Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

5 Hal yang Harus Ada kalau Mau Sukses Bisnis Angkringan ala Jogja

Mohammad Ibnu Haq oleh Mohammad Ibnu Haq
16 Juni 2020
A A
Perlahan tapi Pasti, Warmindo Menggeser Angkringan dari List Tempat Makan Murah terminal mojok.co

Perlahan tapi Pasti, Warmindo Menggeser Angkringan dari List Tempat Makan Murah terminal mojok.co

Share on FacebookShare on Twitter

Meski warung makan merakyat ini identik dengan Jogja, diyakini dari Klaten-lah tradisi jualan pakai angkringan berasal. Kini angkringan bahkan sudah merambah sampai ke berbagai kota kecil dan kota besar. Tapi di metropolitan sih harganya udah nggak kaki lima lagi.

Menurut informasi yang beredar, di Jogja sendiri ada lebih dari seribu angkringan aktif. Baik itu yang buka dari sore hingga dini hari sesuai marwahnya, maupun yang mulai berjualan dari pagi hingga siang. Lalu, dari ribuan angkringan itu, sebenarnya dapat disimpulkan lima ciri mengapa satu angkringan bisa ramai pembeli. Bagi yang kepikiran bisnis angkringan, pastikan angkringan Anda besok memiliki kelima hal berikut.

Hal yang harus ada agar bisnis angkringan sukses #1 Nasi fresh from soblok

Nasi adalah elemen paling penting dalam bisnis angkringan. Di semesta yang berbeda, nasi bisa disederajatkan dengan Indomie goreng original dalam gurita bisnis Indofood.

Kata teman saya yang seorang food vlogger angkringan berpengaruh, 13 dari 14 angkringan paling ramai di Jogja selalu menyajikan nasi fresh. Tingkat kesegaran nasi ini memiliki standar minimal, yaitu paling tidak dimasak di hari yang sama. Jadi, bukan nasi hari kemarin yang belum laku.

Perkara lauk yang biasanya menyertai nasi, bisa mengikuti selera masing-masing. Biasanya sih tidak jauh-jauh dari tempe, sambel, dan teri. Paling cuma porsinya yang berbeda-beda.

Hal yang harus ada agar bisnis angkringan sukses #2 Gorengan dimasak langsung di tempat

Kalau dalam hal ini saya hakulyakin, tidak ada angkringan yang sepi jika gorengan yang dijual dimasak langsung di tempat. Sepertinya sih memang belum ada yang meneliti pengaruh memasak gorengan langsung di angkringan terhadap kenaikan penjualan, tapi hambok yakin, pasti hasilnya signifikan.

Nggak tahu kenapa ya, rasanya lebih mantep aja kalau beli di angkringan daripada di penjual lain. Mungkin bisa juga karena gorengan yang dimasak langsung di angkringan itu jumlahnya terbatas. Semacam limited edition gitulah. Apalagi kalau di angkringan yang sama juga tersedia menu nasi sambel. Wah, endol-surendol takendol-kendol ngeunah!

Hal yang harus ada agar bisnis angkringan sukses #3 Ubarampe yang komplit

Selain nasi, salah satu alasan utama orang-orang pergi ke angkringan adalah karena kekomplitan varian ubarampenya. Itu lho, maksudnya lauk pauk.

Baca Juga:

4 Ciri Angkringan yang Sudah Pasti Enak, Daya Tarik Penjual juga Nggak Kalah Penting

Angkringan di Kendal Tak Lagi Merakyat: Harga Tambah Mahal dan Porsi Semakin Menyedihkan, Makan Jadi Cemas

Hampir semua lauk pauk merakyat ada di angkringan. Sebut saja sate usus, sate keong, sate kerang, jamur, kerupuk rambak, ceker, kepala, apa ajalah selama itu masih di bawah goceng.

Angkringan yang berjualan di dekat sekolah pun biasanya sudah dilengkapi juga dengan jajanan kekinian, seperti sosis, nugget, dan tempura. Lebih josss kalau bisa rikues gorengannya dibakar. Beuh, kapeci aja liwat.

Hal yang harus ada agar bisnis angkringan sukses #4 Penjual yang interaktif

Nah, kalau yang ini memang relatif sih. Tapi, saya cenderung percaya dengan pendapat teman saya—yang food vlogger tadi—kalau faktor kemampuan interaksi si penjual berpengaruh besar pada tingkat repeat order pelanggan.

Pernah nggak kalian makan di angkringan yang menunya enak tapi penjualnya cool banget? Malahan saking coolnya, penjual ini nggak pernah absen pakai potongan koyo di pelipisnya. Udah gitu pelit ngomong lagi. Nggak seru kan? Pengin cepet-cepet pulang tho rasanya?

Di Jogja, bahkan banyak angkringan yang menunya nggak enak tapi tetep ramai karena penjualnya asyik banget. Omongannya ngalor-ngidul, kadang cenderung gedhebus, namun pendengarnya selalu setia menunggu.

Di dekat rumah saya contohnya. Penjualnya selalu ngajak diskusi tentang chapter terbarunya Wanpis.

Hal yang harus ada agar bisnis angkringan sukses #5 Fasilitas sambel gratis

Meskipun Jogja terkenal dengan makanan manisnya, tidak sedikit juga penikmat pedas di sini. Bagi kami, angkringan dengan fasilitas sambel ambil sendiri levelnya setara dengan toilet full wi-fi.

Sambel yang disediakan terpisah ini biasanya juga digunakan sebagai pancingan agar konsumen terus mengambil lauk dan jajanan yang sekiranya nggak akan lengkap kalau nggak dikonsumsi dalam kondisi pedas.

