Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Wajar kalau Ortu Susanti Ipin Ipin Kabur Aja Dulu karena Gaji Insinyur di Malaysia Capai 385 Juta, Beda Jauh dari Indonesia

Bella Yuninda Putri oleh Bella Yuninda Putri
17 Juni 2025
A A
Sudah Benar Orang Tua Susanti “Upin Ipin” Memilih Jadi Insinyur di Malaysia yang Lebih Menjanjikan daripada Kerja di Indonesia Mojok

Sudah Benar Orang Tua Susanti “Upin Ipin” Memilih Jadi Insinyur di Malaysia yang Lebih Menjanjikan daripada Kerja di Indonesia (https://upinipin.fandom.com/ms/wiki/Temanku_Susanti)

Share on FacebookShare on Twitter

Studio animasi asal Malaysia yang memproduksi serial TV anak-anak Upin Ipin, Les’ Copaque, akhirnya mengungkapkan pekerjaan orang tua Susanti. Dalam potongan video yang diunggah oleh akun Instagram GNFI, Haji Burhanuddin Radzi selaku production founder Les’ Copaque mengatakan, pekerjaan orang tua Susanti di Upin Ipin adalah insinyur. Dia ingin merepresentasikan Indonesia dalam karakter Susanti dengan cara yang terhormat dan punya status, itu mengapa pekerjaan insinyur yang dipilih. 

Potongan video menjawab teka-teki yang selama bertahun-tahun coba dipecahkan oleh penonton Upin Ipin. Bahkan, saking penasarannya, Terminal Mojok pernah membahas soal ini dalam tulisan berjudul Menebak Pekerjaan Orang Tua Susanti “Upin Ipin” di Malaysia. Potongan video itu sekaligus menjawab rasa penasaran penonton terkait karakter Susanti dalam Upin Ipin yang tampak serba berkecukupan, hobinya saja fotografi.

Asal tahu saja, bekerja sebagai insinyur di Malaysia lumayan menjanjikan baik dari sisi gaji maupun prospek kerja. Kalau saya seorang insinyur seperti orang tua Susanti, saya juga akan memilih kerja di Malaysia daripada Indonesia yang kondisinya sedang gojak-gajek gini.

Prospek kerja insinyur di Malaysia lebih menjanjikan daripada Indonesia

Menurut saya, orang tuanya Susanti pintar banget mencari peluang. Menurut berbagai sumber, Malaysia bertumbuh secara bertahap selama beberapa tahun terakhir. Ada pergeseran sektor di Malaysia dari produsen bahan baku mentah jadi industri yang inovatif dan beragam. 

Pertumbuhan dan pergeseran sektor ini membuat kebutuhan akan insinyur begitu urgent. Bahkan, baru-baru ini, Malaysia mulai serius menggarap energi terbarukan sehingga lowongan kerja insinyur yang berkaitan dengan green energy sedang dibuka besar-besaran. Kemungkinan besar sih, orang tua Susanti bekerja di bidang ini ya karena kebutuhannya memang lagi banyak-banyaknya.

Kalau memang orang tua Susanti kerja sebagai insinyur berkaitan dengan energi terbarukan, spesifiknya industri otomotif khususnya EV, jelas pendapatannya sangat tinggi. Bahkan, gajinya bisa menyentuh RM100.000 per tahun lho. Apabila dihitung dalam mata uang rupiah, gaji orang tua Susanti mencapai sekitar Rp385 juta. 

Itu baru 1 orang, gimana kalau kedua orang tuanya adalah insinyur? Nggak heran kalau Susanti dan keluarganya serba berkecukupan.

Lapangan kerja Malaysia lebih potensial

Sekali lagi saya mau memuji orang tua Susanti di Upin Ipin atas keputusannya memilih kerja di Negeri Jiran. Walau kita tidak pernah benar-benar tahu faktor yang melatarbelakangi mereka mengadu nasib ke luar negeri, keputusan hijrah ke Malaysia sangatlah tepat.

