nggak Mau Sesak Napas Terminal

Debu Jalur Pantura Kendal Makin Meresahkan Pengendara Motor, Sebaiknya Sedia Masker kalau Nggak Mau Sesak Napas

9 Juni 2026
Derita Di Balik Keindahan Brown Canyon Semarang: Kisah Warga yang Harus Berdamai dengan Truk Tronton dan Debu Tambang Mojok.co

Penderitaan Tinggal Dekat Tempat Wisata Brown Canyon Semarang, Warga (Terpaksa) Berdamai dengan Truk Tronton dan Debu Tambang

4 Juni 2026
Organisasi Mahasiswa Ekstra Kampus: Teriak Melawan Penindasan di Luar, tapi Seniornya Jadi Aktor Penindas Paling Kejam organisasi mahasiswa eksternal organisasi kampus

Tiga Tahun Menjadi Fungsionaris Organisasi Mahasiswa, Saya Menyadari bahwa Organisasi Mahasiswa Tak Ada Bedanya dengan Tempat Penitipan Balita

8 Juni 2026
Bukan Jakarta, Tempat Paling Cocok untuk Memulai Karier Adalah Cilegon. Ini Alasannya!

Cilegon, Kota Industri yang Nggak Kompetitif dan Terlihat Miskin

8 Juni 2026
6 Lagu Sheila On 7 yang Kurang "Nyeila", Terdengar seperti Band Lain. Perlu Diputar Berkali-kali untuk Sadar Itu Memang Lagu Mereka Mojok.co

6 Lagu Sheila On 7 yang Kurang “Nyeila”, Terdengar seperti Band Lain. Perlu Diputar Berkali-kali untuk Sadar Itu Lagu Mereka 

6 Juni 2026
Suzuki GSX-R150, Motor Sport untuk Kalian yang Muak dengan Honda CBR dan Yamaha R15 suzuki hayate 125 motor suzuki shogun 110 suzuki access 125 motor suzuki nex crossover suzuki nex II

Suzuki Nex II Benar-benar Nggak Tahu Diri, Harganya Lebih Mahal dari Honda BeAT, tapi Fiturnya Masih Saja Tertinggal  

6 Juni 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.