Itulah faktor-faktor yang dapat dipastikan sebagian besarnya ada di angkringan-angkringan top 10 di Jogja.

Mungkin ada yang bertanya kenapa saya tidak memasukkan varian minuman ke dalam poin-poin di atas. Jawabannya mudah. Angkringan itu terkenal karena tiga ceretnya. Jadi, tolak ukur menu minuman pada dasarnya hanya ada dua, teh dan jahe. Selama dua menu itu bukan produk kemasan instan, sudah dianggap sah sebagai angkringan tulen. Lagian kalau orang-orang mau beli minuman sachet, lebih baik mereka diarahkan ke warung burjo saja. Biar merata rezekinya.

Sumber gambar: Wikimedia Commons

BACA JUGA Saking Ndesonya Soal Jogja, Saya Pernah Beli Pecel di Angkringan dan tulisan Mohammad Ibnu Haq lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 16 Juni 2020 oleh

Tags: angkringanBisnis
Mohammad Ibnu Haq

Mohammad Ibnu Haq

Sukanya mojok

ArtikelTerkait

3 Rekomendasi Angkringan Enak di Sekitaran UIN Raden Mas Said kenbaikan harga beras rokok eceran

3 Rekomendasi Angkringan Enak di Sekitaran UIN Raden Mas Said

18 Oktober 2023
Seenak-enaknya Es Teh Jumbo Masih Kalah dengan Teh Angkringan Mojok.co

Seenak-enaknya Es Teh Jumbo Masih Kalah dengan Teh Angkringan

23 Januari 2026
4 Cara Mudah Mengenali Angkringan Enak, Jangan Sampai Terjebak! Mojok.co angkringan jogja, angkringan stadion mojosari

4 Cara Mudah Mengenali Angkringan Enak, Jangan Sampai Terjebak!

9 Agustus 2024
Angkringan Memang Murah, tapi Bukan Pilihan Terbaik Buat yang Makannya Banyak Kayak Saya

Angkringan Memang Murah, tapi Bukan Pilihan Terbaik Buat yang Makannya Banyak Kayak Saya

28 Maret 2023
keranda terbang coach tom karyawan sakit sabotase bisnis manipulasi karyawan mojok

Logika Karyawan Sakit Sedang Sabotase Bisnis ala Coach Tom Itu Logis

1 Juni 2021
Beda Angkringan dan Hik Itu Apa, sih?

Beda Angkringan dan Hik Itu Apa, sih?

17 Februari 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Unpopular Opinion: Kajian Ustaz Hanan Attaki Itu Bukanlah Pengajian Agama pengajian berbayar

Maaf Saya Berubah Pikiran, Konsep Pengajian Berbayar Memang Lebih Masuk Akal dan Layak untuk Diikuti

16 Mei 2026
Dilema Hidup di Jaten Karanganyar: Asap dan Truknya Mengganggu, tapi Perputaran Uangnya Menyelamatkan Ribuan Rumah Tangga

Dilema Hidup di Jaten Karanganyar: Asap dan Truknya Mengganggu, tapi Perputaran Uangnya Menyelamatkan Ribuan Rumah Tangga

19 Mei 2026
Kos LV Jogja Menjamur: Akhlak Nanti Dulu, Kenyamanan dan Cuan Nomor Satu Mojok.co

Kos LV Jogja Menjamur: Akhlak Nanti Dulu, Kenyamanan dan Cuan Nomor Satu

17 Mei 2026
Paris Van Java Mall Bandung: Estetik, tapi Sama Sekali Nggak Nyaman

Paris Van Java Mall Bandung: Estetik, tapi Sama Sekali Nggak Nyaman

18 Mei 2026
Peribahasa Ada Harga Ada Rupa Tidak Berlaku untuk “MBG” Superindo yang Wujudnya Meyakinkan, Rasa Enak, dan Harganya Tetap Murah Mojok.co

Peribahasa Ada Harga Ada Rupa Tidak Berlaku untuk “MBG” Superindo yang Wujudnya Meyakinkan, Rasa Enak, dan Harganya Tetap Murah

17 Mei 2026
8 Tipe Pengguna Toilet Mal Paling Red Flag di Mata Cleaning Service, Semoga Kalian Bukan Salah Satunya Mojok.co

8 Tipe Pengguna Toilet Mal Paling Red Flag di Mata Cleaning Service, Semoga Kalian Bukan Salah Satunya

19 Mei 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

    Konten Promosi



    Google News
    Ikuti mojok.co di Google News
    WhatsApp
    Ikuti WA Channel Mojok.co
    WhatsApp
    Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
    Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
    Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

    Tentang
    Kru
    Kirim Tulisan
    Ketentuan Artikel Terminal
    Kontak

    Kerjasama
    F.A.Q.
    Pedoman Media Siber
    Kebijakan Privasi
    Laporan Transparansi

    PT NARASI AKAL JENAKA
    Perum Sukoharjo Indah A8,
    Desa Sukoharjo, Ngaglik,
    Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

    [email protected]
    +62-851-6282-0147

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

    Tidak Ada Hasil
    Lihat Semua Hasil
    • Nusantara
    • Kuliner
    • Kampus
      • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Olahraga
    • Otomotif
    • Hiburan
      • Anime
      • Film
      • Musik
      • Serial
      • Sinetron
    • Gaya Hidup
      • Fesyen
      • Gadget
      • Game
      • Kecantikan
    • Kunjungi MOJOK.CO

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.