Baca Juga:

Semakin Dewasa, Saya Sadar Bahwa Makan Sambil Nonton Upin Ipin Itu adalah Terapi Paling Manjur karena Bikin Kita Lupa Diri Terhadap Berbagai Masalah Hidup

Cerita Upin dan Ipin “Sahabat Baik Abah” Paling Menyayat Hati Dibanding Semua Episode Sedih yang Pernah Tayang

Tidak heran banyak orang Indonesia yang kemudian merantau ke Malaysia untuk mengadu nasib. Terlebih di tengah kondisi lapangan kerja Indonesia yang nggak baik-baik saja. Kesempatan kerja semakin ketat, sementara PHK terjadi di mana-mana. Kondisi di atas begitu berbeda dengan Malaysia. Tingkat PHK di Malaysia pun juga cenderung stabil. Menurut The Edge Malaysia, per April 2025 tingkat pengangguran turun menjadi 3% dari 3.1%. Ini menjadi persentase terendah sejak 2015. 

Tampaknya, negaranya Upin dan Ipin ini bakalan memiliki masa depan cerah di bidang ketenagakerjaan. Pasalnya, sektor jasa dan teknologi sedang meningkat pesat di sana. Selain itu, faktor investasi di bidang digitalisasi dan automasi juga sedang gencar. Bisa dipastikan lapangan pekerjaan akan selalu ada dan bertambah seiring meningkatnya ekonomi. 

Ortu Susanti bisa dapat benefit menggiurkan

Di kala ekonomi dan politik dunia yang semrawut, percayalah quotes “lebih baik hujan batu di negeri sendiri daripada hujan emas di negeri orang” nggak lagi relevan. Orang tua Susanti nampaknya sudah sadar hal itu sejak dulu. Ngapain tenggelam dengan masalah di negeri sendiri kalau bisa hidup damai di negeri orang? 

Di Malaysia, boleh jadi pekerjaan insinyur punya benefit yang nggak main-main. Misalnya, ada business trip ke luar negeri, bonus melimpah, pendidikan dan kesehatan keluarga dijamin, cuti lebih banyak, dll. Lagi pula, Susanti juga bisa jadi pribadi yang lebih adaptif dengan punya teman dengan berbagai latar belajang dan bahasa. Kalau di Indonesia saja, paling banter dia cuma punya kawan yang itu-itu saja dan paling mentok  bisa bahasa Betawi dan Indonesia aja.

Dengan melihat berbagai keuntungan kerja di Malaysia yang lebih menjanjikan, sudah betul orang tuanya Susanti memilih kerja di sana. Benefit-nya bagus, gajinya besar, dan tingkat PHK pun juga rendah. Untung saja di salah satu episode Upin Ipin yang sempat viral, tentang Susanti yang hendak pulang ke Indonesia, tidak betulan terjadi ya. 

Penulis: Bella Yuninda Putri
Editor: Kenia Intan

BACA JUGA 5 Karakter “Upin Ipin” yang Terkenal Green Flag, tapi Aslinya Red Flag Banget

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 23 Juni 2025 oleh

Tags: MalaysiaSusantisusanti upin ipinupin-ipin
Bella Yuninda Putri

Bella Yuninda Putri

Seorang Gen Z. Doyan menulis nonfiksi, fiksi, sampai puisi. Suka membahas topik seputar budaya, bahasa, dan keseharian di masyarakat.

ArtikelTerkait

Misteri Alasan Jarjit Menyimpan Foto Susanti Ipin Upin (Upin Ipin Fandom)

Misteri di Serial Upin Ipin: Kenapa Jarjit Menyimpan Foto Susanti di Kamarnya? Benarkah Jarjit Menyimpan Perasaan Khusus kepada Anak Indonesia Itu?

12 April 2024
Membayangkan Upin Ipin dan Anak-anak Kampung Durian Runtuh Jadi Mahasiswa, Nggak Semua Punya Kehidupan yang Mulus Mojok.co

Membayangkan Upin Ipin dan Anak Kampung Durian Runtuh Jadi Mahasiswa, Nggak Semua Punya Kehidupan yang Mulus

14 Februari 2024
Membayangkan Upin Ipin dan Warga Kampung Durian Runtuh Jadi Tetangga Saya di Bumi Pasundan, Pasti Kampung Nggak Pernah Sepi Mojok.co

Membayangkan Upin Ipin dan Warga Kampung Durian Runtuh Jadi Tetangga Saya di Bumi Pasundan, Pasti Kampung Nggak Pernah Sepi

20 Maret 2024
Membayangkan Mei Mei dalam Serial Upin Ipin Tinggal di Surabaya Barat, Dia Adalah Salah Satu Crazy Rich Mojok.co

Membayangkan Mei Mei dalam Serial Upin Ipin Tinggal di Surabaya Barat, Dia Adalah Salah Satu Crazy Rich

23 Februari 2024
Nasi Padang Kalah Jauh Dibanding Nasi Kandar Malaysia, Porsinya Lebih Banyak dan Rasanya Bikin Ngiler Mojok.co

Nasi Padang Kalah Jauh Dibanding Nasi Kandar Malaysia, Porsinya Lebih Banyak dan Rasanya Lebih Nendang

20 Maret 2024
3 Kejadian Paling Meresahkan di Kampung Durian Runtuh “Upin Ipin”, Merusak Imajinasi Saya tentang Kampung yang Ideal Mojok.co

3 Kejadian Paling Meresahkan di Kampung Durian Runtuh “Upin Ipin”, Merusak Imajinasi Saya tentang Kampung yang Ideal

14 Juli 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Paris Van Java Mall Bandung: Estetik, tapi Sama Sekali Nggak Nyaman

Paris Van Java Mall Bandung: Estetik, tapi Sama Sekali Nggak Nyaman

18 Mei 2026
Unpopular Opinion: Kajian Ustaz Hanan Attaki Itu Bukanlah Pengajian Agama pengajian berbayar

Maaf Saya Berubah Pikiran, Konsep Pengajian Berbayar Memang Lebih Masuk Akal dan Layak untuk Diikuti

16 Mei 2026
Berhenti Jadi Kaum Mistika: Sigar Bencah Semarang Itu Angker karena Sudut Tanjakannya, Bukan Penampakan Tak Kasat Mata

Berhenti Jadi Kaum Mistika: Sigar Bencah Semarang Itu Angker karena Sudut Tanjakannya, Bukan Penampakan Tak Kasat Mata

14 Mei 2026
Wahai BKN dan Panitia CPNS, Percuma Ada Masa Sanggah CPNS kalau Tidak Transparan! soal TWK daftar cpns pppk pns cat asn

Terima Kasih untuk Siapa pun yang Mencetuskan dan Melaksanakan Ide CAT CPNS, Tes yang Tak Pandang Bulu, Tak Pandang Siapa Dirimu

13 Mei 2026
Checklist Mahasiswa Semester Akhir: Siapkan Semua Berkas Ini Kalau Mau Lulus

5 Sifat Mahasiswa Semester Akhir yang Menjengkelkan, Segera Intropeksi Diri Jika Tidak Ingin Dijauhi Teman

12 Mei 2026
Pantai Glagah Disebut Bali-nya Jogja, dan Saya Tidak Tahu Harus Senang atau Khawatir

Pantai Glagah Disebut Bali-nya Jogja, dan Saya Tidak Tahu Harus Senang atau Khawatir

15 Mei 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

    Konten Promosi



    Google News
    Ikuti mojok.co di Google News
    WhatsApp
    Ikuti WA Channel Mojok.co
    WhatsApp
    Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
    Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
    Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

    Tentang
    Kru
    Kirim Tulisan
    Ketentuan Artikel Terminal
    Kontak

    Kerjasama
    F.A.Q.
    Pedoman Media Siber
    Kebijakan Privasi
    Laporan Transparansi

    PT NARASI AKAL JENAKA
    Perum Sukoharjo Indah A8,
    Desa Sukoharjo, Ngaglik,
    Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

    [email protected]
    +62-851-6282-0147

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

    Tidak Ada Hasil
    Lihat Semua Hasil
    • Nusantara
    • Kuliner
    • Kampus
      • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Olahraga
    • Otomotif
    • Hiburan
      • Anime
      • Film
      • Musik
      • Serial
      • Sinetron
    • Gaya Hidup
      • Fesyen
      • Gadget
      • Game
      • Kecantikan
    • Kunjungi MOJOK.CO

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.